Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PERBANDINGAN HASIL EKSTRAKSI KADAR ASPAL PADA CAMPURAN ASPAL AC-BC GRADASI KASAR TERHADAP JOB MIX FORMULA Mohd. Noval Rizki Anwar; - Akhmadali; - Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.42541

Abstract

Ekstraksi kadar aspal sering menjadi permasalahan dalam pengujian dilapangan, dimana terjadi kehilangan kadar aspal yaitu kadar aspal dilapangan tidak sesuai atau kurang dari kadar aspal Job Mix Formula. Berdasarkan spesifikasi umum 2010 revisi 3 telah diisyaratkan bahwa toleransi kadar aspal adalah ± 0,3% dari berat total campuran, serta menjelaskan mengenai benda uji inti (core) tidak boleh digunakan untuk pengujian ektraksi. Uji ektraksi harus dilakukan menggunakan benda uji campuran beraspal gembur yang diambil dibelakang mesin penghampar (spesifikasi 2010, divisi 6,subbab 6.3.7 poin 3d). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar aspal hasil ekstraksi campuran aspal AC-BC (Asphalt Concrete-Bearing Course) gradasi kasar terhadap JMF. Metode yang digunakan yaitu menggunakan metode sentrifugal ekstraktor dan analisa saringan agregat, untuk mengetahui perbedaan agregat hasil penggunaan larutan sisa hasil ekstraksi yang keluar dari saluran pembuangan alat sentrifus dengan metode ekstraksi yang tidak menggunakan larutan sisa pembuangan. Hasil penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa nilai kadar aspal AMP rata-rata lebih kecil dari KAO yaitu dengan deviasi sebesar 0,222%. Nilai kadar aspal benda uji rata-rata yaitu 5,192% dengan deviasi 0,058% lebih mendekati dari nilai KAO. Terjadi perubahan gradasi agregat setelah ekstrasi yang tidak menggunakan larutan sisa hasil ekstraksi yang keluar dari saluran pembuangan alat sentrifus gradasi agregat susunannya semakin halus. Kata kunci : Ekstraksi, Metode Sentrifugal, Kadar Aspal, Gradasi Agregat.
STUDI ANGKUTAN NON TRAYEK BERBASIS APLIKASI (OJEK ONLINE) DI KOTA PONTIANAK - Sadriyansah; - Sumiyattinah; S. Nurlaily Kadarini
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.214 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.36638

Abstract

Kemacetan di beberapa ruas jalan utama di kota Pontianak menyenyebabkan masyarakat enggan bepergian. Ojek online di kota Pontianak sebenarnya solusi kebutuhan masyarakat akan transportasi yang murah, cepat, aman dan nyaman. Penelitian ini mengamati pelaku perjalanan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi dalam pemilihan moda, mengembangkan suatu model dan mengestimasi sensitivitas responden pengguna ojek online terhadap pilihan moda apabila dilakukan perubahan karakteristik pelayanan. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner online. Analisa yang digunakan analisa deskripsi, analisa  korelasi, dan analisa regresi linier berganda. Sebagai variabel bebas dipakai biaya, lama pemesanan (waktu), tingkat pendapatan, dan kualitas pelayanan. Perhitungan dilakukan dengan bantuan program SPSS 16.0. Hasil perhitungan diketahui responden dengan penghasilan dibawah 1 juta, masih pelajar / mahasiswa dan baru memiliki 1 unit kendaraan, lebih sering menggunakan ojek online dan apabila terjadi perubahan pada layanan ojek online, pengguna yang captive ini yang akan sangat terpengaruh terutama dari biaya. Besarnya nilai masing-masing variabel tingkat pelayanan berikut : P = 0,404 - 0,00004601 B – 0,010 W + 0,010 PN + 0,340 PL Kata kunci: Angkutan, Kuesioner, Korelasi, Ojek Online, Regresi Linier,
ANALISA TINGKAT KEBUTUHAN ANGKUTAN PENYEBERANGAN SUNGAI (KUALA TEBAS – PERIGI PIAI) KABUPATEN SAMBAS Miko Fitrianto Kuncoro; Heri Azwansyah; - Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.45607

