Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN DC/DC CUK CONVERTER BERBASIS FUZZY LOGIC CONTROL UNTUK KENDALI BATERAI PADA PLTS SKALA KECIL Rachmad Albi Igam Rachmad; Abraham Lomi; Awan Uji Krismanto
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Energi yang bersumber dari bahan bakar fosil banyak digunakan untuk menunjang kehidupan manusia dan semakin hari semakin habis serta menimbulkan banyak polusi. Garis katulistiwa yang melewati wilayah Indonesia mengutungkan dengan pancaran sinar matahari sepanjang tahun, memanfaatkan sinar matahari maka digunakan panel surya untuk mengatasi penggunaan bahan bakar fosil sebagai pemenuhan energi pembangkit listrik. Panel surya masih kurang efisien untuk maksimum keluaran daya yang dihasilkan karena pengaruh dari iradiasi matahari dan suhu di sekitar panel surya Penelitian ini mengusulkan implementasi kendali baterai dan DC-DC Cuk Converter dengan menggunakan algoritma Fuzzy Logic untuk meningkatkan efisiensi sistem pembangkit listrik tenaga surya. Kendali baterai diterapkan untuk mengelola arus masuk dan keluar baterai, sementara DC-DC Cuk Converter berfungsi mengubah tegangan keluaran panel surya sesuai kebutuhan beban. Keputusan menggunakan algoritma Fuzzy Logic didasarkan pada kemampuannya menangani kompleksitas non-linieritas dan fluktuasi dalam sistem energi terbarukan.Simulasi menggunakan MATLAB menunjukkan bahwa sistem kendali Cuk Converter dengan Fuzzy Logic mampu menghasilkan daya rata-rata sebesar 14V dan 3,5A. Implementasi pada prototipe fisik memperlihatkan efisiensi sebesar 14,3V dan arus tertinggi 2,5A.
Analisa Unjuk Kerja Maximum Power Point Tracker (MPPT) Berbasis Arduino Dengan Algoritma Peturb And Observe (P&O) Serta Fuzzy Logic Cahyo Edi Wicaksono; Abraham Lomi; Awan Uji Krismanto
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Maximum Power Point Tracker (MPPT) menggunakan algoritma Peturb dan Observe (P&O) dan Fuzzy Logic untuk melukan optimasi pada output solar panel menjadi tegangan setpoint tergantung pada jenis beban dan nilai tegangan pada beban menggunakan DC-DC Converter. Dalam Penelitia ini tipe DC-DC Converter yang digunakan adalah buck-boost converter non-Inverting dengan mengontrol duty cycle. Dikontrol menggunakan microcontroller Arduino Mega 2560. Perubahan dari duty cycle tergantung pada perubahan output tegangan yang dihasilkan solar panel. Sensor yang digunakan dalam penelitian ini adalah shunt resistor untuk sensor arus dan prinsip pembagi tegangan dengan resistor untuk sensor tegangan, dan sensor suhu menggunakan DHT 11 serta sensor Iradiasi menggunakan BH1750. Output pulsa PWM dibangkitkan dari 5V menjadi 15 V menggunakan modul buck-boost converter XL6009 sebagai power untuk TLP250. Dalam penelitian ini Buck-Boost converter menggunakan frekuensi sebesar 31 kHz untuk switching. Dalam penelitian ini penulis menggunakan panel surya dengan kapasitas 100 WP dan kapasitas beban sebesar 20W. Penelitian ini menunjukan bahwa algoritma fuzzy logic lebih stabil dibandingkan P&O dan algoritma P&O memiliki fluktuasi yang siginifikan pada output tegangan. Performa dari duty cycle masing masing algoritma menunjukan fuzzy logic lebih efisien dibandingkan P&O pada mode operasinya.
