Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Penyuluhan Menggunakan Aromaterapi untuk Kecemasan Ibu Hamil dengan Hipertensi di Wilayah Kerja puskesmas Batu 10 Tanjungpinang Wasis Pujiati; Hotmaria Julia Dolok Saribu
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 5 (2022): JAMSI - September 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.423

Abstract

Kehamilan dengan hipertensi dan disertai rasa cemas, akan berdampak pada janin yang dikandungnya. Kecemasan merupakan bentuk perubahan psikologis yang apabila berlangsung terus menerus dapat menyebabkan stress hingga depresi. Beberapa teori yang digunakan untuk mengatasi kecemasan adalah penggunaan obat-obatan, akan tetapi penggunaan obat-obatan yang secara terus menerus pada ibu hamil tentunya akan menimbulkan efek yang buruk dan berakibat pada janin yang dikandungnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan tentang penggunaan terapi nonfarmakologi yaitu aromaterapi lavender yang berfungsi untuk menurunkan kecemasan yang dialami ibu hamil dengan hipertensi selama kehamilan. Metode yang digunakan adalah memberikan penyuluhan ibu hamil dengan hipertensi yang mengalami kecemasan, responden sebanyak 10 orang. Hasil dan Kesimpulan: Didapatkan hasil bahwa dari 10 responden dengan hipertensi kehamilan pengetahuan mereka meningkat setelah diberikan penjelasan tentang aromaterapi sebagai terapi non farmakologi untuk menurunkan kecemasan, disamping mengikuti instruksi pengobatan untuk menurunkan hipertensi yang dialami.
Aromaterapi Lavender terhadap Kecemasan Ibu Hamil dengan Hipertensi Wasis Pujiati; Hotmaria Julia Dolok Saribu
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i9.6814

Abstract

ABSTRACT Hypertension in pregnant women has an impact on incomplete fetal growth, premature birth, low birth weight, and even maternal and infant mortality. Pregnant women with hypertension who have anxiety will have an impact on the fetus they contain. Anxiety is a form of psychological change which, if it persists, can cause stress to depression. To find out whether lavender aromatherapy can reduce anxiety in pregnant women with hypertension. This study used a true experimental design, randomized pretest posttest design, with one treatment group. Anxiety pregnant women with hypertension are given lavender aromatherapy which aims to reduce anxiety until labor begins. The research sample amounted to 30 respondents and the sample was taken by quota sampling. The data collection tool is an anxiety questionnaire from the HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). With the Wilcoxon test, a p value of 0.000 was obtained, which means that there is an effect of lavender aromatherapy in reducing anxiety for pregnant women with hypertension, this is because aromatherapy is able to relax the brain. For this reason, it is recommended that pregnant women with hypertension use lavender aromatherapy to help reduce the anxiety they experience. Keywords: Lavender, Anxiety, Pregnancy Hypertension  ABSTRAK Hipertensi pada ibu hamil berdampak terhadap pertumbuhan janin yang tidak sempurna, prematur, lahir dengan berat rendah, bahkan kematian ibu dan bayi. Ibu hamil dengan hipertensi yang memiliki rasa cemas, akan berdampak pada janin yang dikandungnya. Kecemasan adalah salah satu bentuk perubahan psikologis yang apabila berlangsung terus menerus dapat menyebabkan stress hingga depresi. Diketahuinya apakah aromaterapi lavender mampu menurunkan kecemasan pada ibu hamil dengan hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain true experimental, rancangan randomized pretest posttest design, dengan satu kelompok perlakuan.  Kecemasan  ibu hamil dengan hipertensi di berikan aromaterapi lavender yang bertujuan untuk mengurangi kecemasan sampai persalinan dimulai. Sampel penelitian berjumlah  30 responden  dan sampel diambil secara kuota sampling. Alat pengumpul data  adalah kuesioner  kecemasan dari HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Dengan uji Wilcoxon di dapatkan hasil p value sebesar 0,000 artinya ada pengaruh aromaterapi lavender dalam menurunkan kecemasan ibu hamil dengan hipertensi, hal ini dikarenakan aromaterapi  mampu merileksasikan otak. Untuk itu  disarankan ibu hamil dengan hipertensi menggunakan aromaterapi lavender untuk membantu menurunkan kecemasan yang dialaminya. Kata Kunci: Lavender, Kecemasan, Hipertensi Kehamilan. 
