Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DAN SEKOLAH RAMAH DISABILITAS Marlina Marlina; Syari Yuliana; Endang Sri Handayani
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i1.1158

Abstract

Implementasi pendidikan untuk semua, ramah anak, ramah pembelajaran, dan inklusif masih jauh dari harapan. Tujuan kegiatan PKW ini adalah untuk: (1) meningkatkan pemahaman guru tentang pendidikan inklusif, pembelajaran berdiferensiasi, kebutuhan belajar anak berkebutuhan khusus, dan sekolah ramah disabilitas; (2) meningkatkan keterampilan guru menyusun instrumen asesmen pembelajaran berdiferensiasi dan modul ajar berbasis kesiapan belajar, minat, dan profil belajar; (3) melakukan identifikasi ABK dan sekolah ramah disabilitas. Metode dari kegiatan PKW berupa seminar, pelatihan, workshop, dan pendampingan. Peserta PKW berjumlah 62 orang guru-guru yang mewakili 31 SD/MI. Efektivitas PKW dievaluasi dengan kuesioner pretest dan posttest, hasil pendataan ABK, dan hasil pendataan sekolah ramah disabilitas. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan terhadap pemahaman dan keterampilan guru tentang pendidikan inklusif, pembelajaran berdiferensiasi, kebutuhan belajar anak berkebutuhan khusus dari 43,6% (pretest) menjadi 87,8% (posttest). Terdata jumlah ABK di SD/MI se Kec. Sungai Geringging sebanyak 247 orang. Terdapat 4 SD/MI yang terdata sebagai sekolah ramah disabilitas.
EFEKTIVITAS APLIKASI BACA SERU DAN ASYIK (BARUSIK) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF ABJAD PADA ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL RINGAN Ningsih, Fedia Rahma; Taufan, Johandri; Zulmiyetri; Sri Handayani, Endang
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40111

Abstract

Especially for children with modest intellectual disabilities, the ability to recognize letters is a crucial first step in the development of early reading. Because of these constraints, learning materials must be tangible, visually appealing, and captivating. This study's primary goal was to show how the Fun and Fun Reading (BARUSIK) app can help kids with minor intellectual disabilities recognize alphabetic letters. Using an A-B-A design and the Single Subject Research (SSR) experimental method, a quantitative research methodology was employed. An 8-year-old girl in class II at Sungai Banyak State Special Needs School who had modest intellectual difficulties served as the study's subject. Observation was used to gather data, and a performance test was used as a research tool to gauge the child's proficiency in naming and displaying alphabet letters. Data analysis was then displayed graphically. The findings demonstrated that the child's ability stayed constant at 25% at the start of the baseline investigation (A1). In phase B of the intervention, the child's proficiency rises to 70%. The child's abilities continued to grow and stabilized at 90% at the end of the baseline testing (A2). Children with minor intellectual disabilities have been shown to benefit from the Fun and Exciting Reading Application (BARUSIK) in terms of their ability to recognize alphabetic letters. According to this study, children with modest intellectual disabilities should learn in special schools using application-based media.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF MELALUI MEDIA SMART BOOK PADA ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL RINGAN (Single Subject Research Kelas IV di SLB Negeri 1 Solok) Desi Gustia; Johandri Taufan; Zulmiyetri; Endang Sri Handayani
Saka Bahasa: Jurnal Sastra, Bahasa, Pendidikan, dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2026): Saka Bahasa: Jurnal Sastra, Bahasa, Pendidikan, dan Budaya
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sakabahasa.v3i1.1748

