Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

ANALISIS EFEKTIVITAS AIR STERILIZER BERBASIS STERILISASI UV FOTOKATALIS TIO2 DALAM MENGURANGI CEMARAN MIKROORGANISME DALAM RUANG PRODUKSI BUMBU PASTA CABAI Aprilianto, Kevin; Kasim, Rahmiyati; Ahmad, Lisna
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i2.20191

Abstract

Pasta cabai adalah produk olahan dari cabai segar yang praktis digunakan dan mudah didistribuskan. Namun pasta cabai mudah mengalami kerusakan akibat kontaminasi udara saat proses produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama penyalaan air sterlizer berbasis UV fotokatalis TiO2 terhadap jumlah mikroorganisme (Bakteri, Kapang, Salmonella sp., Stephylococcus aureus, dan Enterobacterieae) di udara ruang produksi. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu lama waktu penyalaan air sterilizer (A0 = 0 menit, A1 = 30 menit, A2 = 60 menit, A3 = 90 menit). Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh nyata lama penyalaan air sterilizer UV fotokatalis TiO2 terhadap efektivitas air sterilizer UV fotokatalis TiO2, jumlah bakteri, kapang, Salmonella sp. dan Enterobacterieae dalam udara ruang produksi. Hasil analisis jumlah mikroorganisme di udara ruang produksi menunjukan penyalaan 90 menit air sterilizer berbasis UV fotokatalis TiO2­ paling efektif dalam mengurangi cemaran mikroorganisme di udara ruang produksi pasta cabai. Penurunan jumlah bakteri (85,62%), Kapang (95,24%), Salmonella sp (100%) dan Enterobacterieae (92,22%) di udara ruang produksi basah. Hasil penelitian juga menunjukan udara ruang produksi basah di CV. Samara Micron Saleronell negatif atau tidak mengandung bakteri Stephylococcus aureus.
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BUAH NANAS ( ANANAS COMOSUS ) TERHADAP KARAKTERISTIK EDIBLE FILM BERBAHAN GELATIN DAN DIAPLIKASIKAN PADA BUAH APEL POTONG Rajiku, Maryam k; Kasim, Rahmiyati; Dahlan, Sakinah Ahyani
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i2.28005

Abstract

Edible film merupakan bahan lapisan tipis yang terbuat dari biopolymer dan bahan tambahan pangan sebagai pengemas yang akan dikonsumsi serta ramah lingkungan. Kelebihan edible film sebagai pengemas produk pangan antara lain dapat melindungi produk dari pengaruh lingkungan serta kontaminan dan aman dikonsumsi Penyusun lapisan edible film yang baik dan bisa mencegah oksidasi masuk pada produk dan agar memperpanjang umur simpan pada produk yaitu gelatin. Penambahan ekstrak buah nanas (Ananas comosus) pada pembuatan edible film ini akan menambah pencegahan brownig dan menghambat oksigen masuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak buah nanas terhadap karakteristik fisik dan kimia edible film. Penelitian ini menggunaan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor yaitu dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Penambahan ekstrak buah nanas berpengaruh terhadap karakteristik kimia edible film yang menunjukan nilai paling bagus yang salah satunya ditunjukan  nilai aktivitas antioksidan berkisar antara199.68 – 117.08 ppm. Pada penambahan ekstrak buah nanas berpengaruh terhadap karakteristik fisik edible film pada penurunan mutu buah apel potong seperti pada susut bobot nilai tertinggi pada perlakuan edible pada hari ke-6 yaitu 16,43%, sedangkan nilai terendah ada pada perlakuan Edibel + Sterofoam memiliki nilai susut bobot 9,35%.
PROSES PENGOLAHAN SUSU KAMBING MENJADI YOGHURT DAN PENGEMASANNYA Said, Multiana; Modjo, Ardiyanto Saleh; Limonu, Marleni; Antuli, Zainudin K.; Kasim, Rahmiyati
Jambura Journal of Tropical Livestock Science Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk memahami proses pengolahan susu kambing menjadi yoghurt dan pengemasannya di Pesantren Pertanian Darul Falah Daffa, Ciampea, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang diterapkan melibatkan metode eksperimental dan wawancara langsung dengan para karyawan Darul Falah, khususnya karyawan di unit pengolahan susu kambing. Data yang dikumpulkan melibatkan beberapa variabel observasi, yakni teknik pengolahan dan teknik pengemasan. Hasil kajian ini mengindikasikan bahwa untuk mengolah susu kambing, digunakan bahan baku susu untuk menghasilkan yoghurt. Proses pengolahan dimulai dengan tahap penyediaan bahan baku, pasteurisasi, pendinginan, inokulasi, inkubasi yoghurt, penambahan perisa, dan terakhir pengemasan menggunakan plastik polietilen.Kata Kunci: Susu kambing, Pengolahan, yoghurt, pengemasan
INOVASI TEKNOLOGI MELALUI DIVERSIFIKASI PANGAN OLAHAN BERBASIS JAGUNG DI DESA NANATI JAYA KECAMATAN GENTUMA RAYA Kasim, Rahmiyati; Limonu, Marleni; Ahmad, Lisna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya diversifikasi produk olahan berbahan dasar jagung belum banyak dilakukan oleh masyarakat termasuk kelompok tani di desa Nanati jaya. Hal ini disebabkan karena minimnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang pengolahan pangan berbahan dasar jagu. Oleh karena itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka pengembangan diversifikasi pangan berbasis jagung. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif. Kegiatan pelatihan meliputi pemberian materi dan kegiatan praktikum. Kegiatan praktikum meliputi pengolahan brownis dari jagung muda dan pembuatan kue kering dari tepung jagung. Evaluasi keberhasilan kegiatan pengabdian dilakukan berdasarkan penilaian hasil kuisioner untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta pelatihan. Sedangkan, pengujian organoleptik dilakukan untuk menguji tingkat penerimaan konsumen terhadap kualitas rasa, tekstur, dan warna kue brownis dan kue kering. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta pelatihan memahami materi yang disajikan dan kegiatan praktikum. Hasil pengujian organoleptik kue brownis dan kue kering tepung jagung hasil penelitian dapat diterima dari segi rasa, warna dan tekstur.
Pelatihan Penerapan Teknologi Pengolahan Keripik Bayam Dan Pengemasannya Di Desa Lonuo Kec.Tilong Kabila Kab Bone Bolango Ahmad, Lisna; Kasim, Rahmiyati; Fadhilah, Annisa Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.711 KB)

