Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENYUSUNAN MENU MAKANAN UNTUK PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 TANPA KOMPLIKASI MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Nafata, Bayu Basdya; Yusuf, Akhmad; Muliadi, Muliadi
JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN TERAPAN EPSILON Vol 13, No 1 (2019): JURNAL EPSILON VOLUME 13 NOMOR 1
Publisher : Mathematics Department, Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.376 KB) | DOI: 10.20527/epsilon.v13i1.1244

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah (hiperglikemik) disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Penderita diabetes melitus sebenarnya dapat di cegah agar tidak lebih parah atau dapat di jaga berat badan ideal penderita diabetes ditambah dengan olahraga teratur. Pola makan yang baik merupakan kunci keberhasilan untuk mengatasi kelebihan kadar gula darah bagi penyandang diabetes, mengontrol pola hidup yang sesuai dapat mencegah atau mempertahankan kondisi penderita diabetes agar tidak lebih parah dari kondisi sebelumnya, salah satu caranya yaitu dengan mengatur pola makan yang sesuai dengan hasil diagnosis dokter atau yang disarankan oleh ahli gizi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses penyusunan menu makanan menggunakan algoritma genetika, dan mengetahui hasil menu makanan yang sesuai untuk penderita diabetes menggunakan algoritma genetika. Algoritma genetika merupakan salah satu algoritma yang dapat melakukan penyusunan makanan berbasis Artificial Intellegent. Algoritma ini menitik beratkan pada pembangkitan populasi awal,  proses crossover, proses mutasi, dan proses seleksi. Sehingga pada proses akhir seleksi terdapat nilai fitness atau nilai terbaik dalam sebuah data. Evaluasi hasil dari algoritma genetika pada penelitian kali ini adalah untuk mendapatkan nilai fitness terbaik pada setiap menu makanan. Dari hasil diperoleh bahwa nilai fitness berbanding terbalik dengan total harga makanan yang dihasilkan. Apabila nilai fitness dari perhitungan tinggi, maka total harga makan akan diperoleh harga yang paling minimal dan sebaliknya sesuai dengan kandungan kebutuhan kalori penderita diabetes mellitus. Proses algoritma genetika dalam menyusun menu makanan dengan hasil komposisi makanan terbaik menggunakan parameter probabilitas crossover 0.9 dan probabilitas mutase 0.1 dengan jumlah iterasi maksimal sebanyak 30 kali. Menghasilkan nilai fitness 0.246928066 dengan komposisi nasi, tahu dan telur sebagai penyusun makanan yang dominan agar tercapai harga minimum tetapi mencukupi kebutuhan kalori harian penderita.Kata Kunci: Menu Makanan, Diabetes Mellitus,  Algoritma Genetika
Jaringan Saraf Radial Basis Probabilistic untuk Identifikasi Morfologi Benih Padi Rawa Kalimantan Selatan Oni Soesanto; Akhmad Yusuf; Dindin H Mursyidin; M Syahid Pebriadi
Jurnal Ilmu Komputer & Agri-Informatika Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Departemen Ilmu Komputer - IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.557 KB) | DOI: 10.29244/jika.4.1.14-21

Abstract

Machine vision berbasis jaringan saraf tiruan dan pemrosesan gambar digital merupakan metode alternatif yang dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi keragaman varietas padi. Berbeda dengan metode pengamatan langsung yang memiliki tingkat subjektivitas tinggi dan metode kimiawi (PCR) yang bersifat destruktif dan mahal, machine vision berbasis jaringan saraf tiruan menawarkan sistem identifikasi dan evaluasi secara cepat, praktis, murah, akurat, serta bersifat non-destruktif. Paper ini membahas machine vision berbasis jaringan saraf tiruan sebagai teknologi alternatif untuk identifikasi varietas padi rawa Kalimantan Selatan berdasarkan ciri morfologinya, yaitu area, perimeter, major axis, minor axis, circularity, aspect ratio, roundness, dan feret untuk setiap sampel benih padi. Dalam paper ini, sistem identifikasi varietas benih padi menggunakan jaringan saraf radial basis probabilistic dengan optimalisasi bobot hidden center menggunakan algoritme orthogonal least square. Dari proses learning dihasilkan performa pelatihan sebesar 88.32% dan performa pengujian sebesar 88.21% dengan tingkat keberhasilan pada proses pelatihan dari masing-masing varietas bayar papuyu, bayar putih, benih kuning, benih putih, ketan, siam gadis, siam unus, dan karan dukuh masing-masing sebesar 100.00%, 92.59%, 88.89%, 92.59%, 92.59%, 81.48%, 100.00%, dan 100.00%. Untuk proses pengujian, tingkat keberhasilan masing-masing varietas ialah 100.00%, 87.50%, 88.89%, 100.00%, 88.89%, 88.89%, 100.00%, dan 100.00%.Kata Kunci: benih padi, machine vision, morfologi, RBP-OLS
KKN-PPM (OH-BISA) OLAHAN BUAH PISANG “MANURUN” BERNILAI EKONOMI DAN BERBASIS TEKNOLOGI ADAFTIF LAHAN RAWA DI DESA MADUREJO KECAMATAN SAMBUNG MAKMUR KABUPATEN BANJAR Nurul Huda; Akhmad Yusuf
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 1, No 2 (2018): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.522 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v1i2.460

