Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

THE RELATIONSHIP OF BODY MASS INDEX (BMI) AND INCREASING BLOOD GLUCOSE LEVELS DURING STUDENTS IN THE FACULTY OF MEDICAL EDUCATION PROGRAM, ABULYATAMA UNIVERSITY Sulviani Fitri; Farid Bastian; Elmiyati
MEDALION JOURNAL: Medical Research, Nursing, Health and Midwife Participation Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : PT. Radja Intercontinental Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59733/medalion.v5i3.126

Abstract

Body weight is one of the parameters that provides an idea of ​​body mass. Normal or ideal body weight is if height and weight are balanced. The normal weight limit for adults is determined based on the body mass index (BMI) value. According to WHO 2024, there are around 2 billion adults who are overweight and 650 million people who are obese, with an estimated increase to 2.7 billion in 2025. Diabetes mellitus is a metabolic disorder characterized by high levels of glucose in the blood caused by a insulin production, insulin resistance, and suboptimal insulin action. Indonesia is the 7th highest with the number of diabetes sufferers reaching 10 million people and is predicted to increase to 16.2 million people in 2040. This research aims to prevent diabetes mellitus which is influenced by obesity in students of the Medical Education Study Program, Faculty of Medicine, Abulyatama University, by focuses on temporary increases in blood glucose levels and the risk of metabolic disease due to abnormal blood glucose control and BMI. This research is an analytical observational study with a cross sectional approach, where researchers collected primary data obtained from the results of examinations of body mass index (BMI) and blood glucose levels at Abulyatama University, Faculty of Medicine, Medical Education Study Program, class of 2020, class of 2021, class of 2022, and class of 2023. The results of this study show a significant relationship between BMI and an increase in blood glucose levels at any time (p-value = 0.000). As many as 52% of students had blood glucose levels <140 mg/dL, 37.3% had blood glucose levels of 140-199 mg/dL, and 10.7% >200 mg/dL. Based on BMI, 38.7% of students are normal, 25.3% are obese 1, 14.7% are obese 2, 13.3% are overweight, and 8% are underweight.
Hubungan Status Gizi Dengan Prestasi Belajar Pada Anak SDN Lamreung Atika, Ratih Ayu; Safirza, Satria; Elmiyati; Nora, Syarifah; Riezky, Ade Kiki
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.581

Abstract

Status gizi merupakan hal yang penting untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak terutama dalam belajar, anak akan lebih mudah untuk memusatkan fikiran dan mempermudah anak untuk menyerap materi belajar. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan status gizi dengan prestasi belajar anak SDN Lamreung. Metode penelitian ini dengan metode chi square melibatkan 119 anak kelas 5 dan 6 SDN Lamreng. Hasil penelitian; mayoritas anak bertatus gizi baik sebanyak 58 anak (48,74%), mayoritas anak berprestasi baik sebanyak 74 anak (62,18%), dengan p value 0,331. Kesimpulan, tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan prestasi anak pada SDN Lamreung. Saran; status gizi bukan faktor penentu prestasi anak, namun orang tua juga harus memperhatikan adanya faktor lain seperti lingkungan, ekonomi, metode belajar dan lain-lain.
Peningkatan Kesadaran Pencegahan dan Pengobatan Tuberkulosis Paru Melalui Edukasi Kesehatan Bastian, Farid; Atika, Ratih Ayu; Nora, Syarifah; Lidiawati, Meri; Fadhil, Iziddin; Safirza, Satria; Elmiyati; Ade Kiki Riezky
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 3 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i3.582

