Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengenalan dan Pelatihan Pembuatan Minuman Herbal Eliksir Telang Rempah Sembilan kepada Ibu-Ibu Senam Sardi Pranata; Ivana Anelia Samosir; Nur Rahma Pitriani; Fani Viona Siallagan; Esra Siagian; Santi Antasia Rumahorbo; Pritti Sinta Sihite; Sanni Sirait; Pilda Wardani
Jurnal Kemitraan Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Jurnal Kemitraan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/jkm.v2i4.2586

Abstract

This study aims to describe the implementation and outcomes of training on making herbal elixir beverages from nine spice butterfly pea ingredients for exercise mothers as an effort to improve knowledge and skills in processing healthy drinks. The activity was motivated by the limited use of herbal beverages after exercise and the low level of public understanding regarding the benefits of butterfly pea flowers and traditional spices as natural stamina enhancers. The study applied a descriptive qualitative approach through observation and documentation conducted from November 22 to December 5, 2025. A total of 25 exercise mothers participated in the training, which consisted of demonstrations and direct practice in preparing elixirs using dried butterfly pea flowers combined with ginger, turmeric, galangal, lemongrass, cinnamon, cloves, betel leaves, and brown sugar. The results show that participants were able to follow all training stages properly and demonstrated increased understanding of herbal benefits, ingredient functions, dosage accuracy, and processing procedures. Achievement indicators reveal that 92 percent of participants were able to independently prepare the elixir according to the demonstrated steps, 84 percent were able to explain the function of each ingredient correctly, and all groups successfully produced elixir products with color, aroma, and taste that met the expected standards. Participants also responded positively and expressed interest in reapplying the recipes at home and developing flavor variations for personal consumption or small scale business opportunities effectively.
Upaya Peningkatan Kesadaran Lingkungan Melalui Sosialisasi Dan Pemasangan Spanduk Di Kawasan Rel Jl. Mandala Sardi Pranata; Keysa Dwi Ramadani; Dea Azuhra; Difa Ulyarth Br.Sipayung; Sastia Nazwa Ulfa; Nabila Nadira Rambe; Nazla Aulia Azzahra; Naila Saifani Tanjung; Iwan Saktiawan Sinamo; Gerrad Dika Hesekiel Purba
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi kebersihan lingkungan di kawasan rel Jl. Mandala serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah. Selain itu, penelitian ini mengkaji efektivitas Program Mandala Bersih melalui kegiatan sosialisasi dan pemasangan spanduk kebersihan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan melalui observasi, wawancara dengan Kepala Lingkungan, serta dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan rel masih dipenuhi tumpukan sampah pada beberapa titik, drainase tersumbat, dan rendahnya kesadaran warga meskipun fasilitas tempat sampah telah tersedia. Intervensi melalui pemasangan spanduk dan sosialisasi menghasilkan perhatian masyarakat yang lebih besar terhadap kebersihan, serta mulai muncul perubahan perilaku pada beberapa warga dalam membuang sampah di tempat yang telah disediakan. Temuan ini menunjukkan bahwa media visual dan pendekatan sosialisasi langsung dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kesadaran lingkungan pada masyarakat di kawasan padat penduduk. Program ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkesinambungan bersama perangkat lingkungan setempat.
Program Literasi Interaktif “CERDAS BACA – CERDAS BERANI” Sardi Pranata; Adam Tbn; Angel Kristina Panggabean; Ayu Mora Simarmata; Diniwaty Marbun; Estefanie Lamtiur Gultom; Fanny Putri; Grace Zipora Sembiring; Marcella Febrina Br Tarigan; Mutiara Seven Manalu; Nazwa Alya Fasya
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9530

Abstract

This mini research was conducted at Anugerah Kasih Orphanage to identify developmental issues among children, particularly related to their self-confidence and reading ability. Observations and interviews showed that several children demonstrated low confidence in communication and had not yet achieved fluent reading skills at the elementary school level. This study employed a qualitative method through observation, interviews, and the use of educational interventions, including educational videos, interactive quizzes, and pop-up books. The results indicate that these learning media effectively increased the children's learning motivation, improved their self-confidence, and enhanced their reading skills. Therefore, the use of varied educational media is recommended to support children's development in orphanage settings.
ANALISIS PENDAMPINGAN BELAJAR INTERAKTIF BERBASIS KELUARGA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ANAK DI LINGKUNGAN RUMAH Ibnu Hajar; Sardi Pranata; Fadilah, Dedek Fadila Tri Julianta Tarigan; Tbn, Adam; Lara Sungam Br Ginting; Estefanie Lamtiur Gultom; Ayu Mora Simarmata; Angel Kristina Pangabean; Grace Zippora Sembiring; Nazwa Alya Fasya; Mutiara Seven Manalu; Maharani Cheche Kiranti; Fany Putri; Fadilah, Marcella Pebrina Br Tarigan; Ester Piani Telaumbanua
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12224

