Pada era masyarakat 5.0, pendidikan menghadapi tantangan besar dalam memberdayakan kelompok dewasa yang belum terakomodasi secara optimal dalam sistem pendidikan formal. Pendidikan Luar Sekolah menjadi jalur strategis untuk memberikan kesempatan belajar yang kontekstual dan partisipatif bagi mereka. Dengan berlandaskan pendekatan andragogi dan teori pembelajaran transformatif, proses pembelajaran orang dewasa dirancang untuk mengakomodasi pengalaman hidup, mendorong refleksi kritis, serta menumbuhkan kemampuan berpikir dan bertindak secara mandiri. Penelitian ini dilakukan melalui studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengkaji konsep, prinsip, dan model pembelajaran yang sesuai bagi orang dewasa. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran efektif bagi kelompok ini harus memperhatikan karakteristik psikologis dan sosial mereka, menggunakan metode inovatif yang melibatkan pengalaman langsung, dialog reflektif, pemecahan masalah, dan pemanfaatan teknologi digital. Model pembelajaran yang direkomendasikan meliputi pembelajaran berbasis inovasi, kreativitas, keterlibatan aktif, refleksi, dan fokus pada solusi. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan literasi dan keterampilan hidup, tetapi juga memperkuat peran orang dewasa sebagai agen perubahan sosial dalam komunitas mereka. Diperlukan pengembangan berkelanjutan terhadap model pembelajaran ini agar pendidikan luar sekolah dapat terus relevan dan berdaya guna dalam membangun masyarakat pembelajar yang adaptif terhadap dinamika global.