Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengembangan permainan tradisional tektok (tembak pletok) untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik SD N Sumberkepuh pada mata pelajaran PJOK Haq, Moh Agung Izzul; Burstiando, Rizki; Yuliawan, Dhedhy
Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 11 No 3 (2025): Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/trihayu.v11i3.19208

Abstract

This research aims to develop the traditional game tektok (shoot pletok) to increase the learning motivation of Sumberkepuh Elementary School students in PJOK subjects. This research uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model. Data collection techniques were carried out by interviews, observation, and distributing questionnaires. Limited trials were carried out on 20 fourth grade students at SDN Sumberkepuh 5, while extensive trials were carried out on high grade students at SDN Sumberkepuh 3, SDN Sumberkepuh 4, and SDN Sumberkepuh 5. The results of this research can be concluded that this research has produced a traditional tektok game in PJOK learning. This product can be used because it has reached the standard assessment criteria of validity, practicality and effectiveness as follows: 1) Validity test results obtained 92% with very valid and usable criteria. 2) The results of the practicality test for students and teachers received an accumulative score of 90% in the very practical category. 3) The results of the effectiveness test are accumulated with a score of 97%, which means that the effectiveness test of the traditional tektok (shoot pletok) game product has very effective criteria and can increase students' learning motivation.
Pelatihan Massage Kebugaran Sebagai Media untuk Menciptakan Peluang Usaha Bagi Remaja Karang Taruna di Desa Ngulankulon Kabupaten Trenggalek Junaidi, Slamet; Hanief, Yulingga Nanda; Rizky, Muhammad Yanuar; Zawawi, M. Anis; Weda, Weda; Firdaus, Moh; Burstiando, Rizki; Putra, Rendhitya Prima; Yuliawan, Dhedhy; Kurniawan, Wing Prasetyawan; Setyawan, Irwan
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.45 KB) | DOI: 10.29407/ja.v1i1.11718

Abstract

Massage adalah salah satu perawatan tubuh dengan menggunakan kedua tangan pada bagian telapak tangan maupun jari-jari tangan. Dengan massage dapat memberikan manfaat berupa relaksasi, mengurangi nyeri, memperbaiki organ tubuh, dan memelihara kebugaran. Dengan mendapatkan massage/pijat diyakini peredaran darah akan semakin lancar, badan semakin relaks, tubuh lebih bugar dan berpengaruh pada peningkatan kesehatan. Terampil massage dapat membuka usaha baru yang akan memperbaiki kesejahteraan secara materi. Karena keberadaan seorang masseur/masseus sekarang sangat diperlukan, apalagi dalam olahraga. Tidak sedikit setiap klub sepak bola memiliki masseur/masseus yang handal dan para masseur/masseus menerima gaji besar. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan adalah pelatihan massage sebagai media untuk menciptakan peluan usaha bagi remaja Karang Taruna di Desa Ngulankulon Kabupaten Trenggalek. Sasaran dalam pelatihan ini ditujukan pada remaja yang tergabung pada Karang Taruna Desa Ngulankulon. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode pemetaan social, sosialisasi, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan program dan monitoring dan evaluasi. Berdasarkan pengamatan selama kegiatan berlangsung, diperoleh beberapa hasil positif diantaranya: 1) Peserta menunjukkan antusias yang tinggi. Hal ini disebabkan karena memang selama ini jarang ada kegiatan pelatihan yang berkaitan tentang massage atau pijat, dan 2) Para peserta aktif bertanya dan menceritakan berbagai pengalaman mengalami cedera. Peserta juga kooperatif dalam melakukan praktek massage secara bergantian. Kesimpulan dalam pelatihan ini adalah dengan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada remaja serta menumbuhkan semangat berwirausaha dibidang jasa sebagai pendongkrak tingkat perekonomian masyarakat karang taruna di Desa Ngulankulon Kabupaten Trenggalek.
PERBANDINGAN MOTIVASI SISWA PUTRA-PUTRI DALAM MENGIKUTI PEMBELAJARAN BOLABASKET DI SMA DAN SMK NEGERI SE-KOTA KEDIRI burstiando, rizki
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 3 No 1 (2018): volume 3 Nomor 1 tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.477 KB) | DOI: 10.29407/judika.v3i1.12818

