Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

ANALISIS PERBEDAAN STRESS DAN KELELAHAN KERJA BERDASARKAN SHIFT (STUDI KASUS PADA KARYAWAN ALFAMART TANGSI) Mochamad Ilham Aziz; Ade Momon; Risma Fitriani
BAROMETER Vol 7 No 2 (2022): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v7i2.6405

Abstract

Work-related activities and exposures make the body susceptible to exhaustion. Fatigue is the body's response to work-related activities and exposures. Psychosocial dangers, essentially job stress with symptoms such as frequent yawning, tiredness, thirst, and difficulties concentrating, are the general response to the high intensity of work. Typically, a job is scheduled in shifts, seasonal employment, weekend work, and overtime, which causes workers to experience exhaustion and a poor quality of life. The purpose of this study was to determine the ratio of work stress and work fatigue using the division of work shifts at Alfamart Tangsi Cikarang. This Alfamart applies 2 work shifts, namely morning and afternoon. This research was conducted by conducting interviews and questionnaires to 4 employees. The work pressure questionnaire uses the OSI-RTM method while the work fatigue uses the 30 Items of Rating Scale. One Way ANOVA was used to test the questionnaire data. The results of the work stress test show a significance level of 0.375 (p>0.05), which means that there is no statistically significant difference in the average work stress between the morning and afternoon shifts. The criterion for the significance of work fatigue is 0.295 (p>0.05), indicating that there is no statistically significant difference in the average level of work fatigue between the morning and afternoon shifts. There is no visible difference in the distribution of shifts at the Tangsi Alfamart location, indicating that the staff does not experience difficulties in dividing the morning and afternoon shifts.
Analisis Sistem Manajemen Pergudangan Pada PT. XYZ Muhammad Faris Raffa Dzakiy; Ade Momon
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisa sistem manajemen pergudangan yang diterapkan pada PT XYZ. Hasil penelitian menunjukkan pada PT. XYZ sistem dan prosedur manajemen gudang perusahaan mengalami masalah dalam melakukan sebagian pekerjaan gudang. Akar permasalahan dari faktor-faktor penyebab yang membuat sistem manajemen pergudangan yang buruk digambarkan dengan diagram fishbone. Setelah dibuat diagram fishbone didapatkan sebagian besar akar permasalahan yang menyebabkan sistem manajemen pergudangan yang buruk adalah dikarenakan belum terdapat aturan yang dibuat untuk mengatur gudang. Untuk mengatasi hal tersebut dibuat rancangan Standard Operation Procedure (SOP) yang bertujuan agar dapat memperbaiki kondisi gudang sehingga diharapkan dapat membantu para pekerja dalam melakukan pekerjaannya. Selain itu pembuatan jadwal piket pemeliharaan sebagai alat pengaturan untuk melakukan pemeliharaan gudang secara bersama-sama dengan staff bagian lain sehingga gudang dapat terjaga kebersihannya setiap hari dan juga pembuatan kartu stok untuk mengetahui setiap adanya kegiatan material yang masuk dan keluar sehingga informasi mengenai stok barang yang berada di gudang akan selalu diperbarui.
Implementasi Konsep 5S di Bagian Proses Maintenance Pada Perusahaan Pengelola Air Naufal Zuhair Dzulfiqar; Ade Momon S; Wahyudin Wahyudin
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6412

Abstract

Permasalahan yang terdapat pada perusahaan ini yaitu mengenai budaya kerja dan kurangnya kesadaran dari para karyawan pada hal-hal mengenai kerapian dan kenyamanan dalam bekerja yang dapat meningkatkan produktivitas pekerjaan. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui seberapa besar persentase positif dan negatif dari para karyawan terhadap implementasi metode 5S di bagian maintenance PT. XYZ. 5S sendiri merupakan sebuah keteraturan dalam tempat kerja, penataan, kebersihan, merawat sesuatu serta konsisten dalam melakukan kebiasaan yang baik agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik. Didapatkan hasil pengolahan data dari penelitian yang telah dilakukan adalah mengenai implementasi konsep 5S, secara keseluruhan indikator, responden memberikan tanggapan positif sebesar 78,6% yang berarti kesadaran para karyawan terhadap konsep 5S sudah cukup baik, akan tetapiĀ  masih terdapat respon negatif sebesar 19,3%. Hal yang kurang diterapkan oleh para karyawan merupakan prinsip dari kedisiplinan (Shitsuke). Peneliti mengusulkan manajer untuk melakukan evaluasi secara berkala dan membuat sebuah peraturan secara tegas mengenai kedisiplinan untuk selalu mengikuti SOP yang berlaku di perusahaan, agar dapat meningkatkan kedisiplinan para pekerja di PT. XYZ.
Analisis Sistem Manajemen Pergudangan Pada PT. XYZ Muhammad Faris Raffa Dzakiy; Ade Momon
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisa sistem manajemen pergudangan yang diterapkan pada PT XYZ. Hasil penelitian menunjukkan pada PT. XYZ sistem dan prosedur manajemen gudang perusahaan mengalami masalah dalam melakukan sebagian pekerjaan gudang. Akar permasalahan dari faktor-faktor penyebab yang membuat sistem manajemen pergudangan yang buruk digambarkan dengan diagram fishbone. Setelah dibuat diagram fishbone didapatkan sebagian besar akar permasalahan yang menyebabkan sistem manajemen pergudangan yang buruk adalah dikarenakan belum terdapat aturan yang dibuat untuk mengatur gudang. Untuk mengatasi hal tersebut dibuat rancangan Standard Operation Procedure (SOP) yang bertujuan agar dapat memperbaiki kondisi gudang sehingga diharapkan dapat membantu para pekerja dalam melakukan pekerjaannya. Selain itu pembuatan jadwal piket pemeliharaan sebagai alat pengaturan untuk melakukan pemeliharaan gudang secara bersama-sama dengan staff bagian lain sehingga gudang dapat terjaga kebersihannya setiap hari dan juga pembuatan kartu stok untuk mengetahui setiap adanya kegiatan material yang masuk dan keluar sehingga informasi mengenai stok barang yang berada di gudang akan selalu diperbarui.
Information System for UMKM Jalinan Coffee Shops Wafiq, Ahmad; Momon, Ade
Generation Journal Vol 7 No 2 (2023): Generation Journal
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/gj.v7i2.19057

