Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : SAINSTEK

Evaluasi Pemeliharaan Jaringan Distribusi Tegangan Menengah 20 KV Dalam Upaya Menekan Jumlah Energi Yang Tidak Tersalurkan Dan Frekuensi Gangguan Pada Penyulang Losari Yolnasdi Yolnasdi; Engla Harda A; Ermawati Ermawati; Chrismondari Chrismondari
SAINSTEK Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v10i1.4

Abstract

Melihat kebutuhan energi listrik yang semakin meningkat sebaiknya diimbangi dengan usaha peningkatan pelayanan terhadap pelanggan. Pelanggan akan merasa nyaman jika dapat menikmati pasokan listrik tanpa gangguan berupa terputusnya pasokan energi listrik dalam jangka waktu tertentu atau yang biasa disebut dengan indeks ENS (Energi Not Supplied) dan Indeks AENS (Average Energi Not Supplied). Sedangkan jenis gangguan berupa frekuensi gangguan penyaluran tenaga listrik pada tegangan menengah 20 kV pada satu periode tertentu yang terjadi setiap 100 kilo meter sirkuit (kms) panjang jaringan disebut dengan indeks FGTM (Frekuensi Gangguan Tegangan Menengah). Sehingga untuk menimalisir terjadinya gangguan serta meningkatkan pelayanan perlu dilakukan pemeliharaan pada Penyulang-penyulang 20 kV tersebut, pada penelitian ini akan mengambil studi kasus pada penyulang Losari yang disuplai oleh Gardu Induk Sri Bintan PT. PLN (Persero) ULP Tanjung Uban Kepulauan Riau. Penyulang Losari ini terdiri dari 4 (empat) zona, zona I (PMT) adalah pengaman Utama dari penyulang Losari sehingga perhitungan hanya dilakukan pada zona I (PMT) ini saja, Dari hasil observasi dan perhitungan yang dilakukan sebelum dan sesudah dilakukannya pemeliharaan pada penyulang losari zona I(PMT), terjadi perbaikan pada indeks ENS , AENS dan FGTM, untuk indeks ENS terjadi penurunan dari 6.492,6 kWh menjadi 103 kWh, dan indeks AENS dari 6,65 kWh/pelanggan menjadi 0,1 kWh/pelanggan, sedang untuk indeks FGTM terjadi peningkatan persentase perbaikan sebesar 75 %.
Analisa Rancangan Keseimbangan Menggunakan Sensor Imu Type – Mpu6050 Pada Quadcopter Fadhli Palaha; Jamar Teles; Yolnasdi Yolnasdi
Sainstek (e-Journal) Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontroler Proporsional Integral Deferensial (PID) merupakan kontroler yang memiliki stabilitas yang baik dengan tingkat error dan overshoot yang kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mencapai nilai keseimbangan dan kehandalan quadqopter pada saat terbang. Quadcopter yang dirancang diputar oleh motor brushless direct current (BLDC) yang dikontrol oleh Arduino. Keluaran dari Arduino berupa PWM menjadi masukan untuk penggerak motor, dimana kecepatan keluaran dari motor akan dideteksi oleh sensor MPU-6050. Setelah itu akan terjadi pengulangan proses, sampai kecepatan memenuhi nilai set point. Penentuan hasil parameter kontroler PID ini didapatkan dengan menggunakan rumus-rumus sederhana dan proses trial and error. Dimana hasil parameter kontroler PID diperoleh nilai Kp = 1.3, Ki = 0.05 dan Kd = 15. Dengan nilai Kp, Ki dan Kd tersebut sistem dapat berjalan dengan baik dengan mempertahankan kecepatan putaran motor mendekati setpoint. Hasil pengujian menunjukkan bahwa quadcopter dengan pengendali PID dapat hovering dengan stabil. Meski respon sikap pada kondisi transien masih memiliki overshoot. Hal ini dapat diatasi salah satunya dengan menggunakan skema pengendali yang kokoh.
Analisa Efisiensi Motor Kapasitor Sebagai Penggerak Pompa Sentrifugal Rangkaian Seri Yolnasdi Yolnasdi; Chrismondari Chrismondari
Sainstek (e-Journal) Vol. 7 No. 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efisiensi motor kapasitor dan beban merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, untuk alasan ini maka dalam mengkaji kinerja pompa/motor kapasitor yang dioperasikan secara individual/tunggal dan secara bersamaan (hubung seri) akan bermanfaat bila dapat ditentukan berapa persentase beban dengan nilai efisiensi yang tinggi, pada pengujian ini pompa/motor kapasitor diberi beban fluida dengan cara mengatur bukaan katup dari 100 % sampai 10 %. Dan setelah dilakukannya pengujian dua buah motor kapasitor (motor A dan motor B) ini yang dioperasikan secara tunggal dan terhubung seri, hanya menghasilakan nilai efisiensi yang baik pada pengujian dengan pembebanan 100 % (posisi bukaan katup 10 %), yakni untuk motor A menghasilkan daya output sebesar 47,22 watt pada kondisi motor operasi tunggal dan 54,56 watt pada kondisi operasi motor seri (bersama) sedang efisensi yang dihasilkan adalah 27,48 % pada motor operasi tunggal dan 29,91 % pada operasi motor seri (bersama). Untuk motor kapsitor B menghasilkan daya output sebesar 48,18 watt pada motor operasi tunggal dan 58 watt pada operasi motor seri (bersama) sedang efisensi yang dihasilkan adalah 27,58 % pada motor operasi tunggal dan 30,98 % pada operasi motor seri (bersama). Dan terlihat bahwa pengoperasian motor kapasitor secara seri (bersama) menghasilkan nilai daya output dan nilai efisiensi yang lebih baik dibanding pengoperasian motor secara tunggal tetapi tidak menunjukan perbedaan nilai yang begitu besar, jadi dapat disimpulkan bahwa pengoperasian motor kapasitor secara tunggal dan secara seri ( bersama) tidak menunjukan nilai efisiensi yang jauh berbeda, dan kelebihan dari pengoperasian secara seri (bersama) ini hanya terlihat untuk menaikan tekanan pada sistem pemipaan fluida. Sedangkan dari total rugi-rugi daya yang dihasilkan, yang paling besar menyumbang rugi-rugi daya adalah inti stator yakni sebesar 52,1 watt, dimana rugi-rugi ini merupakan rugi-rugi daya tetap yang tidak terpengaruh oleh perubahan beban.
