Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Dampak Penggunaan Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Dan Hubungan Sosial Mahasiswa Gen Z Unimed Natalia Dela Br Simamora; Sani Susanti; Christiana Junita Panjaitan; Febry Yanti Br Ginting; Mas Iren Niat Anjelina Zebua
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the impact of social media use on the mental health and social relationships of Generation Z students at Universitas Negeri Medan. The frequent use of social media among this demographic is assumed to influence their psychological wellbeing, interaction patterns, and academic productivity. This research employed a descriptive qualitative approach through in-depth interviews, observation, and documentation involving three active university students as informants. The findings reveal that the students spend a significant amount of time accessing social media daily, predominantly using applications such as Instagram, TikTok, YouTube, and WhatsApp. Social media provides various benefits, including ease of communication, access to information, entertainment, and educational content that supports learning activities. However, uncontrolled use results in negative consequences, such as increased stress, anxiety, insecurity, difficulties in maintaining focus, and a tendency to procrastinate academic tasks. Moreover, face-to-face social interactions decline because students are more inclined to engage with digital platforms even when physically present with others. The study concludes that social media plays an essential role in students’ daily lives, yet its excessive use can disrupt mental well-being and interpersonal connections. Therefore, it is recommended that students regulate their digital habits, limit screen time, and enhance digital literacy to ensure that social media use remains balanced, healthy, and academically supportive. Keywords: social media, mental health, social relationships, Generation Z students, digital use, academic productivity. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental dan hubungan sosial mahasiswa Generasi Z di Universitas Negeri Medan. Penggunaan media sosial yang intens pada kelompok usia ini diperkirakan mempengaruhi aspek psikologis, interaksi sosial, dan produktivitas akademik mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga mahasiswa aktif sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan media sosial dalam durasi tinggi setiap hari, dengan aplikasi yang paling sering diakses adalah Instagram, TikTok, YouTube, dan WhatsApp. Media sosial memberikan manfaat berupa kemudahan mendapatkan informasi, hiburan, serta akses terhadap konten edukatif yang membantu proses pembelajaran. Namun, penggunaan yang tidak terkontrol menimbulkan dampak negatif berupa stres, kecemasan, perasaan tidak aman, gangguan konsentrasi, serta kecenderungan menunda tugas akademik. Selain itu, hubungan sosial tatap muka menurun karena perhatian mahasiswa lebih sering teralihkan pada perangkat digital saat berinteraksi langsung dengan orang lain. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial memiliki peran penting dalam kehidupan mahasiswa, tetapi penggunaannya perlu diatur secara bijak. Disarankan agar mahasiswa membatasi waktu penggunaan dan meningkatkan literasi digital agar mampu memanfaatkan media sosial secara sehat, seimbang, dan produktif. Kata Kunci: media sosial, kesehatan mental, hubungan sosial, mahasiswa Generasi Z, penggunaan digital, produktivitas akademik.
ANALISIS PEMAHAMAN DAN IMPLEMENTASI NILAI FILSAFAT DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI PKBM TAMAN BELAJAR MASYARAKAT Elizon Nainggolan; Michael Yudha Pratama; Christiana Junita Panjaitan; Imely Patrica K Banjarnahor; Novia Riani Pitri; Ribkah Panjaitan; Youlia Opita Sibuea
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 1 No. 2 (2025): Desember : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v1i2.117

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan pemahaman serta penerapan nilai-nilai filsafat pendidikan humanisme, pragmatisme, dan eksistensialisme dalam proses pembelajaran di PKBM Taman Belajar Masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan satu tutor sebagai informan utama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai humanisme tercermin dalam sikap tutor yang menghargai keberagaman warga belajar dan menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman serta mendukung. Nilai pragmatisme tampak melalui metode pembelajaran yang fleksibel dan berorientasi pada pengalaman nyata peserta didik. Adapun nilai eksistensialisme diwujudkan melalui pemberian kesempatan kepada warga belajar untuk mengembangkan kesadaran diri, memilih strategi belajar, dan bertanggung jawab atas proses belajarnya. PKBM berperan sebagai lembaga pendidikan nonformal yang menyediakan akses belajar terjangkau dan berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Meskipun masih terdapat kendala, seperti keterbatasan fasilitas dan kebutuhan peningkatan kompetensi tutor, penerapan nilai-nilai filsafat pendidikan di PKBM menunjukkan perkembangan positif menuju pembelajaran yang lebih humanis, kontekstual, dan memberdayakan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan praktik pembelajaran pada lembaga pendidikan nonformal.
ANALISIS LITERASI DIGITAL IBU PKK DALAM MENYIKAPI BERITA HOAKS DI MEDIA SOSIAL: PERSPEKTIF PENDIDIKAN ORANG DEWASA Silvia Mariah Handayani; Sardi Pranata; Clara Desmiati Br Sembiring; Christiana Junita Panjaitan; Desy Verayanti Br. Saragih; Elsy Virjita; Febry Yanti Br. Ginting S; Lidya Maulidzha; Liza Azzahrah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.54630

Abstract

Perkembangan media sosial mempermudah masyarakat dalam memperoleh dan menyebarkan informasi, tetapi juga meningkatkan penyebaran berita hoaks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literasi digital ibu PKK dalam menyikapi berita hoaks di media sosial dari perspektif pendidikan orang dewasa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang dengan melibatkan 13 orang ibu PKK sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh informan aktif menggunakan media sosial, terutama WhatsApp, Facebook, dan TikTok, serta pernah menerima berita hoaks terkait kesehatan, bantuan pemerintah, dan isu sosial. Sebagian besar informan telah berupaya memverifikasi informasi melalui mesin pencari, media massa, maupun sumber resmi sebelum menyebarkannya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengalaman dalam menerima dan memeriksa informasi di media sosial menjadi bagian dari proses pembelajaran orang dewasa yang mendorong terbentuknya sikap kritis terhadap informasi. Penelitian ini memberikan kontribusi pada penguatan literasi digital masyarakat dewasa sebagai bagian dari pembelajaran sepanjang hayat dalam mencegah penyebaran hoaks. Oleh karena itu, diperlukan program literasi digital yang berkelanjutan bagi masyarakat.