Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Design Penelitian Kuantitatif: Pengertian dan Macam-macam Jenisnya Putra, Ridho Dwi; Murtadho, Muhammad Ali; Isnaini, Muhammad; Afgani, Muhammad Win
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara komprehensif mengenai konsep dasar desain penelitian kuantitatif serta menguraikan berbagai macam jenis desain yang umum digunakan dalam penelitian ilmiah. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat deskriptif dengan metode studi literatur, di mana peneliti mengkaji berbagai sumber pustaka seperti buku metodologi penelitian, jurnal ilmiah, dan publikasi akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain penelitian kuantitatif merupakan rancangan sistematis yang berfungsi untuk mengarahkan proses pengumpulan dan analisis data numerik guna menguji hipotesis yang telah dirumuskan sebelumnya. Secara umum, desain penelitian kuantitatif dapat dikategorikan ke dalam beberapa jenis utama, yaitu desain deskriptif, korelasional, komparatif, survei, pre-eksperimen, experimental dan quasi-eksperimen. Masing-masing desain memiliki karakteristik, tujuan, serta prosedur pelaksanaan yang berbeda sesuai dengan permasalahan dan variabel yang diteliti. Temuan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman konseptual dan praktis bagi peneliti, mahasiswa, maupun akademisi dalam menentukan desain penelitian kuantitatif yang tepat agar hasil penelitian lebih valid, reliabel, dan dapat digeneralisasikan.
Implementation of the Principle of Comparability in Islamic Education Learning Practices in Madrasahs Putra, Ridho Dwi; Murtadho, Muhammad Ali; Annur, Saipul; Rosad, Ade
Hikmah Vol. 22 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/hikmah.v22i2.551

Abstract

This study aims to analyze the application of the principle of comparability in Islamic Religious Education and its implications for improving students' understanding and shaping their Islamic character at MAN 1 Pangkalpinang City. This study uses a qualitative approach with a case study method conducted in a leading madrasah with heterogeneous student characteristics. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation, involving 12 informants consisting of teachers, the principal, the vice principal for curriculum, and students. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana through reduction, presentation, and simultaneous data conclusion drawing. The results showed that the principle of comparability was applied through differentiated learning strategies, proportional fairness-based assessment, and Islamic values-based curriculum collaboration. The application of this principle was proven to improve religious understanding and shape students' character to be fair, moderate, and have good morals, although there were still obstacles in the form of teachers' narrow perceptions of the meaning of substantive equality. This study emphasizes the importance of the principle of comparability as a principle of justice in contextual and humanistic Islamic education.
Digital Based Madrasah Head Leadership in Efforts to Improve Teacher Performance in State Madrasah Aliyah Putra, Ridho Dwi; Murtadho, Muhammad Ali; Pertiwi, Fauza Yanuarti; Wigati, Indah; Karolina, Asri
Al-Fikru: Jurnal Ilmiah Vol. 19 No. 2 (2025): Desember (2025)
Publisher : STAI Serdang Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51672/alfikru.v19i2.765

Abstract

This study aims to analyze the influence of digital-based madrasah leadership on teacher performance at Madrasah Aliyah Negeri 1 Palembang. The study used a correlational quantitative method with a population of all teachers and madrasah principals, involving 45 teachers and 1 madrasah principal as respondents. Data were collected through questionnaires and analyzed using descriptive statistics and regression. The results show that the digital leadership of the madrasah principal is in the good to very good category, especially in terms of digital vision and technology-based communication indicators. Overall, teacher performance is classified as good, especially in digital learning planning and implementation, although teacher professional development still needs to be improved. Regression analysis showed a positive and significant influence between digital leadership and teacher performance (β = 0.62; p < 0.05), indicating that digital leadership improves learning effectiveness and teacher motivation. The novelty of this study lies in the integration of digital leadership with Islamic values, strengthening a technology-based work culture in madrasahs. These findings provide practical and theoretical contributions to the development of digital leadership in Islamic education.
Strategi Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Loyalitas Kinerja Guru di Madrasah Aliyah Negeri Putra, Ridho Dwi; Murtadho, Muhammad Ali; Yuniar, Yuniar
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala madrasah dalam meningkatkan loyalitas dan kinerja guru di Madrasah Aliyah Negeri. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima strategi utama yang diterapkan kepala madrasah. Pertama, strategi keteladanan dan pendekatan personal, yaitu kepala madrasah memberikan contoh kedisiplinan dan melakukan pembinaan individual kepada guru yang mengalami masalah motivasi. Kedua, strategi komunikasi terbuka dan partisipatif, di mana kepala madrasah melibatkan guru dalam musyawarah dan pengambilan keputusan sehingga menumbuhkan rasa memiliki terhadap madrasah. Ketiga, strategi penguatan kompetensi guru melalui penyelenggaraan IHT, workshop, supervisi akademik, serta pemberian kesempatan mengikuti pelatihan eksternal. Keempat, strategi penghargaan dan pembinaan disiplin dengan penerapan sistem reward and punishment yang proporsional. Kelima, strategi penguatan nilai keagamaan dan kultural, seperti tadarus, salat berjamaah, dan pengajian yang memperkuat karakter serta loyalitas spiritual guru. Secara keseluruhan, strategi-strategi tersebut efektif dalam meningkatkan loyalitas dan kinerja guru di madrasah.