Iwan Kosasih
Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PERAN MEDIA SOSIAL FACEBOOK DAN TWITTER DALAM MEMBANGUN KOMUNIKASI Iwan Kosasih
Lembaran Masyarakat: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 2 No 1 (2016): January-June 2016
Publisher : Department of Islamic Community Development, Faculty of Da'wah, State Islamic University (UIN) of Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.216 KB)

Abstract

Peran Media Sosial Facebook dan Twitter Dalam Membangun Komunikasi
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN Iwan Kosasih
Saintifika Islamica Vol 2 No 01 (2015): Januari - Juni 2015
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jalan Jenderal Sudirman No. 30, Serang - Banten 42118

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. Teknologi informasi menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data,sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global. Aplikasi teknologi informasi sangat membantu aktivitas pembelajaran melalui multimedia interaktif. Pembelajaran dengan menggunakan multimedia interaktif yang menggabungkan berbagai unsur media seperti video, suara, animasi, teks, dan gambar yang di kemas di dalam satu wadah yang bersifat interaktif, kreatif, dan menyenangkan. Pembelajaran dengan multimedia interaktif disampaikan secara interaktif dan menyenangkan. Sehingga menignaktkan motivasi belajar siswa, dan pada akhirnya terjadi peningkatan kualitas dalam pembelajaran.
KOMUNIKASI DAKWAH DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0. DALAM PERSPEKTIF ISLAM Iwan Kosasih; S, Kholid
AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam Vol. 14 No. 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/adzikra.v14i2.9438

Abstract

Sebagai dampak dari pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menghantarkan pada sebuah era yang dikenal dengan era revolusi industry 4.0. hal ini ditandai dengan bermunculan berbagai hasil inovasi tentang media komunikasi dakwah yang mampu dan berhasil menembus batas geografis, sosialis dan politis secara intens. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap bagaimana komunikasi dakwah di era revolusi industry 4.0. dalam perspektif Al-Qur’an, baik metode, materi, sarana maupun tujuan dakwah. Hasil dari pembahasan mengungkapkan bahwa Kemajuan komunikasi dakwah sebagai akibat dari adanya keterkaitan globalisasi dan komunikasi dakwah yang lahir pada era industry 4.0 akan terus mengalami kemajuan dan perkembanagan. Seorang muslim sebagai manusia modern harus mampu mengikuti dan memanfaatkan laju perkembangan tersebut dalam hal melakukan komunikasi dakwah, namun demikian sebagaimana telah dijelaskan bahwa komunikasi dakwah dalam hal materi, metode, sarana maupun tujuan harus tetap sesuai dengan Al-Qur’an dan Al-Hadits sebagai sumber utama ajaran Islam.
STUDI PENELUSURAN ALUMNI YANG TERSERAP DUNIA KERJA, DAN PERSEPSI ALUMNI TERHADAP KESESUAIAN KURIKULUM PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM (BKI) FAKULTAS DAKWAH UIN SMH BANTEN (PENELITIAN SURVEY) Rosida, Hilda; Kosasih, Iwan
JURNAL TARBIYAH Vol 31, No 2 (2024)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/tar.v31i2.3891

Abstract

An ideal educational institution is an educational institution that can carry out teaching and learning activities, provide lectures well, provide adequate standard facilities and infrastructure, professional teaching staff, a curriculum that is able to answer the challenges of the times, the creation of reliable graduates, the absorption of alumni in the world of work, the role of as well as alumni in the midst of social life. Research on the distribution of higher education alumni is absolutely necessary, this is to measure the level of success of universities, faculties and departments in providing education and preparing alumni to be able to compete in the world of work. The problems studied used the survey method. This method uses questionnaires and interviews as research tools carried out on a large population spread across several regions. The data collection techniques used are: observation, questionnaires, interviews and documentation. The total number of alumni or graduates from the 2015-2018 BKI Department at UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten is 319 people from four classes. Among them there are those who work, some who don't work, and some whose whereabouts are unknown. The total alumni of the Islamic Counseling Guidance Department (BKI) who have worked are 115 people out of 319 people or 79%. Alumni who don't work don't mean they can't be accepted by the job market, but rather because of strategic considerations and choices in their lives.
Implementasi Kepemimpinan Pendidikan Dalam Meningkatkan Mutu Peserta Didik Abad 21 Furqonuddin, Asep; Kosasih, Iwan; Suhaemi, Kholid
Wibawa : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Wibawa
Publisher : Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57113/wib.v4i2.296