Abstract

Desa Madurejo merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Sambung Makmur KabupatenBanjar Provinsi Kalimantan Selatan. Tanah Banjar yang sebagian berupa rawa-rawa yang subur danlahan perkebunan yang luas menjadikan Kabupaten Banjar terkenal sebagai penghasil pisang terbesarterutama pisang “Manurun” di Kalimantan Selatan. Panen buah pisang tidak mengenal musim. Namunketika masa panen besar, produksi buah pisang sangat melimpah. Permasalahan yang timbul darikondisi maraknya kebun buah pisang di Sambung Makmur Kab. Banjar adalah kesulitan dalammemasarkan produk buah pisang. Buah pisang setelah panen tidak dapat bertahan lama. Banyaknyapesaing menaikkan resiko buah pisang menjadi busuk ketika buah segar tersebut tidak habis terjual.Sebuah solusi menggunakan teknologi tepat guna diperlukan untuk mengolah buah pisang segartersebut menjadi suatu produk yang relatif bertahan lama, sehingga kerugian akibat tidak habisterjualnya buah pisang segar dapat dieliminasi. Hal inilah yang menjadi dasar tercetusnya hibahpengabdian dengan tema “KKN-PPM (OH-BISA) Olahan Buah Pisang “Manurun” Bernilai Ekonomi danBerbasis Teknologi Adaptif Lahan Rawa di Desa Madurejo Kecamatan Sambung Makmur KabupatenBanjar”. Tujuan umum dari pengolahan buah pisang segar ini,diharapkan program ini tidak hanya akanmenambah nilai (added value) dari buah pisang itu sendiri, namun juga meningkatkan taraf ekonomimasyarakat sekitar melalui potensi penciptaan lapangan kerja berbasis olahan buah pisang pascapanen. Adapun target capaian program ini adalah (1) Produksi olahan buah pisang(keripik, Sale, Selaidan dodol) dengan teknologi tepat guna, (2) Peningkatan pendapatan masyarakat sebesar 50% daripendapatan sebelumnya, (3) Pembuatan manajemen pemasaran produk yang efektif dan inovatif (4)Peningkatan swadana dan swadaya masyarakat, serta mengajak mitra untuk meningkatkan perhatianterhadap masyarakat sekitar, khususnya di bidang peningkatan taraf ekonomi.(5) Peningkatan SoftSkill Mahasiswa
KOLABORASI JARINGAN SYARAF TIRUAN DAN MOVING AVERAGE CONVERGENCE DIVERGENCE UNTUK MEMPREDIKSI PERGERAKAN VALUTA ASING Miftakhul Huda; Akhmad Yusuf; Dwi Kartini
EPSILON: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN TERAPAN Vol 12, No 1 (2018): JURNAL EPSILON VOLUME 12 NOMOR 1
Publisher : Mathematics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.116 KB) | DOI: 10.20527/epsilon.v12i1.202

