Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kajian Evaluasi Manfaat Pembangunan Taman Kiara Artha Terhadap Pengunjung dan Pelaku Usaha Kusumo Wardani, Bayu; Mutia Ekasari, Astri
Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol. 17 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, UPT Publikasi Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jpwk.v17i1.593

Abstract

Pentingnya peranan ruang terbuka bagi kehidupan masyarakat menjadi menjadi salah satu alasan yang mendasari Pemerintah Kota Bandung mekakukan pembangunan taman kota. Hal itu dilakukan untuk menarik masyarakat agar dapat memanfaatkan taman kota sebagai ruang publik dan juga untuk mengurangan pemanfaatan taman kota yang cenderung menyimpang dari fungsinya. Dengan hadirnya Taman Asia Afrika yang merupakan salah satu taman kota yang dapat dijadikan sebagai ruang terbuka publik yang dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang untuk melakukan berbagai aktifitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi manfaat pembangunan Taman Asia Afrika untuk mempertahankan fungsi taman yaitu sebagai ruang publik yang memiliki peranan utama dalam menyelaraskan pola kehidupan manusia dari segi sosial maupun ekonomi terhadap pengunjung dan pelaku usaha di sekitar taman. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor manfaat sosial ekonomi adalah faktor paling penting dengan bobot mencapai 44,8%, faktor kedua terpenting adalah terevaluasinya fungsi taman dengan bobot mencapai 40,1%, dan terakhir faktor teridentifikasinya karakteristik eksisting taman 15,1%. Lalu dilihat dari output hasil pengolahan data dengan Expert Choice 11 yang disebut pada tampilan dinamis yang berisian antara kriteria atau Dynamic Sensitivity. Subkriteria mencapai bobot paling tinggi adalah sarana rekreasi 13,6% diikuti dengan sarana bermain anak 10,1% yang merupakan kriteria manfaat sosial. Sedangkan subkriteria mencapat bobot tinggi dari kriteria manfaat ekonomi adalah peningkatan tenaga kerja 3,3% serta mendorong kegiatan usaha 2,9%.
Penentuan Jalur Evakuasi dalam Upaya Kesiapsiagaan Bencana di Desa Cikole Lembang Damayanti, Verry; Agustina, Ina Helena; Ekasari, Astri Mutia; A, Riswandha Risang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v8i2.8221

Abstract

DDesa Cikole merupakan salah satu desa yang dilewati Sesar Lembang, memerlukan penentuan jalur evakuasi sebagai upaya kesiapsiagaan terhadap bencana. Salah satu bentuk rencana kesiapsiagaan bencana adalah pemahaman masyarakat mengenai jalur evakuasi dan titik kumpul. Namun, tidak ditemukan adanya identifikasi jalur evakuasi yang jelas berasal dari dokumen instansional ataupun kebijakan terkait. Hal ini pula yang menyebabkan ketidaktahuan masyarakat mengenai jalur evakuasi mana yang harus mereka ambil pada saat terjadi bencana. Maka perlu dilakukan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk merumuskan peta jalur evakuasi secara partisipatif. Kegiatan ini dilakukan dengan tahap di antaranya identifikasi rambu jalur evakuasi dan rambu titik kumpul eksisting, pembuatan peta awal jalur evakuasi hasil observasi di lapangan, Focus Group Discussion (FGD), dan pembuatan peta final jalur evakuasi dan titik kumpul. FGD menjadi kunci karena diharapkan akan menghasilkan peta jalur evakuasi yang baik berdasarkan aspirasi masyarakat. Melalui FGD diketahui bahwa masyarakat memilih jalur yang biasa dilalui untuk melaksanakan aktivitas. Selain itu, ditentukan juga terdapat 4 titik kumpul bencana yaitu di Lapangan Parkir Grafika Cikole, RS. Hewan, SDN 6 Cibogo, dan Balai Desa. Skema evakuasi masyarakat desa adalah menuju titik kumpul dusun terlebih dahulu kemudian menuju titik kumpul desa sebelum akhirnya menuju Balai Desa Cikole sebagai tempat pengungsian utama. Jalur evakuasi yang sudah dirumuskan kemudian dicetak dalam bentuk peta ukuran A3, dibagikan untuk setiap RW dan beberapa perwakilan masyarakat yang berdampak pada peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap kesiapsiagaan bencana.
Strategi Pemulihan Objek Wisata Lalassa Kabupaten Pandeglang Deni Rachman Hakim; Astri Mutia Ekasari; Bambang Pranggono
Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning Vol. 6 No. 1 (2026): Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsurp.v6i1.23233

Abstract

Abstract. Lalassa is a tourist attraction as well as the main activity center of the Tanjung Lesung Special Economic Zone (KEK). This destination has consistently attracted large numbers of visitors and has even received several awards from the Anugerah Pesona Pariwisata (APP) in Pandeglang Regency. However, the 2018 Sunda Strait tsunami greatly affected the surrounding coastal areas, including the Lalassa tourist attraction within the Tanjung Lesung area. This was further compounded by the COVID-19 pandemic, which restricted population mobility and consequently led to a decline in tourist numbers. Current field observations indicate that tourism activity at the site appears quiet, with almost no visitors at certain times. Therefore, the purpose of this research is to formulate a marketing strategy for the Lalassa tourist attraction, with the expectation that this strategy can restore or increase visitor numbers. The research approach used is qualitative with a descriptive research design, while the analytical methods applied include segmentation analysis, targeting analysis, and the 4E marketing mix analysis. The findings of the study reveal several marketing strategies, namely: omni-channel marketing (offline + online), Word of Mouth and reputation strategy, Community-Based Tourism strategy, Green Marketing strategy, collaboration and partnership strategy, Branding and Positioning strategy, Smart Tourism experience strategy, marketing through accessibility and infrastructure, and promotional marketing. Abstrak. Lalassa merupakan suatu obyek wisata sekaligus pusat aktivitas dari KEK Tanjung Lesung. Obyek wisata ini selalu ramai pengunjung hingga mendapatkan beberapa penghargaan dari ajang Anugerah Pesona Pariwisata (APP) di Kabupaten Pandeglang. Namun adanya fenomena tahun 2018 yaitu terjadinya bencana tsunami Selat Sunda yang berdampak pada sekitar pesisir pantai, termasuk didalamnya obyek wisata Lalassa dari Kawasan Tanjung Lesung, Ditambah dengan adanya fenomena covid-19 yang membatasi mobilitas penduduk, sehingga hal ini berdampak pada penurunan jumlah wisatawan, hingga saat ini berdasarkan observasi lapangan menunjukkan bahwa aktivitas wisata di lokasi tersebut tampak sepi bahkan nyaris tidak terdapat pengunjung pada waktu-waktu tertentu. Maka tujuan dari penelitian ini adalah tersusunnya suatu strategi pemasaran pada obyek wisata Lalassa, harapannya strategi ini dapat memulihkan atau meningkatkan jumlah kunjungan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, sedangkan metode analisis menggunakan analisis segmentasi, analisis targeting dan analisis bauran 4E. Dari hasil kajian terdapat beberapa strategi pemasaran yaitu strategi pemasaran omni channel (offline + online), strategi Word of Mouth dan reputasi, strategi Community Based Tourism, strategi Green Marketing, strategi kolaborasi serta kemitraan, strategi Branding dan Positioning, strategi pengalaman Smart Tourism, strategi pemasaran melalui aksesibilitas dan infrastruktur, dan strategi pemasaran melalui promosi.