Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Nilai-Nilai Kearifan Lokal Adat Sara Monda’u Sebagai Sumber Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Fitriyani Saudi; Rahmawati Nurkarima
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An effective way to introduce the local wisdom of a region to the younger generation is by making it a learning resource at school. This research aims to determine: 1) the local wisdom values ​​adhered to by the Sara Manda'u custom; 2) the social studies learning process at school; and 3) the values ​​of local wisdom of the Sara Manda'u tradition which are integrated into social studies subjects in Unaaha District, Konawe Regency. This research uses a qualitative method with a phenomenological approach. The results of this research show that: 1) the Sara Monda'u tradition has six local wisdom values, namely religious, social/mutual cooperation values, discipline values, educational values, environmental care values, and economic values; 2) the social studies learning process at SMPN 1 Unaaha and SMPN 2 Unaaha schools has significant differences, where SMPN 2 Unaaha students have better enthusiasm, infrastructure, teacher competence and learning outcomes; and 3) there are Sara Manda'u traditional local wisdom values ​​integrated into social studies subjects, namely: religion, discipline, responsibility, social care/mutual cooperation, and environmental care
Tradisi Meta’ua dalam Perspektif Geografi Budaya pada Masyarakat Buton Selatan La Uning; Andrias Andrias; Rahmawati Nurkarima; La Ode Nursalam
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v11i1.706

Abstract

The Meta'ua tradition plays an important role in maintaining cultural identity, preserving local wisdom, and shaping the cultural landscape of the community amidst the current of modernization. The purpose of this study is to analyze the symbolic meaning and value of local wisdom in the Meta'ua tradition in the community of Nggulanggula Village, South Buton Regency, from a Cultural Geography perspective. This study uses qualitative methods with data collection techniques through observation and in-depth interviews. The results show that the Meta'ua tradition forms a distinctive cultural landscape through traditional processions, dances, symbols, and the use of spaces such as Baruga Binawakili and Galampa as centers of cultural activities. Community interaction with the environment is seen in the use of garden produce, livestock, and cempaka flowers as supporting elements of the tradition, as well as through social participation that emphasizes the value of mutual cooperation. Traditional symbols such as machetes, spears, shields, red and white sashes, and traditional clothing reflect identity and serve as a unifying force for the community. Although modernization brings some simple adjustments, the essential values ​​of tradition remain intact. Thus, the Meta'ua tradition not only functions as a traditional procession, but also as a cultural symbol, a means of preserving local wisdom, and strengthening the identity of the Siompu District community within the Cultural Geography.
Penguatan Literasi Hidrologi Mahasiswa Pendidikan Geografi Melalui Implementasi Field Based Learning di Sungai Nanga-Nanga Nur Hasanah; Laode Muhamad Irsan; Nurvianti Nurvianti; Amniar Ati; Rahmawati Nurkarima
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v1i2.335

Abstract

Air merupakan sumber daya vital bagi kehidupan, sehingga pemahaman terhadap hidrologi menjadi aspek penting dalam pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi hidrologi mahasiswa Pendidikan Geografi melalui implementasi pendekatan Field Based Learning (FBL) di Sungai Nanga-Nanga, Kota Kendari. Kegiatan ini melibatkan 63 mahasiswa dalam pengamatan dan pengukuran berbagai parameter hidrologi yang komprehensif, meliputi suhu permukaan air, kecepatan dan debit air, lebar dan kedalaman sungai, suhu dan kelembapan udara, identifikasi biota dan material dasar sungai, serta suhu, kelembapan, dan pH tanah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui empat tahapan utama yaitu persiapan, pemberian materi, pelaksanaan lapangan, dan evaluasi. Hasil perbandingan nilai pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa tentang konsep hidrologi sebesar 18,35%. Tanggapan mahasiswa terhadap terhadap kegiatan ini juga sangat positif, 74,2% sangat stuju bahwa praktik lapangan meningkatkan pemahaman mreka. Sebesar 68,9% merasa bahwa pengamatan langsung membuat materi lebih menarik, dan 65,1% menilai kegiatan tersebut menyenangkan sekaligus bermanfaat. Kegiatan pengabdian ini terbukti efektif memperkuat literasi hidrologi, mengembangkan keterampilan praktis, serta mendorong pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif dalam pengelolaan sumber daya air. Program ini direkomendasikan untuk dilanjukan sebagai model pembelajaran inovatifyang dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan pengelolaan sumber daya air di masa mendatang.
Penguatan Kompetensi Penelitian Geospasial Melalui Integrasi Artificial Intelligence (AI) di Jurusan Pendidikan Geografi Andi Sulia Sudirman; Rahmawati Nurkarima; Tahir Tahir
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v1i2.339

