Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of Social Capital to Strengthen Market Segmentation Strategy (Study on Sadariyah Cassava Crackers Business in Blitar) Fiernaningsih, Nilawati; Widayani, Anna; Himmah, Mahmudatul; Zubaidi; Akhsanu Takwim, R N; Junus, Mochammad; Ismanto
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 10 No 2 (2025): Volume 10 Nomor 2, Mei 2025
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v10i2.2182

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), especially in the snack industry sector, such as cassava crackers, play an important role in supporting the Indonesian economy through job creation and contribution to Gross Domestic Product (GDP). However, MSMEs often face challenges in maintaining and expanding their market share amid increasingly fierce competition. This study aims to analyse the role of social capital in strengthening market segmentation strategies at Sadariyah Cassava Crackers Business in Blitar Regency. The method used is descriptive qualitative, with data collection techniques through in-depth interviews, direct observation, and documentation. The informants in this study were five people, consisting of business owners, employees, regular customers, and local community leaders. The results show that social capital, which includes strong social networks, trust between businesses and consumers, and the application of local social norms such as gotong royong, contributes significantly to expanding the market and maintaining customer loyalty. The market segmentation strategy applied based on demographic, psychographic, and consumer behaviour factors proved effective in reaching various customer groups. These findings imply that the synergy between social capital and the right market segmentation strategy can improve the competitiveness of MSMEs in a competitive market and promote sustainable business growth.
Inisiasi Organisasi dan Teknologi Hammer Mill serta Pressing Otomatis untuk Pengembangan Usaha Briket Fiernaningsih, Nilawati; Herijanto, Pudji; Anggraheny Ikawanty, Beauty; Akhlis Rizza, Muhammad; Zamrudy, Windi; Akhsanu Takwim, R N
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v6i2.15549

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan pada Usaha Mikro Kecil (UMK) Bathok Koi di Kota Blitar dilatarbelakangi oleh potensi besar pemanfaatan limbah tempurung kelapa yang selama ini belum dioptimalkan secara maksimal. Tempurung kelapa yang melimpah umumnya hanya dimanfaatkan sebagai arang bakar tradisional dengan nilai ekonomi rendah, sehingga diperlukan inovasi pengolahan untuk meningkatkan nilai tambahnya. Permasalahan utama yang dihadapi mitra mencakup keterbatasan teknologi pengolahan, rendahnya pengetahuan tentang manajemen produksi, serta belum adanya struktur organisasi usaha yang sistematis dan kemitraan bahan baku yang berkelanjutan. Menjawab permasalahan tersebut, program PkM ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui koordinasi, diskusi, pelatihan, pendampingan, serta pengadaan teknologi tepat guna. Metode pelaksanaan terdiri atas beberapa tahapan, yaitu pengadaan dan instalasi mesin hammer mill, mixer, dan pressing otomatis, pelatihan teknis pengoperasian dan perawatan mesin, pembentukan struktur organisasi usaha, serta fasilitasi kemitraan bahan baku dengan pihak produsen minyak kelapa murni (VCO). Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa mitra berhasil meningkatkan kapasitas produksi briket dengan kualitas yang memenuhi standar ekspor, baik dari aspek kepadatan, homogenitas bahan, maupun kualitas nyala. Selain itu, mitra memperoleh keterampilan baru dalam manajemen produksi, pengendalian mutu, dan tata kelola organisasi usaha yang lebih terstruktur. Keberhasilan menjalin kemitraan bahan baku dengan pemasok tempurung kelapa juga menjamin kontinuitas usaha sehingga produksi dapat berjalan secara konsisten. Perubahan kondisi mitra terlihat jelas, di mana sebelumnya usaha Bathok Koi masih bersifat tradisional dengan keterbatasan teknologi dan sistem manajemen, kini telah berkembang menjadi usaha yang lebih modern, efisien, dan siap bersaing di pasar ekspor. Dengan demikian, kegiatan PkM ini tidak hanya menyelesaikan permasalahan mendasar mitra, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan dalam penguatan kapasitas produksi, manajemen usaha, serta peningkatan daya saing produk berbasis limbah tempurung kelapa.