Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Logistica

USULAN PENERAPAN GREEN PRODUCTIVITY PADA PROSES PRODUKSI TAHU (STUDI KASUS : UD TAHU PAK MAT RODLI) Fitri, Lailatul; Syakhroni, Akhmad; Bernadhi, Brav Deva
JURNAL LOGISTICA Vol. 3 No. 1 (2024): VOL.3.NO.1. DESEMBER 2024
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v3i1.373

Abstract

UD Tahu Pak Mat Rodli merupakan slah satu UD yang bergerak pada industri olahan makanan. Banyaknya air yang digunakan pada proses produksi memicu timbulnya limbah cair, dimana limbah ini apabila tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan pencemaran lingkungan seperti munculnya bau tidak sedap. Dengan menggunakan metode green productivity dapat mengatasi masalah yang timbul akibat pencemaran lingkungan. Diketahui produktivitas total dari bulan Januari-Desember 2023 nilainya >1 dengan jumlah produktivitas total 16,37 dengan rata-rata 1,37 yang berarti efisiensi produksi perusahaan melebihi standar yang ditetapkan. Dari hasil uji lab limbah cair tahu terdapat 4 parameter yang diujikan yaitu TSS, pH, BOD dan COD. Pada perhitungan indeks EPI diketahui nilai akhir 9,4 yang termasuk dalam kategori kurang baik. Dari penyusunan alternatif dapat diberikan usulan dengan menerapkan IPAL yaitu pompa NANO Smart Filter Advacnce Model NSF 4500. Kata kunci: Environmental Performance Indikator (EPI); Green Productivity; 5W+1H
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PRODUK TAS ANYAM MENGGUNAKAN METODE PLAN, DO, CHECK, ACTION (PDCA) DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA), DAN 5W+ 1H (Studi Kasus: CV. SYAM’S INDONESIAN HANDICRAFT) Awalia, Risma Maulidina; Syakhroni, Akhmad; Sukendar, Irwan
JURNAL LOGISTICA Vol. 3 No. 1 (2024): VOL.3.NO.1. DESEMBER 2024
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v3i1.435

Abstract

CV. Syam’s Indonesian Handicraft merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang Fashion dengan memanfaatkan hasil olahan limbah plastik dengan hasil produk yakni Tas Anyam. Namun, terdapat kendala yang dihadapi perusahaan yakni mengenai kualitas, dimana terdapat produk yang tidak sesuai atau mengalami kecacatan sehingga perlu dilakukan kegiatan pengendalian kualitas untuk dapat menjamin mutu yang ada serta menjaga kepercayaan dari konsumen dengan memberikan pelayanan yang terbaik. Melakukan pengolahan data dengan menggunakan metode Plan, Do, Check, Action (PDCA) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Dengan menggunakan metode PDCA dapat mengidentifikasi jenis serta faktor penyebab terjadinya kecacatan pada produk Tas Anyam yang dilakukan pada tahap Plan, yang selanjutnya pada tahap Do adalah melakukan pencarian usulan perbaikan, dan metode FMEA yang ada pada tahap Check dilakukan untuk menentukan perhitungan prioritas untuk dilakukannya perbaikan, sehingga ditahap terakhir adalah Action dengan melakukan standarisasi. Dan dilihat dari hasil perhitungan RPN pada tahap Check mendapatkan nilai tertinggi adalah 224 pada jenis kecacatan aksessories, untuk itu diberikan usulan perbaikan dengan memberikan sosialisasi kepada pengrajin dalam melakukan pengelolaan waktu istirahat dan bekerja yang efektif dengan harapan produk yang dihasilkan dengan kualitas baik dan mampu meminimalisir kecacatan, serta memberikan penjadwalan waktu istirahat.
EVALUASI KINERJA CNC TURNING MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DAN SIX BIG LOSESS PADA BENGKEL XYZ Pratama, Ryo Dharma Aji; Syakhroni, Akhmad
JURNAL LOGISTICA Vol. 3 No. 2 (2025): VOL.3.NO.2. JUNI 2025
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v3i2.592

Abstract

Penggunaan dan pemanfaatan mesin CNC turning di Bengkel XYZ belum optimal. Selama proses produksi, sering terjadi lost time, yang mengakibatkan produksi tidak berjalan denganlancar. Hal ini menyebabkan kerugian bagi UMKM karena hasil produksi yang diperoleh berada di bawah target yang telah ditetapkan. Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Lossesdapat digunakan untuk mengevaluasi tingkatproduktivitas mesin serta mengidentifikasi losessyang paling berpengaruh terhadap rendahnya nilaiOEE. Selanjutnya, analisis lebih mendalamdilakukan dengan menggunakan diagram fishboneuntuk mengidentifikasi faktor penyebab kerugianyang paling dominan, diikuti dengan usulanperbaikan menggunakan metode 5W+1H untukmengurangi losess yang ada. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa nilai OEE masih di bawah85%, yaitu sebesar 75%. Dari nilai ini, perhitungansix big losses menunjukkan bahwa losess terbesarberasal dari equipment failure loss dengan nilai10,51%. Setelah analisis menggunakan diagram fishbone, faktor penyebab losess dapat diidentifikasi, antara lain dari Mesin, Lingkungan, Manusia, dan Metode. Usulan untuk mengurangi lost time meliputimenjaga kebersihan dan perawatan alat yang digunakan pada mesin, memberikan pelatihan dan mendisiplinkan operator, serta melakukanpenjadwalan rutin untuk perawatan alat, dan lain-lain.