Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengaruh Metode Pembelajaran Online Terhadap Stres Akademik Mahasiswa Kurniawan, Drajat Edy; Setiowati, Arum
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jkg.v8i1.8030

Abstract

Metode pembelajaran online merupakan metode pembelajaran yang dilakukan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi. Melalui metode pembelajaran online, dosen tidak perlu bertatap muka untuk menyampaikan materi kepada siswa. Salah satu dampak penerapan metode pembelajaran online adalah kesalahpahaman mahasiswa terhadap materi yang disampaikan yang menyebabkan gangguan psikologis berupa stres akademik. Gangguan tersebut berdampak pada perilaku belajar mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh dan besarnya pengaruh metode pembelajaran online terhadap stres akademik mahasiswa. Jumlah responden penelitian adalah 80 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah angket. Teknik analisis data penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana. Mengacu pada hasil uji korelasi diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,801 0,05 dan nilai R Square sebesar 0,001 sehingga dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran online tidak berpengaruh signifikan terhadap stres akademik siswa dimana besaran pengaruhnya hanya 0,1%. Hal ini menjawab hipotesis penelitian dimana terdapat pengaruh metode pembelajaran online terhadap stres akademik siswa tidak terbukti kebenarannya.
Techniques in Group Counseling to Develop Student Career Maturity: Systematic Literature Review Pranowo, Taufik Agung; Jana, Padrul; Azman, Mohamed Nor Azhari; Kassymova, Gulzhaina; Kurniawan, Drajat Edy; Febrianto, Arip
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 6 No. 1 (2024): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202406765000

Abstract

This article presents an in-depth review of how group counseling, with an emphasis on mindfulness techniques and the impact of technology, plays a role in improving Student Career Maturity. Career maturity involves a deep understanding of career goals, the ability to manage challenges, and a willingness to continuously learn and develop. In this context, mindfulness techniques can be considered as an effective alternative tool for increasing career maturity. Mindfulness techniques have become a key element in this group counseling process. This research method uses Literature Study. The total number of articles used was 200 articles, divided according to the objectives of this research. Topics discussed, including group counseling, the use of technology in career development and student career maturity and obtained a total of 45 articles. Data extraction is carried out by preparing space to record information or sources. Data synthesis is carried out by summarizing and synthesizing these findings. The results obtained in this review, that the concept of career maturity can consider mindfulness techniques and the impact of technology in group counseling, and provide insight into how the integration of these two elements can provide real benefits in increasing students' career maturity. The development of information and communication technology has opened access to various sources of information and tools that can support the career counseling process. The use of online platforms, online resources, and technology-enabled counseling applications provides opportunities to provide more effective and affordable counseling services. In conclusion, group counseling with mindfulness techniques and the use of technology is a powerful tool in helping students develop their career maturity in this modern era.
Pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik symbolic modelling terhadap peningkatan rasa percaya diri siswa slow learner Yusuf, Muhammad Yasril; Nurkholidah, Enik; Kurniawan, Drajat Edy; Fauziah, Fauziah
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 6 No. 1 (2025): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/08jces611300

Abstract

This study aimed to examine the effectiveness of the symbolic modeling method in enhancing students’ self-confidence. A quantitative approach with a pre-experimental design, specifically a one-group pre-test and post-test design, was employed. The participants were seven eighth-grade students of SMP Negeri 2 Sewon in the 2023/2024 academic year, selected through purposive sampling based on low self-confidence levels, willingness to participate, and consistent attendance. Data were collected through interviews, observations, documentation, and the Student Self-Confidence Instrument (IKD), which was developed based on seven indicators: willingness and effort, optimistic attitude, independence, self-worth, adaptability, ability to utilize strengths, and positive thinking. The instrument, constructed in the form of a Likert scale, demonstrated validity through expert judgment and reliability with a Cronbach’s Alpha above 0.70. The intervention consisted of three sessions of symbolic modeling, focusing on modeling confident behavior through symbolic stories, role models, and reflective activities. Data analysis employed descriptive statistics and a paired sample t-test. Results indicated an increase in the mean self-confidence score from 58.43 (pre-test) to 83.71 (post-test), reflecting an improvement of 25.28 points. The paired sample t-test showed a significant difference (t = 8.521; p < 0.05), confirming the effectiveness of the intervention. Thus, symbolic modeling was found to effectively enhance self-confidence among students, particularly those with learning difficulties. However, limitations include the small sample size, lack of a control group, and short intervention period. Future studies with larger samples, more rigorous designs, and extended interventions are recommended to strengthen and generalize the findings.
Efektivitas bimbingan kelompok dengan teknik diskusi untuk meningkatkan minat baca siswa sekolah menengah pertama Sutarso, Vendi Hakim; Kurniawan, Drajat Edy; Nurkholidah, Enik
Education and Social Sciences Review Vol. 5 No. 1 (2024): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr419000

