Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penguatan Psikologis Bagi Guru Dan Wali Murid Tk Aba Komplek Masjid Perak Dalam Melakukan Pembelajaran Jarak Jauh Khoiryasdien, Andhita Dyorita; Setiyani Subardjo, Ratna Yunita Setiyani Subardjo
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 6 No. 2 (2022): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v6i2.3523

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak pada segala aspek kehidupan seperti kesehatan, Pendidikan dan psikologis. Dibutuhkan adanya penyesuaian untuk bisa bertahan dalam menghadapi berbagai tantangan. Perubahan metode pembelajaran menjadi permasalahan utama dalam aspek Pendidikan, dialami juga oleh TK ABA Komplek Masjid Perak. Pembelajaran yang tadinya dilakukan secara offline atau tatap muka harus berubah menjadi sistem pembelajatan jarak jauh. Penyesuaian diri diperlukan oleh guru dan orangtua murid agar system pembelajaran dapat berjalan efektif. Akan tetapi, realitanya banyak guru dan orangtua yang kesulitan dalam mendampingi anak dalam kegiatan belajar jarak jauh. Kondisi stress, burnout, kesulitan memahami teknologi menjadi hal yang tidak terhindarkan. Oleh karena itu diberikan program yang bertujuan untuk membantu memberikan edukasi mengenai pandangan baru metode pembelajaran di era new normal, manajemen stress dan emosi untuk mencegah dan menghindari burnout pada wali murid, psychological first aid untuk guru dan wali murid agar saling menguatkan dan saling memberikan pertolongan serta achievement motivation training untuk mengembalikan spirit guru dan wali murid untuk terus bersinergi demi tujuan bersama. Setelah mengikuti proses rangkaian mini workshop tersebut, sebesar 95% peserta dapat memahami materi yang diberikan, merasakan manfaat dan menemukan solusi dari permasalahan yang dialami.
HARDINESS PADA WANITA YANG DIASUH OLEH SINGLE MOTHER Dhea, Haira Salva; Khoiryasdien, Andhita Dyorita
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v6i1.2350

Abstract

Anak dari ibu tunggal sering digambarkan pada pandangan buruk masyarakat dan kesulitan ekonomi. Anak-anak yang tumbuh tanpa ayah dapat menunjukkan sifat tahan banting yang tinggi dalam mengatasi tantangan kehidupan. Transformasi dari masa kanak-kanak ke fase dewasa tanpa ayah, anak-anak ini menunjukkan kemampuan untuk menghindari kenakalan remaja dan memandang kehidupan sebagai tanggung jawab pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi untuk memahami aspek hardiness pada anak yang dibesarkan oleh ibu tunggal. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan panduan wawancara yang didasarkan pada teori hardiness dari Kobassa (dalam Herliany, 2023). Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dan analisis data yang diperoleh. Hardiness pada wanita yang diasuh oleh single mother ini diwujudkan dalam tanggung jawab, penyelesaian konflik, dan kemampuan mengatasi stres. Faktor-faktor seperti kemampuan kognitif, strategi koping, dan gaya optimis juga mempengaruhi sifat tahan banting . Meskipun perpisahan orang tua dapat berdampak negatif, namun anak yang diasuh ibu tunggal dengan sifat tahan banting yang tinggi dapat menghadapi kehidupan dengan penuh optimisme.
Studi Deskriptif Kualitatif : Fenomena Nomophobia Mahasiswa di Yogyakarta Khoiryasdien, Andhita Dyorita; Ardina, Mega
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sosial Humaniora dan Ekonomi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to obtain a description of the condition of nomophobia among college students in Yogyakarta. This research was conducted by discussing descriptive qualitative. The number of subjects in this study were 48 students studying in Yogyakarta. Data collection techniques using observation ,interviews and surveys based on Nomophobia theory. The results showed that 100% of students have social media applications and short message applications that are used every day. Students feel anxious when they can’t connect to the internet so they can’t access information and communicate. Students still carry smartphones wherever they go even to the toilet. The habit that ultimately causes students to experience nomophobia is to always access the smartphone all the time and feeling lazy to do other activities. When they are confused about what to do, students choose to find entertainment through smartphones.
SLEEP QUALITY REVIEWED FROM PSYCHOLOGICAL WELL-BEING IN FINAL STUDENTS Amelia, Vanisa Fitri; Khoiryasdien, Andhita Dyorita
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sleep is one of the physiological needs that must be met by every human being. Changes in sleep patterns are generally caused by the demands of daily activities that result in a reduced need for sleep, so individuals tend to be hit by excessive sleepiness during the day. Sleep quality is affected by factors such as illness, exercise and fatigue, psychological stress, medication, nutrition, environment, and motivation. In previous studies, it was found that psychological well-being has a strong relationship with individual stress levels. This study aims to determine the relationship between psychological well-being and sleep quality in final students. The study used quantitative methods with a correlational approach. The study population consisted of final students who were taking 5th to 9th semesters of college. The sample taken consisted of 160 final students studying at universities in the Special Region of Yogyakarta. The sampling technique used is accidental sampling. The results of the correlation test using Pearson Product Moment with a value of p = 0.013 (P < 0.05) and a value of r = 0.196 showed a positive relationship between psychological well-being and sleep quality in final students. This means that the higher the psychological well-being, the higher the quality of sleep for the final student.
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN PREFERENSI PEMILIHAN PASANGAN HIDUP PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN DI YOGYAKARTA Yuliani, Wiwin; Khoiryasdien, Andhita Dyorita
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 12 (2023): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v2i12.1931

