Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

SISTEM INFORMASI BUKU TAMU DI KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS KELAS III KUALA TANJUNG Dini Farhatun; Dicky Apdillah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Kuala Tanjung merupakan instansi pemerintah yang memberikan pelayanan administrasi dan pengawasan di bidang kepelabuhanan. Dalam kegiatan operasionalnya, proses pencatatan tamu masih dilakukan secara manual menggunakan buku tulis, yang menimbulkan berbagai kendala seperti kesalahan penulisan data, kesulitan mencari arsip kunjungan, serta lambatnya proses rekapitulasi laporan. Kondisi tersebut menghambat efektivitas kerja petugas dalam memberikan pelayanan yang cepat dan akurat. Tujuan penelitian ini adalah merancang sistem informasi buku tamu berbasis web untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data tamu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi pustaka guna memperoleh data yang relevan dalam proses perancangan sistem. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi buku tamu berbasis web yang dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL mampu mengatasi kendala pencatatan manual. Sistem ini mempermudah proses input, pengelolaan, dan pencarian data tamu secara digital serta menyediakan laporan kunjungan secara real-time. Dengan demikian, penerapan sistem ini dapat meningkatkan efisiensi kerja, keamanan data, dan kualitas pelayanan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Kuala Tanjung.
Pemberi Pakan Kucing Otomatis Berbasis IOT: Penelitian Rahmat; Dicky Apdillah; Zulfirman; Arinda Faradilla Marpaung
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4840

Abstract

The increasingly dynamic lifestyle of modern society has led to limited time for proper pet care, particularly in maintaining regular feeding routines for cats. Manual feeding practices often result in inconsistent schedules, inaccurate food portions, and difficulties in monitoring feeding activities when owners are away. This study aims to design and implement an Internet of Things–based automatic cat feeder as a solution to these challenges. The research employs a research and development approach, encompassing needs analysis, system design, hardware and software implementation, and functional testing. The developed system integrates an IoT-based microcontroller, a mechanical feeding mechanism, and an internet-based monitoring application. Experimental results indicate that the system is capable of dispensing food automatically according to predefined schedules with high time accuracy and stable portion consistency. Furthermore, the system allows remote control and monitoring with reliable responsiveness as long as an internet connection is available. These findings demonstrate that the proposed system effectively improves feeding efficiency, supports consistent feeding patterns for cats, and provides convenience and assurance for pet owners. The system also shows potential for further development in the field of smart pet care technologies.
Implementasi Sistem Lampu Otomatis Berbasis Internet of Things (IOT): Penelitian Weny Nur Afdilla Simangunsong; Dicky Apdillah; Dini Farhatun; Zulfa Ar Rahman
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5107

Abstract

The use of lighting systems is still commonly controlled manually, which often leads to inefficient electricity consumption, especially when lights remain on while not in use. This study aims to design and implement an automatic lighting control and monitoring system based on the Internet of Things (IoT). The research method applied is an experimental method consisting of system design, implementation, and testing stages. The system is developed using NodeMCU ESP8266 as the main controller, a relay as the actuator, and an LDR sensor to detect ambient light intensity. The test results indicate that the system is capable of controlling lights automatically and manually through a web-based monitoring interface with reliable performance. The implementation of this system reduces dependence on manual operation and improves electrical energy efficiency. Therefore, the proposed IoT-based lighting control and monitoring system can serve as an alternative solution to optimize energy usage in residential and public facilities.
Monitoring Tangki Air Menggunakan Sensor Waterlevel : Penelitian Laura Gusti Ayunda; Dicky Apdillah; Nurul Fadillah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5155

Abstract

Pengelolaan ketersediaan air dalam tangki penyimpanan masih banyak dilakukan secara manual, sehingga berpotensi menimbulkan permasalahan seperti pemborosan air, keterlambatan pengisian, dan ketidakefisienan dalam proses pemantauan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring tangki air menggunakan sensor water level sebagai solusi pemantauan ketinggian air yang akurat dan real-time. Metode yang digunakan adalah pendekatan eksperimental melalui tahapan perancangan sistem, pemasangan sensor, serta pengujian kinerja dengan membandingkan hasil pembacaan sensor terhadap pengukuran manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring yang dikembangkan mampu mendeteksi perubahan level air secara stabil dan responsif pada berbagai kondisi pengisian dan pengosongan tangki. Perbandingan hasil pengujian menunjukkan selisih pembacaan sensor terhadap pengukuran manual berada pada rentang 0,2–0,6 cm, yang masih dalam batas toleransi untuk aplikasi monitoring tangki air. Temuan ini mengindikasikan bahwa sensor water level memiliki tingkat akurasi dan keandalan yang baik untuk digunakan sebagai sistem pemantauan. Sistem ini juga memberikan kemudahan penggunaan serta berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan air dengan meminimalkan risiko kekosongan dan pemborosan air. Dengan desain yang sederhana dan aplikatif, sistem monitoring ini berpotensi dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung pengelolaan sumber daya air yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Perancangan dan Implementasi Alat Deteksi Kebocoran Gas LPJ Menggunakan Sensor MQ-2 Berbasis IOT: Penelitian Siti Ramadani; Ridho Agusman; Utami Wardah Hafiz; Dicky Apdillah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5257