Abstract

This study aims to analyze efforts to optimize children’s learning interest through interactive family-based learning assistance at home. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation involving school-age children and parents. The findings show that interactive learning assistance, such as discussions, question-and-answer sessions, and educational games, significantly increases children’s learning interest. Children become more active, enthusiastic, and motivated, while parental involvement creates a conducive learning environment. This research contributes novelty by focusing on learning interest rather than learning outcomes, and by applying interactive family-based assistance as a strategy to strengthen children’s motivation to learn.
ANALISIS LITERASI DIGITAL IBU PKK DALAM MENYIKAPI BERITA HOAKS DI MEDIA SOSIAL: PERSPEKTIF PENDIDIKAN ORANG DEWASA Silvia Mariah Handayani; Sardi Pranata; Clara Desmiati Br Sembiring; Christiana Junita Panjaitan; Desy Verayanti Br. Saragih; Elsy Virjita; Febry Yanti Br. Ginting S; Lidya Maulidzha; Liza Azzahrah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.54630

Abstract

Perkembangan media sosial mempermudah masyarakat dalam memperoleh dan menyebarkan informasi, tetapi juga meningkatkan penyebaran berita hoaks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literasi digital ibu PKK dalam menyikapi berita hoaks di media sosial dari perspektif pendidikan orang dewasa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang dengan melibatkan 13 orang ibu PKK sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh informan aktif menggunakan media sosial, terutama WhatsApp, Facebook, dan TikTok, serta pernah menerima berita hoaks terkait kesehatan, bantuan pemerintah, dan isu sosial. Sebagian besar informan telah berupaya memverifikasi informasi melalui mesin pencari, media massa, maupun sumber resmi sebelum menyebarkannya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengalaman dalam menerima dan memeriksa informasi di media sosial menjadi bagian dari proses pembelajaran orang dewasa yang mendorong terbentuknya sikap kritis terhadap informasi. Penelitian ini memberikan kontribusi pada penguatan literasi digital masyarakat dewasa sebagai bagian dari pembelajaran sepanjang hayat dalam mencegah penyebaran hoaks. Oleh karena itu, diperlukan program literasi digital yang berkelanjutan bagi masyarakat.
ANALISIS SUMBER BELAJAR MASYARKAT PADA LKP KARYA PRIMA KURSUS DALAM PELATIHAN KETERAMPILAN KOMPUTER Lucia Natalia Sitanggang; Surta Tiodora Silaban; Esabella sinaga; Monika Choirala Purba; Grecia Angelika Nainggolan; Nurlila Pulungan; Alvin Telaumbanua; Muhammad Aldi; Wulan Faiha Muthi; Dwi Fide Christanti Purba; Tamasya mercy raja guk guk; Silvia Mariah Handayani; Sardi Pranata
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.55836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran LKP Karya Prima sebagai sumber belajar masyarakat dalam pelatihan keterampilan komputer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan di LKP Karya Prima. Adapun Subjek penelitian ini terdiri atas pengelola lembaga dan peserta kursus komputer di LKP Karya Prima. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang kemudian diolah menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKP Karya Prima berperan dalam meningkatkan keterampilan komputer masyarakat, khususnya mahasiswa dan masyarakat umum. Program pelatihan meliputi Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowerPoint, mengetik sepuluh jari, penggunaan internet, dan pencetakan dokumen. Proses pembelajaran dilakukan dengan metode learning by doing dan sistem pembelajaran individual sehingga peserta lebih mudah memahami materi. Selain itu, fasilitas pembelajaran dan bimbingan instruktur turut mendukung efektivitas proses pelatihan. Dengan demikian, LKP Karya Prima menjadi salah satu sumber belajar masyarakat yang mendukung peningkatan keterampilan digital melalui pendidikan nonformal
PERBANDINGAN SOSIAL DAN RASA INSECURE PADA GENERASI Z: STUDI KUALITATIF TERHADAP PENCAPAIAN TEMAN SEBAYA DI ERA DIGITAL Silvia Mariah Handayani; Sardi Pranata
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Processed
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.62880

Abstract

Social comparison has become one of the prominent issues experienced by Generation Z in the digital era. The ease of access to social media enables individuals to observe the achievements of their peers, encouraging them to compare themselves with others. This study aims to analyze the phenomenon of social comparison among Generation Z toward their peers' achievements in the digital era and to understand its impact on individuals. This research employed a qualitative approach with a phenomenological design. The subjects of the study were students of the Faculty of Education, State University of Medan (UNIMED). Data were collected through in-depth interviews with six informants and questionnaires distributed to thirty respondents. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that social media serves as the primary space where social comparison occurs among Generation Z. The most common forms of comparison involve academic achievement, personal skills, productivity, financial conditions, and career accomplishments. Factors contributing to feelings of insecurity include peers' achievements, pressure to succeed at a young age, standards of success promoted on social media, and fear of being left behind by others. The study also reveals that social comparison has dual effects: it can lead to insecurity, low self-confidence, and overthinking, while simultaneously motivating individuals to improve themselves. These findings suggest that the ability to critically interpret information obtained from social media is essential for Generation Z in developing self-confidence and maintaining psychological well-being in the digital era.