Abstract

Kepemimpinan pendidikan memiliki peran sentral dalam meningkatkan mutu peserta didik di abad 21, di mana tantangan dan kebutuhan pendidikan semakin kompleks. Dalam konteks ini, kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan harus mampu mengadopsi pendekatan inovatif yang responsif terhadap perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep dan implementasi kepemimpinan pendidikan yang efektif, serta menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang efektif berkontribusi signifikan terhadap motivasi dan kinerja guru, menciptakan budaya sekolah yang positif, serta meningkatkan prestasi akademik peserta didik. Kolaborasi dengan pemangku kepentingan juga menjadi kunci dalam mengatasi tantangan yang dihadapi.Dengan demikian, penerapan kepemimpinan pendidikan yang efektif tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan tetapi juga mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan global di masa depan. Penelitian ini menekankan pentingnya peran aktif kepala sekolah dalam merancang dan melaksanakan program-program pembelajaran yang relevan dan adaptif untuk menciptakan lingkungan belajar yang optimal bagi peserta didik
Layanan Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Pada Siswa MTS Negeri 1 Kota Serang Monika, Ika; Suhaemi, Kholid; Kosasih, Iwan
Indonesian Journal of Educational Counseling Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/001.202591.472

Abstract

Self-confidence is an important factor that influences students' psychological, social and academic aspects. However, some students often experience difficulties in developing self-confidence which has an impact on their social interactions and academic achievements. This research uses a qualitative approach with a case study design to understand the experiences of students who take part in group guidance services. The research sample consisted of 11 students who were selected purposively, and they attended three group guidance meetings. Data was collected through in-depth interviews, observations and field notes, which were then analyzed using thematic analysis techniques to identify changes and impacts that occurred on students' self-confidence. The research results showed that the group guidance services carried out in three meetings had a positive impact on increasing students' self-confidence, which was reflected in changes in attitudes, communication skills, and courage to face social and academic challenges. These findings suggest that group tutoring services can be an effective strategy in helping students develop their self-confidence. It is hoped that this research will provide insight into the development of more effective guidance programs in schools, especially at MTsN 1 Serang City.
Konseling Kelompok Dalam Menghadapi Stress Akademik Dan Tekanan Orang Tua Pada Mahasiswa: Indonesia Nisa Lutvia Nurjanah; Humaeni, Ayatullah; Kosasih, Iwan; Iskandar, Isak
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 9 No 1 (2025): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v9i1.28706

Abstract

Stres akademik dan tekanan dari orang tua merupakan tantangan yang sering dihadapi oleh mahasiswa, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan kinerja akademik mereka. Berbagai macam tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa baik terkait akademik maupun non akademik. Salah satu tantangan yang berat ketika mahasiswa sudah berada pada tingkat akhir. Mahasiswa dituntut untuk bisa mengerjakan tugas akhir atau skripsi dan juga Praktek Profesi Lapangan (PPL). Ketidakmampuan pemenuhan tuntutan akademik ini pada akhirnya memicu reaksi fisik, perilaku, pikiran, dan emosi negatif. Maka dari itu, sebelum semakin jauh, penelitian ini dilakukan pada mahasiswa semester bawah. Apabila tidak diatasi dengan baik, maka dapat berujung kepada distres dan memperburuk kondisi akademik mahasiswa. Artikel ini mengeksplorasi peran konseling kelompok sebagai metode intervensi yang efektif dalam membantu mahasiswa mengatasi stres akademik dan tekanan dari orang tua. Melalui konseling kelompok, mahasiswa dapat berbagi pengalaman, mendapatkan dukungan emosional, serta mengembangkan strategi coping yang lebih baik. Penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok tidak hanya meningkatkan kesejahteraan psikologis tetapi juga memperkuat hubungan sosial di antara peserta. Dengan pendekatan yang melibatkan diskusi, latihan keterampilan, dan dukungan sosial, konseling kelompok dapat membantu mahasiswa mengurangi tingkat stres dan meningkatkan kemampuan mereka dalammenghadapi tuntutan akademik. Artikel ini juga memberikan rekomendasi untuk pengembangan program konseling kelompok di institusi pendidikan sebagai upaya untuk mendukung kesehatan mental mahasiswa. Hasil penelitian yang sudah dilakukan, bahwasanya Stres akademik bisa terjadi dikarenakan tuntutan dan tekanan dari orang tua yang semakin meningkat, apalagi jika tidak terdapat kesesuaian antara tuntutan atau tekanan orang tua dengan perolehan anaknya. Akibat tekanan dari orangtua yang meningkat akan dapat mengakibatkan siswa mengalami stres akademik.
SINTESIS TEMATIK PERAN KONSELING GESTALT: KAJIAN LITERATUR TERHADAP INTERVENSI KECEMASAN SOSIAL PADA REMAJA Marlina, Selvi; Ramadanti, Nazwa Ayu; Humaeni, Ayatullah; Kosasih, Iwan
Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/td093p51

