Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Startegi Pengembangan Usaha Rumah Makan Gubuk Kelor Tunjungwati Desa Bogo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro probowati, devianadiah
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 4 No. 1 (2019): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.233 KB) | DOI: 10.56071/oryza.v4i1.510

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk : (1) Mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal yang mempengaruhi usaha rumah makan Gubuk Kelor Tunjungwati, (2) Menganalisis dan merumuskan strategi pengembangan usaha yang tepat untuk Gubuk Kelor Tunjungwati. Aalat analisis yang digunakan adalah identifikasi dengan matrik IFE dan EFE, kemudian memposisiskan rumah makan dengan menggunakan matrik IE, merumuskan alternatif strategi menggunakan matrik SWOT . Dan yang terakhir merekomendasikan strategi terbaik dengan QSPM. Berdasarkan perhitungan matriks IFE & EFE kemudian dipetakan ke dalam matriks IE diketahui posisi rumah makan berada pada kuadran V dengan strategi mempertahankan dan menjaga, berupa penetrasi pasar dan pengembangan produk. Berdasarkan hasil analisis SWOT diperoleh enam alternatif strategi yang dapat diterapkan oleh pihak rumah makan dalam menjalankan usahanya. Adapun urutan prioritas strategi berdasarkan hasil QSPM adalah : (1) Melakukan promosi yang lebih gencar dengan menyebarkan brosur dan pemasangan banner/baliho di jalan-jalan utama, (2) Mengikuti pameran makanan seperti pada saat Car Free Day di alun-alun Bojonegoro, (3) Melakukan inovasi baru dalam produk seperti membuat menu baru berbahan dasar tanaman kelor, (4) Update dalam penggunanaan akun medsos rumah makan, (5) Mempertahankan dan meningkatkan pelayanan kepada konsumen, (6) Meningkatkan kualitas hu bungan kerja antara karyawan dan pengelola.
ANALISIS KEPUASAN PETANI PADI TERHADAP KINERJA PELAYANAN PENYULUH PERTANIAN DI DESA PESEN KECAMATAN KANOR KABUPATEN BOJONEGORO probowati, devianadiah
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 8 No. 2 (2023): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/oryza.v8i2.633

Abstract

Abstrack : Penyuluhan pertanian merupakan peranan penting dalam peningkatan produksi pertanian di Indonesia salah satunya membantu pelaku usaha tani khusunya petni padi untuk menganalisis situasi yang sedang dihadapi dan melakukan perkiraan atau perencanaan ke depan, Peneilitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan petani padi terhadap kinerja pelayanan penyuluh pertanian, di desa pesen kecamatan kanor kabupaten bojonegoro, dimana penelitian merupakan penelitian deskiptif kualitatif, dengan menggunakan metode analisis Imfortance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan IPA menunjukan bahwa tingkat kesesuian paling tinggi yaitu atribut kerapihan penampilan penyuluh dengan nilai di atas 100 %, sedangkan atribut yang tinggat kesuainnya paling rendah memberikan informasi pasar dengan nilai 73,50 %. Hasil perhitungan CSI untuk atribut kinerja penyuluh pertanian di desa pesen adalah sebesar 73,6 %, angka tersebut berada pada selang 0,66-0,80, secara umum menandakan bahwa para pelaku usaha tani padi di wilayah desa pesen berada pada kategori puas.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) PADA KELOMPOK PEMUDA DESA BANGGLE KABUPATEN LAMONGAN DALAM MENYIKAPI PERMASALAHAN LINGKUNGAN Moh. Yusuf Dawud; Badiatud Durroh; Joko Hadi Susilo; Fina Sulistiya Ningsih; Eko Wahyu Abriyandoko; deviana diah probowati
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 24 No. 1 (2024):
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v24i1.3589