ANALISA EFISIENSI MOTOR KAPASITOR SEBAGAI PENGGERAK ALAT UJI RUGI-RUGI ALIRAN FLUIDA Yolnasdi; Ermawati; Abdul Halim
Sainstek (e-Journal) Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor kapasitor berfungsi untuk mengkonversi energi listrik menjadi energi mekanik, dalam proses konversi tersebutselalu menimbulkan rugi-rugi energi yang disebut rugi-rugi daya yang menyebabkan pemanasan pada motor listriksehingga menurunkan efisiensi motor itu sendiri. Pada laboratorium konversi energi listrik Program Studi Teknik MesinSekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru terdapat sebuah alat praktikum untuk menguji rugi-rugi aliran fluida denganmenggunakan sebuah motor induksi satu fasa yaitu motor kapasitor dengan daya 125 watt sebagai penggeraknya.Untuk mengetahui efisiensi dari motor kapasitor yang digunakan, maka dilakukan penelitian dengan melaksanakan pengujian berbeban pada motor dengan pembebanan 25%, 50%, 75%, 100% dan kondisi beban 125%, sedangkanuntuk analisa dari hasil pengujian dilakukan dengan 2 (dua) cara . cara pertama efisiensi dihitung berdasarkan dayaoutput dan rugi-rugi daya total sedangkan cara ke dua berdasarkan daya output dan daya input, kedua cara ini dibandingkan maka didapatlah nilai efisiensi yang paling baik yakni pada pemebebanan 100% dengan nilai efisiensisebesar 50 % untuk cara pertama dan 59,7 % untuk cara kedua.
ANALISA KEGAGALAN PERLINDUNGAN SISTEM PENANGKAL PETIR PADA GEDUNG OLAH RAGA KOTA BANGKINANG Yolnasdi
Sainstek (e-Journal) Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Olah Raga Kota Bangkinang merupakan gedung yang digunakan untuk turnamen olah raga tingkat lokal maupun tingkat nasional, gedung ini dibangun diatas tanah seluas 12.350 mdenganukuran gedung 57 m x 47 m x 21 m, Secara fisik bangunannya ini lebih tinggi dan menonjol dari bangunanyang berada disekitarnya, karena di dalam bangunan ini banyak terdapat peralatan-peralatan elektronikseperti komputer, telephone, radio, AC dan lain-lainnya, maka untuk mengamankan gedung beserta peralatan ini maka dipasanglah instalasi penangkal petir untuk melindungi gedung dari bahaya sambaranpetir.Dalam penelitian ini analisa dilakukan berdasarkan kajian teori-teori yang berhubungan dengansistem proteksi gedung terhadap sambaran petir. Penelitian dilakukan dengan survey ke lokasi, kemudiandata-data teknis yang didapatkan dilokasi diolah dengan data dari BMKG setempat. Data yang telahterkumpul dianalisa bedasarkan persamaan-persamaan yang ada. Dari hasil analisa didapat nilai indeksperkiraan bahaya sebesar 16, berdasarkan tingkat resiko nilai ini tergolong memiliki resiko sangat besardari bahaya sambaran petir,maka disimpulkan gedung olah raga ini sangat perlu untuk dipasang sebuah Instalasi penangkal petir. Dan setelah dilakukan perhitungan terhadap parameter lainnya didapat luasdaerah yang menarik sambaran petir adalah seluas 13.179 m², dengan jumlah sambaran 0,117 atau akanterjadi satu sambaran dalam setiap 8,54 tahun, dengan resiko kegagalan perlindungan proteksi adalah0,0045 atau akan terjadi satu kegagalan perlindungan proteksi untuk setiap 222,2 tahun.
ANALISIS ARUS NETRAL AKIBAT KETIDAKSEIMBANGAN BEBAN PADA JARINGAN DISTRIBUSI TEGANGAN RENDAH (PT. PLN Cabang Pekanbaru Rayon Kota Barat ) Yolnasdi
Sainstek (e-Journal) Vol. 1 No. 2 (2013)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem distribusi tenaga listrik tiga fasa empat kawat tegangan rendah 380 Volt/220 Volt umumnya dipergunakan untuk memasok kelompok beban perumahan, gedung perkantoran, kawasan industri dan lainnya.Pada kondisi operasi normal, sistem distribusi tenaga listrik mempunyai arus beban yang relatif seimbang dengan arus netral sistem sangat kecil, yakni tidak melebihi 15% dari arus normal. Namun Ketidakseimbangan beban pada suatu sistem distribusi tenaga listrik selalu terjadi dan penyebab ketidakseimbangan tersebut adalah pada beban-beban satu fasa pada pelanggan jaringan tegangan rendah. Akibat ketidakseimbangan beban tersebut muncullah arus di penghantar netral, dan arus yang mengalir dipenghantar netral ini disebut dengan arus netral. Arus netral ini menyebabkan terjadinya losses (rugi- rugi ) pada penghantar netral tersebut. Untuk studi kasus ini diambil data pengukuran arus pada sebuah jaringan tegangan rendah trafo distribusi 380 V/220 V dengan kapasitas daya 160 kVA. Setelah dianalisa setiap tiangnya, diperoleh bahwa bila terjadi ketidakseimbangan beban yang besar (50,04% ), maka arus netral yang muncul juga besar (79,5A ), dan losses akibat arus netral yang timbul pada penghantar netral semakin besar pula (0,2 kW ).
Analisa Daya Listrik Generator Pada Turbin Uap Berdasarkan Pemanfaatan Uap Kering di PT. Gandaerah Hendana Yolnasdi Yolnasdi; Fadhli Palaha; Chrismondari Chrismondari; Dandi Basrizal Maidianto
SAINSTEK Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v11i1.195

