Claim Missing Document
Check
Articles

E-Commerce dan Perilaku Konsumtif Generasi Milenial: Tinjauan Ekonomi Islam di Kota Padangsidimpuan Hutagalung, Nursakiah; Nofinawati, Nofinawati; Lestari, Sry
PROFJES: Profetik Jurnal Ekonomi Syariah Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/profjes.v4i2.14589

Abstract

Perkembangan e-commerce telah mengubah pola konsumsi generasi milenial, termasuk dalam aspek rasionalitas dan kesesuaian dengan prinsip ekonomi Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manfaat dan karakteristik e-commerce terhadap perilaku konsumen milenial di Kota Padangsidimpuan dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 97 responden generasi milenial yang aktif berbelanja online. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat e-commerce berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumen milenial (Sig. 0,001 < 0,05), sedangkan karakteristik e-commerce tidak berpengaruh signifikan secara parsial (Sig. 0,101 > 0,05). Namun demikian, secara simultan manfaat dan karakteristik e-commerce berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumen (Sig. 0,002 < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa kemudahan dan efisiensi e-commerce mendorong perilaku konsumsi milenial yang berpotensi mengarah pada perilaku israf jika tidak dikendalikan oleh nilai-nilai konsumsi Islam. Kata Kunci: Perilaku Konsumen, E-Commerce, Generasi Milenial, Ekonomi Islam
MENINGKATKAN KEMANDIRIAN FINANSIAL GENERASI Z DI KOTA PADANGSIDIMPUAN MELALUI PERENCANAAN KEUANGAN PRIBADI YANG CERDAS DAN TERENCANA Ihdi Aini; Nofinawati Nofinawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.40040

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian finansial generasi Z di Kota Padangsidimpuan melalui perencanaan keuangan pribadi yang cerdas dan terencana. Dengan tantangan ekonomi yang semakin kompleks, terutama di kalangan pengusaha muda, penting untuk meningkatkan literasi keuangan guna mendukung pengelolaan keuangan yang lebih baik. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2024 dengan melibatkan 20 orang peserta yang terdiri dari generasi Z, khususnya pengusaha muda. Metode yang digunakan mencakup ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta masih memiliki kesadaran rendah terhadap pentingnya literasi keuangan dan hanya sebagian kecil yang telah memulai pencatatan keuangan pribadi. Meskipun demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya penyusunan anggaran dan pengelolaan pengeluaran. Evaluasi yang dilakukan menunjukkan bahwa 90% peserta merasa lebih memahami konsep dasar perencanaan keuangan dan menyatakan niat untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan literasi keuangan generasi Z dan mendorong pengusaha muda untuk mengelola keuangan pribadi mereka dengan lebih bijak. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kemandirian finansial yang lebih kuat di kalangan generasi muda di Kota Padangsidimpuan.
DAMPAK GRAI INDOMARET DAN ALFAMIDI TERHADAP PEDAGANG MUSLIM SEKITARNYA DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Adanan Murroh Nasution; Nofinawati Nofinawati
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/jesa.v7i2.3305

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak kehadiran gerai Indomaret dan Alfamidi terhadap pedagang Muslim di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Dengan menggunakan metode wawancara terhadap empat belas pedagang lokal yang terdiri dari pedagang minimarket, grosir, dan eceran, penelitian ini menemukan bahwa mayoritas pedagang mengalami penurunan omset yang signifikan setelah ekspansi ritel modern di wilayah tersebut. Penurunan omset paling drastis dialami oleh pedagang minimarket lokal, dengan kisaran penurunan mencapai 50% hingga 100%. Sementara itu, pedagang eceran dan grosir juga mengalami penurunan omset, namun dengan intensitas yang lebih rendah, yaitu antara 10% hingga 75%. Selain persaingan langsung dengan ritel modern, penurunan omset ini juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti pandemi COVID-19 yang mengurangi daya beli masyarakat. Kehadiran Indomaret dan Alfamidi dengan berbagai keunggulan seperti fasilitas yang lebih baik, promosi harga, dan jam operasional yang lebih panjang, menjadikan mereka lebih menarik bagi konsumen lokal, yang mengakibatkan tekanan besar pada pedagang kecil. Penelitian ini juga menyoroti ketimpangan dalam persaingan usaha yang dapat memperburuk ketidaksetaraan ekonomi di masyarakat, terutama di kalangan pedagang Muslim. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya kebijakan yang lebih inklusif untuk melindungi pedagang kecil dari tekanan persaingan yang tidak seimbang. Saran yang diberikan mencakup pembatasan jumlah gerai ritel modern di daerah tertentu, pemberdayaan pedagang kecil melalui akses ke modal dan pelatihan, serta dukungan masyarakat terhadap usaha lokal. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami dampak jangka panjang dan strategi adaptasi yang dapat dilakukan oleh pedagang kecil dalam menghadapi persaingan dengan ritel modern. Penelitian ini mengeksplorasi dampak kehadiran gerai Indomaret dan Alfamidi terhadap pedagang Muslim di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Dengan menggunakan metode wawancara terhadap empat belas pedagang lokal yang terdiri dari pedagang minimarket, grosir, dan eceran, penelitian ini menemukan bahwa mayoritas pedagang mengalami penurunan omset yang signifikan setelah ekspansi ritel modern di wilayah tersebut. Penurunan omset paling drastis dialami oleh pedagang minimarket lokal, dengan kisaran penurunan mencapai 50% hingga 100%. Sementara itu, pedagang eceran dan grosir juga mengalami penurunan omset, namun dengan intensitas yang lebih rendah, yaitu antara 10% hingga 75%. Selain persaingan langsung dengan ritel modern, penurunan omset ini juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti pandemi COVID-19 yang mengurangi daya beli masyarakat. Kehadiran Indomaret dan Alfamidi dengan berbagai keunggulan seperti fasilitas yang lebih baik, promosi harga, dan jam operasional yang lebih panjang, menjadikan mereka lebih menarik bagi konsumen lokal, yang mengakibatkan tekanan besar pada pedagang kecil. Penelitian ini juga menyoroti ketimpangan dalam persaingan usaha yang dapat memperburuk ketidaksetaraan ekonomi di masyarakat, terutama di kalangan pedagang Muslim. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya kebijakan yang lebih inklusif untuk melindungi pedagang kecil dari tekanan persaingan yang tidak seimbang. Saran yang diberikan mencakup pembatasan jumlah gerai ritel modern di daerah tertentu, pemberdayaan pedagang kecil melalui akses ke modal dan pelatihan, serta dukungan masyarakat terhadap usaha lokal. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami dampak jangka panjang dan strategi adaptasi yang dapat dilakukan oleh pedagang kecil dalam menghadapi persaingan dengan ritel modern. Kata Kunci : Indomaret, Alfamidi, Dampak, Penjualan, Pedagang