Abstract

Bayam merupakan produk hortikultura yang banyak dibudidayakan namun terbatas pengolahannya. Keripik bayam menjadi satu bentuk diversifikasi dengan menerapkan teknologi sederhana yang dpat diadopsi oleh masyarakat. Desa Lonuo adalah lokasi pelaksanaan pengabdian masyarakat karena desa ini merupakan Desa Binaan Fakultas Pertanian Universtitas Negeri Gorontalo. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan bahwa 85% peserta memberikan respon sangat baik untuk kebermanfaatan teknologi pengolahan keripik bayam. Nilai 84% juga diperoleh dari respon masyarakat tentang kemudahan dalam memahami dan menduplikasi kembali teknologi yang diberikan.
PELATIHAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN SELAI LEMBARAN BERBAHAN DASAR DAGING KELAPA MUDA DI DESA DATAHU KECAMATAN TIBAWA KABUPATEN GORONTALO Ahmad, Lisna; Kasim, Rahmiyati; Fadhilah, Annisa Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan suatu keterampilan tentang teknologi pengolahan daging buah kelapa muda menjadi selai lembaran yang memiliki komponen nilai gizi dan disukai oleh konsumen. Desa Datahu merupakan salah satu desa penghasil kelapa yang banyak dibudidayakan. Hasil budidaya ini kebanyakan dijual dalam bentuk buah ataupun kopra. Kurangnya pengetahuan petani maupun masyarakat dalam mengolah buah kelapa menjadi dasar pelaksanaan pelatihan ini. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa selai lembaran yang dihasilkan dari daging buah kelapa muda disukai panelis/responden dari segi rasa maupun tekstur. Selain itu, hasil analisis menujukan kandungan vitamin C sebesar 1,35%/100 g bahan
Pelatihan Penerapan Good Manufacturing Practice (Gmp) Proses Produksi Selai Pisang Di Desa Bulotalangi Kecamatan Bulotalangi Timur Kasim, Rahmiyati; Dahlan, Sakinah Ahyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu-ibu rumah tangga sering kali menjadi penggerak utama dalam memproduksi dan mengolah makanan di rumah. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk memahami prinsip-prinsip GMP agar dapat menerapkan standar kebersihan dan keamanan pangan yang tinggi dalam proses produksi makanan sehari-hari. Metode pelatihan disajikan dengan metode ceramah, tanya jawab dan diskusi. Dalam pelatihan ini, peserta pelatihan dibekali dengan pengetahuan tentang berbagai aspek penting, mulai dari pemilihan bahan baku yang berkualitas, proses pengolahan yang benar, hingga teknik pengemasan yang tepat, semuanya dengan tujuan untuk menghasilkan produk yang aman, bermutu, dan memenuhi standar keamanan pangan. Potensi bahan baku yang banyak tersedia di Desa bulotalangi, serta didukung dengan sumber daya manusia yang produkstif dan memiliki latar belakang Pendidikan yang cukup tinggi sehingga kegiatan pelatihan ini dapat dipahami dan diterapkan serta memotivasi peserta pelatihan untuk membuka usaha industry rumah tangga berbasis pisang yang menerapkan GMP.