Hubungan Antara Peran Orang Tua dengan Kemandirian Anak Retardasi Mental Usia 7-12 Tahun Meily Nirnasari; Riza Wardini; Wasis Pujiati
Jurnal Keperawatan Vol 2 No 2 (2012): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu hambatan perkembangan seorang anak adalah tunagrahita atau yang sering dikenal dengan istilah retardasi mental atau cacat mental. Di provinsi KEPRI masalah kecacatan mental menduduki urutan pertama di kota Tanjungpinang dengan persentase sebesar 7,55 % . Data persemester di SDLB (Sekolah Dasar Luar Biasa) Negeri Kota Tanjungpinang menyatakan bahwa setiap tahunnya jumlah anak retardasi mental selalu mengalami peningkatan. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak retardasi mental usia 7-12 tahun yang berjumlah 56 orang di SDLB Negeri Kota Tanjungpinang. Sampel yang diambil total sampling. Analisis data menggunakan uji statistik chi square (χ²). Berdasarkan hasil analisis hubungan antara peran orang tua dengan kemandirian anak retardasi mental usia 7-12 tahun di SDLB Negeri kota Tanjungpinang Tahun 2012 diperoleh nilai P 0,022 karena P lebih besar dari 0,05, maka Ho ditolak, sehingga menunjukkan adanya hubungan antara peran orang tua dengan kemandirian anak retardasi mental usia 7-12 tahun di SDLB Negeri Kota Tanjungpinang Tahun 2012.Diharapkan para guru agar dapat mengajarkan hal-hal yang dapat meningkatkan kemandirian anak retardasi mental terutama dalam hal kecerdasan emosi, dan penyesuaian diri anak retardasi mental selama berada di sekolah, dan bagi kedua orang tuanya sebagai pendorong dalam kehidupannya kelak.
Spiritual Caring dengan Zikir dan Do’a Berbasis Aplikasi Android dalam Mengatasi Kecemasan pada Ibu Primigravida Pre Operasi Seksio Sesaria Nur Meity Sulistia Ayu; Wasis Pujiati
Jurnal Keperawatan Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu gangguan kejiwaan yang paling umum terjadi pada saat kehamilan. Kecemasan apabila tidak diatasi akan menimbulkan masalah umumnya menyebabkan peningkatan denyut jantung dan peningkatan tekanan darah dan mengganggu proses berjalannya operasi berlangsung, atau dapat pula terjadi pembatalan operasi. Salah satu relaksasi yang efektif untuk menurunkan kecemasan adalah dengan cara memberikan dukungan spiritual (membacakan doa atau dzikir sesuai agama dan keyakinannya). Metode Penelitian dengan rancangan pre test and post test tanpa kontrol. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu Primigravida yang akan dilakukan tindakan seksio sesarea di RSUD Kota Tanjungpinang sebanyak 53 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikasi antara terapi dizikir dengan doa terhadap tingkat kecemasan pada pasien yang akan di lakukan operasi seksio sesarea dengan nilai p = 0,003. Hal ini berarti H0 gagal ditolak, yang artinya bahwa terapi dizikir dan doa dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi seksio sesarea.
