Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formulation and SPF Evaluation of a Lip Oil Serum Combining Ethanol Extract of Butterfly Pea Flower and Lavender Oil Nurus Shobah Salsabila; Annisa Fatmawati; Sundari Desi Nuryanti; Emelda; Ade Puspitasari; Latifa Amalia
Media Farmasi Indonesia Vol. 20 No. 2 (2025): Media Farmasi Indonesia
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53359/mfi.v20i2.341

Abstract

Exposure to ultraviolet (UV) radiation due to ozone layer depletion increases the risk of skin damage, particularly on the lips, which are more vulnerable due to their lack of melanin and sebaceous glands. This study aimed to formulate and evaluate the Sun Protection Factor (SPF) of a lip oil serum containing ethanol extract of butterfly pea flower (Clitoria ternatea L.) and lavender oil (Lavandula angustifolia). The formulation was prepared in a single base with four variants: a control (F0) and three active concentrations (F1, F2, F3). Physical evaluations included organoleptic tests, homogeneity, pH, spreadability, adhesion, and viscosity. The SPF values were assessed in vitro using UV-Vis spectrophotometry. All formulations demonstrated acceptable physical stability with pH values between 6.7–7.33, spreadability ranging from 6.85–7.34 cm, adhesion from 3.51–5.07 seconds, and viscosity from 777.6–839 cPS. The SPF increased proportionally with lavender oil concentration (F1 = 3.70, F2 = 4.09, F3 = 4.25), showing a strong positive correlation (r = 0.969). These findings suggest that the combined use of butterfly pea extract and lavender oil may offer mild UV protection and desirable physical properties, making it a promising candidate for natural, herbal-based lip care products.
Tren Global Penelitian Toll-like receptor 4 pada Penyakit Kardiovaskular: Analisis Bibliometrik 2017-2025 Danang Amukti; Daru Estiningsih; Tetie Herlina; Nurul Kusumawardani; Ade Puspitasari; Latifa Amalia; Ifa Aris Suminingtyas; Eva Nurinda; Sundari Desi Nuryanti; Ari Susiana Wulandari; Ria Indah Pratami
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v9i1.5989

Abstract

Toll-like receptor 4 (TLR4) memiliki peran penting dalam patogenesis penyakit kardiovaskular (PKV) melalui mediasi respons inflamasi. Meskipun peran molekul ini semakin dikenal, belum ada kajian bibliometrik komprehensif yang mengulas tren global publikasi terkait TLR4 dalam konteks PKV secara sistematis. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika publikasi ilmiah global tentang TLR4 pada PKV dalam kurun waktu 2017–2025 menggunakan pendekatan bibliometrik. Data dikumpulkan dari database Scopus dengan kata kunci “Toll-like receptor 4” dan “cardiovascular”, difilter berdasarkan judul, abstrak, dan kata kunci, serta dibatasi pada dokumen berbahasa Inggris. Sebanyak 1.939 dokumen dianalisis menggunakan perangkat lunak Bibliometrix (R) dan VOSviewer untuk mengevaluasi tren publikasi, produktivitas penulis, kontribusi negara dan institusi, pemetaan kata kunci, dan artikel yang paling berpengaruh. Tiongkok mendominasi jumlah publikasi (592 dokumen), sementara Amerika Serikat mencatat pengaruh ilmiah tertinggi melalui kolaborasi internasional dan jumlah sitasi. Penulis paling produktif adalah Li Y dan Wang Y, sedangkan institusi teratas adalah Mashhad University dan Capital Medical University. Peta kata kunci menunjukkan empat klaster utama: inflamasi-imunitas, stres oksidatif-apoptosis, metabolisme, dan model hewan. Artikel paling disitasi berasal dari jurnal bereputasi tinggi seperti Signal Transduction and Targeted Therapy dan Nature Reviews Rheumatology. TLR4 merupakan target utama dalam penelitian multidisipliner dan translasi pada penyakit kardiovaskular. Hasil studi ini dapat menjadi acuan penting untuk perumusan strategi riset lanjutan dan kolaborasi global yang lebih terarah.