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi yang ditularkan melalui udara dan disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini masih menjadi persoalan kesehatan yang signifikan di Indonesia. Data dari WHO tahun 2023 menunjukkan bahwa Indonesia berada pada posisi ketiga dalam jumlah kasus TB terbanyak di dunia. Penyakit TB paru merupakan penyakit yang dapat dengan mudah menular melalui droplet yang dilepaskan saat penderita batuk atau bersin. Pemahaman masyarakat mengenai tanda-tanda klinis, mekanisme penularan, dan pentingnya kepatuhan terhadap pengobatan masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai TB paru. Edukasi dilakukan secara langsung melalui penyuluhan kepada pasien dan pengunjung di ruang tunggu poli rawat jalan, dengan pendekatan visual dan partisipatif. Hasil dari kegiatan ini mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami secara utuh tentang TB paru dan masih adanya stigma negatif terhadap penderita, yang menjadi hambatan dalam penanganan penyakit. Melalui sosialisasi ini, masyarakat didorong untuk menerapkan gaya hidup sehat, mengenali gejala lebih awal, dan memberikan dukungan kepada penderita TB agar dapat menyelesaikan pengobatan secara konsisten dengan mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Tingkat keberhasilan terapi sangat ditentukan oleh tingkat kepatuhan pasien, yang dapat ditingkatkan melalui pendekatan kolaboratif dan dukungan dari lingkungan sosial. Kegiatan ini menekankan pentingnya peran aktif tenaga kesehatan dan edukasi yang berkelanjutan dalam menurunkan angka kejadian dan penularan TB paru di masyarakat.
Hidup Sehat dan Bugar Pada Usia Lansia di Panti Sosial Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang, Banda Aceh Safirza, Satria; Elmiyati; Ratih Ayu Atika; Syarifah Nora Andriaty; Farid Bastian; Ade Kiki Riezky; Meri Lidyawati; Iziddin Fadhil
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/nx7p2398

Abstract

The elderly are a population group that is vulnerable to various degenerative diseases due to the aging process. The importance of elderly knowledge about healthy and fit lifestyles will affect the health and quality of life of the elderly. Education about healthy lifestyles has a crucial role in helping the elderly understand and implement healthy lifestyle behaviors. Through a good educational approach, it will help the elderly understand how to behave in a healthy and fit lifestyle in old age. The importance of knowledge such as a balanced nutritious diet, stress management, elderly exercise and routine health checks can improve the morbidity and mortality rates of the elderly living in sosial  institutions. In direct observation, the elderly at the Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Sosial  Institution in Banda Aceh do not fully understand the optimal healthy and fit lifestyle in old age in their daily lives, this is seen by there are still elderly who only sit pensive without doing healthy and fit lifestyle activities in their free time. This service method is carried out through counseling methods and the elderly at the Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Sosial  Institution in Banda Aceh are the targets of this counseling. The results of this community service program were that the elderly received information on the correctness and importance of maintaining a healthy and fit lifestyle to improve their health. The conclusion of this program was that after receiving this education, the elderly were able to apply a healthy and fit lifestyle in their older years in their daily lives.  
Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Di SMAN Unggul Tunas Bangsa Aceh Barat Daya Hafni, Rahmah; Elmiyati; Aslinar
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.675

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan kondisi dimana seseorang dalam keadaan fisik, mental dan sosial yang baik terhindar dari penyakit yang berhubungan dengan reproduksi dan cara kerjanya. Kesehatan reproduksi pada remaja lebih mudah terpengaruh oleh berbagai jenis penyakit khususnya infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual dikarenakan adanya kombinasi beberapa faktor resiko seperti perilaku biologi, lingkungan, dan budaya pada remaja. Pengetahuan terhadap kesehatan reproduksi meliputi berbagai pengetahuan tidak hanya definisinya saja namun pengetahuan lain yang menunjang informasi kesehatan reproduksi yang lebih luas.Penelitian ini bertujuan untuk memberi informasi gambaran pengetahuan remaja terhadap kesehatan reproduksi di SMAN Unggul Tunas Bangsa Aceh Barat Daya. Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada penelitian populasi yang diambil adalah siswa dan siswa kelas X-XI dengan sampel 161 responden. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan metode total sampling dengan kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Kategori baik >76-100%, kategori sedang 60-75%, kategori kurang <60%. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat. Hasilnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dalam kategori baik meliputi pengetahuan mengenai definisi kesehatan reproduksi berjumlah 95 orang (59%), pengetahuan masa pubertas 102 orang (63,4%), pengetahuan mengenai penyakit menular seksual berjumlah 84 orang (52,2%), pengetahuan kehamilan yang tidak diinginkan berjumlah 93 orang (58,7%). Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa siswa dan siswi SMAN Unggul Tunas Bangsa Aceh Barat Daya memiliki pengetahuan yang baik terhadap kesehatan reproduksi.
GAMBARAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD MEURAXA KOTA BANDA ACEH Shakila, Syarifah Nurul; Said Aandy Saida; Elmiyati
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i3.1765