Abstract

Manusia memiliki fase pendewasaan, fase pendewasaan itu tidak jauh dari perinikahan. Dalam pernikahan tidak lepas dari strategi pemilihan pasangan hidup. Preferensi pemilihan pasangan hidup juga dapat menjadi sebuah panduan agar individu mampu memilih pasangan yang diharapkan, sebab ketika individu sudah memiliki kriteria khusus, indibidu dapat melakukan evaluasi terhadap calon yang diinginkan. Harga diri adalah suatu hal yang sangat penting karena menyangkut keberadaan seseorang sebagai manusia. Menururt Cadduci dkk(2020). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan preferensi pemilihan pasangan hidup pda mahasiswa fakultas kesehatan di Yogyakarta. Manfaat penelitian ini untuk perluasan pemikiran tentang pengembangan ilmu psikologi klinis khususnya yang berhubungan dengan penelitian tentang hubungan harga diri dengan preferensi pemilihan pasangan hidup. Metode penelitian ini yaitu kuantitatif korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalha mahasiswa fakultas kesehatan di Yogyakarta. Sampel penelitian ini menggunakan Insententang sampling. Alat dan metode pengumpulan data menggunakna skala likert, kemudian menggunakna skala penelitian preferensi yaitu Nine Mate Criteria Scale dan skala harga diri yaitu Rosenberg Self-Esteem Scale. Hasil penelitian ini yaitu mendapatkan 130 responden perempuan dan 10 responden laki-laki dengan jumlah total responden 140. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan oleh peneliti, didapatkan hasil analisis yang telah dilakukana oleh peneliti, didapatkan analisis bahwa terdapat hubungan antara preferensi pemilihan pasangan hidup dengan harga diri, bentuk hubungan kedua variabel tersebut adalah positif. Hal ini dibuktikan dengan didapatkannya nilai Person Correlation Product Moment menunjukan rhitung (0,418) > rtabel (0,432)
PENINGKATAN EFIKASI GURU KB/TK ‘AISYIYAH NYAI AHMAD DAHLAN DALAM MENGAJARKAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK USIA DINI Khoiryasdien, Andhita Dyorita
Jurnal VARIDIKA Volume 32, No. 1 Tahun 2020
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/varidika.v32i1.10860

Abstract

Sex education in early childhood is still considered a taboo subject so it has never been taught. Even though children must have enough information in order to protect themselves from sexual harassment and violence. Not only parents, the teacher as the second parent for children has a big role in providing education and information about sexual education. Therefore, as a preventive measure, training is needed to increase the knowledge of teachers about sex education in early childhood and good delivery methods so that it can be easily accepted by children. The method used is lecturing and practice directly with roleplay on how to deliver sex education to children. In addition, roleplay is also done by using puppets. The training participants numbered 22 teachers and employees. After being given training, 77.2% of teachers and staff understood that psychoeducation on the importance of sexual education for children needed to be provided as a preventive measure against the prevention of sexual violence against children. 63.6% of teachers are willing to convey to their students. While the rest claimed to be embarrassed and felt they were not ready to deliver material related to sex education.