Abstract

The agricultural cultivation system in Banggle Village, Lamongan Regency, has several problems that are worrying the youth of the Danyang Youth Association of Banggle Village. Farmers in this village still rely heavily on the use of chemical fertilizers as protection and nutrition for their plants. The training program for making liquid organik fertilizer in Banggle village provides a long-term solution for farmers and a more productive soil life. Another problem that occurs is the management of household waste that has accumulated and been wasted in the village, which has the potential to be used as liquid organik fertilizer. The program implementation method is carried out by examining several existing problems, then holding joint discussions to find solutions to the problems faced, and then implementing them through training and outreach. The results of community service generally went well and were in accordance with the planned PKM objectives, namely managing household waste well and effectively and training partners to make liquid organik fertilizer from household waste. ===================================== Sistem budidaya pertanian di desa Banggle Kabupaten Lamongan terdapat beberapa permasalahan yang menjadi keresahan pemuda Paguyuban Danyang desa Banggle, petani di desa tersebut masih sangat mengandalkan penggunaan pupuk kimia sebagai proteksi dan nutrisi tanaman mereka. Program pelatihan pembuatan pupuk organik cair di desa Banggle memungkinkan menjadi solusi jangka Panjang bagi petani dan umur tanah yang lebih produktif.  Permasalahan lain yang terjadi adalah pengelolaan sampah rumah tangga yang menumpuk dan terbuang di desa tersebut cukup memiliki potensi untuk dimanfaatkan menjadi pupuk organik cair. Metode pelaksanaan program dilakukan dengan mengkaji beberapa permasalahan yang ada, selanjutnya melakukan diskusi secara Bersama untuk mencari solusi permasalahan yang dihadapi kemudian diimplementasikan dengan pelatihan dan sosialisasikan. Hasil dari pengabdian masyarakat secara umum berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan PKM yang direncanakan yaitu mengelola sampah rumah tangga dengan baik dan efektif dan melatih mitra membuat pupuk organik cair berbahan dasar sampah rumah tangga.
Analisis Resiko Industri Kerajinan Pelepah Pisang “Pa’E Debog” di Desa Balenrejo Lina Agustina; Deviana Diah Probowati
JINGLER : Jurnal Teknik Pengolahan Pertanian Vol. 1 No. 1 (2023): Juni : JINGLER : Jurnal Teknik Pengolahan Pertanian
Publisher : Politeknik Kampar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59061/jingler.v1i1.311

Abstract

. This study aims to determine whether the craft of silhouette painting, bags, and wallets "Pa'E Debog" is profitable or not and to find out how the level of risk and cost risk of "Pa'E Debog" is. Profits in this study were analyzed using the R/C Ratio while the cost risk and income risk were analyzed using the Coefficient of Variation analysis. The results showed that the craft of painting silhouettes, bags, and wallets was profitable. Silhouette painting has a value (R/C > 1), which is 1.24. Bag craft got a value of 1.86 (R/C > 1), and wallet craft got a value (R/C > 1) which was 1.94. While the results of the analysis of the coefficient of variation show that the business carried out by the banana midrib craft "Pa'E Debog" has the opportunity to lose or bear the risk of cost and income risk because the coefficient of variation of the craft of silhouette painting, bags, and wallets has a value (CV > 0.5 ) and (L < 0). Cost risk can be caused by the increase in the price of raw materials and limited human resources. Meanwhile, the income risk is caused by the erratic level of production and the Covid-19 pandemic so that sales have decreased.
Analisis Pendapatan dan Kelayakan Agroindustri Tahu (Studi Kasus Tahu Muh Ali Kabupaten Nganjuk) Yudha, Danang Ananda; Probowati, Deviana Diah; Yusdiantara, Yusdiantara
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian analisis yang bertujuan secara umum adalah untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan R/C ratio di Agroindustri tahu Muh Ali Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan di Agroindustri Tahu Muh Ali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan teknik analisis deskritif kuantitatif dan responden yang diambil dalam Studi Kasus tahu Muh Ali adalah pemilik usaha agroindustri tahu dijadikan sebagai sumber untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam penelitian. Hasil dari penelitian ini biaya total yang dikeluarkan dalam satu bulan produksi oleh Agroindustri tahu Muh Ali sebesar Rp. 13.853.000.-. Penerimaan yang diperoleh dalam proses produksi satu bulan sebesar Rp. 20.250.000,- dan pendapatan yang diperoleh sebesar Rp. 6.397.000.-. Berdasarkan hasil perhitungan kelayakan usaha R/C di Agroindustri Tahu Muh Ali sebesar 1,46 yang artinya setiap Rp. 1,00 biaya yang dikeluarkan akan menerima ke untungan sebesar Rp. 0,46.
Efisiensi Rantai Pasok Beras di Kabupaten Bojonegoro Probowati, Deviana Diah; Djohar, Noor
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.112 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3906

