Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Principal Component of Protein-Dense Catfish-Tempeh Nuggets as a Local Stunting Intervention: Komponen Utama Nugget Tempe Lele Padat Protein sebagai Intervensi Stunting Lokal Yusransyah, Yusransyah; Stiani, Sofi Nurmay; Hasanah, Indah Ayu Nur; Fauzi, Andrian Maulana; Ofsah, Olin Najilah; Udin, Baha
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 5 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/

Abstract

Stunting remains a persistent nutritional challenge in Indonesia, requiring evidence-based, locally developed food interventions that are both nutritious and appealing to children. This study aimed to develop and assess “Nulte,” a catfish-tempeh nugget formulation, as a sustainable, protein-dense local food innovation to support stunting prevention. Three formulations with varying catfish-to-tempeh ratios (1:1, 2:1, and 1:2) were prepared using standardized community-based procedures. Each product underwent proximate composition testing following AOAC methods, and sensory evaluation using a 5-point hedonic scale by 30 untrained panelists (local mothers and children). Data were analyzed statistically using ANOVA, MANOVA, and Principal Component Analysis (PCA) to identify the optimal formulation. Formula 2 (2:1) achieved the highest protein content (15.33 g/100 g), the best sensory acceptance (overall 4.2 ± 0.4), and provided up to 76.65 % of daily protein needs for children aged 1–3 years, significantly outperforming other formulas in energy and taste (p < 0.05). PCA results indicated that Formula 2 showed the strongest clustering between nutritional quality and sensory preference dimensions.These findings demonstrate that Nulte nuggets effectively combine animal and plant proteins into a child-friendly, nutrient-dense product. Their simple preparation and use of locally available ingredients make them a promising scalable intervention for community-level stunting prevention in Indonesia.
Increasing the Effectiveness of Stunting Prevention Programs in Adolescent Girls Through Collaboration of Health Workers, Pharmacists and Midwives in Pandeglang Regency: Peningkatan Efektivitas Program Pencegahan Stunting pada Remaja Putri Melalui Kolaborasi Tenaga Kesehatan Apoteker dan Bidan di Kabupaten Pandeglang Yusransyah, Yusransyah; Stiani, Sofi Nurmay; Ashari, Elva Febri; Chairani, Farahdina; Adini, Syilvi; Perdi, Perdi; Ofsah, Olin Najilah; Udin, Baha; Yulistina, Isti; Ristiani, Yuanisa
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i3.25207

Abstract

Adolescent girls with anemia face increased risks during pregnancy and childbirth and are more likely to give birth to stunted children, perpetuating the cycle of intergenerational malnutrition. This community service program involved 150 adolescent girls divided into two groups: 75 in the control group and 75 in the intervention group. Only the intervention group received education using the CBIA (Cara Belajar Insan Aktif) method. Evaluation included hemoglobin level measurements, knowledge assessments on anemia and stunting, and adherence to iron tablet (TTD) consumption. The intervention group showed significant improvements in knowledge, Hb levels, and compliance compared to the control group. Educational interventions using the CBIA method, supported by health worker collaboration, proved effective in improving awareness and TTD adherence among adolescent girls. This approach is promising as a preventive strategy for anemia and stunting
Pemberian Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Nugget Lele-Tempe untuk Kader Posyandu Curug, Serang: Upaya Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Yusransyah, Yusransyah; Stiani, Sofi Nurmay; Hasanah, Indah Ayu Nur; Fauzy, Adrian Maulana; Ofsah, Olin Najilah; Udin, Baha; Adini, Syilvi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2232

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih tinggi di Indonesia dan berdampak pada pertumbuhan fisik serta perkembangan kognitif anak. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pemberdayaan kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu Curug dalam pencegahan stunting melalui edukasi dan pelatihan pembuatan nugget lele-tempe (Nulte) sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan dengan pendekatan CBIA (Cara Belajar Insan Aktif), pelatihan serta demonstrasi pembuatan Nulte, dan evaluasi menggunakan kuesioner pre-test serta post-test yang terdiri dari aspek manajemen (3 pernyataan) dan aspek sosial kemasyarakatan (11 pernyataan). Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan diuji secara statistik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan, dimana aspek manajemen meningkat dari 23% menjadi 83% jawaban benar dan aspek sosial kemasyarakatan naik dari 34% menjadi 89%. Uji Wilcoxon memperlihatkan perbedaan bermakna antara pre-test dan post-test (p < 0,001), sementara latar belakang pendidikan dan jumlah anak tidak memengaruhi peningkatan skor. Kegiatan ini efektif meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam pencegahan stunting melalui pengolahan pangan lokal sebagai PMT bergizi.