Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERAN PENDIDIKAN LINTAS BUDAYA TERHADAP PENGUATAN KARAKTER MULTIKULTURAL SISWA : KAJIAN LITERATUR Syahruni, Nurul; Najamuddin; Alimin Alwi
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v6i2.4660

Abstract

Abstract: Cross-cultural education, often referred to as PLB, is seen as strategic for developing students' multicultural character based on respect for diversity, equity, and inclusion. This article will present a literature review of national and international publications related to the role of PLB in strengthening students' multicultural knowledge, attitudes, and skills. Using a narrative review of published sources from 2015–2025, this paper identifies: (1) PLB's contribution to cultural literacy, empathy, and prejudice reduction; (2) effective implementation strategies at the curriculum, pedagogy, assessment, and school climate levels; and (3) supporting and inhibiting factors influencing success. This study also shows that PLB integrated into learning, cross-subject projects, and reflective practice effectively fosters multicultural character, especially when supported by school leadership, parent-community collaboration, and clear policies. Practical implications and recommendations are presented for curriculum developers, principals, and teachers. Keywords: cross-cultural education; multicultural character; diversity; inclusion; school Abstrak: Pendidikan lintas budaya atau sering kali di sebut dengan PLB di pandang strategis untuk membangun karakter multikultural siswa yang berlandaskan penghargaan terhadap keberagaman, keadilan, dan inklusi. Artikel ini akan menyajikan tentang kajian literatur terhadap publikasi nasional dan internasional terkait peran PLB itu sendiri dalam memperkuat dimensi pengetahuan, sikap, dan keterampilan multikultural peserta didik. Menggunakan metode tinjauan naratif terhadap sumber-sumber terbitan 2015–2025, tulisan ini mengidentifikasi: (1) kontribusi PLB pada literasi budaya, empati, dan pengurangan prasangka; (2) strategi implementasi efektif di level kurikulum, pedagogi, asesmen, dan iklim sekolah; serta (3) faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi keberhasilan. Kajian ini juga menunjukkan bahwa PLB yang terintegrasi dalam pembelajaran, proyek lintas mata pelajaran, dan praktik reflektif efektif menumbuhkan karakter multikultural, terutama bila didukung kepemimpinan sekolah, kolaborasi orang tua–komunitas, dan kebijakan yang jelas. Implikasi praktis dan rekomendasi disajikan untuk pengembang kurikulum, kepala sekolah, dan guru. Kata Kunci: pendidikan lintas budaya; karakter multikultural; keberagaman; inklusi; sekolah
Rekonstruksi Epistemik Era Digital melalui Perspektif Paradigma Ilmiah Kuhn: Analisis Literatur Filsafat Ilmu Padli, Sul; Syahruni, Nurul; Syukur, Muhammad; Ahmad, M. Ridwan Said
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1880

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis rekonstruksi epistemik di era digital melalui perspektif paradigma ilmiah Thomas Kuhn dalam konteks budaya post-truth. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan. Data dikumpulkan melalui identifikasi literatur, katalogisasi dokumen, serta pembacaan mendalam, lalu dianalisis menggunakan analisis tematik secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama: pergeseran otoritas epistemik menuju algoritma, krisis verifikasi sebagai bentuk anomali ilmiah, meningkatnya risiko etis–epistemik, dan munculnya kebutuhan reorientasi epistemologi digital. Temuan ini memperlihatkan bahwa era digital memunculkan tekanan paradigmatik yang menandai fase krisis dalam kerangka Kuhn. Penelitian menyimpulkan bahwa transformasi epistemik ini memiliki implikasi luas bagi pengembangan teori epistemologi digital, literasi kritis, dan regulasi pengetahuan berbasis algoritma. Kajian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi manifestasi krisis epistemik pada konteks sosial dan institusional yang lebih spesifik.
Inovasi Usaha dan Faktor Penentu Keberhasilan Peternak Ayam Kampung: Studi Usaha di Desa Bontolangkasa Kecamatan Bontonompo Dahrun, Alfian; Syahruni, Nurul; Ridha , M. Rasyid; Suhaeb, Firdaus W
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk inovasi usaha dan faktor penentu keberhasilan peternak ayam kampung di Desa Bontolangkasa, Kecamatan Bontonompo, dalam konteks sosial dan ekonomi pedesaan. Menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi langsung, dengan partisipan yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan analisis tematik dalam kerangka model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan lima tema utama: adaptasi inovatif berbasis pengalaman lokal, optimalisasi modal sosial, manajemen usaha yang fleksibel, strategi mitigasi risiko, dan persepsi keberhasilan yang berorientasi kebutuhan keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa inovasi peternak tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga dipengaruhi nilai budaya dan struktur sosial komunitas. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan kebijakan pemberdayaan peternak dan menegaskan pentingnya pendekatan lokal dalam meningkatkan keberlanjutan usaha ayam kampung.
Inovasi Media Pembelajaran IPS Melalui Integrasi Webblog sebagai Portofolio Digital di Era Literasi Digital: Indonesia Padli, Sul; Suhaeb, Firdaus W.; Syahruni, Nurul
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 2 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i2.5271

Abstract

This study aims to analyze innovations in social studies learning media through the integration of weblogs as digital portfolios in the era of digital literacy. The phenomenon examined relates to the limited utilization of digital media that supports reflective and participatory learning. This study employs a qualitative approach using a library research method through a systematic analysis of relevant scientific literature. The data sources consist of indexed scientific articles obtained from Google Scholar, Scopus, and SINTA-indexed journals published between 2020 and 2025. Data collection was conducted through a systematic literature search involving identification, selection, and document review stages. Data analysis utilized thematic analysis combined with the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings identify four main themes: weblogs as digital literacy-based learning media, their function as reflective digital portfolios, increased student engagement, and implementation challenges. The results indicate that weblogs are capable of integrating learning and assessment processes holistically while supporting constructive and reflective learning. Theoretically, this study contributes to the development of digital learning media literature, while practically it provides guidance for educator
Nasionalisme dalam Pembelajaran Sejarah: Strategi Pedagogis dan Tantangan Implementasi di Era Global Syahruni, Nurul; Bahri
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 3 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i3.5382

Abstract

This study aims to analyze the role of history learning in fostering nationalism and identify pedagogical strategies and the challenges of their implementation in the era of globalization. The study employed a qualitative approach with library research methods, which examined various scientific literature related to nationalism in history learning. Data were collected from scientific journal articles, then analyzed using content analysis techniques to identify key themes and patterns. The results indicate that history learning plays a crucial role in building historical awareness and national identity through the integration of national values ​​into learning materials. Pedagogical strategies that are contextual, participatory, and reflective have proven more effective in instilling nationalism than rote memorization approaches. However, their implementation faces challenges such as the influence of globalization, low interest in learning history, and limited learning innovation. This study emphasizes the importance of developing innovative history learning strategies to strengthen the nationalism of the younger generation in the global era