Melinda Ratu Radja
Universitas Nusa Cendana

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE TERHADAP PEMAHAMAN NILAI PANCASILA PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 KUPANG Thomas Kemil Masi; Martlin Ester Ouw; Melinda Ratu Radja; Pnatmo Welhelmina Masi
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i1.22801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) terhadap pemahaman nilai-nilai Pancasila pesera didik kelas XI SMA Negeri 2 Kupang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuntitatif dengan jenis penelitian dan desain penelitian Quasy Experiment Design atau yang biasa disebut dengan eksperimen semu dengan desain penelitian pretest-posttest control design, penelitian ini memiliki dua kelompok sebagai subjek peneltian yaitu kelas eksperimen dan kelas control. Penentuan sampel menggunakan simple random sampling. Data yang diperoleh berupa nilai pretest-posttest. Teknik penghitungan data menggunakan bantuan SPSS versi 29. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti bahwasanya terdapat perbedaan pemahaman nilai-nilai Pancasila peserta didik yang menerapkan model pembelajaran VCT (kelas eksperimen) dengan pemahaman nilai-nilai Pancasila peserta didik yang tidak menerapkan model pembelajaran VCT (kelas kontrol). Pemahaman nilai-nilai Pancasila peserta didik dikelas eksperimen dengan model pembelajaran VCT kategori efektif sedangkan dikelas kontrol yang tidak menerapkan model pembelajaran VCT kategori tidak efektif.
HABITUASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM MEMBENTUK SIKAP POSITIF SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 1 KOTA KUPANG Melinda Ratu Radja
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i1.23256

Abstract

Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) terhadap sikap positif peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Kota Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) tipe non-equivalent control group design. Sampel terdiri dari 96 siswa yang dibagi dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi tes (pre-test dan post-test), angket, dan observasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, t-test, dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Nilai rata-rata post-test siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Uji regresi menunjukkan bahwa habituasi P5 memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap sikap positif siswa dengan kontribusi sebesar 97,8%. Selain itu, respon siswa terhadap pelaksanaan P5 sangat positif, dengan rata-rata persetujuan 85,35% pada seluruh dimensi karakter. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa habituasi proyek P5 efektif dalam membentuk sikap positif peserta didik secara kontekstual dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penerapan P5 disarankan menjadi bagian integral dalam proses pembelajaran karakter di sekolah.
Inovasi Metode Pembelajaran Inquiry untuk Penguatan Nilai-Nilai Karakter Kewarganegaraan pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Anjulin Yonathan Kamlasi; Fredik Lambertus Kollo; Thomas Kemil Masi; Dorkas Yufice Aryanti Kale; Melinda Ratu Radja; Fadil Mas'ud; Makarius Erwin Bria; Kevi Listiana Fransisca Taneo
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.25982

Abstract

Pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam pembentukan warga negara yang berkepribadian, berintegritas, dan memiliki kesadaran moral tinggi. Namun, dalam praktik pembelajaran di sekolah, penanaman nilai-nilai karakter kewarganegaraan sering kali masih bersifat teoritis dan kurang menyentuh aspek pengalaman belajar siswa secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi metode pembelajaran inquiry sebagai strategi efektif dalam penguatan nilai-nilai karakter kewarganegaraan pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran inquiry mampu menumbuhkan nilai-nilai karakter seperti tanggung jawab, kejujuran, rasa ingin tahu, kerja sama, dan kepedulian sosial melalui kegiatan penyelidikan aktif terhadap masalah-masalah sosial yang relevan dengan kehidupan nyata. Inovasi pembelajaran ini juga memperkuat kemampuan berpikir kritis, reflektif, serta meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Oleh karena itu, metode inquiry terbukti relevan sebagai pendekatan pedagogis yang mendorong transformasi nilai karakter kewarganegaraan secara kontekstual dan bermakna.
Strategies for Strengthening Civic Responsibility Among Students Through Pancasila and Civic Education Anjulin Yonathan Kamlasi; Taufiqurrahman Taufiqurrahman; Fredik Lambertus Kollo; Thomas Kemil Masi; Melinda Ratu Radja; Tri Utami
Jurnal Pendidikan Terapan Vol 4, No 2 May (2026)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jupiter.v4i2.838

Abstract

Strengthening civic responsibility is one of the important objectives of civic education in higher education, particularly in shaping students as active, participatory, and responsible citizens in democratic life. This study aims to analyse strategies for strengthening students' civic responsibility through Civic Education learning in the Pancasila and Civic Education Study Programme, Faculty of Teacher Training and Education, Nusa Cendana University. The research uses a qualitative approach. The research informants consist of lecturers teaching Civic Education courses and students of the Civic Education Study Programme, Faculty of Teacher Training and Education, Nusa Cendana University, who were selected purposively. Research data were collected through in-depth interviews, observation of the learning process, and analysis of documentation in the form of Semester Learning Plans (RPS), teaching materials, and student academic activities. Data analysis techniques used data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results of the study show that several key strategies in strengthening civic responsibility for students through Civic Education are project-based learning, integrated service learning, deliberative pedagogy (structured discussions, debates, and simulated public forums), strengthening the role of student organisations and practical leadership, as well as digital literacy and the use of media for civic participation (digital citizenship). Strengthening civic responsibility through PPKn must be integrative, contextual, and sustainable with adequate institutional support, facilities, and habits in campus and community life. This research contributes scientifically to the development of civic education studies in higher education by offering a conceptual model for strengthening student civic responsibility based on an integrative PPKn learning strategy that combines classroom learning, social experiences, and digital participation. The findings of this study also enrich the literature on relevant civic pedagogy practices to strengthen students' civic competencies in facing contemporary democratic challenges.
Pelatihan dan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Padlet bagi Guru PPKn SMP/SMA/SMK di Kabupaten Malaka Fredik Kollo; Petrus Ly; Melinda Ratu Radja; Thomas Kemil Masi; Petrick Yohanis Meok
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v5i1.26568

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pelatihan dan pembuatan media pembelajaran berbasis Padlet bagi guru PPKn pada jenjang SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten Malaka sebagai upaya meningkatkan kompetensi digital pendidik. Kegiatan pelatihan diselenggarakan untuk memberikan pemahaman teknis dan pedagogis mengenai pemanfaatan Padlet sebagai media pembelajaran interaktif yang mampu mendukung partisipasi dan kreativitas siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru PPKn yang mengikuti pelatihan, yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan aktif dalam kegiatan tersebut. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan guru dalam mengoperasikan Padlet, mengelola konten pembelajaran, dan merancang aktivitas belajar berbasis kolaborasi. Guru juga mampu memproduksi papan Padlet yang variatif, kreatif, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran PPKn. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya budaya pembelajaran digital yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik. Simpulan penelitian menggarisbawahi bahwa pelatihan Padlet sangat relevan untuk memperkuat kompetensi pedagogik dan digital guru, sekaligus mendukung transformasi pembelajaran PPKn yang lebih aktif, interaktif, dan kontekstual di Kabupaten Malaka.