Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Membaca dan Menulis dengan Teknik Pendekatan Kognitif Siswa Sekolah Menengah Pertama Sitti Aminah; T. Muntazar; Mawardi Mawardi; Andriani Andriani; Muhammad Kahfi Aulia
Indonesian Language Education and Literature Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v10i2.22059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca dan menulis dengan cara pendekatan Kognitif siswa. Pendekatan kognitif ini untuk meningkatkan pemahaman, daya ingat, kemandirian, berpikir kritis dan membangkitkan kreativitas di setiap proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMPN 2 Samudra. Data dikumpulkan melalui tes membaca dan wawancara selama beberapa pertemuan. Berdasarkan hasil observasi di awal adanya temuan siswa Sekolah Menengah Pertama di kelas VII yang pada umumnya masih sangat lemah dalam membaca memahami dan menulis ulang isi bacaannya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang sangat signifikan. Peningkatan membaca pemahaman dan kemampuan menulis kembali isi bacaan dengan menggunakan bahasa sendiri mencapai 88%. Peningkatan ini dikarenakan hampir rata-rata siswa termotivasi dan sangat kreatif saat proses belajar berlangsung dengan menggunakan teknik pendekatan kognitif. Improving Reading and Writing Skill with Cognitive Approach Techniques for Junior High School StudentsThis research aims to improve students' ability to read and write by means of the student's Cognitive approach. This cognitive approach is to improve understanding, memory, independence, critical thinking and generate creativity in every learning process. The method used in this research is Classroom Action Research (CAR). The subjects of this study were seventh grade students at SMPN 2 Samudra. Data was collected through reading tests and interviews over several meetings. Based on the initial observation, there was a finding of junior high school students in grade VII who were generally still very weak in reading comprehension and rewriting the content of their reading. The results showed a very significant improvement. The increase in reading comprehension and the ability to rewrite the content of reading using their own language reached 90%. This improvement was due to the fact that almost all students were motivated and very creative during the learning process using the cognitive approach.
Rancang Bangun Aplikasi E-Learning Berbasis WebMenggunakan Framework Codeigniter Teuku Afriliansyah; Muhammad Kahfi Aulia; Salman Alfarisi
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2025): September-Desember "Community Empowerment Through Digital Literacy Programs to
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/yd3t4y79

Abstract

E-Learning adalah sebuah proses pembelajaran yang dilakukan melalui jaringan komputer, biasanya menggunakan internet maupun intranet. E- Learning berarti proses transformasi pembelajaran dari yang berpusat pada pengajar kepada pembelajaran. Pembelajaran tidak tergantung pada pengajar, karena akses informasi yang ada saat ini jauh lebih luas dan lengkap sehingga pembelajar dapat belajar kapan saja dan dimana saja. Tujuan penelitian ini adalah membuat dan membangun sistem E–Learning berbasis web agar menjadi media pembelajaran yang efektif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan 3 metode yakni wawancara, kuesioner dan studi literatur. Dalam melakukan perancangan aplikasi berbasis website ini, peneliti menggunakan Unified Modeling Language (UseCase diagram, class diagram, Activity diagram dan Sequence diagram) dengan memanfaatkan perangkat lunak microsoft visio dan dibangun menggunakan framework code igniter menggunkan text editor visual studio code serta menggunakan database mysql. Pada penelitian ini sistem e-learning berbasis website diuji menggunakan pengujian Black Box sehingga diperoleh aplikasi yang berjalan dengan baik. Uji kelayakan pada sistem ini menggunakan kuesioner yang dihutung menggunakan skala likert didapatkan hasil presentasi sebesar 60,8% dikategorikan layak.
CLASSIFICATION OF MIGRAINE TYPES BASED ON SYMPTOMS USING ARTIFICIAL NEURAL NETWORKS Muhammad Kahfi Aulia; Nanang Prihatin
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 2 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18811901

Abstract

Migraine is a complex neurological disorder with heterogeneous clinical manifestations, making accurate subtype classification difficult using conventional diagnostic approaches. Diagnostic inaccuracies may result in inappropriate treatment and suboptimal patient outcomes. This study proposes an Artificial Neural Network (ANN) model to classify migraine subtypes based on patient-reported symptoms and clinical characteristics. A publicly available dataset containing 400 instances and 24 features—including demographic data, aura symptoms, neurological and autonomic indicators, genetic history, and disease burden—was utilized. Data preprocessing involved feature standardization, label encoding, and one-hot encoding, followed by an 80:20 split for training and testing. The ANN architecture comprised an input layer with 23 neurons, two hidden layers with 64 and 32 neurons using ReLU activation, and a seven-neuron output layer with softmax activation. The model was trained using the Adam optimizer and categorical cross-entropy loss for 50 epochs. Experimental results showed that the proposed model achieved a training accuracy of 91.56% and a testing accuracy of 93.00%, demonstrating strong generalization performance and effective learning of complex, non-linear symptom patterns. These results indicate that ANN-based classification has significant potential as a clinical decision-support tool for improving migraine subtype diagnosis and enabling more personalized treatment strategies.
COMMUNITY EMPOWERMENT IN IMPLEMENTING THE PERMATA POMAA STUNTING HANDLING MODEL BASED ON DIGITAL EDUCATION AND GITOK Husna Maulida; Eka Utaminigsih; Ismuhadi; Eka Sutrisna; Fitri Hijri Khana; Muhammad Kahfi Aulia
International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025 - February 2026
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.19465818