Abstract

The ability to recognize letters is an important foundation in early reading skills. Children with mild intellectual disabilities often experience difficulties in recognizing letters, both in terms of shape and sound. This study aims to determine the use of Smart Book media in improving the ability to recognize letters in grade IV children with mild intellectual disabilities at SLB Negeri 1 Solok. This study used an experimental method with a Single Subject Research (SSR) approach with an A-B-A (Baseline-Intervention-Baseline) design implemented in 13 meeting sessions, consisting of phase A1 with 3 sessions, phase B with 7 sessions, and phase A2 with 3 sessions. The data collection technique was carried out through observation and tests using a checklist sheet while the data analysis technique in this study used visual graphic data analysis, by entering data into graphical form, then analyzed based on phases (A1, B, A2). The results showed that in the initial baseline phase (A1) the child's ability was at a stable level of 28%. After being given intervention using Smart Book media in phase (B), the child's ability increased gradually until it reached 100%. In the final baseline phase (A2), the ability remained stable at 100%. These results show that Smart Book media can improve the ability to recognize letters and increase children's interest and focus in learning. Kemampuan mengenal huruf merupakan dasar penting dalam keterampilan membaca permulaan. Anak dengan disabilitas intelektual ringan sering mengalami hambatan dalam mengenali huruf, baik dari segi bentuk maupun bunyinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media Smart Book dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak disabilitas intelektual ringan kelas IV di SLB Negeri 1 Solok. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A (Baseline–Intervensi–Baseline) yang dilaksanakan dalam 13 sesi pertemuan, terdiri dari fase A1 sebanyak 3 sesi, fase B sebanyak 7 sesi, dan fase A2 sebanyak 3 sesi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes menggunakan lembar checklist  sedangkan teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data visual grafik, dengan cara memasukkan data ke dalam bentuk grafik, kemudian dianalisis berdasarkan fase (A1, B, A2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase baseline awal (A1) kemampuan anak berada pada angka stabil 28%. Setelah diberikan intervensi menggunakan media Smart Book pada fase (B), kemampuan anak meningkat secara bertahap hingga mencapai 100%. Pada fase baseline akhir (A2), kemampuan tersebut tetap stabil di angka 100%. Hasil ini menunjukkan bahwa media Smart Book dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf serta meningkatkan minat dan fokus belajar anak.
Hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian activity daily living pada anak disabilitas intelektual di sekolah luar biasa negeri Ruth Tri Vena Sinaga; Johandri Taufan; Zulmiyetri Zulmiyetri; Endang Sri Handayani
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 10 No. 2 (2025): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30036637000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dan kemandirian Activity of Daily Living (ADL) pada anak disabilitas intelektual di SLB Negeri Pematangsiantar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian melibatkan 43 orang tua dari anak disabilitas intelektual usia sekolah (7–15 tahun) dengan kategori disabilitas intelektual ringan hingga sedang. Dukungan keluarga diukur menggunakan kuesioner berbasis empat dimensi dukungan Friedman (emosional, informasional, instrumental, dan penilaian), sedangkan kemandirian ADL diukur menggunakan instrumen kemandirian bina diri yang mencakup self-care, mobility, dan hand activities. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara dukungan keluarga dan kemandirian ADL (r = 0,683; p < 0,001), yang mengindikasikan bahwa sekitar 46,6% variasi kemandirian ADL dapat dijelaskan oleh dukungan keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga memiliki peran praktis yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan kemandirian anak disabilitas intelektual dalam aktivitas kehidupan sehari-hari.
Peran Guru dalam Upaya Pencegahan Pelecehan Seksual pada Anak Disabilitas Intelektual di SLB Perwari Padang Vera Wati; Setia Budi; Elsa Efrina; Endang Sri Handayani
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.5731

Abstract

This study aims to analyze the role of teachers in preventing sexual harassment of children with intellectual disabilities at SLB Perwari Padang, including supporting factors, obstacles, and forms of collaboration between schools and parents. The study used a qualitative approach with a case study method. Data were obtained through interviews, observations, and documentation with three teachers, one principal, and two parents. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions, while data validity was maintained through triangulation and member checking. The results showed that teachers play a role as educators, guides, supervisors, and liaisons between schools and families in efforts to prevent sexual harassment. Prevention is carried out through introductions to body parts and privacy boundaries, the use of visual and concrete media, repetition of material, supervision of student interactions, and the habit of reporting. Supporting factors include school cooperation, principal support, learning media, CCTV, and parental involvement. Meanwhile, the main obstacles include children's limited understanding, communication barriers, poor memory, taboos, and exposure to digital media. This study emphasizes the importance of a simple, repetitive, systematic, and collaborative prevention approach between schools and families.
Meningkatkan Kemampuan Membedakan Jenis Perkembangbiakan Hewan Menggunakan Media Pop-Up Book Digital pada Anak Gangguan Spektrum Autisme Laila Safitri; Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia; Antoni Tsaputra; Endang Sri Handayani
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.5389

Abstract

This study aims to analyse the effectiveness of using digital pop-up books in improving the ability of pupils with Autism Spectrum Disorder (ASD) to distinguish between different types of animal reproduction. This study employed a Classroom Action Research (CAR) approach, conducted over two cycles, each comprising the stages of planning, implementation, observation and reflection. The research subjects consisted of two Year 10 students at the Mandailing Natal State Special School. Data collection techniques included learning outcome tests, observation of student activities, and documentation. Data analysis was conducted using quantitative descriptive methods to determine the percentage increase in students’ abilities in each cycle, as well as qualitative descriptive methods to describe changes in learning behaviour during the learning process. The research results indicate a gradual improvement in the students’ abilities. Initially, the students’ abilities were still low, at 43.75% and 31.25%. Following the intervention in Cycle I, abilities improved to 62.50% and 59.38%, though they had not yet met the mastery criteria. A significant improvement occurred in Cycle II, with achievement levels of 90.63% and 84.38%, which fell into the ‘very good’ category. In addition to improving learning outcomes, the Digital Pop-up Book medium also enhanced students’ attention, engagement, and independence in learning
Uji Validitas dan Praktikalitas Website Eduautism untuk Orang Tua dengan Anak Gangguan Spektrum Autisme: Indonesia Rahmita Juliandori; Johandri Taufan; Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia; Endang Sri Handayani
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.5564

