Budiana, Dian
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Physical Education Learning Motivation: A Gender Analysis Lutfi Nur; Adang Suherman; Herman Subarjah; Dian Budiana
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 4, No 1 (2019): Promote a More Active and Healthier lifestyle Through Physical Education
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.122 KB) | DOI: 10.17509/jpjo.v4i1.13790

Abstract

The purpose of this study was to find out the motivation of learning physical education based on gender. This study used a descriptive comparative method. The subjects in this study were 50 students in VII grade consisting of 30 male students and 22 female students. The instrument used by researchers was a physical education learning motivation questionnaire for junior high school students developed by Nur, Suherman, and Subarjah that contains 29 approved items with a validity value 0.518 and reliability value 0.906. The data analysis used an independent sample t test to analyze the motivation differences between male students and female students. The results of the study showed that the male students' physical education learning motivation was higher than female students in junior high school level. This finding is expected to be an assessment of the relevant parties in order to foster motivation to improve student learning outcomes. AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk melihat motivasi belajar pendidikan jasmani berdasarkan jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SMP kelas VII dengan jumlah 52 orang siswa, terdiri dari 30 siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan oleh peneliti adalah angket motivasi belajar pendidikan jasmani untuk siswa SMP yang terdiri dari 29 item pernyataan dengan nilai validitas 0,518 dan reliabilitas 0,906. Analisis data yang digunakan adalah independent sample t test untuk menguji perbandingan motivasi siswa laki-laki dengan siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar pendidikan jasmani siswa laki-laki lebih tinggi dibandingkan siswa perempuan di jenjang SMP. Adanya temuan ini diharapkan menjadi evaluasi bagi pihak-pihak terkait dalam rangka menumbuhkan motivasi guna peningkatan hasil belajar siswa. 
Physical Activity Level of Students with Disabilities during COVID-19 Pandemic Erick Burhaein; Beltasar Tarigan; Dian Budiana; Yudy Hendrayana; Diajeng Tyas Pinru Phytanza
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 6, No 2 (2021): Opportunities from The Sport and Health Education to Improve Quality of Life
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpjo.v6i2.38547

Abstract

Physical activity is one of the vital components of students with disabilities during the COVID-19 pandemic, which is endemic in various countries, including Indonesia. The purpose of the study was to determine the level of physical activity of students with disabilities during the COVID-19 pandemic. Participants of this study were 17 students with disabilities (intellectual disability, hearing impairment, speech impairment) aged 8-14 years. This research used a quantitative descriptive research method. The tool used was the Children's Physical Activity Questionnaire (PAQ-C) distributed through Google Forms. Data analysis included quantitative descriptive statistics analysis and the analytical need testing using IBM SPSS 24 applications. The results showed that the physical activity of students with disabilities during the COVID-19 pandemic was mostly distributed in the low category, nine students (50%). This study implied that students should maintain and increase physical activity by doing light physical activity at least 30 minutes a day and maintaining immunity by eating nutritious foods such as vitamins, fruits, vegetables, and healthy foods to prevent the spread of the COVID-19 virus. It will be interesting to study adaptive learning more deeply during pandemics in a broad scope in Indonesia for further research.
PENGARUH STRATEGI SELF-REGULATED LEARNING BERBASIS BLENDED LEARNING TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI DALAM PEMBELAJARAN PERMAINAN TENIS MEJA Eva Sri Gumilang; Dian Budiana; Oom Rohmah
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol. 11 No. 2 (2022): December: Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v11i2.4322

Abstract

Kepercayaan diri merupakan aspek penting dalam mengembangkan keterampilan dan kualitas manusia. Mahasiswa dihadapkan dengan berbagai permasalahan dalam pembelajaran dan sudah seharusnya memiliki rasa percaya diri yang tinggi untuk mencapai pembelajaran yang optimal sesuai dengan tujuan. Maka perlunya kajian strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan kepercayaan diri dalam belajar mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh strategi self regulated learning berbasis blended learning terhadap kepercayaan diri dalam pembelajaran permainan tenis meja. Metode yang digunakan quasi eksperimental design dengan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani Universitas Pendidikan Indonesia angkatan 2017. Sampel yang digunakan adalah 26 mahasiswa yang mengontrak perkuliahan pembelajaran permainan tenis meja. Dalam pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuesioner kepercayaan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sig. sebesar 0,021 kurang dari taraf signifikansi α sebesar 0,05. Disimpulkan bahwa strategi self-regulated learning berbasis blended learning memiliki pengaruh terhadap peningkatan kepercayaan diri mahasiswa dalam pembelajaran permainan tenis meja 
PENERAPAN PENDEKATAN STEM BERBASIS SRL TERHADAP PENGEMBANGAN LIFE SKILLS DAN GERAK DASAR PENJAS DI SEKOLAH DASAR Dian Budiana; Eva Sri Gumilang
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol. 12 No. 1 (2023): June: Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v12i1.4738

Abstract

AbstrakPendekatan berbasis Science, Technology, Engineering dan Mathematics (STEM) merupakan pendekatan pembelajaran yang menyiapkan peserta didik memiliki kemampuan yang menunjang kehidupan di masa yang akan datang berbentuk konektivitas sesama murid dengan guru, teknologi, data dan sains telah tersebar dimana- mana atau disebut internet of things (IoT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji penerapan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) berbasis SRL (Self Regulated Learning) terhadap pengembangan life skills dan gerak dasar Penjas di Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan pada siswa SD Pintar Bandung. Metode yang digunakan yaitu quasi eksperimen, dengan desain penelitian  one group Pretest-Posttest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Instrumen yang digunakan pada life skills atau kecakapan hidup yang disusun merupakan adaptasi dari instrumen Cronin & Allen (2016) instrument keterampilan gerak dasar penjas oleh Ulrich (2000). Hasil analisis menunjukkan hasil dari life skils sig. 0,00 dan nilai gerak dasar sig. 0,00 dengan kriteria nilai sig. 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) berbasis SRL (Self Regulated Learning) berpengaruh terhadap pengembangan life skills dan gerak dasar Penjas di Sekolah Dasar. Kata kunci: STEM, Self Regulated Learning, life skills, gerak dasar  Abstract The Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM)-based learning is a learning approach that prepares students to have abilities that support life in future, in the form of connectivity between fellow students and teachers, technology, data and science that have spread everywhere or we it called the internet of things (IoT). This study aims to identify and test the application of the STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) based SRL (Self Regulated Learning) approach to develop of life skills and fundamental movement in elementary schools students. This research was conducted on students of SD Pintar Bandung. The method used is quasi-experimental, with a one-group pretest-posttest design. The sampling technique used saturated sampling. The instruments used in the life skills compiled are adaptations of Cronin & Allen's (2016) instruments of basic physical movement skills by Ulrich (2000). The results of the analysis show the results of life skills sig. 0.00 and the basic motion value is sig. 0.00 with the sig value criteria. 0.05. So it can be concluded that the STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) based SRL (Self Regulated Learning) has an effect on the development of life skills and fundamental  movement in elementary schools. Keywords: STEM, Self Regulated Learning, life skills,  fundamental skills