Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Manajemen Konflik dalam Meningkatkan Kinerja Guru di UPT SMA Negeri 1 Wajo Sumarni, Sumarni; Abdullah, Erviana; Sartina, Sartina; Junisnaini, Junisnaini; Dewi, Nurshafika; Suriyadi, Rivana; Agustiawan, Hendra; Saman, Andi Adehan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8560

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui manajemen konflik dalam meningkatkan kinerja guru di UPT SMA Negeri 1 Wajo. Dalam penelitian ini menggunakan studi literatur yaitu menelusuri sumber-sumber tulisan yang pernah dibuat sebelumnya. Hasil studi literatur yang diperolah yaitu manajemen konflik memberikan dampak positif dalam meningkatkan kinerja guru yang meliputi dalam meningkatkan kinerja guru yaitu terciptanya motivasi kerja guru, meningkatkan kedisplinan guru, serta menimbulkan kemampuan instropeksi diri. Hal ini berimplikasi bahwa dengan makin baiknya manajemen konflik maka kinerja guru semakin tinggi begitupun sebaliknya makin buruk manajemen konflik maka kinerja guru cenderung akan menurun.
Pengaruh Kinerja Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa di UPT SMA Negeri 9 Sidrap Herlina, Besse; Sumarni, Sumarni; Rustan, Jukarnang; Edi, Baso Bambang Juni; Mirawati, Mirawati; Dewi, Nurshafika; Agustiawan, Hendra; Mu’min, Aminul; Wardani, Jusma Ayu; Sanusi, Hardiati; Nurnajmi, Andi
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 2 No 5 (2023): Anthor 2023
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v1i5.207

Abstract

Kinerja dapat diartikan sebagai kemampuan seorang pegawai untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik, yang dapat diukur melalui sejumlah faktor seperti kualitas dan kuantitas hasil kerja. Dorongan atau semangat belajar siswa merupakan faktor penting yang mempengaruhi kualitas prestasi belajar siswa. Semangat belajar siswa muncul dari dalam diri siswa dan mendorong siswa untuk terus meningkatkan rasa ingin tahu dan fokus pada pencapaian prestasi. Proses belajar mengajar yang berkualitas juga mempengaruhi peningkatan prestasi belajar siswa di kelas. Untuk memastikan proses pembelajaran di kelas berjalan lancar, penting bagi guru untuk memiliki kompetensi dan kinerja yang tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan teknik pengumpulan data melalui dua cara yaitu kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis persentase, analisis regresi linear sederhana dan uji koefisien regresi sederhana. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa kinerja guru di UPT SMA Negeri 9 Sidrap mendapatkan penilaian yang sangat baik, dengan persentase sebesar 88,1 %. Selain itu, motivasi belajar siswa diUPT SMA Negeri 9 Sidrap juga berada dalam kategori sangat baik, dengan persentase sebesar 88,7%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi Kinerja Guru di UPT SMA Negeri 9 Sidrap, maka Motivasi Belajar Siswa juga akan meningkat. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kinerja guru memiliki pengaruh sebesar 86 %. terhadap motivasi belajar siswa, sementara sisanya sebesar 14% dipengaruhi oleh faktor lain yangtidak diteliti dalam penelitian ini.
Pengaruh Kinerja Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa di UPT SMA Negeri 9 Sidrap Herlina, Besse; Sumarni, Sumarni; Rustan, Jukarnang; Edi, Baso Bambang Juni; Mirawati, Mirawati; Dewi, Nurshafika; Agustiawan, Hendra; Mu’min, Aminul; Wardani, Jusma Ayu; Sanusi, Hardiati; Nurnajmi, Andi
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 2 No 5 (2023): Anthor 2023
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v1i5.207

Abstract

Kinerja dapat diartikan sebagai kemampuan seorang pegawai untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik, yang dapat diukur melalui sejumlah faktor seperti kualitas dan kuantitas hasil kerja. Dorongan atau semangat belajar siswa merupakan faktor penting yang mempengaruhi kualitas prestasi belajar siswa. Semangat belajar siswa muncul dari dalam diri siswa dan mendorong siswa untuk terus meningkatkan rasa ingin tahu dan fokus pada pencapaian prestasi. Proses belajar mengajar yang berkualitas juga mempengaruhi peningkatan prestasi belajar siswa di kelas. Untuk memastikan proses pembelajaran di kelas berjalan lancar, penting bagi guru untuk memiliki kompetensi dan kinerja yang tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan teknik pengumpulan data melalui dua cara yaitu kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis persentase, analisis regresi linear sederhana dan uji koefisien regresi sederhana. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa kinerja guru di UPT SMA Negeri 9 Sidrap mendapatkan penilaian yang sangat baik, dengan persentase sebesar 88,1 %. Selain itu, motivasi belajar siswa diUPT SMA Negeri 9 Sidrap juga berada dalam kategori sangat baik, dengan persentase sebesar 88,7%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi Kinerja Guru di UPT SMA Negeri 9 Sidrap, maka Motivasi Belajar Siswa juga akan meningkat. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kinerja guru memiliki pengaruh sebesar 86 %. terhadap motivasi belajar siswa, sementara sisanya sebesar 14% dipengaruhi oleh faktor lain yangtidak diteliti dalam penelitian ini.
Evaluasi penerapan Standard Operating Procedure (SOP) tank cleaning terhadap efisiensi persiapan muat pada Kapal Tanker MT Nova Naomi Agustiawan, Hendra; Anggraeni, Elva Febriana; Malik, Djamaludin
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i2.140

Abstract

Pembersihan tangki (tank cleaning) merupakan tahapan krusial dalam persiapan muatan pada kapal tanker karena berpengaruh langsung terhadap kualitas muatan, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Standard Operating Procedure (SOP) tank cleaning serta mengidentifikasi kendala yang mempengaruhi efisiensi persiapan muat di kapal tanker MT Nova Naomi. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi selama pelaksanaan praktik kerja laut (PRALA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SOP tank cleaning di MT Nova Naomi belum sepenuhnya sesuai dengan standar internasional, khususnya terkait aspek keselamatan kerja dan kesiapan peralatan. Keterbatasan fasilitas pendukung, rendahnya pemahaman awak kapal terhadap SOP, serta pengabaian penggunaan alat pelindung diri menyebabkan proses pembersihan tangki menjadi tidak optimal dan berdampak pada keterlambatan transisi muatan dari Crude Palm Oil (CPO) ke Olein. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan awak kapal, penyediaan peralatan yang memadai, serta pengawasan yang lebih ketat guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan keselamatan dalam pelaksanaan tank cleaning. Tank cleaning is a critical stage in cargo preparation on tanker vessels, as it directly affects cargo quality, occupational safety, and operational timeliness. This study aims to evaluate the implementation of the Standard Operating Procedure (SOP) for tank cleaning and to identify factors affecting the efficiency of loading preparation on the tanker MT Nova Naomi. A descriptive qualitative approach was employed in this research. Data were collected through direct observation, interviews, questionnaires, and documentation during the researcher’s sea practice (PRALA). The findings indicate that the implementation of the tank cleaning SOP on MT Nova Naomi has not fully complied with international standards, particularly regarding safety practices and equipment readiness. Limited supporting facilities, insufficient crew understanding of SOPs, and inadequate use of personal protective equipment resulted in suboptimal tank cleaning performance and delays in cargo transition from Crude Palm Oil (CPO) to Olein. This study recommends enhancing crew training, providing adequate cleaning equipment, and strengthening supervision to improve the effectiveness, efficiency, and safety of tank cleaning operations.