Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengkayaan Vitamin C Pada Pakan Silase Keong Mas (Pomacea canaliculata): Efek Terhadap Biomassa Dan Reproduksi Artemia sp. Skala Labolatorium Pramesty, Nur Ifada; Rosyida, Eka; Nilawati, Jusri
Mitra Sains Vol 11 No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ms26866579.2023.v11.i2.pp115-121

Abstract

Giving vitamin C to feed is very necessary considering that vitamin C is a multivitamin needed by the body. The purpose of this study was to determine the proper dose of vitamin C in the golden snail silage feed in increasing the biomass and reproduction of Artemia sp. The research was conducted at the Laboratory of Water Quality and Aquatic Biology, Department of Fisheries and Maritime Affairs, Faculty of Animal Husbandry and Fisheries, Tadulako University. The variables observed were population density, egg/cyst production, hatching rate, survival rate (SR), water quality. The study used a completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 4 replications with 20 experimental units A: control , B: vitamin C 12 mg/L, C: vitamin C 18 mg/L, D: vitamin C 24 mg/L, E: vitamin C 30 mg/L. The results showed that vitamin C enrichment with a concentration of 24 mg/L had a very significant effect (p<0.05) on each variable. Improper concentration of vitamin C in feed enrichment can affect the survival of Artemia sp.
Hubungan Panjang-Bobot, Nisbah Kelamin dan Faktor Kondisi Ikan Endemik Sulawesi Rono Lindu (Oryzias sarasinorum Popta 1905) Nilawati, Jusri; Rasmina, Rasmina; Tantu, Fadly Y.
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 24 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v24i3.2023.149-158

Abstract

Ikan rono Lindu (Oryzias sarasinorum Popta 1905) adalah salah satu ikan endemik dari perairan tawar Sulawesi yang penyebarannya terbatas hanya di Danau Lindu. Status konservasi O. sarasinorum yang telah ditetapkan oleh IUCN berada dalam kategori terancam punah. Penelitian menggunakan metode standar dalam studi bioekologi ikan. Data yang dianalisis berasal dari sampel yang dikoleksi pada medio Juli-September 2013 dari Danau Lindu. Alat tangkap yang digunakan berupa pukat pantai kecil berkantong (mini beach sine) berukuran panjang 10 m, lebar 2,5 m, diameter kantong 1 m, dan mata jaring 2 mm. Jumlah total sampel sebanyak 165 ekor, terdiri atas 94 ekor ikan jantan dan 71 ekor ikan betina. Hasil analisis hubungan panjang-bobot ikan O. sarasinorum jantan, betina, dan gabungan jantan dan betina masing-masing adalah W= 0,000L2,128, W= 0,000L2,396 dan W=0,000L2,239  dengan nilai koefisien korelasi (r) masing-masing 0,968, 0,933 dan 0,953. Hal ini  mengindikasikan bahwa O. sarasinorum memiliki pola pertumbuhan allometrik negatif. Faktor kondisi Fulton (K) O. sarasinorum jantan berkisar 0,718-2,625 sedangkan betina 0,586-2,963. Nisbah kelamin ikan O. sarasinorum menunjukkan bahwa jumlah ikan jantan relatif lebih banyak dibandingkan dengan ikan betina. Studi ini merupakan laporan pertama mengenai hubungan panjang-bobot dan faktor kondisi untuk ikan endemik O. sarasinorum. Informasi biometrik ini berguna untuk pengelolaan berkelanjutan, kajian dinamika populasi ikan dan konservasi.