Abstract

Sistem informasi merupakan faktor penting dalam suatu sistem penjualan, terutama bagi UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang memiliki tingkat rutinitas yang tinggi dan memerlukan pengelolaan data yang termanajemen. Pentingnya sistem informasi bagi perusahaan adalah untuk mempermudah aktivitas pekerjaan informasi yang baik bagi konsumen, pemilik atau karyawan. Karena Jalinan Coffee adalah kedai baru, maka sistem informasi yang digunakan pun masih tergolong sederhana. Oleh karena itu coffeshop ini membutuhkan beberapa sistem informasi yang akan digunakan untuk memudahkan pendataan proses penjualannya. Metode pengembangan sistem yang dipakai pada penelitian ini yaitu metode pengembangan sistem model Prototype, dengan adanya sistem informasi, maka pengelolaan data persediaan kopi serta penjualan menjadi lebih tertata, sistem informasi persediaan yang tersedia menjadi lebih akurat. Sehingga dalam dapat membantu pemilik Jalinan Coffee And Eatery mengelola operasi penjualan sehari-hari.
Identifikasi dan Usulan Menangani Waste pada Proyek Mesin Selectifier dengan Pendekatan Lean Project Management Di PT. Z Firmansyah, Abdullah; Momon, Ade
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 3 (2024): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/indstrk.v8i3.1299

Abstract

The delay of a project can occur due to poor planning of its necessary resources, causing waste or waste. The purpose of this research is to find out the waste and its factors that can potentially occur in the selectifier machine project and know the viable solution to choose to deal with the waste. Then careful planning is required by applying the Lean Project Management methodology, where waste and harm can be found using scoring matrices and fishbone diagramming tools. Based on the analysis results in the selectifier machine project at PT. Z, the potential waste appears, namely waste waiting, defects and overprocessing. Waste and its potential causes are materials or components that are late dating, workers waiting for certain information, machines or tools supporting machine manufacturing are damaged, manufacturing process is not suitable for SOP, materials or components of poor quality, less scrupulous workers, poor working techniques. And according to the evaluation matrix, the best solution obtained is to perform other tasks that do not involve doing material work or using components that have not yet arrived on site, and buying back better materials from vendors. Keywords : Evaluation Matrix, Fishbone Diagram, Lean Project Management, Waste
Pemanfaatan Air Fermentasi Dari Limbah Cucian Beras di Desa Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang rahmi, Hayatul; Bayfurqon, Fawzy Muhammad; Momon, Ade
Jurnal Budiman: Pembangunan dan Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/budiman.v2i1.11072

