Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Mobil Menggunakan Model Analytic Network Process (ANP) Berbasis Web Ega Pradana; Ilyas Ilyas; Bayu Rianto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12751

Abstract

Pemilihan mobil merupakan permasalahan pengambilan keputusan multikriteria karena melibatkan berbagai kriteria yang saling berkaitan. Penelitian ini bertujuan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web dengan menerapkan metode Analytic Network Process (ANP) untuk memodelkan hubungan ketergantungan antar kriteria. Kriteria mobil bekas yang digunakan yaitu Harga, Jarak Tempuh, Kapasitas Mesin, dan Kapasitas Kursi, sedangkan mobil baru menggunakan Harga, Kapasitas Mesin, Kapasitas Kursi, dan Efisiensi BBM/Energi dengan masing-masing 20 alternatif kendaraan. Hasil pengujian menunjukkan nilai CR sebesar 0,0439 untuk mobil bekas dan 0,0161 untuk mobil baru, sehingga memenuhi standar konsistensi. Penerapan ANP menghasilkan perubahan bobot prioritas, yaitu peningkatan bobot Harga pada mobil bekas dari 0,1219 menjadi 0,1759 dan Kapasitas Mesin pada mobil baru dari 0,2009 menjadi 0,4359. Hasil rekomendasi menunjukkan Toyota Innova Reborn G sebagai pilihan terbaik mobil bekas dengan skor 0,7922 dan Daihatsu Sigra R CVT sebagai pilihan terbaik mobil baru dengan skor 0,7814. Validasi perhitungan manual dan sistem menunjukkan hasil yang sesuai, sehingga metode ANP mampu menghasilkan rekomendasi pemilihan mobil secara objektif dan terstruktur.
Sistem Pemantauan Kelembaban dan Suhu Tanah Pembibitan Kelapa Sawit Berbasis IoT Nadea Tri Atmaja; Dwi Yuli Prasetyo; Ilyas Ilyas
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12889

Abstract

Pemantauan kelembaban dan suhu tanah pada pembibitan kelapa sawit selama ini masih dilakukan secara manual sehingga kurang efisien, tidak konsisten, dan tidak bersifat real-time. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem pemantauan kelembaban dan suhu tanah berbasis Internet of Things (IoT) pada pembibitan kelapa sawit di Desa Kempas Jaya. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor soil moisture kapasitif, dan sensor suhu DS18B20, dengan tampilan lokal pada LCD 16x2 I2C. Data dikirim melalui jaringan WiFi ke backend REST API berbasis Laravel dan basis data MySQL, kemudian ditampilkan pada aplikasi Android beserta status kondisi tanah (AMAN, WASPADA, dan BAHAYA), grafik tren, riwayat, dan notifikasi. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall yang mencakup pengumpulan data, analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi 97,8% dengan rata-rata selisih 2,2% terhadap alat ukur referensi dan simpangan baku 0,87% pada uji stabilitas. Hasil uji lapangan pada lima titik menunjukkan bahwa sistem mampu membedakan kondisi tanah berdasarkan standar kelembaban 60-80% dan suhu 24-28 derajat C untuk pembibitan kelapa sawit. Integrasi tampilan lokal, penyimpanan data, klasifikasi kondisi, dan akses melalui aplikasi memungkinkan pemantauan dilakukan secara real-time, baik di lokasi maupun dari jarak jauh. Sistem ini dapat membantu petani mengenali perubahan kondisi tanah dan mendukung pengambilan keputusan penyiraman secara lebih cepat, terukur, dan konsisten.
Sistem Pendukung Keputusan Pendistribusian Zakat Menggunakan Metode TOPSIS dan Weighted Product (WP) Muhammad Aidillah; Ilyas
TEKNOFILE : Jurnal Sistem Informasi Vol. 4 No. 7 (2026): Juli 2026
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat adalah kewajiban bagi umat Islam yang memiliki peran signifikan dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, proses pendistribusian zakat seringkali menghadapi tantangan dalam menentukan penerima yang tepat dan alokasi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Pendukung Keputusan (SPK) pendistribusian zakat pada BAZNAS Kota Medan dengan menggunakan dua metode, yaitu Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dan Weighted Product (WP). Metode TOPSIS digunakan untuk menentukan peringkat calon penerima zakat berdasarkan kedekatan nilai terhadap solusi ideal positif dan jarak terhadap solusi ideal negatif. Sementara itu, metode WP digunakan untuk menghitung skor keseluruhan setiap calon penerima melalui perkalian nilai kriteria yang dipangkatkan dengan bobotnya. Dengan kombinasi kedua metode ini, sistem dapat menentukan calon penerima yang paling layak menerima zakat secara akurat dan transparan. Hasil dari penelitian ini adalah prototipe SPK yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan ketepatan dalam proses pendistribusian zakat, sehingga mampu mendukung pengelolaan zakat yang lebih transparan dan tepat sasaran.
Analisis Pengambilan Keputusan Pasca Panen Kelapa Rakyat terhadap Keberlanjutan Peningkatan Hasil Buah Menggunakan Metode AHP Sonia Putri; Ilyas
TEKNOFILE : Jurnal Sistem Informasi Vol. 4 No. 8 (2026): Agustus 2026
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengambilan keputusan pasca panen kelapa rakyat terhadap keberlanjutan peningkatan hasil buah menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Teluk Pinang dengan melibatkan 4 petani kelapa rakyat sebagai responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam menggunakan kuesioner terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria yang mempengaruhi pengambilan keputusan pasca panen adalah stabilitas harga jual (C1), ketersediaan alat panen (C2), tempat penyimpanan layak (C3), dan kemudahan transportasi (C4). Alternatif strategi yang dibutuhkan petani adalah bantuan alat panen modern (A1), penyediaan gudang penyimpanan (A2), pelatihan pasca panen (A3), dan akses permodalan dan pupuk (A4). Kendala utama yang dihadapi petani adalah harga jual yang tidak stabil (75%) dan kelapa mudah busuk/rusak (75%). Selain itu, masih terdapat 25% petani yang tidak mengetahui bahwa panen terlalu muda dapat mengurangi hasil panen berikutnya. Penelitian ini merekomendasikan perlunya intervensi pemerintah dalam penyediaan alat panen, pelatihan pasca panen, dan akses permodalan bagi petani kelapa rakyat.