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang :Siswa yang termotivasi secara intrinsik akan lebih terlibat dalam proses pembelajaran dan cenderung tidak melihat bahwa pedidikan berupa aktifitas fisik tidak penting bagi mereka, R. Richards, K. Andrew & Levesque-Bristol, Chantal. (2014). Basket merupakan olahraga yang seharusnya populer di kalangan pelajar sekolah menengah atas namun nyatanya pelajaran ini masih kalah minatnya dibandingkan sepak bola, futsal ataupun voli. Pentingnya memiliki motivasi di berbagai kegiatan kecabangan olahraga diharapkan siswa akan selalu terlibat dalam berbagai kegiatan aktifitas fisik yang kemudian memberi keuntungan jangka panjang bagi siswa tersebut. Untuk itu dalam melaksanakan penelitian ini peneliti membatasi diri hanya berkaitan dengan perbandingan motivasi siswa putra-putri dalam mengikuti pembelajaran permainan bola basket pada siswa SMA dan SMK Negeri se- Kota Kediri. Subjek dan Metode : Teknik penelitian yang digunakan adalah deskriptif untuk menjelaskan bagaimana perbandingan motivasi dalam mengikuti pembelajaran bola basket. Jumlah populasi siswa SMA se-Kota Kediri adalah 7528 siswa dan jumlah populasi siswa SMK se-Kota Kediri adalah 4490 siswa, kemudian secara purposive sampling diambil 760 siswa laki-laki maupun perempuan dengan rentang usia 14-18 tahun untuk menjadi sampel penelitian. Intrumen pengumpulan data menggunakan angket sedangkan analisis data menggunakan rumus proporsi dengan dibantu aplikasi excel dan SPSS. Hasil : Motivasi SMA laki-laki memilikiki rerata sebesar 87.62 kemudian siswa SMA perempuan sebesar 85.36 kemudian ketiga siswa SMK laki-laki sebesar 84.06 dan terendah di kelompok siswa SMK perempuan sebesar 81.93 Kesimpulan : kelompok siswa SMK laki-laki memiliki motivasi paling tinggi kemudian siswa SMA perempuan, siswa SMK laki-laki dan terakhir kelompok siswa SMK perempuan. Kata Kunci : Motivasi, Pembelajaran Bolabasket, Jenis Kelamin
PENGENALAN DAN PENGAPLIKASIAN FUNDAMENTAL MOVEMENT SKILL (FMS) PADA SISWA TK LABORATORIUM UNP KEDIRI TAHUN 2025 Firdaus, Mokhammad; Ardhi Mardhiyanto Indra Purnomo; Rizki Burstiando; Karlina Dwijayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6229

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan dan mengaplikasikan Fundamental Movement Skill (FMS) pada siswa TK Laboratorium UNP Kediri Tahun 2025 sebagai upaya mendukung perkembangan motorik dasar anak usia dini. Fundamental Movement Skill meliputi keterampilan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif yang menjadi fondasi penting bagi perkembangan fisik, kognitif, serta sosial-emosional anak. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui pendekatan praktik langsung dengan bentuk permainan edukatif, demonstrasi gerak, dan aktivitas fisik terstruktur yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan anak taman kanak-kanak. Subjek kegiatan adalah siswa TK Laboratorium UNP Kediri yang terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan gerak dasar siswa, ditandai dengan koordinasi gerak yang lebih baik, keseimbangan yang meningkat, serta keberanian dan kepercayaan diri dalam melakukan aktivitas fisik. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi guru, khususnya dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam merancang pembelajaran pendidikan jasmani berbasis pengembangan gerak dasar. Dengan demikian, pengenalan dan pengaplikasian FMS pada anak usia dini diharapkan mampu menjadi dasar pembentukan pola hidup aktif dan sehat sejak dini serta dapat dijadikan sebagai model pembelajaran yang berkelanjutan di lingkungan pendidikan anak usia dini. Pengaplikasian FMS secara sistematis terbukti berkontribusi positif terhadap peningkatan koordinasi gerak, keseimbangan, serta kepercayaan diri siswa dalam melakukan aktivitas jasmani. Kegiatan pengabdian ini juga memberikan manfaat bagi guru, khususnya dalam menambah wawasan dan keterampilan dalam merancang pembelajaran pendidikan jasmani yang berbasis pengembangan gerak dasar
ANALISIS KEDISIPLINAN ATLET PENCAK SILAT PAGAR NUSA DALAM MENGIKUTI LATIHAN DI RANTING KEDUNGMALANG KECAMATAN PAPAR KABUPATEN KEDIRI Muhammad Farhan Faishol Yanmeista; Rizki Burstiando; Ardhi Mardiyanto Indra Purnomo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.61235

Abstract

Discipline is an important component in athlete development because it is related to responsibility, commitment, consistency in implementing training programs, and achieving sporting achievements. However, the level of discipline of Pencak Silat athletes in Pagar Nusa Ranting Kedungmalang, Papar District, Kediri Regency has never been objectively mapped. Measurement of this condition was conducted through quantitative research with a descriptive design using established discipline indicators. A total of 30 athletes were involved as both the population and the sample through a total sampling technique. Data collection used a Likert scale questionnaire consisting of 30 statements representing ten discipline indicators, while data processing was carried out using descriptive statistics assisted by the SPSS program. The quality of the instrument met the measurement requirements because all calculated r values ​​were above r table (0.361) and the Cronbach's Alpha value reached 0.891, indicating high reliability. The analysis produced a mean value of 80.67 with a standard deviation of 11.651, so the level of athlete discipline was included in the moderate category. The distribution of respondents showed that 21 athletes (70.0%) were in the moderate category, 5 athletes (16.7%) in the high category, and 4 athletes (13.3%) in the low category. These findings indicate that athlete discipline has been established quite well, but increased coaching, supervision, and motivation from coaches and organizational administrators are still needed to optimize training quality and support improved athletic performance.