PERANCANGAN SISTEM KONTROL PADA PLTB BERBASIS PMSG SKALA MIKRO Adrianto Adhi Setyo Nugroho; Awan Uji Krismanto; Ni Putu Agustini
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) merupakah salah satu pembangkit listrik yang memanfaatkan angin untuk dapat menghasilkan listrik. Tegangan keluaran pada PLTB sangat bargantung kepada keadaan angin sehingga seringkali menghasilkan tegangan yang fluktuatif. Penelitian ini ialah untuk dapat menstabilkan tegangan keluaran dari PLTB agar dapat menghasilkan tegangan output stabil dilevel 13V DC agar dapat disimpan ke baterai. Dari penelitian yang dilakukan, Rangkaian rectirfier dapat bekerja dengan baik mengbuhan tegangan AC dari generator ke DC dan buck-boost converter yang dirancang dapat bekerja menghasilkan output yang stabil di rentang 13V. Pengujian buck-boost converter dengan generator sebagai sumber tegangan mampu menaikkan dan menurunkan tegangan, tegangan terendah yang dapat di proses oleh buck-boost converter adalah 7V, dan tegangan tertinggi yang dapat diproses adalah 45V
Sistem Kendali MPPT Berbasis Fuzzy Logic Pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya Heru Purbo Waseso; Abraham Lomi; Awan Uji Krismanto
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan pertumbuhan penduduk maka peningkatan permintaan pada sistem kelistrikan semakin meningkat, sedangkan di Indonesia sendiri bahan-bahan fosil semakin berkurang dari waktu ke waktu sebagai bahan utama pembangkit. Untuk mengatasi situasi tersebut diperlukan teknologi yang ramah lingkungan seperti energi baru terbarukan (EBT) salah satunya yaitu pembangkit dengan Photovoltaic (PV) sebagai komponen utama. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) memiliki sifat bersih dan ramah lingkungan serta mudah dipindahkan dengan sifatnya yang modular. Perancangan pembangkit tenaga surya ini, menggunakan metode Fuzzy Logic Controller dan PI Controller, dimana kedua metode tersebut digunakan untuk mencari titik puncak maximum power (MP) yang digunakan untuk fast charger dan MPPT yang disimulasikan menggunakan MATLAB / Simulink. Untuk mengembangkan sistem pembangkit ini dengan menggunakan kedua metode tersebut, hal yang perlu disajikan meliputi intensitas radiasi matahari, temperatur, dan juga membutuhkan modul Photovoltaic (PV). Model yang dikembangkan akan memungkinkan untuk meneliti karakteristik pembangkit tenaga surya dan memprediksi jumlah energinya dihasilkan oleh panel surya di tempat tertentu serta membandingkan keefektifan metode Fuzzy Logic dan PI. Hasil dari penelitian ini, metode Fuzzy menghasilkan tegangan output boost converter dikisaran 600 V dengan hasil yang masih kurang bagus dan kurang stabil namun diradiasi 100 W/m² tegangan sudah stabil, sedangkan tegangan output boost converter yang dikontrol dengan metode PI sangat bagus dan stabil disegala kondisi radiasi serta tegangannya juga dikisaran 600 V.
ANALISIS PENGARUH INTEGRASI ENERGI BARU TERBARUKAN TERHADAP RESONANSI HARMONISA PADA SISTEM TENAGA LISTRIK Muhammad Iqbal; Abraham Lomi; Awan Uji Krismanto
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi energi terbarukan dan peralatan elektronika daya sangatlah pesat sehingga menuntut ilmu pengatahuan pada bidang ini sangatlah dibutuhkan Penggabungan antara energi terbarukan dengan jaringan listrik pada saat ini kian marak, hal ini lah yang melatarbelakangi penulis untuk meneliti dan membahas tentang judul ini. Resonansi harmonisa adalah sebuah fenomena yang disebabkan oleh getaran-getaran dari harmonisa akibat pertukaran energi antara elemen kapasitif dan elemen induktif. Resonansi harmonisa dengan skala besar dapat menyebabkan kegagalan sistem apabila tidak segera ditangani. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah penelitian yang dapat melihat dampak resonansi harmonisa dari integrasi energi terbarukan pada jaringan kelistrikan. Penelitian ini menggunakan metode Fast Fourier Transform (FFT) dan metode Impedance Measurement yang terdapat pada software Matlab Simulink 2019.