Abstract

AbstrakSektor pertanian mempunyai peranan yang penting dan strategis dalam pembangunan nasional. Peranan tersebut antara lain: meningkatkan penerimaan devisa negara, penyediaan lapangan pekerjaan, perolehan nilai tambah dan daya saing, pemenuhan kebutuhan konsumsi dalam negeri, bahan baku industri dalam negeri serta optimalisasi pengelolaan sumberdaya alam berkelanjutan. Pembangunan agribisnis merupakan strategi pembangunan ekonomi yang membangun industri hulu, usahatani, industri hilir dan jasa penunjang secara simultan dan harmonis. Salah satu hal yang dapat diterapkan dalam pembangunan ekonomi yang membangun industri hulu, usahatani dan industri hilir dapat dianalisis dengan menggunakan efisiensi rantai pasok (supply chain managemen). Tujuan akhir dari supply chain manajemen dari sudut biaya adalah menekan biaya-biaya yang dikeluarkan sepanjang rantai pasokan untuk mencapai keuntungan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui rantai/saluran pemasaran beras di Kabupaten Bojonegoro, 2) menganalisis efisiensi rantai pasok beras di Kabupaten Bojonegoro. Target khusus dalam penelitian ini adalah memberikan kontribusi berupa model tentang chain/rantai pemasaran beras di Kabupaten Bojonegoro. Selain itu, penelitian ini juga digunakan untuk menganalisis apakah rantai/saluran pemasaran beras di Kabupaten Bojonegoro efisien. Penelitian dilakukan secara sengaja purposive di Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2018-2019, dengan mengambil sampel kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Kecamatan yang dijadikan sampel diambil dengan cara purposive berdasarkan penghasil terbesar komoditi beras di kecamatan tersebut. Pengambilan sampel petani dilakukan secara acak sebanyak 30 responden dari tiga kecamatan di Kabupaten Bojonegoro yang dipilih secara purposive. Sampel pedagang yang dikumpulkan dilakukan dengan menggunakan pengumpulan sampel dengan teknik bola salju (snowball sampling) yaitu pedagang tingkat desa, pedagang tingkat kecamatan dan pedagang tingkat kabupaten.Metode analisis data yang digunakan menggunakan DEA yaitu sebuah teknik pemrograman matematis berdasarkan pada linear programming yang DEA diciptakan sebagai alat evaluasi kinerja suatu aktivitas di sebuah unit entitas yang selanjutnya disebut Decision Making Unit (DMU). Secara sederhana, pengukuran ini dinyatakan dengan rasio output/input yang merupakan suatu pengukuran efisiensi atau produktivitas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat di seminarkan di tingkat nasional dan dapat dipublikasikan di jurnal nasional terakreditasi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil nilai DEA petani sebesar 0,23 tidak efisien karena nilainya kurang dari 1. Nilai DEA tengkulak sebesar 1,1, efisien. Nilai DEA pedagang penggilingan beras sebesar 1,2 efisien dan nilai DEA pedagang beras sebesar 0,07 tidak efisien.Kata Kunci: Rantai Pasok, Beras, DEA Pekerjaan, Perolehan Nilai Tambah dan Daya
Manajemen Pengelolaan Irigasi DAS Hilir Bengawan Solo pada petani HIPA di Kabupaten Bojonegoro Deviana Diah Probowati; Masahid
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i2.2387

Abstract

Pertanian masih menjadi komoditas unggulan di Kabupaten Bojonegoro dan mempunyai produksi beras tertinggi ketiga di Propinsi Jawa Timur setelah Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Ngawi. Pertanian dalam hal ini usahatani padi masih menjadi sumber penghasilan utama masyarakat pedesaan khususnya di Kabupaten Bojonegoro. Pertumbuhan padi masih sangat bergantung kepada ketersediaan air agar pertumbuhan dan hasil panennya optimal. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengidentifikasi dan mengetahui sistem irigasi DAS Hilir Bengawan Solo pada petani anggota HIPA untuk keberlanjutan pertanian di Kabupaten Bojonegoro. Metode yang digunakan adalah metode survey. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini adalah petani memperoleh pendapatan usahatani yang tinggi sebagai salah satu parameter untuk meningkatkan kesejahteraan petani padi.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PENGELOLAAN KOMPOS DI TPA BOJONEGORO DEVIANA DIAH PROBOWATI, S.P.
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 1 No. 1 (2015): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.803 KB) | DOI: 10.56071/oryza.v1i1.10

Abstract

Agribisnis merupakan suatu konsep yang utuh mulai dari penyediaan sarana produksi, usahatani, pengelolaan agroindustri dan pemasaran. Salah satu konsep dari agribisnis adalah penyediaan sarana produksi berupa pupuk, salah satunya adalah kompos. Hasil akhir dari pengomposan ini merupakan bahan yang sangat dibutuhkan untuk tanah-tanah pertanian sebagai upaya untuk memperbaiki sifat fisika, kimia dan biologi tanah sehingga produksi tanaman menjadi lebih tinggi. Kompos yang dihasilkan dari pengomposan sampah dapat digunakan untuk menguatkan struktur lahan kritis, menggemburkan kembali lahan pertanian, menggemburkan kembali lahan pertanaman, sebagai bahan penutup sampah di TPA, eklamasi pantai pasca penambangan dan sebagai media tanaman serta mengurangi penggunaan pupuk kimia.Untuk menanggulangi masalah sampah maka dilakukan pengelolaan terhadap sampah dengan dibuat kompos. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan potensi pengelolaan kompos untuk penyusunan strategi pengembangan pengelolaan kompos yang dilakukan oleh TPA Banjarsari Kabupaten Bojonegoro. Hasil analisis SWOT pada pengelolaan kompos ini memperoleh empat strategi yang diperlukan yaitu :1) strategi agresif (S-O) memaksimalkan kekuatan untuk meraih peluang yaitu a) mempertahankan dan atau meningkatkan kualitas produk, b) meningkatkan kapasitas produksi, dan c) menjalin hubungan baik dengan pelanggan , 2) strategi diversifikasi (S-T), memaksimalkan potensi/kekuatan untuk mengurangi acaman yang ada dengan :a) pemindahan lokasi ke tempat yang strategis, b) menjalin kerjasama dengan pihak swasta, 3) strategi (W-O) meminimalkan hambatan untuk meraih peluang dengan : a) pengembangan produk melalui upaya diversifikasi usaha , b) memperluas pangsa pasar, c) meningkatkan keterampilan karyawan melalui pelatihan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat , dan 4) strategi (W-T) meminimalkan kelemahan dan hambatan untuk mengatasi ancaman dengan : a) mengatur sistem manajemen yang baik , b) mempererat hubungan kerjasama dengan pemerintah maupun swasta.
Analisis Preferensi Konsumen Buah Jeruk Keprok Di Kabupaten Bojonegoro Deviana Diah Probowati
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 1 No. 2 (2016): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.753 KB) | DOI: 10.56071/oryza.v1i2.158

