Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Menggelar Narasidan Reputasi: PameranSeniRupa sebagai Pergelaran G. R. Lono Lastoro Simatupang
PANGGUNG Vol 26 No 3 (2016): Visualisasi Nilai, Konsep, Narasi, Reputasi Seni Rupa dan Seni Pertunjukan
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v26i3.191

Abstract

AbstrakPembagian seni secara konvensional ke dalam Seni Rupa dan Seni Pertunjukan dapat dituduhsebagai faktor pendorong tidak saling bertegursapanya kajian kedua ranah seni tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kajian pertunjukan. Hasil penelitian ini menyajikan tawaran cara pandang pergelaran (performance) sebagai salah satu alternatif perspektif untuk menjembatani kajian kedua ranah seni tersebut. Penulis berpendapat bahwa melihat pameran seni rupa sebagai peristiwa pergelaran berpeluang menghasilkan wilayah kajian baru dalam kajian seni rupa. Cara pandang pergelaran bahkan juga dapat dimanfaatkan lebih lanjut untuk mengkaji akuisisi dan koleksi seni rupa.Kata kunci: pameran seni rupa, pergelaran, kajian pertunjukanAbstractThe conventional division of arts into Arts and Performing Arts can be blamed as an impedingfactor for conversation between studies of the two art realms. This research uses performance studies method.This research result proposes performance as analternative perspective to bridge both studies. It argues that viewing arts exhibition as performance might give result to a new field of arts studies. Performance perspectives even can be applied further to examine arts acquisition and collection.Key words: arts exhibition, performance, performance studies
Pengelolaan Risiko pada Pertunjukan Pepe-Pepeka ri Makka Agim Gunawan; Aton Rustandi Mulyana; Gabriel Roosmargo Lono Lastoro Simatupang
PANGGUNG Vol 35 No 4 (2025): Transformasi, Simbolisme, dan Kreativitas dalam Ekspresi Budaya Nusantara: Studi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v35i4.3638

Abstract

Pepe-Pepeka ri Makka merupakan kesenian tradisional yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam pertunjukannya, kesenian Pepe-Pepeka ri Makka menyajikan penari yang berinteraksi dengan api. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana risiko-risiko yang terlibat dalam pertunjukan Pepe-Pepeka ri Makka, dikelola oleh para penampil. Metode kualitatif dan pendekatan performance studies digunakan dalam penelitian ini, guna mengeksplorasi dua dimensi dalam pengelolaan risiko, yaitu dimensi teknis dan nonteknis. Dimensi teknis mencakup keterampilan dan kecakapan penari, sementara dimensi nonteknis melibatkan penggunaan doa, ritual, dan kepercayaan spiritual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan risiko tidak hanya bergantung pada keterampilan teknis penampil, namun juga dipengaruhi oleh keyakinan spiritual. Oleh karenanya, kombinasi antar kedua dimensi ini sangat berpengaruh terhadap keselamatan para penampil.