Perbandingan Efektifitas Tepid Sponge dan Plester Kompres untuk Menurunkan Suhu Tubuh Anak Usia Toddler dengan Demam Wasis Pujiati; Ikha Rahardiantini
Jurnal Keperawatan Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompres adalah salah satu metode fisik untuk menurunkan suhu tubuh dan merupakan penatalaksanaan non farmakologis bila anak mengalami demam. Salah satu metode kompres yang sering digunakan adalah pemberian tepid sponge . tepid sponge memiliki efek vasodilatasi pembuluh darah sehingga terjadi peningkatan aliran darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan efektifiras tepid sponge dan plester kompres dalam menurunkan suhu tubuh anak usia toddler yang mengalami demam di Ruang Subi Kecil Rumkital Dr. Midiyato. S Tanjungpinang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan pretest and posttest nonequivalentcontrol group. Banyaknya sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 30 responden, 15 responden adalah kelompok eksperimen dengan perlakuan tepid sponge dan 15 responden adalah kelompok kontrol dengan menggunakan teknik aksidental sampling pada bulan februari 19 - 19 maret. Instrumen yang digunakan adalah thermometer digital dan lembar observasi. Uji hipotesis yang digunakan adalah mann whitney test. Ada penurunan suhu tubuh pada perlakuan tepid sponge dan kompres plester dalam menurunkan suhu tubuh pada anak yang mengalami demam dengan p-value 0,004 (< 0,05) nilai selisih penurunan suhu adalah 0,2 0C. B
Pengaruh Aromaterapi Kenanga Terhadap Nyeri Pasien Seksio Sesarea Wasis Pujiati; Hotmaria Julia
Jurnal Keperawatan Vol 6 No 1 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seksio sesarea adalah suatu proses kelahiran buatan dengan melakukan sayatan atau pembedahan pada dinding abdomen dan uterus untuk mengeluarkan bayi yang tidak memungkinkan dilahirkan secara normal. Tindakan pembedahan ini akan mengakibatkan dampak berupa nyeri akibat adanya luka sayatan. Nyeri yang digambarkan sebagai pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan ini akan mengakibatkan seseorang cenderung malas untuk beraktifitas dan bergerak sehingga akan memungkinkan terjadinya deep vein thrombosis. Penanganan nyeri dapat dilakukan seccara farmakiologi dan non farmakologi. Aromaterapi merupakan salah satu terapi non farmakologi yang saat ini sedang berkembang dalam dunia keperawatan. Selain memiliki manfaat yang banyak, cara pengaplikasian yang mudah, bisa digunakan saat berpuasa aromaterapi ini tidak memiliki efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi kenanga terhadap nyeri pasien seksio sesarea di irna Cempaka RSUD Kota Tanjungpinang tahun 2016. Penelitian ini menggunakan jenis rancangan pre test and post test without control. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 24 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dan alat pengumpulan data yang digunakan berupa lembar observasi. Data analisis dengan menggunakan uji Wilcoxon dengan derajat kemaknaan α = 0,05. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan ρvalue = 0,000 (ρvalue< α = 0,05) hasilnya adalah H0 ditolak.
Minyak Esensial Lavender dibandingkan Esensial Mawar Terhadap Intensitas Nyeri Menstruasi pada Remaja Wasis Pujiati; Lili Sartika
Jurnal Keperawatan Vol 6 No 2 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri menstruasi merupakan kata lain dari nyeri berat selama periode menstruasi. Kondisi ini terjadi sebelum atau selama periode menstruasi. Beberapa penanganan untuk nyeri adalah dengan penggunaan terapi farmakologi maupun nonfarmakologi. Non farmakologi dengan penggunaan aromaterapi. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender maupun mawar dalam penurunan intensitas nyeri. Metode desain true eksperimental dengan rancangan randomizedpretest posttest design. Kesimpulan setelah diberikan aromaterapi lavender maupun mawar terjadi penurunan intensitas nyeri. Dengan Analisa uji Mann-Whitney diperolehp valuesebesar 0,114(p>0,005) dimana Ho diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan pemberian aromaterapi lavender dengan mawar dalam penurunan nyeri menstruasi.Hal ini menunjukkan bahwa lavender dengan mawar memiliki efek yang sama dalam penurunan intensitas nyeri menstruasi.