Abstract

Jumlah pertumbuhan penduduk di wilayah Kabupaten Sambas yang menyebabkan aktivitas dan mobilitas masyarakat relatif meningkat setiap tahunnya. Untuk mendukung sarana transportasi yang cukup untuk warga setempat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kebutuhan armada dan menganalisis tingkat kepuasan penumpang terhadap kinerja angkutan penyeberangan sungai Kuala Tebas – Perigi Piai Kabupaten Sambas. Penelitian ini dilakukan dengan cara survei langsung kelapangan dengan mewawancarai penumpang dan pihak pengelola jasa angkutan penyeberangan guna mendapatkan data seperti karakteristik penumpang, kemampuan untuk membayar, rata-rata jumlah penumpang per hari, biaya sekali melakukan penyeberangan, dan mengetahui kapasitas angkutan yang beroperasi. Berdasarkan hasil analisis responden menggunakan metode Important Analysis Performance (IPA) didapat hasil variabel yang harus diperbaiki untuk kapal ferri yaitu variabel keselamatan. Hasil analisis memperlihatkan pergerakan penumpang untuk 5 tahun mendatang (2025) didapat persentase pertumbuhan penumpang sebesar 0,35% per tahun. Untuk jumlah muatan rata-rata per hari angkutan sungai (kapal ferri) di tahun 2025 adalah sebanyak 950 penumpang, 655 kendaraan roda dua, 212 kendaraan roda empat dan 205 kendaraan truk dengan load faktor rata-rata sebesar 1,89. Sehingga perlu dilakukan penambahan 1 armada kapal ferri sehingga menjadi 2 armada yang beroperasi dengan jumlah rit 15 rit/hari, supaya penyeberangan sungai (Kuala Tebas – Perigi Piai) Kabupaten Sambas beroperasi dengan maksimal.Kata kunci: Angkutan Penyeberangan Sungai, Kabupaten Sambas.
Penataan Lahan Parkir Di Pasar Keramat Indah Desa Kuala Dua Kecamatan Sungai Raya Agustinus Eldo Prima; H. Syafaruddin AS; - Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.555 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.32451

Abstract

Kecamatan Sungai Raya adalah ibu kota Kubu Raya yang berkembang di bidang ekonomi. Pasar merupakan tempat perdagangan untuk kebutuhan sehari-hari. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui apakah tempat parkir yang tersedia dapat menampung kendaraan yang akan diparkir dan untuk penataan lahan parkir Pasar Keramat Indah Desa Kuala Dua Kecamatan Sungai Raya.penelitian jumlah total pergerakan kendaraan masuk ke lokasi parkir kawasan studi adalah sepeda motor sebanyak 874 kendaraan.Dari perhitungan diperoleh waktu durasi antara 30 – 60 menit memiliki intensitas cukup tinggi, sehingga ditarik kesimpulan bahwa durasi parkir penelitian berkisar ± 1 jam.Kebutuhan ruang parkir kawasan pasar keramat indah pada titik 1 diperoleh sebanyak 35 SRP sepeda motor, pada titik 2 sebanyak 18 SRP sepeda motor, pada titik 3 sebanyak 12 SRP sepeda motor dan pada titik 4 diperoleh sebanyak 7 SRP sepeda motor. Dari kebutuhan ruang parkir diperoleh kekurangan ruang parkir kendaraan motor pada titik 1 sebanyak 3 SRP dan pada titik 2 Sebanyak 5 SRP serta ada pengalihan kebutuhan ruang parkir pada  pada setiap titik 4 sebanyak 7 SRP. Untuk memenuhi kekurangan 15 SRP pada titik 1,2 dan 4 digunakan ruang kosong pada titik 3 yang dapat menampung sebanyak 47 SRP.Kata Kunci : durasi parkir,akumulasi parkir parking turn over, indeks parkir, dan kebutuhan ruang parkir
ANALISA KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA JALAN MAYOR ALIANYANG - JALAN ADI SUCIPTO DAN JALAN MAYOR ALIANYANG - JALAN TANJUNG RAYA II KABUPATEN KUBU RAYA Andy Sulthan Muhammad; Slamet Widodo; - Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.43456

