Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengembangan Pertanian Padi Sawah Masyarakat Suku Marind Di Kabupaten Merauke Julius Ary Mollet
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v2i2.2059

Abstract

Kajian ini merupakan hasil laporan penelitian yang didanai oleh Penelitain Prioritas Nasional MP3EI Tahun 2015 Tahap ke II. Tujuan penelitian: 1) untuk mengkaji pola pengelolaan tanaman padi suku Marind, 2) menganalisa tingkat keuntungan produksi tanaman padi masyarakat Marind. Dengan menggunakan simple random sampling, total responden sebanyak 168 orang yang tersebar di tiga distirik (Kurik, Semanggi dan Tanah Miring). Pendekatan kuantitatif dan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitan memperlihatkan bahwa terjadi perubahan sistem pertanian suku Marind dari subsisten ke mekanisasi pertanian, serta masyarkat Marind mampu mengembangkan tanaman padi. Selanjuntya hasil analisa BEP, memperlihatkan masyarakat Maridn masih memperopleh keuntungan dalam memproduksi padi. Kata Kunci : Pengembangan Pertanian, Tanaman Padi, Suku Marind
Analisis Implementasi Penggunaan Alokasi Dana Kampung (ADK) Terhadap Peningkatan Ekonomi Keluarga (Studi Kasus Di Kampung Itakiwa Ayapo Distrik Sentani Timur) Ria Nataliza Florence Mandiwa; Julius Ary Mollet; Kuwat Subyantoro
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v4i1.2083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari Pengelolan Dana Alokasi Kampung terhadap Peningkatan Ekonomi Keluarga di Kampung Itakiwa Ayapo.Jenis Penilitian yang digunakan dalam Penelitian ini adalah Penelitian Komparatif. Berdasarkan Kesimpulan menyeluruh dari Pendapat Responden di Kampung Itakiwa Mengenai Evaluasi Penggunaan ADK di Kampung Itakiwa Ayapo mencapai Score 4,47 atau berada pada Interval 4,20-5,00 atau dari keseluruhan persepsi responden dapat disimpulkan bahwa penggunaan Anggaran Alokasi Dana Kampung di Itakiwa Sangat Baik serta melalui proses atau tahapan evaluasi yang dilakukan. Persepsi responden menyatakan pula bahwa penggunaan Alokasi Dana Kampung bendampak pada perekonomian keluarga atau masyarakat di Kampung Itakiwa Ayapo atau mencapai Score 4,67 secara keseluruhan dan berada pada interval 4,20-5,00 berdampak sangat tinggi.Kata Kunci: Alokasi Dana Kampung, Peningkatan Ekonomi Keluarga
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Nelayan Di Distrik Jayapura Selatan Kota Jayapura Julius Ary Mollet
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v5i1.2094

Abstract

Peneltian ini didanai oleh Program Magister Ilmu Ekonomi (MIE) Universitas Cenderawasih Tahun Anggaran 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji: 1) kebijakan pemberdayaan masyarakat nelayan di Distrik Jayapura Selatan; 2) faktor apa yang berperan dalam peningkatan pendapatan nelayan; 3) Strategi pengembangan usaha diversifikasi produksi ikan; dan 4) penangkapan ikan  tidak merusak lingkungan pesisir. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa implementasi program pemberdayaan, cuaca, lokasi pasar dan juga metode menangkap ikan secara aggregate berpengaruh terhadap tingkat pendapatan nelayan. Selanjutnya, output matriks korelasi memperlihatkan bahwa program pengentasan kemiskinan mempunyai peran yang cukup signifikan terhadap tingkat pendapatan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat melalui pemberian modal usaha serta penangkapan ikan dengan memperhatikan lingkungan menjadi sangat penting dalam rangka pengembangan usaha perikanan yang berkelanjutan. Kata Kunci : Pemberdayaan Ekonomi, Masyarakat Nelayan
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Opini Hasi Pemeriksaan BPK Terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Pada Lima Wilayah Adat Papua Suryo Handoko Putro; Julius Ary Mollet; Antonia Klara
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v7i1.2169