Abstract

Pelatihan teknologi geospasial yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan (GeoAI) menjadi salah satu kebutuhan penting dalam meningkatkan kemampuan penelitian mahasiswa pendidikan geografi pada era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menguatkan kompetensi mahasiswa dalam memahami konsep GeoAI, analisis data spasial berbasis Google Earth Engine, dan visualisasi data kependudukan menggunakan Tableau. Metode yang digunakan adalah pendampingan berbasis praktik dengan desain pre-test dan post-test untuk mengukur perkembangan kompetensi peserta, serta penilaian mini project dan evaluasi kepuasan pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi mahasiswa pada seluruh aspek penilaian, terutama pada keterampilan teknis pemanfaatan platform GeoAI dan komunikasi informasi spasial melalui dashboard interaktif. Rata-rata skor post-test meningkat menjadi 82,3 atau naik 32 poin dibandingkan skor pre-test sebesar 50,3. Produk mini project yang dihasilkan peserta juga menunjukkan kualitas yang baik dan mampu digunakan sebagai media pemetaan tematik berbasis data. Mahasiswa memberikan respons positif terhadap kesesuaian materi, kejelasan penyampaian, dan kebermanfaatan kegiatan sehingga pelatihan dinilai relevan dengan kebutuhan penelitian mereka. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan literasi GeoAI dan kesiapan mahasiswa dalam mengembangkan penelitian geospasial modern. Ke depan, dibutuhkan program lanjutan yang lebih intensif dan berkelanjutan untuk memperkuat penguasaan teknologi dan memperluas implementasinya dalam pembelajaran geografi.
PENGELOLAAN BERBASIS PARTISIPATIF UNTUK PENINGKATAN NILAI EKOLOGIS HUTAN MANGROVE DI PULAU SABANGKO Rahmawati Nurkarima; Alfiani Dwi Astuti; Fitriyani Saudi; Nurhasanah
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Celebica Jurnal Kehutanan Volume 6 no 2 tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65078/jc.v6i2.188

Abstract

A study has been conducted on community participation in mangrove management on Sabangko Island. The aim was to determine the forms of community participation related to mangrove management on Sabangko Island. In addition, this study sought to determine the ecological value of mangrove forests on Sabangko Island. This study used a descriptive qualitative research type. Data collection used direct observation and questionnaires. Then, the data was combined with the results of interviews. This study used 68 families as samples in the data collection process. From the results of the study, it can be concluded that the community is very aware of the ecological benefits of the mangrove ecosystem. The form of local community participation is mostly abstract participation. The ecological value of mangroves most perceived by the local community is maintaining the availability of fresh water on the island
Penguatan Pemahaman Mahasiswa Tentang Budaya Sekolah Melalui Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Amniar Ati; Septianto Aldiansyah; Fitriyani Saudi; Nur Hasanah; Andi Sulia Sudirman; Rahmawati Nurkarima; Nurvianti Nurvianti; Hasni Hasan
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v2i1.477

