Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STUDI PENINGKATAN KUAT LENTUR PAVING BLOCK SANDWICH DENGAN PENAMBAHAN SERAT PELEPAH KELAPA SAWIT David Sarana; Sofyan Sofyan; Fasdarsyah Fasdarsyah; Teuku Mudi Hafli; Siti Ramadani
Jurnal Teknologi Terapan and Sains 4.0 Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Teknologi Terapan & Sains
Publisher : Jurnal Teknologi Terapan and Sains 4.0

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1976/tts 4.0.v2i3.5779

Abstract

Paving block merupakan suatu komposisi bahan bangunan yang dibuat dari campuran semen portland atau bahan perekat hidrolis sejenis, air dan agregat halus dengan atau tanpa bahan lainnya. Kelemahan paving block adalah kuat lentur yang rendah dan sifatnya yang getas. Untuk memperbaiki kelemahan tersebut bisa dengan menambahkan serat (fiber) dalam adukan paving block. Pada penelitian ini serat yang digunakan adalah serat alam, yaitu serat pelepah kelapa sawit. Serat diambil dari limbah perkebunan kelapa sawit yang telah mengalami proses pada alat fiber press, serat dikeringkan dan dipotong sepanjang ± 2 cm. Variasi persentase serat terhadap berat volume pasir di dalam campuran adalah 0,5%, 1%, dan 1,5%. Hasil penelitian menunjukkan untuk setiap variasi persentase serat dapat meningkatkan kuat lentur paving block dan peningkatan terbesar pada variasi 1,5% sebesar 90,63% dari kuat lentur normal. Sehingga pemanfaatan serat pelepah kelapa sawit pada paving block bisa dikembangkan.
Pengaruh Contextual Teaching And Learning (CTL) Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Pada Materi Perubahan Wujud Benda Di SD Muhammadiyah 18 Medan Nirwana Anas; Afni Maharani; Laila Afriyani HSB; Rizka Nabilla; Siti Ramadani
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 7, No. 1 (Januari 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v7i1.1779

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya fakta di lapangan yang menunjukkan masih rendahnya tingkat berpikir kreatif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap berpikir kreatif siswa pada materi perubahan wujud benda kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment yaitu nonequivalent control group design.Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, di mana penelitian ini melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen (IV-B) dengan jumlah 15 siswa dan kelas kontrol (IV-A ) dengan jumlah 15 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes essay. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan memberikan tes essay. Berdasarkan analisis uji data, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap berpikir kreatifsiswa kelas IV SD Muhammadiyah 18 Medan.
Seminar dan Pelatihan Arduino Berbasis Proyek Virtual Menggunakan Proteus sebagai Upaya Peningkatan Literasi Teknologi di SMK Negeri 1 Tanjung Tiram : Penelitian Intan Zahar; Moraida Hasanah; Fynnisa Z; Derliana Hasibuan; Siti Ramadani; Dilla Atika Sury; Laura gusti Ayunda; Ali Usman; Sadun
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2837

Abstract

The development of digital technology in the Industrial Revolution 4.0 era requires vocational high school students to have strong technological literacy (Budiman & Ramdhani, 2022). However, limited hardware is a barrier, especially in the practice of Arduino microcontrollers (Lestari & Putra, 2020). This study aims to improve students' technological literacy through seminars and simulation training using Proteus software. A qualitative descriptive method was applied to 40 students majoring in Computer Engineering (TKJ) and Electronics at SMK Negeri 1 Tanjung Tiram. Activities included a basic Arduino seminar, simulation training on an Arduino Uno project using the HC-SR04 ultrasonic sensor, and evaluation through observation, tests, and questionnaires. The results showed that students were able to understand input-output, write simple code, and design virtual circuits (Santoso et al., 2023). They also experienced improvements in analysis, problem-solving, and learning motivation. The majority of participants considered the simulation easier to understand and encouraged interest in innovation (Karim & Yuliana, 2023). Thus, the use of Proteus effectively improves students' understanding and skills, while also being a solution to the limited practical facilities in vocational schools (Yusuf & Anwar, 2024).
Pengelompokkan Nilai Siswa di Sekolah MIN 3 Kabupaten Asahan Tahun 2025 Menggunakan Data Mining Metode K-Means: Penelitian Siti Ramadani; Bambang Irwansyah; Dea Tiara Azhari; Devi Puspita Sari; Dilla Atika Sury; Nabila; Nurdiani; Arinda Faradillah Marpaung
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan nilai siswa mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MIN 3 Kabupaten Asahan menggunakan metode data mining K-Means Clustering. Permasalahan utama yang dihadapi sekolah adalah proses analisis nilai yang masih dilakukan secara manual sehingga sulit mengetahui pola capaian belajar siswa secara menyeluruh. Dengan menerapkan metode K-Means, data nilai siswa dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori, yaitu di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sesuai KKM, dan di bawah KKM. Proses penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pengumpulan dan normalisasi data nilai SKI hingga perhitungan centroid dan iterasi menggunakan Euclidean Distance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori sesuai KKM, sementara sebagian lainnya termasuk di atas dan di bawah KKM. Hasil pengelompokan ini membantu guru dalam melakukan evaluasi pembelajaran, memberikan program remedial, serta menyusun strategi pengajaran yang lebih tepat sasaran. Penerapan metode K-Means terbukti efektif dan efisien dalam mengolah data akademik serta mendukung penerapan pembelajaran berbasis data di lingkungan madrasah.