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui, menganalisis dan mendapatkan bukti empiris tentang pengaruh faktor kelemahan sistem pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja, sistem pengendalian akuntansi dan pelaporan, sistem pengendalian intern, kerugian daerah, potensi kerugian daerah, kekurangan penerimaan, administrasi, ketidakhematan, ketidakefisienan, dan ketidakefektifan terhadap pemberian opini hasil pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kabupaten/Kota di lima wilayah adat Papua. Jenis penelitian ini adalah penelitian kausal yang bertujuan untuk menguji hipotesis dan merupakan penelitian yang menjelaskan fenomena dalam bentuk hubungan antar variabel. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari publikasi BPK RI dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semesteran (IHPS) 2014 sampai dengan 2018. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 LKPD. Metode pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan pendekatan purposive sampling, yaitu pengambilan sampel berdasarkan pada pertimbangan subyektif peneliti disesuaikan dengan tujuan penelitian. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif yang meliputii: uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda dan pemodelan, analisis koefisien determinasi, pengujian hipotesis dengan uji F dan uji t.Kata Kunci: Sistem Pengendalian Intern, Kepatuhan, Opini BPK, LKPD, IHPS.
Analisis Tingkat Pendapatan Usaha Peternak Babi Di Kelurahan Awiyo Distrik Abepura Kota Jayapura Sarlota A. Ratang; Yosep Maling; Julius Ary Mollet
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v7i1.2172

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerimaan usaha peternak babi, biaya produksi usaha peternak babi dan, tingkat pendapatan dari usaha peternak babi di Kelurahan Awiyo Distrik Abepura Kota Jayapura. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dengan jumlah responden sebanyak 50 kepalah keluarga peternak yang di ambil secara simply random sampling. Teknik pengumpulan data terdiri atas data primer yang didapat dari observasi dan wawancara yang berpedoman pada kuesioner serta data sekunder yang didapat dari dokumen-dokumen dari Dinas Petranian Kota Jayapura mengenai populasi peternak babi di daerah penelitian. Metode analisa data dalam penelitian ini, menggunakan dua metode yaitu meteode Matematis dan, Analisis. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan usaha peternak babi di daerah penelitian mencapaiai Rp 70,530,000.00 atau 14,10 persen. Sedangkan rata-rata total biaya produksi usaha peternak adalah Rp15,537,120.00 selama masa produksi, enam bulan sampai satu tahun. Rata-rata pendapatan usaha peternak babi setelah dikurangi dengan biaya-biaya, maka tingkat pepdapatan usha peternak babi mencapai Rp 54,992.880.00.Kata Kunci: Pendapatan Usaha, Peternak Babi
Pengaruh Peningkatan Pajak Restoran Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Jayapura Tahun 2016-2025 Maylan Adventesia Manullang; Julius Ary Mollet; Maria Kbarek
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v13i1.5594

Abstract

This study aims to analyze the development of restaurant tax realization, examine its effect on Local Own-Source Revenue (PAD), and identify supporting and inhibiting factors for optimizing restaurant tax collection in Jayapura City for the 2016-2025 period. The research employed a mixed method, with quantitative analysis using simple linear regression on secondary data of restaurant tax and PAD realizations from BAPENDA Jayapura City, as well as qualitative analysis through interviews with key informants. The results show that restaurant tax realization fluctuated, increasing before the pandemic (2016-2019), drastically declining in 2020 due to COVID-19, recovering strongly in 2021-2022 with a peak of IDR 65.03 billion, then decreasing again in 2023-2025. Restaurant tax has a positive and significant effect on PAD with a correlation coefficient (R) of 0.907 (very strong), a coefficient of determination (R²) of 82.3 percent, and a regression equation of PAD = 13.80 billion + 4.482 (Restaurant Tax), indicating a multiplier effect. Supporting factors include a strong legal foundation, significant economic potential, information technology, and a self-assessment system, while inhibiting factors include fluctuations in the number of taxpayers, data gaps, low compliance, limited human resources, and external factors such as pandemics and inflation. Keywords: Restaurant Tax, Local Own-Source Revenue (PAD)