Abstract

This study aims to determine the factors that influence consumer preferences in purchasing fruit of tangerine, citrus fruit attributes that are preferred by consumers in choosing fruits tangerines and marketing strategies that can be applied in marketing of fruit tangerine. Factors of consumer preferences on tangerine fruit analyzed in this study were sex, education level, occupation, age, income level and number of family members or dependents in the family. The results show that factor income effect on consumer preferences tangerine fruit in Bojonegoro. While the factors gender, education, age,jobs and the number of family members does not affect the consumer's preferences tangerine fruit in Bojonegoro. Based on the analysis Fishbein of research shows that consumer attitudes to attribute more importance tangerine fruit freshness and fruit flavors tangerine which has a value of 1.72 and 0.85 respectively. Meanwhile, the price factor is not a major consideration in selecting fruit consumers tangerines
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI BELIMBING MANIS (Averrhoa carambola L) Studi Kasus di Desa Glagahsari, Kecamatan Soko Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur DEVIANA DIAH PROBOWATI
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 2 No. 2 (2017): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.52 KB) | DOI: 10.56071/oryza.v2i2.171

Abstract

Salah satu komoditas hortikultura yang memiliki potensi besar untuk dapat dikembangkan adalah komoditas blewah. Blewah sebenarnya bukan merupakan jenis tanaman buah musiman, blewah dapat ditanam kapanpun asalkan syarat tumbuhnya terpenuhi. Desa Kendal Agung Kecamatan Kragan merupakan salah satu daerah dimana budidaya blewah berkembang di Kabupaten Rembang. Tanaman ini dibudidayakan secara bergantian dengan tanaman padi. Hal ini dikarenakan apabila lahan pertanian yang ada ditanami blewah secara terus menerus maka hasil yang akan diperoleh juga tidak baik. Tanaman blewah dibudidayakan sebanyak satu kali pada lahan sawah petani dalam kurun waktu satu tahun.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya dan pendapatan usahatani blewah di Kabupaten Rembang, dan untuk mengetahui perimbangan dan biaya atau (R/C) ratio usahatani blewah di Kabupaten Rembang.Adapun hipotesis dalam penelitian ini adalah diduga bahwa usahatani blewah (Cucurbita melo) di Desa Kendal Agung Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang efisien atau layak dan menguntungkan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna untuk memberikan informasi kepada petani berkaitan dengan kajian finansial usahatani blewah di Kabupaten Rembang, sebagai bahan pertimbangan bagi dinas terkait dalam menentukan kebijakan yang berhubungan dengan pengembangan usahatani blewah di kabupaten rembang, dan sebagai bahan kajian dan informasi bagi penelitian selanjutnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik dan pelaksanaanya menggunakan tehnik survey. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Rembang. Kemudian dipilih Kecamatan Kragan. Dari Kecamatan terpilih diambil Desa Kendal Agung. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil jumlah petaniseluruhnya sebanyak 30 orang. Metode pengambilan petani sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Data yang diambil berupa data primer dan data sekunder dengan tehnik observasi, wawancara dan pencatatan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani blewah diperoleh rata-rata biaya Rp 8.622.961,90. Jumlah produksi rata-rata 26.769,00 kg dengan harga jual perkilogram Rp 700,00 sehingga Penerimaan usahatani sebesar Rp 18.738.560,00. Rata-rata Pendapatan sebesar Rp, 10.115.598,10. Dan efisiensi usahatani blewah sebesar 2,17. Ini menunjukkan berarti usahatani blewah telah efisien atau menguntungkan dan layak.