Abstract

Pasar valas merupakan pasar yang potensial untuk memperoleh keutungan finansial apabila dapat memprediksi pergerakan harga secara akurat pada masa yang akan datang. Pada penelitian ini dilakukan prediksi valas dengan mengkolaborasikan 2 algoritma yaitu Jaringan Syaraf Tiruan (JST) Backpropagation dan Moving Average Convergence Divergence (MACD). Ouput prediksi yang dihasilkan ada 3 yaitu Bearish (tren turun), Bullish (tren naik) dan Hold (tren netral). Tren turun dan tren naik dihasilkan apabila hasil prediksi JST dan MACD mempunyai sinyal tren yang sama, sedangkan tren netral dihasilkan apabila JST dan MACD mempunyai sinyal tren yang berbeda. Pada penelitian ini dilakukan prediksi harga penutupan pair USD/JPY setiap pukul 06.00 GMT selama 20 hari, data yang digunakan untuk training dan testing JST sebanyak 1440 data terdiri dari harga penutupan time frame 5 menit pukul 00.00 GMT hingga 05.55 GMT selama 20 hari sedangkan MACD menggunakan 560 data harga penutupan time frame 1 jam pukul 00.00 GMT hingga 23.00 GMT selama 20 hari. Dari 20 percobaan hasil kolaborasi (J-MACD) menghasilkan 12 sinyal hold, 5 transaksi sukses dan 3 transaksi gagal. Dengan demikian J-MACD mempunyai tingkat akurasi sebesar 62,5%.
OPTIMASI MASALAH TRANSPORTASI FUZZY MENGGUNAKAN METODE FUZZY MODIFIED DISTRIBUTION UNTUK MEMPREDIKSI BIAYA ANGKUTAN TOTAL DAN ALOKASI BARANG (PAKAN TERNAK) (Studi Kasus : CV. Mentari Nusantara Feedmill) Ahmad Jufri; Akhmad Yusuf; Thresye Thresye
EPSILON: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN TERAPAN Vol 11, No 1 (2017): JURNAL EPSILON VOLUME 11 NOMOR 1
Publisher : Mathematics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.451 KB) | DOI: 10.20527/epsilon.v11i1.116

Abstract

Parameters in transportation problems include transport of cost, supply and demand not always ascertainable for sure and alterable over time. Because, uncertainty mentioned so can use fuzzy numbers. The use of fuzzy numbers on transport of costs, supply and demand resulted in the formation of fuzzy transportation problem. By using fuzzy transportation problem the total transport cost and commodity allocation can be predicted. Purpose of this study is to predict the total transport cost and commodity allocation. This study is a case study which collects data parameters from CV. Mentari Nusantara Feedmill. From the data research , obtained the initial solution total transport cost in February use Fuzzy North West Corner amounted Rp.33.136.709. And to determine the optimality of the initial solutions obtained use the Fuzzy Modied Distribution to obtain the total transport cost prediction in February amounted Rp.31.965.025. And also obtained the prediction allocation of commodity in February for Depo Cash Martapura amounted 6.192 kg, Depo Nalem Sembiring amounted 51.400 kg, Depo Siti Kamilah amounted 18.792 kg and Depo Tjou Tjie amounted 33.200 kg
TEOREMA TITIK TETAP UNTUK PEMETAAN KONTRAKSI-F YANG DIPERUMUM PADA RUANG SEPERTI-METRIK-b Yunita Lidiyani; Muhammad Mahfuzh Shiddiq; Akhmad Yusuf
EPSILON: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN TERAPAN Vol 11, No 2 (2017): JURNAL EPSILON VOLUME 11 NOMOR 2
Publisher : Mathematics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.836 KB) | DOI: 10.20527/epsilon.v11i2.122

Abstract

????yang ditulis dengan (????,????). Beberapa peneliti memperkenalkan notasi baru dari metric yaitu ruang seperti-metrik, lebih jauh lagi dikembangkan perumuman baru dari ruang seperti-metrik dikenalkan yang selanjutnya disebut ruang seperti-metrik-b dan membuktikan teorema titik tetap pada ruang seperti-metrik-b. Pada ruang seperti-metrik-b, kontraksi-F dapat diperumum dan dibuktikan teorema titik tetap pada ruang seperti-metrik-b tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan teorema titik tetap untuk pemetaan kontraksi-F yang diperumum pada ruang seperti-metrik-b.Penelitian ini bersifat studi literatur dengan mengumpulkan materi yang berkaitan dengan topik penelitian. Berdasarkan hasil pembahasan, diperoleh bahwa pemetaan ????yang merupakan kontraksi-F yang diperumum mempunyai titik tetap. Titik tetap dari ???? dapat ditunjukkan dengan memenuhi syarat bahwa barisan Cauchykonvergen ke titik???? ???? ????, ????adalah titik tetap dari ???? dan pemetaan tersebut merupakan pemetaan titik tetap terhadap dirinya sendiri pada ruang seperti-metrik-b.Kata Kunci : Ruang seperti-metrik-b, pemetaan kontraksi-F yang diperumum, titiktetap
KEKONVERGENAN SOLUSI PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA ORDE SATU MENGGUNAKAN METODE ITERASI VARIASIONAL Dita Apriliani; Akhmad Yusuf; Mohammad Mahfuzh Shiddiq
EPSILON: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN TERAPAN Vol 11, No 1 (2017): JURNAL EPSILON VOLUME 11 NOMOR 1
Publisher : Mathematics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.026 KB) | DOI: 10.20527/epsilon.v11i1.112