Abstract

Chronic kidney failure (CKD) is a huge and increasing public health problem. One of the actions performed on CKD patients is hemodialysis. The quality of life of CKD patients is closely related to hemodialysis. However, hemodialysis is not a therapy for recovery. Hemodialysis is performed to maintain the life and well-being of the patient until kidney function is restored. This study aims to describe the quality of life in CKD patients undergoing hemodialysis at Meuraxa Hospital, Banda Aceh City. This study used an observational method with a cross sectional approach. The number of samples is 58 respondents taken by using accidental sampling technique. The measurement of quality of life uses the WHOQOL-BREF questionnaire. The results of this study showed that in terms of characteristics, the highest age was at the age of 56 to 65 years with 34 respondents (58.6%) and no respondents in the age range of 18 to 25 years. In terms of gender, the highest was female with 32 respondents (55.2%) and the lowest was male with 26 respondents (44.8%). In the quality of life of CKD patients undergoing hemodialysis at Meuraxa Hospital, Banda Aceh City, the highest was in the bad category, 32 respondents (55.2%) and the lowest was in the very good category, 1 respondent (1.7%).
Tingkat Pengetahuan Kode Etik Kedokteran Terhadap Dokter Umum di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Kota Banda Aceh Sabrina, Ardilah; Zuheri; Elmiyati
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.627

Abstract

Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI) merupakan pedoman utama dalam praktik medis yang bertujuan menjaga profesionalisme dan mencegah sengketa medik. Tingginya insiden malpraktik dan kesalahan prosedur menegaskan pentingnya pemahaman etika profesi, khususnya bagi dokter umum sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk mengetahui tingkat pengetahuan dokter umum terhadap KODEKI di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati, Banda Aceh. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur berdasarkan indikator pemahaman etika kedokteran sesuai KODEKI, dan dianalisis untuk menggambarkan tingkat pengetahuan serta implementasi kode etik. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan program pelatihan untuk meningkatkan kepatuhan dokter terhadap KODEKI dan mengurangi risiko sengketa medik. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi bagi institusi pendidikan kedokteran dalam memperkuat nilai-nilai etika profesional.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Terhadap Penggunaan Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh Yolanda, Riska; Martafari, Cut Ana; Elmiyati
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.628

Abstract

Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) meliputi intra uterine device (IUD) atau alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR), implan, vasektomi atau metode operasi pria (MOP), serta tubektomi atau metode operasi wanita (MOW). Sementara itu, metode non-MKJP mencakup kondom, suntikan, dan pil. Dalam memilih serta menggunakan metode kontrasepsi, wanita perlu mempertimbangkan berbagai faktor, seperti kondisi kesehatan dan potensi efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh. Jenis penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, dan jumlah responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah sebanyak 98 orang. Analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat. Hasil uji uji univariat menunjukkan distribusi frekuensi penggunaan MKJP yaitu sebesar (57%) dan paling banyak menggunakan MKJP IUD (29%). Pengetahuan ibu terhadap penggunaan MKJP paling banyak pada kategori kurang (56%) dan sikap ibu terhadap penggunaan MKJP paling banyak pada kategori kurang (58%). Hasil uji bivariat menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian yaitu terdapat hubungan pengetahuan terhadap penggunaan MKJP (p = 0,000 < α (0,05)), terdapat hubungan sikap terhadap penggunaan MKJP (p = 0,00 < α (0,05)) dan terdapat hubungan pengetahuan dan sikap terhadap penggunaan MKJP (p = 0,00 < α (0,05)). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu terhadap penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Puskesmas Baiturrahman Banda Aceh.
Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian DM Tipe II di Poli Penyakit Dalam RSUD Meuraxa Utami, Isnaini; Cut Ana Martafari; Elmiyati
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.642