Abstract

Penguatan kompetensi calon guru tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi ajar dan kompetensi pedagogik, tetapi juga oleh kemampuan memahami budaya sekolah sebagai konteks sosial dan kultural tempat proses pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu, Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) menjadi salah satu sarana strategis dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung untuk memahami dinamika kehidupan sekolah, nilai-nilai yang dianut, serta praktik profesional yang berkembang di lingkungan pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai budaya sekolah melalui Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di SMA Negeri 04 Kendari. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan di sekolah, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa; 1) Terjadi peningkatan signifikan pemahaman mahasiswa terhadap aspek artefak budaya sekolah. Skor pemahaman yang semula berada pada kisaran 52%–62% meningkat menjadi 83%–88% setelah pelaksanaan PLP. Peningkatan tertinggi terlihat pada indikator tradisi sekolah yang dilakukan secara konsisten dalam membangun nilai dan norma. 2) Pada aspek nilai dan norma sekolah, skor pemahaman mahasiswa yang semula berada pada kisaran 53%–56% meningkat menjadi 87%–90% setelah pelaksanaan PLP. Peningkatan tertinggi terlihat pada indikator pembiasaan karakter sebagai cerminan nilai yang dianut sekolah. 3) Pada aspek asumsi dasar budaya sekolah, skor pemahaman mahasiswa yang semula berada pada kisaran 48%–51% meningkat secara signifikan menjadi 87%–90% setelah pelaksanaan PLP. Peningkatan tertinggi terlihat pada indikator harapan guru terhadap prestasi siswa. Ke depan, kegiatan PLP perlu terus dikembangkan dengan pendampingan yang lebih intensif dan refleksi terstruktur agar mampu memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap konteks sosial, budaya, dan akademik sekolah secara berkelanjutan.
Pendampingan Inovasi Pembelajaran Digital Melalui Website Games Sebagai Upaya Pengembangan Kompetansi Mahasiswa Merancang Media Pembelajaran Audio Visual Rahmawati Nurkarima; Wira Yudha; Rahma Musyawarah; Alfiani Dwi Astuti
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v2i1.524

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut mahasiswa calon guru memiliki kompetensi dalam merancang media pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Namun, pemanfaatan teknologi digital di kalangan mahasiswa masih cenderung berorientasi pada penggunaan media yang telah tersedia dibandingkan kemampuan untuk merancang media pembelajaran secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Halu Oleo dalam merancang media pembelajaran audio visual dengan memanfaatkan website games sebagai bentuk inovasi pembelajaran digital yang interaktif. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan menerapkan metode pelatihan dan pendampingan berbasis learning by doing yang melibatkan 20 mahasiswa, melalui tiga tahapan utama meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 62,40 pada pre-test menjadi 81,75 pada post-test (t = 9,842; p < 0,001). Evaluasi kompetensi mahasiswa dalam merancang media pembelajaran menunjukkan kategori baik hingga sangat baik pada aspek kesesuaian materi, desain visual, interaktivitas, kreativitas, dan keterpakaian media. Selain itu, peserta memberikan respons positif terhadap penggunaan website games sebagai media pembelajaran digital yang mendukung kreativitas serta pembelajaran berbasis teknologi. Ke depan, pendampingan pemanfaatan website games diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan merancang media pembelajaran, serta kesiapan mahasiswa sebagai calon guru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran.
Penguatan Pemahaman Mahasiswa Tentang Budaya Sekolah Melalui Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Amniar Ati; Septianto Aldiansyah; Fitriyani Saudi; Nur Hasanah; Andi Sulia Sudirman; Rahmawati Nurkarima; Nurvianti Nurvianti; Hasni Hasan
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v2i1.477