Abstract

Ordinary differential equation (ODE) is an equation involving derivatives of one or more dependent variables with respect to single independent variable. ODE is grouped into two part; linear and nonlinear. There are some methods to determine the solution of nonlinear ODE, one of them is Variational Iteration Method. This method create a correction functional using general Lagrange multiplier and a restricted variational. The purpose of this research is to prove convergence and solution ordinary differential equation using variational iteration method. This study was conducted by literary method. This result is show that If operator of correction satisfy contraction inequality ‖????????????????+1‖≤???????? ‖????????????????‖ where 0<????????<1, then series solution from differential equation nonlinear converge to exact solution and can be used to determine the nonlinear solution.
PENDEKATAN DIAGONAL UNTUK MASALAH PENUGASAN Zahrotun Mu’alifah; Pardi Affandi; Akhmad Yusuf
EPSILON: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN TERAPAN Vol 13, No 2 (2019): JURNAL EPSILON VOLUME 13 NOMOR 2
Publisher : Mathematics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.782 KB) | DOI: 10.20527/epsilon.v13i2.1648

Abstract

The assignment problem is a problem related to the optimal assignment of different productive sources that have different levels of efficiency for different tasks. The assignment problem has only one optimization goal, is maximizing or minimizing the resource that use to complete a task. The purpose of this reaserch is to solve the assignment problem with the goal of maximizing or minimizing resource using the steps in the optimal diagonal approach. The steps used in this research with the goal of maximizing resources are looking for two different entries from the assignment cost matrix that has the greatest value of each row and column, whereash the goal of minimizing resource is looking for two different entries from the assignment cost matrix that has value the smallest of each row and column. The results obtained to resolve the assignment problem using an optimal diagonal approach with the goal of maximizing resource, reach the optimal solution if the sum of all diagonal cells is less than zero. While the results to solve the assignment problem with the goal of minimizing resources, reach the optimal solution if the sum of all diagonal cells more than zero. Keywords: Assignment Problem, Transportation Model, Diagonal Optimal Approach
PENYELESAIAN MODEL TRANSPORTASI MENGGUNAKAN METODE ASM Nurul Iftitah; Pardi Affandi; Akhmad Yusuf
EPSILON: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN TERAPAN Vol 14, No 1 (2020): JURNAL EPSILON VOLUME 14 NOMOR 1
Publisher : Mathematics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.05 KB) | DOI: 10.20527/epsilon.v14i1.3197

Abstract

Transportation problem is related by goods shipments from sources (supplies) to destination(demand). the method that could be used for solving the transportation problem is to directly find theoptimal solution. The direct method that used in this study id the ASM method for solving the balancetransportation problem and revised ASM method for solving the unbalance transportation problem.This study aims to construct a transportation model using those methods and it solution. The methodon this study is to identify the transportation model, construct the transportation model matrixes,construct an algorithm table using ASM method and to determine the optimal solution of thetransportation problem. The obtained result from this study was the model ASM method coulddetermine the optimum value without using initial feasible solution. On solving the unbalancetransportation problem, there is an addition of dummy cell or column step. Then reducing the cost ofcell and column and change the dummy cost with the biggest cost of reduced cell or column.
DETERMINAN MATRIKS DENGAN ELEMEN BILANGAN FIBONACCI ORDER-???????? YANG DIGENERALISASI Fadly Ramadhan; Thresye Thresye; Akhmad Yusuf
EPSILON: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN TERAPAN Vol 10, No 2 (2016): JURNAL EPSILON VOLUME 10 NOMOR 2
Publisher : Mathematics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.766 KB) | DOI: 10.20527/epsilon.v10i2.34

Abstract

Bilangan Fibonacci didefinisikan sebagai barisan bilangan yang suku-sukunya merupakan penjumlahan dua suku sebelumnya. Penelitian sebelumnya menjelaskan tentang bilangan Fibonacci yang digeneralisasi hingga order-????????. Selanjutnya bilangan Fibonacci tersebut dibentuk dalam matriks berukuran ????????×???????? yang akan ditentukan nilai determinannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk barisan Fibonacci order-???????? yang digeneralisasi, kemudian mengetahui bentuk matriks persegi yang elemennya berupa bilangan Fibonacci order-???????? yang digeneralisasi dan membuktikan teorema untuk menentukan determinan dari matriks persegi yang elemennya berupa bilangan Fibonacci order-???????? yang digeneralisasi. Hasil dari penelitian ini adalah diperoleh bentuk barisan dari bilangan Fibonacci order-???????? yang digeneralisasi, diperoleh bentuk matriks persegi yang elemennya berupa bilangan Fibonacci order-???????? yang digeneralisasi dan diperoleh determinan dengan 4 kondisi yang berbeda.Kata Kunci : Bilangan Fibonacci, bilangan Fibonacci order-???????? yang digeneralisasi, matriks.