Abstract

Kabupaten Kubu Raya sebagai daerah yang penunjang Ibu Kota Kal-Bar mengalami pertumbuhan penduduk yang cukup cepat. Bertambahnya pergerakan masyarakat ini selain meningkatkan ekonomi tetapi juga berdampak pada semakin padatnya suatu jalan untuk menampung kendaraan. Untuk mengatasi masalah ini maka peneliti mencoba untuk menganalisa kinerja pada simpang Jalan Mayor Alianyang - Jalan Adi Sucipto dan Simpang Jalan Mayor Alianyang - Jalan Tanjung Raya II. Adapun tujuan penelitian ini yaitu menganalisa kinerja kedua simpang tersebut dan memberikan solusi alternatif pada kedua simpang tersebut.Metode yang digunakan yaitu menggunakan analisis simpang bersinyal MKJI 1997 untuk menghitung tingkat layanan simpang pada kondisi eksisting. Setelah ditemukan permasalahan pada simpang selanjutnya yaitu merencanakan solusi alternative pada kedua simpang tersebut.Pada kondisi eksisting Simpang Jalan Mayor Alianyang - Jalan Adi Sucipto dan Simpang Jalan Mayor Alianyang - Jalan Tanjung Raya II sudah terdapat permasalahan. Akibatnya pada kedua simpang sering terjadi kemacetan pada pagi dan sore hari. Setelah dianalisis kondisi eksisting kedua simpang berada pada tingkat Pelayanan di bawah level D. Setelah dilakukan penanganan kedua simpang maka di dapat hasil dari penanganan pada kedua simpang tersebut menjadi C. alternatif yang dilakukan yaitu mengurangi hambatan samping, merekayasa waktu lalu lintas, dan merekayasa geometri jalan.Kata Kunci: alternatif penanganan, simpang bersinyal, Vissim.
ANALISIS PENGARUH KONTAMINAN TERHADAP KEKESATAN (SKID RESISTANCE) PADA PERMUKAAN PERKERASAN (STUDI KASUS JLN. LETNAN JENDRAL SUTOYO) Khalif Berlin Rahman Hakim; Sumiyattinah -; S. Nurlaily Kadarini
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.45010

Abstract

Jalan merupakan sarana yang penting di dunia transportasi. Kepadatan lalu lintas di Kota Pontianak meningkat pesat dikarenakan pertumbuhan penduduk yang sangat cepat, sehingga jalan sangat mempengaruhi tingkat keamanan dan kenyamanan pengendara. Lokasi yang diteliti adalah jalan yang memiliki permukaan perkerasan aspal dan beton, yaitu di Jalan Letnan Jendral Sutoyo. Jumlah titik peninjauan loksai adalah titik-titik diaman pengendara akan melakukan pengereman (daerah sisi kiri dan kanan). Pada daerah sisi kiri dengan lapisan aspal memiliki jenis permukaan perkerasan AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) dan pada daerah sisi kanan memiliki jenis permukaan perkerasan beton dengan sambungan dan tulangan untuk kendali retak. Dari hasil survey tersebut dihitung dan dianalisa sehingga mendapatkan pengaruh kotaminan terhadap kekesatan jalan. Berdasarkan penelitian nilai BPN yang dipengaruhi oleh kotaminan air dan pasir, hasil penelitian menunjukan bahwa setelah terkena kontaminan maka nilai skid resistance yang dihasilkan menururn. Pada lapisan permukaan aspal dengan kontaminan air di titik 1 sampai dengan 4 mengalami penurunan sebesar 36,3%, 27,5%, 18,1%, dan 21,5%. Sedangkan pada lapisan beton mengalami penurunan sebesar 28,2%, 30,7%, 30,6%, dan 17,8%. Kata Kunci: kekesatan jalan, skid resistance, kontaminan air, kontaminan pasir
EVALUASI OPERASIONAL ANGKUTAN PENUMPANG PADA JALUR SAMBAS-TEBAS-SEMPARUK-PEMANGKAT-SELAKAU KABUPATEN SAMBAS Fahrur Razie; - Sumiyattinah; Heri Azwansyah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.45535