Pengaruh Pijat Oksitosin dan Perawatan Payudara Terhadap Pengeluaran ASI pada Primigravida Trimester III Hotmaria Julia Dolok Saribu; Wasis Pujiati
Jurnal Keperawatan Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa nifas ibu terjadi pengeluaran ASI merupakan suatu proses perlepasan hormon oksitosin untuk mengalirkan air susu yang sudah diproduksi melalui saluran dalam payudara. Perawatan payudara merupakan salah satu bagian penting yang harus diperhatikan sebagai persiapan untuk menyusui nantinya, hal ini dikarenakan payudara merupakan organ esensial penghasil ASI pada bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifitasan Pijat Oksitosin dan Perawatan Payudara terhadap kelancaran pengeluaran ASI pada ibu nifas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pra-eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest yaitu rancangan tanpa kelompok pembanding (kontrol) tetapi sudah dilakukan observasi pertama (Pretest) yang memungkinkan menguji perubahan–perubahan yang terjadi setelah adanya eksperimen. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh ibu nifas di RB Kasih Murni berjumlah 36 orang. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel secara Non Random dengan cara Consecutive Sampling. Pengumpulan data yang digunakan berupa self report, lembar observasi, gelas ukur, dan SOP. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil uji Wilcoxon pada perawatan payudara menunjukkan bahwa P value<α (0,001 < 0,05), sedangkan pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI pada ibu nifas dmemiliki nilai p value 0,000. Dapat dilihat Perbedaan Analisa Nilai Pre Test dan Post Test maka Pijat Oksitosin lebih efektif terhadap kelancaran pengeluaran ASI. Dan diharapkan terapi komplementer ini dikembangkan menjadi suatu trend kesehatan.
Hubungan Peran Orang Tua dalam Penanganan Awal Diare di Rumah dengan Derajat Dehidrasi pada Balita Usia 0-5 Tahun di Ruang Anak RSUD Engku Haji Daud Tanjung Uban Lin Yustari; Wasis Pujiati; Komala Sari
Jurnal Keperawatan Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan keadaan buang air besar lebih dari 4 (empat) kali pada balita dan lebih dari 3 (tiga) kali pada anak dan dewasa, konsistensi feses encer, dapat berwarna hijau atau dapat pula bercampur lendir dan darah atau lendir saja. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan peran orang tua dalam penanganan awal diare di rumah dengan derajat dehidrasi pada balita usia 0-5 tahun di Ruang Anak RSUD Engku Haji Daud Tanjung Uban. Metode penelitian menggunakan analisis korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 20 balita, dalam penelitian ini menggunakan metode non probability sampling dengan teknik pemilihan sampel Purposive Sampling dengan 20 sampel. Hasil penelitian ini didapat menggunakan analisis uji Spearman Rho dengan p = 0,013. Hal ini menunjukkan bahwa p < α = 0,05 (0,013 < 0,05) yang berarti ada hubungan peran orang tua dalam penanganan awal diare di rumah dengan derajat dehidrasi pada balita usia 0-5 tahun di Ruang Anak RSUD Engku Haji Daud Tanjung Uban.
Penyuluhan Aromaterapi Lemon untuk Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Bugis Tanjungpinang Wasis Pujiati; Zakiah Rahman; Hitmaria Julia DS; Tri Arianingsih; Syamilatul Khariroh; Meily Nirnasari; Umu Fadhilah; Komalasari Komalasari; Liza Wati; Ernawati Ernawati; Yeti Trisnawati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.967

Abstract

Kecemasan menjelang persalinan sering terjadi pada ibu yang akan melahirkan, kecemasan yang dirasakan apabila tidak ditangani akan menyebabkan terjadinya kontraksi rahim sehingga melahirkan bayi premature, keguguran dan depresi. Untuk itu diperlukan metode nonfarmakologi salah satunya penggunaan aromaterapi lemon, aromaterapi ini berfungsi sebagai anti stres, lemon mampu menenangkan, sehingga dapat membantu menghilangkan kelelahan mental, pusing, gelisah, gugup, dan ketegangan saraf. Aromaterapi lemon memiliki kemampuan untuk menyegarkan pikiran, dengan menciptakan pikiran positif dan menghapus emosi negatif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah berupa penyuluhan kepada ibu hamil dengan kecemasan menjelang persalinan, responden sebanyak 23 ibu hamil di 2 wilayah Kelurahan Penyengat dan Kampung Bugis. Pengetahuan ibu hamil meningkat pada kategori berpengetahuan tinggi terlihat pada nilai post test sebesar 82,6%.