Abstract

Turbin uap (Steam turbin) merupakan suatu penggerak mula yang mengubah energi potensial pada uap menjadi energi kinetik dan selanjutnya diubah mejadi energi mekanis dalam bentuk putaran pada poros turbin. Poros turbin, langsung atau dengan dihubungkan dengan roda gigi reduksi, dihubungkan dengan mekanisme yang akan digerakan. Dalam hal ini generator yang digerakan. Dalam menggerakan turbin, uap yang di gunakan ialah uap kering bertekanan (superheated steam) yang diarahkan oleh nozel ke sudu-sudu yang terdapat pada turbin sehingga turbin berputar. Tekanan dan temperatur sangat berpengaruh terhadap kemampuan uap untuk memutar turbin, jika kerja turbin tidak optimal maka akan berpengaruh terhadap daya output generator dan efisiensi. Efisiensi generator tertinggi diperolah dari hasil peritungan berdasarkan data pengamatan sebesar 94% dan yang terendah sebesar 55% Dari hasil penelitian yang dilakukan, pabrik kelapa sawit (PKS) memiliki beban yang berubah-ubah. Beban tersebut tergantung dari banyaknya jumlah tandan buah segar (TBS) yang akan diolah setiap harinya. Daya yang maksimal yang mampu dihasilkan generator di pabrik kelapa sawit (PKS) Gandaerah Hendana adalah sebesar 1600 kW dan beban di PKS tersebut rata-rata berkisar 1000 kW sampai dengan 1400 kW