Abstract

Angkutan umum yang beroperasi di Kabupaten Sambas adalah salah satu sarana transportasi yang sering digunakan masyarakat untuk melakukan aktivitas sehari-hari, namun terdapat 2 jenis pelayanan angkutan umum yang berbeda. Terdapat angkutan umum yang seharusnya melayani trayek Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) mengangkut penumpang antar perdesaan, hal ini dapat kita ketahui adanya keluhan dari para operator/sopir angkutan umum perdesaan. Penelitian ini dilakukan dengan cara survei langsung kelapangan dengan mewawancarai  ke penumpang dan sopir guna untuk mendapatkan data seperti karakteristik penumpang, kemampuan untuk membayar, rata-rata jumlah penumpang per rit, rata-rata pendapatan per rit, waktu operasi dalam 1 (satu) bulan, biaya variabel dan biaya tetap, jumlah naik turun dan kapasitas angkutan. Hasil perhitungan menggunakan metode Try And Error dapat dilihat tarif optimal sebesar Rp. 13.177,87, dengan keuntungan 60% dan load faktor lapangan sebesar 2,4 dengan jumlah penumpang sebanyak 39 orang/rit/kend. Jika disesuaikan dengan kemampuan masyarakat untuk membayar (ATP) maka diperoleh besaran tarif sebesar Rp. 38.984,12. Dari hasil analisis didapat Biaya Operasional Kendaraan sebesar Rp. 285.521 /Rit/Kendaraan,  kemudian dari analisis Metode Break Even didapat jumlah armada optimal sebanyak 3 armada.Kata kunci: Angkutan Penumpang, kabupaten Sambas
EVALUASI PERSIMPANGAN JL. PUTRI CANDRAMIDI – JL. SULTAN ABDURRAHMAN – JL. GUSTI JOHAN IDRUS KOTA PONTIANAK MENGGUNAKAN SOFTWARE VISSIM Resti Nur’sila; Slamet Widodo; Sumiyattinah -
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.44925

Abstract

Persimpangan umumnya memiliki antrian dan tundaan kendaraan yang menghambat pergerakan, pada simpang Jl.Putri Candramidi–Jl.Sultan Abdurrahman-Jl.Gusti Johan Idrus Kota Pontianak terjadi hal tersebut akibat konflik yang terjadi pada mulut simpang. Kinerja simpang yang baik menurut MKJI 1997 yaitu Derajat Kejenuhan (DS) <0.75 namun pada persimpangan ini ditahun 2020 DS>0.75 dengan tingkat pelayanan simpang D. Pada VISSIM 20 menunjukkan Level of Service (LOS) D pada simpang bersinyal dan C simpang tak bersinyal. Analisa selanjutnya, alternatif solusi dilakukan dengan VISSIM 20. Alternatif 1 melakukan perubahan waktu sinyal menghasilkan 36,32 dan 26,06 detik. Alternatif 2 yaitu penambahan lebar jalan menghasilkan 37,98 dan 16,54 detik. Alternatif 3 mengkombinasi alternatif 1 dan 2, kendaraan berat dilarang melewati Jl.Sultan Abdurraman II dan arus terlawan menuju Jl.Putri Candramidi dihilangkan menghasilkan 17,24 dan 12,60 detik. Alternatif 4 yaitu u-turn dan kombinasi alternatif 1 dan 2 menghasilkan 22,07 dan 21,09 detik. Alternatif 5 yaitu kombinasi alternatif 4 dan membuat lajur belok kiri langsung serta kendaraan berat dilarang lewat pukul 07.00-08.00 pada Jl.Sultan Abdurrahman II menghasilkan 16,92 dan 13,72 detik. Hasil tundaan yang lebih pendek pada kedua simpang di dapat pada alternatif solusi 5 dengan LOS yang dihasilkan B, maka dapat dijadikan sebagai alternatif terbaik.Key Words: Alternatif, LOS, Median, MKJI 1997, VISSIM 20
ANALISA KEBUTUHAN LAHAN PARKIR DI KANTOR BUPATI KUBU RAYA Devita Zahrah Khairunnisah; Heri Azwansyah; - Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i2.42073

