Hartati Tuna
Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Edukatif Duta Sehat dalam Peduli Kesehatan Lingkungan (Pencegahan Demam Berdarah Dengue) di Lingkungan Sekolah Vivien Dwi Purnamasari; Hartati Tuna; Forman Novrindo Sidjabat
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/16eckv07

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan yang sering terjadi di masyarakat, termasuk di lingkungan sekolah dasar. Mitra kegiatan, yaitu MI Darul Falah, menghadapi permasalahan rendahnya pengetahuan siswa tentang pencegahan DBD serta kurang optimalnya peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Untuk mengatasi permasalahan mitra, dilakukan program edukasi kesehatan melalui pembentukan Duta Sehat sebagai kader kesehatan sebaya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa tentang pencegahan DBD, menumbuhkan budaya hidup bersih di sekolah, serta mencetak kader kesehatan sebaya yang dapat mengedukasi teman sejawatnya. Metode pelaksanaan ceramah interaktif, diskusi, lomba kebersihan kelas, serta pemilihan Duta Sehat berdasarkan aspek sikap, keterampilan komunikasi, dan public speaking. Terdapat peningkatan pengetahuan siswa  31% setelah edukasi kesehatan. Lomba kebersihan menunjukkan kelas 4 memperoleh skor tertinggi menggambarkan meningkatnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Pada pemilihan Duta Sehat, siswa kelas 5 putra meraih skor tertinggi (91) Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa Duta Sehat berperan signifikan dalam memberikan edukasi sebaya untuk pencegahan DBD. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa, tetapi juga membentuk kader kesehatan muda yang dapat menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, nyaman, dan bebas DBD
Screening Gangguan Pendengaran pada Warga Terdampak Kebisingan Proyek Jalan Tol di Mojoroto Kediri Maria Magdalena Riyaniarti Estri Wuryandari; Hari Untarto; Hartati Tuna; Ronald Parubak; Sujatmiko Sujatmiko; Wahyu Sri Astutik; Sheylla Septina Margaretta; Vivien Dwi Purnamasari
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/c152cn47

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Mojoroto dilatarbelakangi oleh permasalahan warga yang berisiko mengalami gangguan pendengaran akibat faktor lingkungan dan kurangnya pemeriksaan kesehatan telinga secara rutin. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan kegiatan pemeriksaan pendengaran telinga menggunakan alat garpu tala sebagai metode sederhana namun efektif untuk mendeteksi adanya gangguan pada hantaran suara. Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan screening gangguan pendengaran pada masyarakat yang berisiko terpapar kebisingan, meningkatkan kesadaran kesehatan telinga, serta memberikan rekomendasi tindak lanjut bagi peserta dengan hasil abnormal. Metode kegiatan dilakukan melalui pemeriksaan langsung pada warga dengan tes Rinne dan interpretasi hasil pemeriksaan. Dari 35 peserta, sebagian besar menunjukkan adanya tanda gangguan pendengaran konduktif baik ringan maupun nyata, sedangkan sebagian lainnya dalam kondisi normal. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pemeriksaan sederhana dapat membantu menemukan masalah kesehatan telinga yang mungkin tidak disadari masyarakat, sehingga dapat segera diberikan penanganan lebih lanjut. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan deteksi dini gangguan pendengaran, memberikan edukasi kesehatan telinga, serta mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan pendengaran.
EARLY DETECTION AND PREVENTION OF DEGENERATIVE DISEASES TO IMPROVE THE QUALITY OF LIFE OF ELDERLY IN MOJOROTO: DETEKSI DINI PENYAKIT DEGENERATIF DAN PENCEGAHANNYA GUNA MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP LANSIA MOJOROTO Mardiana Prasetyani Putri; Frieti Vega Nela; Anik Andayani; Nita Ermawati; Hartati Tuna; Arshy Prodyanatasari; Asih Imulda
WISDOM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Wisdom Vol. 3 No. 2 (2026): JPKM WISDOM 6, 2026
Publisher : PT. ROCE WISDOM ACEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71275/wisdom.v3i2.204

Abstract

The increasing elderly population in Mojoroto District, Kediri City, elevates the risk of degenerative diseases such as diabetes mellitus, gout, and hypercholesterolemia, which can significantly decrease their  quality of life. This community service program aimed to empower the elderly through interactive education on early detection, free health screenings, and the introduction of Caesalpinia sappan L. (secang) herbal drinks as a preventive measure. The method involved a planning phase, interactive educational sessions, free medical tests for blood glucose, uric acid, and cholesterol, and a short-term evaluation phase. The results showed that 90% of the participants experienced an increase in post-educational knowledge scores. Health screenings covered 85% of the total elderly population in the community, successfully identifying that 30% of participants had blood parameter values above the normal threshold without prior awareness. Furthermore, 65% of the elderly showed high interest in routinely consuming secang herbal tea. This program effectively established a community-based preventive health framework, demonstrating that an integrated screening approach combined with local traditional wisdom can substantially enhance the quality of life and health independence of urban elderly groups.