Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : media informatika

Optimalisasi Kualitas Pencahayaan dalam Suatu Ruangan Berdasarkan pada Keseimbangan Kebutuhan Manusia, Efisiensi Energi, dan Pertimbangan Arsitektur dengan Menggunakan Metode Fuzzy Logic Control Aan Ansen Andryadi; Ginanjar Nugraha
Media Informatika Vol 20 No 1 (2021)
Publisher : P3M STMIK LIKMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.418 KB) | DOI: 10.37595/mediainfo.v20i1.56

Abstract

Kelayakan pencahayaan dalam ruangan menjadi hal yang penting untuk diperhatikan agar mata orang yang berada di dalam ruangan tersebut dapat terjaga kesehatannya. SNI 03- 6575-2001 telah memberikan batas kelayakan pencahayaan dalam ruangan. Penelitian ini membandingkan metode fuzzy logic Tsukamoto dan Sugeno untuk menentukan intensitas kompensasi cahaya di dalam ruangan agar kualitas pencahayaan dalam ruangan menjadi optimal. Penelitian yang dilakukan mengambil beberapa sample data dari ruangan tempat penulis bekerja. Pengambilan data menggunakan sensor intensitas cahaya yang diletakan di atas meja di tengah ruangan dengan menghadap keatas/plafon ruangan. Waktu pengambilan sample data dimulai pada pukul 7 pagi sampai dengan pukul 4 sore, metode pengambilan sample data adalah dengan mengukur dua kondisi pencahayaan ruangan dan mengukur intensitas cahaya ruangan mengandalkan cahaya luar yang masuk melalui jendela dan cahaya lampu dalam ruangan dengan mengaturnya melalui saklar lampu. Hasilnya didapat kesimpulan bahwa metode fuzzy logic Sugeno memberikan hasil yang lebih baik dalam menentukan nilai intensitas kompensasi cahaya yang dibutuhkan agar ruangan tempat bekerja mendapatkan pencahayaan yang sesuai dengan standar yang disyaratkan dibandingkan metode fuzzy logic Tsukomoto.
Tinjauan Konsep Value Co-creation dalam ITIL-4: Pergeseran Paradigma dari Penyerahan Layanan ke Penciptaan Nilai Bersama Aan Ansen Andryadi; Ridwan Zulkifli; Ade Hilman; Eva Nurholifah; Gina Pertiwi; Muhamad Rayhan Fadillah; Surya Padli
Media Informatika Vol 25 No 2 (2026)
Publisher : P3M STMIK LIKMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37595/mediainfo.v25i2.526

Abstract

Dalam era disrupsi digital, manajemen layanan teknologi informasi (ITSM) diharapkan mampu memberikan nilai yang berkelanjutan, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan bisnis. Namun, pada kenyataannya, masih banyak organisasi yang terjebak pada paradigma tradisional yang kaku dan berpusat pada penyedia layanan (provider-centric), di mana pengguna hanya diposisikan sebagai penerima pasif. Hal ini memunculkan kesenjangan antara praktik penyampaian layanan konvensional dengan tuntutan kolaborasi aktif yang krusial di masa kini. Menjawab permasalahan tersebut, kerangka kerja ITIL 4 hadir dengan pergeseran paradigma yang berfokus pada konsep value co-creation (penciptaan nilai bersama). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji landasan teoritis dan menganalisis pergeseran paradigma dari service delivery menuju value co-creation tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Proses pengumpulan dan sintesis data dibantu menggunakan tools basis data akademik, yaitu Google Scholar, IEEE Xplore, dan ScienceDirect, dengan fokus pada literatur ilmiah yang diterbitkan dalam kurun waktu 2020 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ITIL 4—yang dijiwai oleh teori Service-Dominant Logic (S-D Logic)— berhasil mengubah peran pengguna menjadi mitra kolaboratif yang aktif. Melalui komponen Service Value System (SVS) dan Service Value Chain (SVC), ITIL 4 terbukti mampu mengintegrasikan seluruh pemangku kepentingan untuk berfokus pada pencapaian outcome bisnis, bukan sekadar output teknis. Kesimpulannya, transisi menuju value co-creation merupakan sebuah transformasi budaya manajerial fundamental yang memungkinkan organisasi TI menjadi lebih tangkas, responsif, dan berorientasi pada pelanggan, sehingga nilai layanan yang dihasilkan menjadi jauh lebih optimal.
Co-Authors Ade Hilman Adila Safari Nurrahman Ahmad Gojali Mansur Ahmad Husen Ahmad Manafi Amrullah, Fikri Andriansyah, Rendi Anisha Vinka Malhotra’s Arachman, Taufik Arya Yasin Awaluna Nurdilan Rahmadhita Aziz Muhammad Labib Cikal Rosyayuda Daffa Arfiyandi Derismana Derismana Devi Perdiansyah Dewi Agustiani Dhita Ayu Amalia Dila Siti Nurfadhilah Dinda Nurasidah Dodi Nugraha Dzikri Alfaturrohman Edi Firdaus Eva Nurholifah Evie Farida Juliarta Febi Fitriyani Fikri Amrullah Frinska Putra Pratama Gilang Redzav Bagaswara Gina Pertiwi Ginanjar, Rega Hasna Maulani Mukarom Hasri Fatonah, Neng Hendra Purnama Henny Noviany Ihsan Surya Jamil Ihsan Surya Jamil Ilmal Yakin Nurahman Ina Siti Nurhasanah Indra Indra Indra Kartijo Kartijo Lita Lestari Utami Luthfiah Mufida M. Fisal Ramdan Manafi, Ahmad Mansur, Ahmad Gojali Melati Nuraeni Mochamad Rizky Fauzan Mochamad Saleh Mufida, Luthfiah Muhamad Rayhan Fadillah Muhammad Naufal Muniroh, Nur Nadya Sri Agustina Nazwa Albirri Nazwa Fadillah Neng Pita Lestia Putri Novia Nurul Puspita Nugraha, Ginanjar Nur Kesha Sophiawati Nurahman, Ilmal Yakin Pratama, Frinska Putra Putri, Neng Pita Lestia Randi Fajar Rohmana Randi Pajar Rohmana Ratnasari Ratnasari Ratnasari Rega Agustiana Rega Ginanjar Rendi Andriansyah Ridwan Zulkifli Ridwan Zulkifli Ridwan Zulkifli Ridwan Zulkifli Ridwan Zulkifli Ridwan Zulkifli Ridwan Zulkifli Rika Setiani Nur Faidah Rike Setiani Nur Fadillah Rindu Nur Anfanti Rival Maulana Rohmana, Randi Pajar Rohmawati Septiani Samsan Sandi Nazril Sri Afriliani Sukma Surya Padli Syahda Lidini Hanifah Syifa Aulya Taufik Arya Yasin Arachman Umi Lutfiatul Fadilah zulkifli, ridwan ⁠M Fisal Ramdan