ANALISIS PENGARUH INTEGRASI PV TERHADAP KESTABILAN STATIS TEGANGAN PADA SISTEM KELISTRIKAN LOMBOKUDUL SESUAI KEBUTUHAN Alfian Daniel Toding; I Made Wartana; Awan Uji Krismanto
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan Photovoltaik (PV) dalam menunjang energi ketersedian dalam konsumsi kebutuhan listrik sehari-hari tentulah sangat diperlukan terlebih lagi PV merupakan pembangkit energi baru terbarukan yang ramah lingkungan dan jumlahnya tidak terbatas yang memanfaatkan energi matahari sebagai sumber utamanya. Stabilitas tegangan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi pada kualitas daya sistem saat pembangkit energi baru terbarukan salah satunya PV masuk kedalam sistem. Ketidakstabilan tegangan merupakan permasalahan yang berperan penting untuk jaringan sistem kelistrikan. Kemampuan sistem dalam mempertahankan nilai dari tegangan dalam keadaan terkontrol tentu diharapkan dalam menjaga keandalan sistem sehingga sistem dapat bekerja dalam keadaan normal setelah terjadi gangguan maupun ketika terjadi peningkatan pembebanan. Dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian yakni sistem kelistrikan lombok, mengenai analisis kestabilan statis tegangan akibat pengaruh dari integrasi PV yang dianalisa sebelum dan sesudah integrasi PV, serta kurva P-V (daya aktif-tegangan) dan kurva Q-V (daya reaktif- tegangan) menjadi metode analaisis konseptual dalam penelitian ini. Apabila sistem berada pada tegangan yang melebihi batas kritis tegangan yang ditetapkan maka sistem dikatakan tidak stabil. Pada grafik kurva P-V terlihat bahwa semakin besar integrasi pembangkit PLTS, hal ini akan meningkatkan batas pembebanan dan setelah melewati batas kritikal tegangan akan terjadi voltage collapse. Pada grafik kurva Q-V Nilai reactif power margin semakin rendah dan kemampuan sistem dalam mempertahankan pembebanan semakin baik, dilihat dengan integrasi PLTS yang semakin besar akan meberikan dampak kepada sistem mempertahankan pembebanan daya reaktif semakin meningkat juga. Dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa penambahan integrasi PLTS dapat meningkatkan profil tegangan.
PERANCANGAN SYSTEM KENDLI BUCK BOOST CONVERTER BERBASIS ARDUINO SEBAGAI KENDALI CHARGER BATERAI PADA PLTS SKALA KECIL Sri Renaningsih; Abraham Lomi; Awan Uji Krismanto
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini di buat sebuah system pengisian baterai dengan buck – boost converter, system ini merupakan system pengendali close loop, Arduino Uno merupakan system kontroler yang mengendalikan sinyal balikan sensor tegangan dan sensor arus yang terdapat pada luaran panel surya dan masukan bataerai. Tegangan output pada sistem ini distabilkan sesuai ketentuan proses pengisi baterai. Meskipun hasil dari solar cell tidak persis atau melebihi tegangan pengisian baterai, kerangka hasil pengisian baterai tetap stabil.. Hasil pengujian pengisian baterai menunjukkan bahwa kemahiran kerangka kerja adalah 78% ketika daya matahari tinggi pada 11.30 - 14.00 dan tegangan pengisian secara umum adalah 13,6 volt pada normal dengan arus pengisian normal 1 A. Mengisi baterai 12 volt membutuhkan waktu sekitar 5 jam.
