Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA SARKASME NETIZEN PADA AKUN TIK TOK NISA SABYAN Yosi Yolanda Maulani; Aditya Ansor Alsunah; Lina Siti Nurwahidah; Cecep Dudung Julianto
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.22993

Abstract

Media sosial menjadi ruang bebas bagi pengguna untuk menyampaikan opini dan mengekspresikan sikap terhadap berbagai fenomena publik. Salah satu bentuk ekspresi yang sering muncul adalah penggunaan bahasa sarkasme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahasa sarkasme netizen pada kolom komentar akun TikTok Nisa Sabyan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa komentar netizen pada unggahan akun tersebut selama bulan Oktober 2025. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis berdasarkan konteks serta makna tuturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa sarkasme digunakan sebagai bentuk sindiran, ejekan, dan kritik sosial yang menyoroti ketidaksesuaian antara citra religius dan perilaku individu menurut persepsi publik. Temuan ini memperlihatkan rendahnya kesadaran netizen terhadap kesantunan berbahasa di media sosial serta pentingnya etika komunikasi dalam ruang digital.  
CAMPUR KODE PADA KONTEN TIKTOK KREATOR GARUT: MANG EPUL SI TUKANG DAHAR SEBAGAI REPRESENTASI BAHASA ANAK MUDA GARUT Siti Nur Halimah; Aditya Ansor Alsunah; Lina Siti Nurwahidah; Cecep Dudung Julianto
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.23000

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan campur kode dalam konten media sosial yang mencerminkan dinamika bahasa anak muda, khususnya di daerah Garut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk campur kode dalam konten TikTok Mang Epul Si Tukang Dahar serta menjelaskan bagaimana campur kode tersebut merepresentasikan bahasa anak muda Garut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa dua video vlog yang diunggah pada akun TikTok Mang Epul Si Tukang Dahar. Analisis data dilakukan berdasarkan teori campur kode Muysken yang mengklasifikasikan campur kode ke dalam tiga kategori, yaitu insertion, alternation, dan congruent lexicalization. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga jenis campur kode tersebut ditemukan dalam video yang dianalisis, dengan dominasi insertion dan congruent lexicalization melalui perpaduan bahasa Indonesia dan bahasa Sunda. Campur kode dalam konten tersebut berfungsi sebagai sarana pembentukan identitas, keakraban, ekspresi diri, serta komunikasi populer di media sosial. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa oleh Mang Epul merepresentasikan bahasa anak muda Garut yang bersifat kreatif, fleksibel, dan tetap mempertahankan identitas budaya lokal, sehingga berimplikasi pada pemahaman perkembangan bahasa daerah di ranah digital.