Abstract

Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Implementasi Model Penanganan Stunting Permata Pomaa berbasis Pendidikan Digital dan Pengembangan GITOK (Teknologi Hidroponik Gizi) dilaksanakan di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Langsa Barat, dengan mitra sasaran yang terlibat dalam kegiatan ini adalah mitra sasaran kelompok masyarakat Non-Produktif, yaitu kader Posyandu dan mitra sasaran kelompok masyarakat Produktif, yaitu UMKM Awaina. Desa ini tercatat memiliki 341 keluarga berisiko stunting yang disebabkan oleh rendahnya pemahaman masyarakat tentang gizi, kebiasaan memberikan makanan rendah gizi seperti mi instan dan minyak goreng bekas, serta faktor ekonomi yang membatasi akses terhadap makanan sehat. Pola makan anak yang tidak teratur dan kebiasaan membiarkan anak kesulitan makan tanpa solusi telah memperburuk situasi ini, serta lemahnya perekonomian masyarakat di desa tersebut, sehingga Desa Simpang Lhee, Kecamatan Langsa Barat juga termasuk dalam daerah dengan garis kemiskinan ekstrem. UMKM Awaina telah terlibat dalam produksi pasta udang dan ikan asin. Namun, sejauh ini produksi UMKM Awaina masih sangat terbatas dan pemasarannya hanya di wilayah lokal Kota Langsa. Sebagai solusinya, program ini menghadirkan pendekatan teknologi dan pemberdayaan untuk Manajemen Stunting PERMATA POMAA berbasis Pendidikan Digital melalui pengembangan aplikasi pendidikan digital PERMATA POMAA & GITOK. Aplikasi ini memberikan informasi mengenai Menu Makanan Pendamping untuk anak, cara mengatur pola makan, pijat bayi dan pijat Tuina untuk meningkatkan nafsu makan. Selain itu, program ini juga mendorong penggunaan kebun rumah sebagai kebun nutrisi berbasis hidroponik untuk menyediakan bahan makanan sehat yang terjangkau dan mandiri. Pelaksanaan program meliputi tahapan sosialisasi, pelatihan, aplikasi teknologi, pendampingan, dan evaluasi berkala.
COMMUNITY EMPOWERMENT IN IMPLEMENTING THE PERMATA POMAA STUNTING HANDLING MODEL BASED ON DIGITAL EDUCATION AND GITOK Husna Maulida; Eka Utaminigsih; Ismuhadi; Eka Sutrisna; Fitri Hijri Khana; Rizky Mauliza; Muhammad Kahfi Aulia
International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025 - February 2026
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.19449710

Abstract

The Community Empowerment Program in the Implementation of the Permata Pomaa Stunting Handling Model based on Digital Education and the Development of GITOK (Hydroponic Technology Nutrition) was carried out in Simpang Lhee Village, West Langsa District, where the target partners involved in this activity were the target partners of the Non-Productive community group, namely Posyandu cadres and the target partners of the Productive community group, namely the Awaina UMKM This village was recorded as having 341 families at risk of stunting caused by the community's low understanding of nutrition, the habit of giving low-nutrition foods such as instant noodles and used cooking oil, and economic factors that limit access to healthy food. Irregular children's eating patterns and the habit of letting children have difficulty eating without solutions have worsened this situation, as well as the weak economy of the community in the village, where Simpang Lhee Village, West Langsa District is also included in the area with the extreme poverty line. Awaina UMKM has been involved in the production of shrimp paste, salted fish. However, so far the production produced by Awaina UMKM is very limited and its marketing is only in the local area of Langsa City. As a solution, this program presents a technological and empowering approach to Stunting Management PERMATA POMAA based on Digital Education through the development of the PERMATA POMAA & GITOK digital education application. This application provides information regarding the Supplementary Food Menu for children, how to regulate diets, baby massage and Tuina massage to increase appetite. In addition, the program also encourages the use of home gardens as hydroponic-based nutritional gardens to provide affordable and independent healthy food ingredients. The program implementation includes stages of socialization, training, technology application, mentoring, and periodic evaluation.