Analisis Kestabilan Tegangan Akibat Integrasi Pembangkit PLTB 1 MW Pada Sistem Kelistrikan Jaringan Distribusi 20 Kv Apolonio Nuncio Fernandes de Castro; Abraham Lomi; Awan Uji Krismanto
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan pasokan listrik untuk para konsumen menjadi tujuan utama pada system integrasi agar tidak menyebabkan melemahnya stabilitas performa system. Seperti pada jaringan distribusi Viqueque (Timor-Leste) yang memgalami undervoltage pada 27 bus yang memiliki profil tegangan dibawah 0.95 p.u. untuk mengatasi hal ini, akan diintegrasikan PLTB sebesar 1 MW pada bus 31 Larigutu. Maka pada penelitian ini akan membahas tentang pengaruh PLTB tersebut terhadap system jaringan distribusi VIqueque (Timor-Leste) dalam Segi kestabilan Tegangan. Jika pengaruh PLTB tidak mampu memperbaiki stabilitas tegangan, maka solusi yang akan di lakukan yaitu penambahan kapasitor pada bus yang memgalami undervoltage tersebut.
RANCANG BANGUN KENDALI INVERTER BERBASIS ARDUINO DENGAN METODE SPWM Ikhwan Romadhoni; Awan Uji Krismanto; Abraham Lomi
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini masih banyaknya pembangkit listrik yang masih menggunakan bahan bakar yang berasal dari fosil. Dampak yang dihasilkan dari kegiatan ini membuat suhu yang ada di bumi semakin tinggi dan ekosistem yang semakin buruk, solusi yang bisa dilakukan saat ini adalah beralih dari pembangkitan listrik dengan bahan bakar fosil Menuju pembangkitan listrik dengan energi terbarukan. Salah satunya yaitu PLTS (pembangkit listrik tenaga surya), dalam PLTS (pembangkit listrik tenaga surya) dibutuhkan alat elektronika daya yang bernama inverter ,inverter berfungsi merubah arus searah menjadi arus bolak balik. Inverter yang dibuat dalam penelitian ini memiliki spesifikasi tegangan keluaran 220 volt memiliki frekuensi 50 hz dan nilai THD dibawah 10% Metode pemodulasian yang dipakai dalam pembuatan inverter adalah metode spwm. metode spwm adalah salah satu teknik pensaklaran yang menghasilkan bentuk gelombang keluaran inverter dengan karakteristik yang mendekati sinusoidal, mikrokontroler yang dipakai dalam penelitian ini adalah Arduino dengan IC atmega328p dan IC atmega 2560 Dalam penelitian ini didapatkan beberapa hasil dari inverter yang sudah dirancang untuk Inverter 1 fasa nilai tegangan sebesar 237,5 volt dengan frekuensi sebesar 49,97 Hz dan nilai THD sebesar 9,23%, untuk inverter 3 fasa masing-masing fasa secara berurutan pada fase a,b,c memiliki nilai tegangan sebesar 230,5 volt, 223,8 volt, 227,9 volt dengan frekuensi 49,48 Hz, 49,70 Hz, 49,50 Hz dan nilai THD sebesar 9,26%, 9,94%, 9,49% hasil ini didapatkan menggunakan inverter dengan metode SPWM.
Rancang Bangun Remote Monitoring Wind Turbine Pada PLTB Skala Mikro Kurnia Fandhy; Awan Uji Krismanto; Widodo Pudji Muljanto
Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2024): Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro
Publisher : Magnetika: Jurnal Mahasiswa Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Renewable menjadi salah satu pengganti energi fosil. Angin merupakan energi baru terbarukan yang ramah lingkungan. Wind Turbine digunakan untuk menangkap energi angin kemudian mengubahnya menjadi energi gerak. Energi gerak tersebut diubah manjadi energi listrik dengan mesin yang dinamakan Generator Generator ini memiliki keluaran AC 3 fasa. Rectifier atau AC to DC Converter berfungsi mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC. Kemudian masuk ke charge controller untuk menstabilkan keluaran dari Generator. Dari tiap keluaran Generator dan charge contoller di monitoring untuk memberikan informasi tiap objek yang diamati. Objek yang diamati berupa arus dan Tegangan AC maupun Tegangan DC. Data disimpan ke dalam MMC (Multimedia card). Sistem monitoring yang terotomasi tanpa ada human interference, bisa secara real-time dan berbasis Internet of Things(IoT). Arduino mega sebagai mikrokontroller. Komponen yang digunakan berupa Modul Sensor ACS712, Sensor Tegangan DC, Modul Sensor ZMPT101B, Modul Micro SD-Card, RTC DS3231, LCD I2C, Modul ESP8266. Akurasi dari Sensor Tegangan DC memiliki rata-rata Presentasi Galat 0.539%, pada Sensor Tegangan ZMPT101b Presentasi Galat 1.07% Dan Sensor Arus ACS712 Presentasi Galat 0.78% Blynk sebagai tampilan melalui smartphone, data yang telah didapat bisa lihat pada smartphone secara langsung.