Abstract

LPG gas is a widely used fuel in everyday life, but it carries a high risk of leaks, as it can cause fires or explosions. To mitigate this risk, this research aims to design and implement an LPG gas leak detection device using an IoT-based MQ-2 sensor. The MQ-2 sensor is used to detect LPG gas levels in the air. The data is then processed by a microcontroller and sent via the internet to an Android application. If the gas levels exceed safe limits, the system will issue an alarm and notification via the application. The research methods used included interviews, observations, literature review, and experiments. Test results indicate that the device is capable of effectively detecting LPG gas leaks and sending real-time notifications. This device is expected to help improve safety and prevent accidents caused by LPG gas leaks.
Implementasi Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Berbasis Internet Of Things Selfina Agustin; Dicky Apdillah; Emi Dea; Apri Affandi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5445

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) memungkinkan penerapan sistem otomatis yang dapat meningkatkan efisiensi dalam berbagai bidang, termasuk perawatan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem penyiraman tanaman otomatis berbasis IoT yang bekerja berdasarkan pengaturan waktu (timer). Sistem ini menggunakan NodeMCU sebagai pengendali utama, modul RTC (Real Time Clock) sebagai penentu jadwal penyiraman, relay sebagai saklar elektronik, dan pompa air mini sebagai aktuator penyiram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, yang meliputi perancangan perangkat keras, perakitan alat, pemrograman sistem, serta pengujian kinerja alat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja dengan baik, di mana pompa air dapat menyala dan mati sesuai dengan jadwal dan durasi yang telah ditentukan. Dengan adanya sistem ini, pengguna dapat terbantu dalam merawat tanaman secara lebih praktis tanpa harus melakukan penyiraman secara manual. Sistem ini juga berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut dengan penambahan sensor kelembapan tanah agar penyiraman dapat dilakukan secara lebih adaptif.
Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Berbasis IoT Menggunakan NodeMCU ESP8266: Penelitian Nadia Syharani; Sri Bintan; Putri Nadila; Dicky Apdillah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5627

Abstract

Aktivitas masyarakat yang semakin padat menyebabkan keterbatasan waktu dalam melakukan perawatan tanaman, khususnya penyiraman yang masih dilakukan secara manual. Hal ini berpotensi menyebabkan tanaman kekurangan air dan tidak tumbuh optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem penyiram tanaman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266. Sistem memanfaatkan sensor kelembaban tanah (soil moisture sensor) untuk mendeteksi kondisi tanah dan pompa air sebagai aktuator penyiraman, serta terintegrasi dengan aplikasi Blynk untuk monitoring dan kontrol jarak jauh secara real-time. Metode penelitian yang digunakan meliputi perancangan sistem, implementasi perangkat keras dan perangkat lunak, serta pengujian kinerja sistem dalam mode otomatis dan manual. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja dengan baik menggunakan nilai ambang batas 70%, dimana pompa akan aktif saat tanah kering dan mati saat tanah basah. Selain itu, sistem dapat dikontrol secara manual melalui aplikasi Blynk dengan respon yang cepat dan stabil. Dengan demikian, sistem ini mampu meningkatkan efisiensi penyiraman, menghemat penggunaan air, serta mempermudah pengguna dalam memantau dan mengontrol kondisi tanaman secara jarak jauh.
Perancangan dan Implementasi Sistem Kipas Otomatis Berbasis IoT: Penelitian Desi Patmala Marpaung; Sulhani Nuraini; M. Affandi Saragih; Dicky Apdillah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem kipas otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat mengatur kecepatan kipas berdasarkan suhu ruangan secara otomatis. Sistem menggunakan sensor suhu sebagai input dan mikrokontroler sebagai pengendali utama yang terhubung ke jaringan untuk pemantauan jarak jauh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja secara responsif dan efisien dalam menyesuaikan kondisi ruangan. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengguna serta efisiensi penggunaan energi listrik.
Rancang Bangun Sistem Deteksi Tabung Gas LPG Berbasis Internet of Things Menggunakan ESP32 : Penelitian Delyanti Putri Sitorus; Dicky Apdillah; Fahri Finanda Rizki; Mhd Fauzan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5612

Abstract

Penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) sebagai bahan bakar utama rumah tangga memiliki risiko kebocoran yang dapat menyebabkan kebakaran dan ledakan. Oleh karena itu, diperlukan sistem pendeteksi kebocoran gas yang mampu memberikan peringatan dini secara cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem deteksi tabung gas LPG berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32. Sistem memanfaatkan sensor gas MQ-2 sebagai pendeteksi kadar gas, buzzer dan LED sebagai indikator peringatan lokal, serta aplikasi Blynk sebagai media monitoring jarak jauh melalui smartphone. Metode penelitian meliputi tahap perancangan hardware, pembuatan flowchart sistem, pemrograman menggunakan Arduino IDE, serta pengujian berdasarkan nilai ambang batas (threshold) sebesar 1800. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membedakan kondisi aman dan bahaya secara konsisten. Ketika nilai sensor berada di bawah 1800, sistem dalam kondisi aman dan tidak mengaktifkan alarm. Sebaliknya, ketika nilai sensor melebihi 1800, sistem secara otomatis mengaktifkan buzzer dan LED serta mengirimkan notifikasi “Gas Terdeteksi” melalui aplikasi Blynk secara real-time. Dengan demikian, sistem yang dirancang efektif dalam memberikan peringatan dini baik secara lokal maupun jarak jauh.