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami tekanan emosional, salah satunya adalah kecemasan sosial. Kondisi ini dapat menghambat perkembangan sosial dan akademik mereka. Konseling Gestalt, sebagai pendekatan humanistik yang berfokus pada kesadaran saat ini dan tanggung jawab pribadi, menawarkan kerangka intervensi yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan mensintesis temuan-temuan ilmiah terkini mengenai peran dan implementasi Konseling Gestalt dalam menangani kecemasan sosial pada remaja. Pendekatan yang digunakan adalah kajian pustaka terhadap berbagai sumber ilmiah. Teknik utama seperti empty chair dan permainan peran dianalisis dalam konteks intervensi psikologis yang dilaporkan. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa dalam banyak literatur, teknik empty chair cenderung lebih dominan dan lebih efektif ketimbang teknik role play. Oleh karena itu, Teknik empty chair sering disebut juga Teknik yang khas dan ‘signature’ Gestalt.  Konseling Gestalt secara konsisten diidentifikasi mampu meningkatkan kesadaran diri, menumbuhkan keberanian dalam berinteraksi sosial, serta membantu remaja mengelola emosi dengan lebih sehat. Namun, implementasinya sangat bergantung pada kesiapan emosional individu dan keterampilan konselor. Pemetaan ini menyimpulkan bahwa Konseling Gestalt terpeta sebagai alternatif intervensi yang fleksibel dan relevan untuk diterapkan dalam layanan psikologis remaja, baik di sekolah maupun dalam ranah nonformal lainnya.
Penerapan Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Worldview Qur’ani di SD IT Al Kautsar Cikarang: Implementation of Islamic Education Management Based on the Qur'anic Worldview at SD IT Al Kautsar Cikarang Kholid Suhaemi; Iwan Kosasih; Asep Furqonuddin
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 5 No. 03 (2025): Research Articles, December 2025
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v5i03.6958

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Islamic education management based on the Qur'anic worldview at SD IT Al Kautsar Cikarang. The background of the study stems from the need for integrated Islamic schools to not only integrate the national and religious curricula, but also to make the Qur'anic vision a philosophical and operational framework for educational management. The study used a qualitative case study approach through in-depth interviews, observations, and analysis of official school documents. Informants consisted of eight parties, including the principal, tahfidz teachers, and homeroom teachers, using a purposive sampling technique. The results of the study show five forms of application of the Qur'anic worldview in educational management: (1) integration of Qur'anic values ??in learning strategies, including strengthening morals and memorization programs; (2) planning that combines academic targets with tahfidz and literacy-numeracy programs; (3) organization and leadership based on a spiritual-transformative model; (4) integration of Qur'anic verses in general subjects and implementation of the morning Qur'an program; and (5) evaluation that includes academic, character, and memorization aspects through digital report cards. This research contributes to the development of Islamic education management studies by showing how the Qur'anic worldview can be operationalized in the managerial practices of integrated Islamic elementary schools.
Optimizing the Empowerment of Productive Waqf to Improve the Quality of Education and Teachers’ Welfare in Islamic Boarding Schools in Banten Province Asep Furqonuddin; Kholid Kholid; Wasehudin Wasehudin; Aan Ansori; Iwan Kosasih
International Journal of Nusantara Islam Vol 14 No 1 (2026): International Journal of Nusantara Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijni.v14i1.49502

Abstract

This study aims to analyze the factors influencing healthcare workers’ compliance with safe injection procedures, focusing on knowledge, attitude, facility availability, and supervision. A quantitative, cross-sectional research method was employed, involving healthcare workers from selected healthcare facilities. Data were collected using structured questionnaires and analyzed through inferential statistical tests to identify relationships between variables. The findings revealed that knowledge, attitude, facility availability, and supervision significantly affect healthcare workers’ compliance. The discussion highlights that a combination of internal factors (knowledge and attitude) and external factors (facilities and supervision) forms the foundation of compliance behavior. In conclusion, improving safe injection practices requires comprehensive interventions that encompass competency enhancement, adequate facility provision, and strengthened supervision systems. The study’s contribution lies in providing empirical evidence to inform patient safety policy formulation at both facility and national levels.