Co-Authors Abdul Aziz Akbar Siliwangi Abdurrohman Eko Saputra Abidin, Dimas Zainal Abraham Lomi Adrianto Adhi Setyo Nugroho Agung Bagus Putranto Alfian Daniel Toding Among Dwi Wardani, Among Andi Nugroho Andika Tri Firmansyah Apolonio Nuncio Fernandes de Castro Aryuanto Soetedjo Cahyo Edi Wicaksono Calvin, Agape Choirul Saleh Dadang Hermawan DARMANSYAH . Deva Herdiyanto Putra Dhilah Danumerta Subeki Dyah Ayu Girindraswari Efendi, Khorul Fahmi Eko Yohanes Setiawan Eko Yohanes Setyawan Fakhruddin Arrazi Fauzan, Helmi Feri Prasetyo Nugroho Fikram Firdaus Bima Firmansyah Frisca Fitrianingrum Galih Bangga Hafizhul Ayyasi Khairullah Harry Prayogo heldi bafadhal, Heldi Helmi Fauzan Herlambang Setiadi Herlambang Setiadi Herlambang Setiadi Herlambang Setiadi Herri Trilaksana Heru Purbo Waseso Hidayat, Rian Arby Hidayat I Komang Somawirata I Made Wartana Ida Soewarni Ikhwan Romadhoni Iqbal Zajuli, Ahmad Irrine Budi S Irrine Budi Sulistiawati Ketut Agung Agus Jaya Korompis, Kiky Kurniawan Krisna Ardi Nugraha Krisna Ardi Nugraha Kurnia Fandhy Labib, Radimas Putra Davi M. Abd. Hamid Maulana Bayhaqi Maxi Dwi Atmanto Mochamad Ifan Mashudi Mochamad Ifan Mashudi Mochamad Ifan Mashudi Mochamad Yajit Albustomi Muhammad Abdillah Muhammad Abdillah Muhammad Abdillah Muhammad Abdillah Muhammad Davi Labib, Radimas Putra Muhammad Iqbal Muhammad Rafi Ramadhan Liesanto Muhammad Ruswandi Djalal Muhammad Yusuf Yunus Muljanto, Widodo Pudji Musta’al Rahmatullah Ni Putu Agustini Ni Putu Agustini Ni Putu Agustini Nita Indriani Pertiwi Nita Indriani Pertiwi Nova Zainur Rifki Nugroho, Teguh Aryo Praswanto, Djoko Hari Prisma Megantoro Putu Billy Ezra Shaniga Punggawa Rachmad Albi Igam Rachmad Rahmansyah, Aldi Rahmansyah Sandi Buton Siswi Astuti Soeparno Djiwo Sotyohadi Sri Renaningsih Tahta Amrillah Teguh Aryo Nugroho Widodo Pudji Muljanto Wilhan Jechovanda Susant0 Yoga Prasetyo Yohanes Latumahina yohanes moa Yusuf Abdillah, Sulthon Yusuf Ismail Nakhoda Yusuf Ismail Nakhoda Yusuf Ismail Nakhoda