Abstract

Penguatan kompetensi calon guru tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi ajar dan kompetensi pedagogik, tetapi juga oleh kemampuan memahami budaya sekolah sebagai konteks sosial dan kultural tempat proses pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu, Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) menjadi salah satu sarana strategis dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung untuk memahami dinamika kehidupan sekolah, nilai-nilai yang dianut, serta praktik profesional yang berkembang di lingkungan pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai budaya sekolah melalui Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di SMA Negeri 04 Kendari. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan di sekolah, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa; 1) Terjadi peningkatan signifikan pemahaman mahasiswa terhadap aspek artefak budaya sekolah. Skor pemahaman yang semula berada pada kisaran 52%–62% meningkat menjadi 83%–88% setelah pelaksanaan PLP. Peningkatan tertinggi terlihat pada indikator tradisi sekolah yang dilakukan secara konsisten dalam membangun nilai dan norma. 2) Pada aspek nilai dan norma sekolah, skor pemahaman mahasiswa yang semula berada pada kisaran 53%–56% meningkat menjadi 87%–90% setelah pelaksanaan PLP. Peningkatan tertinggi terlihat pada indikator pembiasaan karakter sebagai cerminan nilai yang dianut sekolah. 3) Pada aspek asumsi dasar budaya sekolah, skor pemahaman mahasiswa yang semula berada pada kisaran 48%–51% meningkat secara signifikan menjadi 87%–90% setelah pelaksanaan PLP. Peningkatan tertinggi terlihat pada indikator harapan guru terhadap prestasi siswa. Ke depan, kegiatan PLP perlu terus dikembangkan dengan pendampingan yang lebih intensif dan refleksi terstruktur agar mampu memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap konteks sosial, budaya, dan akademik sekolah secara berkelanjutan.
Pendampingan Inovasi Pembelajaran Digital Melalui Website Games Sebagai Upaya Pengembangan Kompetansi Mahasiswa Merancang Media Pembelajaran Audio Visual Rahmawati Nurkarima; Wira Yudha; Rahma Musyawarah; Alfiani Dwi Astuti
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v2i1.524

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut mahasiswa calon guru memiliki kompetensi dalam merancang media pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Namun, pemanfaatan teknologi digital di kalangan mahasiswa masih cenderung berorientasi pada penggunaan media yang telah tersedia dibandingkan kemampuan untuk merancang media pembelajaran secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Halu Oleo dalam merancang media pembelajaran audio visual dengan memanfaatkan website games sebagai bentuk inovasi pembelajaran digital yang interaktif. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan menerapkan metode pelatihan dan pendampingan berbasis learning by doing yang melibatkan 20 mahasiswa, melalui tiga tahapan utama meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 62,40 pada pre-test menjadi 81,75 pada post-test (t = 9,842; p < 0,001). Evaluasi kompetensi mahasiswa dalam merancang media pembelajaran menunjukkan kategori baik hingga sangat baik pada aspek kesesuaian materi, desain visual, interaktivitas, kreativitas, dan keterpakaian media. Selain itu, peserta memberikan respons positif terhadap penggunaan website games sebagai media pembelajaran digital yang mendukung kreativitas serta pembelajaran berbasis teknologi. Ke depan, pendampingan pemanfaatan website games diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan merancang media pembelajaran, serta kesiapan mahasiswa sebagai calon guru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran.
An Experimental Study of Diagnostic Assessment Using Florence Littauer’s Personality Theory in Teaching Geography through the TaRL Approach Alfiani Dwi Astuti; Erin Parastika; Rahmawati Nurkarima; Eko Hariyadi; Gaby Nanda Kharisma
J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Vol 12, No 2 (2026): JPIPS
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpips.v12i2.40710

Abstract

This experimental study investigates the impact of a digital diagnostic evaluation, grounded in Florence Littauer's personality theory, on enhancing learning outcomes within the Teaching at the Right Level (TaRL) framework. TaRL differentiates students' personality types sanguine, choleric, melancholy, and phlegmatic from their learning levels and seeks to address both aspects. This research aims to align instruction with both learning traits and academic preparedness. The research employs the Shapiro-Wilk normality test, paired-sample t-test, and N-gain analysis to evaluate outcomes. The study was conducted at MAN 1 Kolaka with Class X1 Al-Bukhori Muslim, employing diagnostic evaluations featuring narrative sentences for each personality type, in addition to pre- and post-tests. The Shapiro-Wilk test produced a significance of 0.06 for the pre-test and 0.09 for the post-test, indicating a normal data distribution. The paired-samples t-test (sig=0.001 0.05) indicated significant alterations in learning outcomes, while the N-Gain score (0.75 0.70) demonstrated substantial effectiveness. The results indicate that this diagnostic method can assist TaRL; however, additional validation is required.