Abstract

Diabetes melitus tipe II merupakan gangguan metabolisme yang dikarakteristikkan dengan peningkatan kadar glukosa darah di atas batas normal sebagai konsekuensi dari disfungsi produksi insulin oleh sel beta pankreas atau resistensi jaringan perifer terhadap hormon insulin. Penelitian ini menerapkan rancangan observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian terdiri dari 77 penderita DM tipe II yang menjalani pengobatan di poli penyakit dalam RSUD Meuraxa periode Mei–Juni 2025 yang diseleksi melalui teknik purposive sampling . Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kuesioner Food Frekuensi Questionnaire (FFQ) dan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), serta dokumentasi rekam medis, selanjutnya data dianalisis menggunakan metode univariat dan bivariat melalui uji chi-square . Temuan penelitian mengindikasikan bahwa sebagian besar responden menerapkan pola konsumsi makanan yang tidak baik (67,5%) dan melakukan aktivitas fisik dengan intensitas rendah (61%). Hasil analisis bivariat menampilkan adanya korelasi yang bermakna secara statistik antara pola konsumsi makanan dan tingkat aktivitas fisik terhadap kejadian DM tipe II (nilai p = 0,000). Hasil penelitian ini menegaskan urgensi penerapan manajemen diet yang tepat dan optimalisasi aktivitas fisik sebagai strategi mendasar dalam upaya pencegahan dan pengobatan DM tipe II.
Analisis Penggunaan Smartphone Terhadap Kualitas Tidur Remaja di SMAN 1 Banda Aceh Qulub, Afifatul; Aslinar; Elmiyati
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 4 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i4.745

Abstract

Dalam keseharian remaja, smartphone telah menjadi perangkat yang tak terpisahkan; meskipun demikian, konsumsi yang berlebihan diyakini berpotensi memengaruhi mutu tidur mereka. Studi ini berupaya mengidentifikasi korelasi antara intensitas pemakaian smartphone dan kualitas tidur di kalangan remaja yang menempuh pendidikan di SMAN 1 Banda Aceh. Peneliti menerapkan metode kuantitatif deskriptif dengan rancangan penelitian cross-sectional, melibatkan sebanyak 75 siswa kelas XI sebagai partisipan yang dipilih secara acak. Pengumpulan data memanfaatkan dua alat ukur, yakni Smartphone Addiction Scale Short Version (SAS-SV) untuk mengukur tingkat adiksi terhadap smartphone serta Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai mutu tidur. Temuan pada analisis univariat memperlihatkan bahwa sebanyak 49 siswa (65,3%) menunjukkan penggunaan smartphone pada tingkat tinggi, sementara 48 responden (64%) mengalami kualitas tidur yang rendah. Uji Chi-Square sebagai analisis bivariat mengungkapkan tidak terdapat hubungan signifikan antara intensitas penggunaan smartphone dan kualitas tidur remaja (nilai p = 0,182). Namun demikian, pola yang teramati menunjukkan bahwa siswa dengan frekuensi penggunaan smartphone yang lebih besar cenderung memiliki kualitas tidur yang kurang optimal. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar remaja di SMAN 1 Banda Aceh memiliki kecenderungan terhadap penggunaan smartphone yang intens disertai dengan rendahnya kualitas tidur, walaupun secara statistik kedua variabel tersebut tidak terpapar relasi yang bermakna. Untuk itu, disarankan agar sekolah, orang tua, serta para siswa lebih memperhatikan pentingnya pengelolaan penggunaan smartphone secara sehat dan penanaman pola tidur yang baik melalui edukasi yang berkesinambungan.