PELATIHAN PENERAPAN GOOD HANDLING PRACTICE (GHP) PADA PENANGANAN PASCAPANEN PADI SAWAH Kasim, Rahmiyati; Saman, Widya Rahmawaty; Limonu, Marleni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai inovasi teknologi diciptakan untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi untuk mencapai swasembada pangan. Namun peningkatan produktivitas padi sawah ini tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas beras dan masih tingginya kehilangan hasil panen pasca panen padi.  Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan minat masyarakat dalam melakukan penanganan pasca panen padi berdasarkan prinsip good handling practice (GHP), maka perlu dilakukan kegiatan pelatihan dan pendampingan. Metode yang digunakan oleh tim pelaksana pengabdian dalam melakukan pemberdayaan masyarakat adalah metode partisipatif yang berbentuk pendidikan dan pelatihan. Pendekatan partisipatif dalam kegiatan ini dilakukan dengan kombinasi beberapa metode pembelajaran yaitu: (1). Metode ceramah, (2) metode diskusi, (3) metode tanya jawab. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa materi pelatihan yang diberikan menarik peserta pelatihan yang ditunjukkan dengan antusias peserta pelatihan selama presentasi materi berlangsung dan dalam kegiatan sesi tanya jawab. Materi pelatihan yang disajikan dengan bahasa sederhana dan disajikan dengan cara menarik sehingga memudahkan peserta pelatihan memahami materi yang disampaikan oleh pemateri.
INOVASI TEKNOLOGI PANGAN OLAHAN BERBAHAN DASAR KACANG TANAH DI DESA MOKONOWU KECAMATAN MONANO Limonu, Marleni; Kasim, Rahmiyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komoditi hasil pertanian seperti kacang tanah di pedesaan umumnya masih dipasarkan dalam bentuk segar baik dijual dalam bentuk kacang tanah mentah ataupun kacang rebus. Harga jual kacang mentah di pasaran masih rendah yang berimbas kepada rendahnya pendapatan petani kacang tanah. Disamping itu kurangnya informassi teknologi dan terbatasnya pengetahuan petani menjadi salah satu penyebab  belum adanya upaya diversifikasi olahan produk kacang tanah di beberapa desa penghasil kacang tanah. Sehubungan hal tersebut, melalui kegiatan KKS Pengabdian ini transffer ilmu guna  mensosialisasikan inovasi dibidang teknologi pengolahan pangan kepada masyarakat dilakukan,. Program ini bertujuan selain sebagai diversifikasi pangan berbahan dasar kacang tanah juga untuk peningkatan pendapatan petani kacang tanah di Desa Mokonowu Kecamatan Monano. Kegiatan KKS ini dilaksanakan selama 45 hari (16 Oktober sampai dengan 30 November 2017, yang berlokasi di desa Mokonowu Kecamatan Monano. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif yaitu melaksanakan pendidikan dan pelatihan masyarakat dengan melibatkan pihak akademisi dan mahasiswa serta pemerintah desa Mokonowu selaku mitra.  Kegiatan inti yang  telah dilakukan adalah pemberian pelatihan di bidang inovasi teknologi pangan olahan berbahan dasar kacang tanah, khususnya pengolahan Selai Kacang (Peanut Butter) dan Kacang Kentucky. Selain produk olahan, Hasil yang diperoleh pada kegiatan ini juga yaitu tumbuhnya jiwa wirausaha  baik pada masyarakat peserta pelatihan khususnya terkait dengan diversifikasi olahan kacang tanah, Disamping itu kegiatan ini dapat meningkatkan  kemandian serta kedisiplinan mahasiswa dan melatih mahasiswa bersosialisasi dengan masyarakat.