Abstract

Efektifitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi untuk meningkatkan minat baca siswa SMP. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis efektifitas bimbingan kelompok dengan teknik diskusi dalam meningkatkan minat baca peserta didik di SMP. Jenis Penelitian ini yaitu penelitian eksperimen dengan model one group pre-test dan posttest design. Populasinya adalah kelas VII SMP yang berjumlah 80 siswa. Sampel berjumlah 30 peserta didik dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket. Teknik analisis data dengan menggunakan uji paired t test. Hasil penelitian diperoleh, minat baca peserta didik sebelum mendapatkan layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi tergolong rendah, setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi nilai rata-rata meningkat. Dari perhitungan uji t test diperoleh 0,000 < 0,005. Hasil menunjukkan layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi dapat meningkatkan minat baca peserta didik
STUDI KASUS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA KESADARAN PENDIDIKAN DI DESA SENGI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN MAGELANG MAULIDA, ALVITA IZKI; KURNIAWAN, DRAJAT EDY
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v9i2.11849

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab rendahnya kesadaran pedidikan di Desa Sengi Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang.Metode penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari 3 anak yang memiliki kesadaran pendidikan rendah dan juga orangtuanya. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan metode dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini yaitu menunjukan bahwa rendahnya kesadaran pendidikan di Desa Sengi disebabkan oleh faktor internal dan juga faktor eksternal. Faktor internal meliputi motivasi belajar yang rendah, kemampuan belajar yang kurang dan ketakutan dan kekhawatiran individu dan orang tua. Faktor eksternal meliputi tekanan dari lingkungan sekitar, kurangnya dukungan orang tua, keterbatasan akses pendidikan yang berkualitas, rendahnya pemahaman orang tua terkait pentingnya pendidikan, budaya lokal yang kurang mendukung pendidikan, kurangnya peran dan dukungan dari figur otoritas lokal, serta kebiasaan dan tradisi keluarga yang lebih mengutamakan pekerjaan daripada pendidikan.Kata Kunci: Studi kasus, Faktor Penyebab, Kesadaran Pendidikan.
Konseling Kelompok Pendekatan Behavioral Dengan Teknik Modeling Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama Ahmad Irfan Nurul Chairi; Kurniawan, Drajat Edy; Hartuti; Anita Dwi Safitri; Agung Slamet Kusmanto; Susilo Adi Pratomo
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6782

Abstract

Akar permasalahan siswa yang kurang disiplin dalam belajar adalah siswa lebih suka bermain dengan teman-temannya yang tidak berada di sekolah, hingga larut malam. Untuk itu diperlukan layanan konseling individu yang benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan konseling kelompok pendekatan behavioral dengan teknik modelling dalam mengubah perilaku kurang disiplin belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tepus. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan satu kelompok eksperimen yang diberi perlakuan. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 1 Tepus. Sementara itu teknik sampling yang digunakan yaitu teknik sampling purposive dengan memilih siswa yang memiliki tingkat kedisiplinan belajar yang rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok pendekatan behavioral dengan teknik modeling efektif untuk mengubah perilaku kurang disiplin belajar siswa. Dampaknya yaitu siswa menjadi lebih disiplin dalam melaksanakan aktifitas pembelajaran di sekolah. Kata kunci: terapi perilaku, teknik pemodelan, disiplin, pembelajaran siswa
Enhancing Students’ Self-Confidence from Disharmonious Families through Group Guidance with Sociodrama Technique Kurniawan, Drajat Edy; Saputri, Almadia Qosita Janah
Buletin Konseling Inovatif Vol. 5, No. 3
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescence is a developmental phase full of challenges, particularly for students from disharmonious family backgrounds who are vulnerable to low self-confidence. This study aims to enhance students’ self-confidence through group guidance services using the sociodrama technique at a public junior high school in Yogyakarta. The research employed a quantitative approach with a one-group pretest–posttest design. The subjects consisted of six eighth-grade students identified as coming from disharmonious families and having low self-confidence. The instrument used was a self-confidence scale that included indicators of belief in one’s abilities, courage to express opinions, and ability to face challenges. Data were analyzed using a paired sample t-test. The results showed an increase in the average self-confidence score from 46.67 (low category) in the pretest to 71.67 (medium category) in the posttest, with a difference of 25.00. The hypothesis test produced a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference between before and after the intervention. These findings demonstrate that group guidance with the sociodrama technique is effective in improving the self-confidence of students from disharmonious families. Thus, the sociodrama technique can be considered an alternative guidance strategy in schools to help students cope with psychological and social problems caused by unfavorable family conditions.