Abstract

This study aims to analyze the validity and practicality test results that have been conducted regarding the EduAutism website. The method used in this study is the Research and Development method, guided by the Borg & Gall development model, which has been modified into 6 steps. The data collection technique uses a Likert scale questionnaire. Data analysis uses a quantitative approach. The data analysis technique is carried out quantitatively using the Likert scale, where the scores obtained are calculated and converted into percentages to determine the feasibility category. The results of this study include the website validity assessed by experts, with a final score averaging 81.3% in the very feasible category. Meanwhile, the practicality test conducted with parents of children with autism residing in Padang City obtained an average final result of 88.3% in the very feasible category. The implication of this research for the public is the availability of a validated one-stop digital information access to empower parents in performing appropriate early interventions and facilitate the community in accessing autism directory services in Padang City. Further research is recommended to test the effectiveness of the EduAutism website on a larger sample and to develop more comprehensive features, such as education, health services, and interactive forums, in order to enhance its usefulness for parents of children with Autism Spectrum Disorder.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan dengan Menggunakan Aplikasi Game Edukasi Secil bagi Anak Disabilitas Intelektual Ringan Retno Kurniati; Damri Damri; Zulmiyetri Zulmiyetri; Endang Sri Handayani
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.5527

Abstract

This research is based on field findings that show the still low initial reading skills of students with mild intellectual disabilities in grade V at SLB Negeri Muaro Jambi. The main objective of this study is to examine the effectiveness of using the Secil Educational Game application in optimizing initial reading skills for the students. The research design used is Classroom Action Research (CAR), which is reflective and collaborative. The research subjects involved two students with intellectual disabilities, identified as MR and MD. Data collection techniques were carried out through observation, tests, and documentation. Data analysis was conducted qualitatively through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results showed a significant improvement in reading ability. Based on the initial data (pre-test), the scores obtained were 35% for MR and 30% for MD. After the intervention in Cycle I, reading ability increased to 63% for MR and 55% for MD. This achievement continued to develop in Cycle II with final results reaching 88% for MR and 82% for MD. Cumulatively, MR's reading ability increased by 53% and MD increased by 52%. Therefore, it can be concluded that the use of the Secil Educational Game media is effective in improving initial reading competence for children with intellectual disabilities.
Efektivitas Penggunaan Chewy Tool dalam Mengurangi Perilaku Menggigit Jari pada Murid dengan Gangguan Spektrum Autisme: Penelitian Single Subject Research Tri Putri Anesa; Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia; Mega Iswari; Endang Sri Handayani
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 4 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i4.7162

Abstract

Finger biting behavior in students with autism spectrum disorders is a stereotypical behavior that can hinder engagement in learning and pose a risk of self-injury. This study aims to determine changes in finger biting behavior through the use of chewy tools in students with autism spectrum disorders. This study used a quantitative approach with the Single Subject Research (SSR) method with an A-B-A design involving one subject. The study was conducted in three phases: an initial baseline phase (A₁) of three sessions without intervention, an intervention phase (B) of several sessions with the use of chewy tools, and a final baseline phase (A₂) of three sessions after the intervention was stopped. Data were collected through direct observation using an observation sheet for the duration of finger biting behavior during the learning process, then analyzed using visual analysis within and between conditions. The results showed a decrease in the frequency of finger biting behavior after the use of chewy tools, as indicated by a change in the direction of the trend from increasing/stable in the baseline phase to decreasing in the intervention phase as well as the ability to maintain behavioral changes in the final baseline phase. These findings suggest that chewy tools have the potential to be used as an intervention medium to help reduce finger biting behavior in students with autism spectrum disorders in the learning context.
Penggunaan Aplikasi MarBel dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka pada Murid Disabilitas Intelektual Ringan : Studi Single Subject Research Puti Maharani; Mega Iswari; Zulmiyetri Zulmiyetri; Endang Sri Handayani
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i4.4878

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan temuan mengenai rendahnya kemampuan mengenal angka 1–10 bagi murid disabilitas intelektual ringan. Hasil observasi dan asesmen awal menunjukkan bahwa murid hanya mampu mengenal angka 1 dan 2 secara konsisten, sedangkan angka 3–10 belum dapat dikenali dengan tepat, serta mengalami kesulitan dalam mengurutkan angka dan membedakan lambang bilangan. Selain itu, pembelajaran masih menggunakan media yang kurang sesuai dengan kebutuhan belajar murid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan aplikasi MarBel terhadap peningkatan kemampuan mengenal angka 1–10 pada murid disabilitas intelektual ringan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Single Subject Research (SSR) melalui desain A–B. Penelitian dilaksanakan pada Juni–Juli 2026 dengan subjek penelitian seorang murid disabilitas intelektual ringan kelas II di SLB Negeri 1 Ranah Pesisir. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan mengenal angka 1–10, sedangkan data dianalisis menggunakan analisis visual dalam kondisi dan analisis visual antar kondisi. Kemampuan mengenal angka pada murid menunjukkan peningkatan yaitu 20% pada fase baseline (A) menjadi 90% pada akhir fase intervensi (B), dengan persentasse overlap sebesar 14,29%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi MarBel dapat meningkatkan kemampuan mengenal angka 1–10 pada murid disabilitas intelektual ringan.