Lutfiana Nur Azizah
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN PENDAMPING PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM KEGIATAN PERTEMUAN PENINGKATAN KEMAMPUAN KELUARGA PENERIMA MANFAAT DI KELURAHAN WANCI KABUPATEN WAKATOBI Wa Ode Siti Anitalia; Bakri Yusuf; Lutfiana Nur Azizah
Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): EDISI JUNI
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/welvaart.v5i1.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pendamping Program Keluarga Harapan dalam Kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga Penerima Manfaat Di Kelurahan Wanci Kabupaten Wakatobi dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga Program Keluarga Harapan Di Kelurahan Wanci Kabupaten Wakatobi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, teknik yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan informan sebanyak 6 orang sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1.) Dalam peran pendamping Program Keluarga Harapan Dalam Kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga memiliki 4 peran yaitu Peran sebagai fasilitator, edukatif, motivator, dan mediator. 2.) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga Program Keluarga Harapan (PKH) terbagi menjadi dua yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat
DAMPAK PENGGUNAAN SMARTPHONE PADA KONDISI PSIKOSOSIAL ANAK (Studi Di SD Nebegeri Limbo Kecamatan Taliabu Barat) Nurul Cahyani; Tanzil; Lutfiana Nur Azizah
Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/welvaart.v5i2.21

Abstract

Memberikan smartphone kepada anak adalah salah satu faktor eksternal yang dapat berdampak positif atau negatif terhadap perkembangan psikososial anak. penggunaan smartphone secara terus menerus akan berdampak bagi pola perilaku anak dalam kesehariannya, anak-anak akan cenderung terus menerus menggunakan smartphone akan sangat tergantung dan menjadi kegiatan yang harus dan rutin di lakukan oleh anak dalam aktifitas sehari-hari,  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak negatif pengunaan smartphone pada kondisi psikososial anak di SD Negeri Limbo, serta Upaya mengatasi dampak negatif penggunaan smartphone pada kondisi psikososial anak. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Infoman dalam penelitian ini adalah siswa dan orang tua serta guru di SD Negeri Limbo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan smartphone berdampak pada kondisi psikososial anak meliputi, gangguan mental, ketergantungan atau kecanduan, dan gangguan konsentrasi belajar. Adapun upaya dalam mengatasi dampak negatif smartphone pada kondisi psiksosoial anak adalah membatasi waktu pengguaan smartphone, mengajak anak bersosialisasi dengan teman, mendorong anak aktif di berbagai kegiatan, memberikan permainan alternatif, meluangkan waktu  bersama, serta menjadi modeling atau panutan.
BANTUAN SOSIAL PEMERINTAH DESA TERHADAP PEREMPUAN PENGRAJIN TENUN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA Wa Ode Husma; Darmin Tuwu; Lutfiana Nur Azizah
Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/welvaart.v5i2.31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk bantuan sosial pemerintah desa yang di berikan terhadap pengrajin tenun dan untuk mengetahui faktor pendukung maupun penghambat bantuan sosial yang diberikan terhadap perempuan pengrajin tenun. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling sehingga yang menjadi informan adalah Kepala Desa, Sekertaris Desa dan Perempuan pengrajin tenun. Sumber data yang digunakan pada penelitian yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Terknik analisis data menggunakan, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) bentuk bantuan sosial pemerintah desa terhadap perempuan pengrajin tenun berupa bantuan pelatihan, bantuan bahan baku dan bantuan fasilitas. 2) faktor pendukung dan penghambat bantuan sosial pemerintah desa terhadap perempuan pengrajin tenun, faktor pendukunya yaitu komitmen pemerintah, pemberian fasilitas dan adnya keinginan dari penenun untuk berkembang sedangkan yang menjadi faktor penghambat yaitu keterbatasan modal, bahan baku, keterbatasan SDM
PEMBERDAYAAN PETANI TANPA LAHAN DALAM EKONOMI PEDESAAN: STRATEGI ADAPTIF TERHADAP KRISIS AGRARIA DAN KETIMPANGAN AKSES TANAH Syaifudin Suhri Kasim; Aryuni Salpiana Jabar; Megawati A. Tawulo; Bakri Yusuf; Lutfiana Nur Azizah; Nada Kusuma
Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/welvaart.v6i2.120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pemberdayaan petani tanpa lahan dalam konteks ekonomi pedesaan yang diwarnai oleh krisis agraria dan ketimpangan akses terhadap sumber daya tanah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini menggali strategi adaptif yang dikembangkan petani tanpa lahan untuk mempertahankan dan meningkatkan kesejahteraan mereka di tengah keterbatasan aset produksi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen kebijakan agraria, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan petani tanpa lahan tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga mencerminkan transformasi sosial menuju tata kelola sumber daya yang inklusif dan berkeadilan. Petani tanpa lahan membangun jaringan solidaritas ekonomi, mengembangkan usaha mikro berbasis komunitas, serta memperkuat peran perempuan dalam kegiatan produktif. Selain itu, kelembagaan lokal seperti koperasi desa dan kelompok tani berperan penting dalam memperluas akses terhadap modal, teknologi, dan pasar. Penelitian ini menegaskan bahwa pemberdayaan petani tanpa lahan merupakan bentuk resistensi struktural terhadap ketimpangan agraria dan menjadi fondasi bagi pembangunan pedesaan yang berdaya, mandiri, dan berkelanjutan. Reformasi kebijakan agraria yang partisipatif dan berkeadilan menjadi prasyarat utama bagi transformasi ekonomi pedesaan yang sejati.