Abstract

Pada desain awal lahan parkir di Kantor Bupati Kubu Raya hanya didesain untuk kebutuhan parkir satu kantor, tetapi pada kenyataannya saat ini terjadi penambahan kantor yang tidak diiringi dengan penambahan lahan parkir. Untuk mengatasi permasalahan yang ditemukan, maka dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kebutuhan parkir saat ini di Kantor Bupati Kubu Raya serta melakukan penataan lahan parkir. Metode dalam penelitian ini yang pertama dengan melakukan studi literatur, mengidentifikasi masalah yang ditemukan, observasi lapangan, kemudian survei dilapangan berupa pengumpulan data primer, selanjutnya dilakukan pengolahan dan analisa data karakteristik parkir. Setelah dilakukan pengolahan dan analisa data, diperoleh kebutuhan ruang parkir untuk kendaraan roda 2 adalah 332 petak parkir dan petak parkir yang tersedia sebanyak 379 petak parkir, ini berarti kebutuhan parkir untuk roda 2 masih mencukupi. Sedangkan untuk roda 4 memiliki kebutuhan ruang parkir sebanyak 93 petak parkir dan petak parkir yang tersedia saat ini hanya 77 petak parkir ini berarti perlu dilakukan penataan untuk mencukupi lahan parkir roda 4. Maka setelah dilakukan penataan lahan parkir roda 4 dan perhitungan kebutuhan setelah penataan, didapat lahan parkir roda 4 tersedia sebanyak 97 petak parkir maka lahan parkir telah mencukupi kebutuhan.Kata kunci : parking turn over, kebutuhan parkir, petak parkir, penataan parkir, karakteristik parkir
EVALUASI ON STREET PARKING DI JALAN REFORMASI KOTA PONTIANAK Abang Heruadji Hutama; Elsa Tri Mukti; - Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.48989

Abstract

Sebagai kota terbesar di wilayah Kalimantan Barat, Kota Pontianak telah mengalami perkembangan yang sangat cepat dari tahun ke tahun. Hal ini menyebabkan arus lalu lintas salah satu ruas jalan di Kota Pontianak mengalami kemacetan, tepatnya Jalan Reformasi. Penelitian ini bermaksud untuk identifikasi parkir, analisis kedatangan dan keberangkatan, analisis kapasitas parkir, serta pengaruh kinerja jalan di Jalan Reformasi Kota Pontianak. Informasi yang dibutuhkan adalah informasi esensial, khususnya tinjauan keadaan area parkir, kajian jam masuk dan keluar kendaraan, tinjauan volume lalu lintas kendaraan dan derajat kejenuhan serta eksisting dari pengaruh parkir dibadan jalan. Metode yang digunakan adalah kasual komporatif. Penelitian ini menghasilkan masih adanya parkir di badan jalan. Kapasitas untuk roda 2 yaitu 64 SRP dan dibutuhkan 120 SRP sedangkan roda 4 yaitu 8 SRP dan dibutuhkan 6 SRP. Sebagai informasi tambahan yaitu tentang perkembangan penduduk dan kendaraan di kota Pontianak. Kondisi kinerja jalan dalam kondisi tidak stabil, DS 0,84 untuk tahun 2021 dan DS 8,09 untuk tahun 2026. Kata kunci: Parkir, Kebutuhan Parkir, Petak Parkir, Derajat Kejenuhan, Jalan Reformasi Kota Pontianak