Abstract

Desa Adiarsa Barat memiliki lahan/ fasilitas umum/ pekarangan rumah yang kurang dimanfaatkan dengan maksimal. Masyarakat dalam 1 tahun terakhir ini sudah mulai membuat taman pada lahan tersebut, tapi belum diberdayakan dengan optimal. PkM di desa ini diharapakan agar masyarakat desa bisa mengaplikasikan ilmu yang diberikan oleh Tim pengabdian. Sehingga diharapkan warga masyarakat bisa memanfaatkan lahan tersebut dengan semaksimal mungkin. Metode pelaksanaan PkM yaitu pertama pengenalan apa itu air cucian beras dan manfaatnya bagi tanaman, kedua pengenalan apa itu air fermentasi cucian beras, ketiga praktek pembuatan pupuk fermentasi air cucain beras secara langsung dan keempat sesi terakhir tanya jawab dengan warga. Hasil PkM yaitu didapatkan bahwa masyarakat Desa Adiarsa memiliki antusias yang tinggi dalam mengikuti pelatihan dan ingin mengaplikasikan pada tanaman yang ada pada halaman pekarangan rumahnya, dan ingin menanam tanaman obat keluarga pada lahan kosong perumahan. PkM ini telah membantu masyarakat dalam meningkatkan ilmu pengetahuan terkait kandungan air cucian beras dan meningkatkan keterampilan dalam pembuatan air fermentasi limbah cucian beras dan meningkatkan minat masyarakat dalam mempraktekkan aplikasi air fermentasi limbah cucian beras terhadap tanaman yang ada di pekarangan rumah warga masing-masing.
Analisis ANALISIS KINERJA KARYAWAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE REGRESI LINEAR BERGANDA DI PT. EFG Fauzi Amin, Moh. Rizha; Fitriani, Risma; Momon, Ade; Nasution, Bakhtiar Alam; Martin, Riky
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v14i2.11513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen Motivasi Merja (X1), Lingkungan Kerja (X2), Pelatihan (X3), dan Kompensasi (X4) terhadap kinerja karyawan (Y), baik secara simultan maupun parsial. Fokus utama adalah untuk menganalisis seberapa signifikan pengaruh dari masing-masing variabel independent atau variabel X terhadap variabel dependen atau variable Y. Penelitian yang dilakukan pada kali ini menggunakan metode regresi linear berganda dengan pendekatan kuantitatif. Data diolah menggunakan perangkat lunak SPSS untuk menguji hipotesis melalui uji F (simultan) dan uji t (parsial). Uji F dilakukan untuk melihat pengaruh gabungan dari semua variabel independen, sedangkan uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh individual dari masing-masing Motivasi Merja (X1), Lingkungan Kerja (X2), Pelatihan (X3), dan Kompensasi (X4) terhadap kinerja karyawan (Y), Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel Motivasi Merja (X1), Lingkungan Kerja (X2), Pelatihan (X3), dan Kompensasi (X4) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) dengan angka signifikansi sebesar 4.110. Uji t mengindikasikan bahwa independen Motivasi Merja Kompensasi (X4) berpengaruh terhadap kinerja karyawan (Y), sedangkan beberapa lainnya tidak menunjukkan pengaruh yang kuat. Nilai signifikansi > 2.262 mengkonfirmasi bahwa pengaruh signifikan dan tidak signifikan terjadi secara parsial pada variabel independen yang diuji. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami pentingnya analisis simultan variabel-variabel independen dalam mengevaluasi kinerja karyawan. Hasil ini relevan bagi manajer sumber daya manusia dalam pengambilan Keputusan keputusan strategis, terutama dalam merancang kebijakan yang dapat meningkatkan kinerja karyawan pada departemen Human Resources. Secara keseluruhan, penelitian ini memperoleh bahwa variabel independen secara bersamaan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Namun, pengaruh dari masing-masing
Pengaruh Motivasi dan Kepuasan Kerja Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan CV. Sabrina Usaha Mandiri Jakarta Utara Muharram, Ari; Fitriani, Risma; Momon, Ade
JURMATIS (Jurnal Manajemen Teknologi dan Teknik Industri) Vol. 5 No. 2 (2023): August
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v5i2.4163

Abstract

The problem of motivation and satisfaction at CV Sabrina Usaha Mandiri needs to be overcome through improving employee performance with training, support and rewards. This study is to determine the model of the corrected hypothesis from that perspective. It is hoped that the results of the research can help companies improve employee performance. Quantitative-associative design to test the hypothesis of the relationship between motivation, job satisfaction, and employee performance in CV. Sabrina Independent Business. A population of 24 employees, using google form instruments and processed with IBM SPSS 23. Validation and reliability are performed by partial testing procedures and simultaneous tests to produce corrected models. This study shows the results that employee motivation has a positive and significant correlation and reliability to improve the performance of street light installation projects in the North Jakarta area. The results of partial and simultaneous tests on the corrected hypothesis model also showed that motivation and job satisfaction had an effect on improving performance on the project. Therefore, it is important for project management to pay attention to and maintain the motivation and job satisfaction of the workers in the project in order to achieve optimal results. Motivation and job satisfaction can play a role in improving the performance of street light installation projects in the North Jakarta area by paying attention to the quality of motivation and job satisfaction of the employees involved
ANALISIS PERENCANAAN SUPPLY CHAIN MANAGEMNT PADA CV. WIDYA Arya Rinanto, Muhammad Rafi; Momon S., Ade
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 6 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i6.13409

Abstract

Pada zaman sekarang ini konsumen menuntut perusahaan untuk memiliki kualitas produk, harga, ketepatan dalam pengiriman serta ketersediaan produk yang semakin tinggi. Oleh karena itu dibutuhkan organisasi yang diistilahkan sebagai manajemen logistik yang terpadu, sehingga tidak terjadi ketimpangan dalam pelaksanaanya. Supply Chain Management (SCM) memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan efektivitas serta efisiensi suatu perusahaan, serta dapat meningkatkan kepuasan konsumen. Pemecahan masalah selama kerja praktek dilakukan dengan cara observasi lapangan serta pengumpulan data melalui hasil wawancara oleh pihak terkait. Hasil yang diperoleh berupa data terkait dengan pemilihan supplier, perencanaan logistik, serta pendistribusian logistik pada CV. Widya.