Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMASARAN DIGITAL PADA UMKM RENGGINANG: DESAIN, IMPLEMENTASI, DAN CAPAIAN AWAL Kamaroellah, R. Agoes; Aulia, Anis; Syafa, Wirdana; M.P, Arisandi Romadhona; Jibran H, Bakti Reynal; Fahmy, Muhammad Ali; Oktaviana, Ade Malyka Alya; Nikmah, Qurrotul Aini; Norhaliza, Siti; Ma’rufah, Siti; Afriyani, Feni Nur; Halimiyah, Eny; Sirul, Mohammad; Ali, Bahrul
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.3001

Abstract

MSMEs are small businesses owned and managed by individuals or groups with certain wealth and income limits, playing an important role in the community economy, including in Lebbek Village, Pakong District. This study used a qualitative and descriptive approach to understand the dynamics of rengginang businesses, which are local MSMEs with great potential but facing marketing constraints. Community service is focused on training in using digital technology as a marketing medium through platforms such as TikTok, Instagram, and Shopee, involving three active rengginang business actors as participants. The increase in participants’ knowledge was measured qualitatively through interviews and observations, covering their understanding of social media utilization and digital marketing strategies. However, it was not supplemented with quantitative data, such as sales or market reach changes, before and after the training. The research results show an increase in the knowledge of MSME actors in managing digital marketing and opening opportunities to expand the market. Thus, this activity not only strengthens the competitiveness of local MSMEs but also encourages rural economic development through sustainable marketing innovation.  
Pendampingan Pola Hidup Sehat Untuk Menurunkan Angka Kejadian Infeksi Zoonosis Parasiter pada Peternak dan Keluarganya di Desa Singosari Boyolali Sari, Yulia; Haryati, Sri; Setyawan, Sigit; Negara, Khesara Sastrin Prasita; Dirgahayu, Paramasari; Wijayanti, Lilik; Ma’rufah, Siti; Listyaningsih S, Endang; Riyadi, Slamet; Supriyana, Dwi Surya
Smart Society Empowerment Journal Vol 3, No 2 (2023): Juli
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ssej.v3i2.76619

Abstract

Pendahuluan: Infeksi zoonosis parasitik mempunyai angka prevalensi tertinggi di dunia, khususnya di negara dengan pendapatan rendah dan sanitasi yang buruk. Lebih dari sepertiga penduduk dunia terinfeksi zoonosis parasitik [1], 450 juta di antaranya mengeluhkan timbulnya gejala [2]. Angka prevalensi infeksi zoonosis parasitik di Indonesia sendiri sangat bervariasi pada tiap provinsi. Untuk kasus kecacingan yang masuk dalam infeksi zoonosis parasitik, angka prevalensi berkisar dari yang terendah, 2,5%, hingga yang tertinggi mencapai 62% [3].Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi yang masih belum banyak memiliki informasi terkait dengan infeksi parasitik gastrointestinal. Pada Laporan Provinsi Jawa Tengah untuk Riset Kesehatan Dasar [5], belum ada data terintegrasi yang menunjukan prevalensi infeksi zoonosis parasitik [5]. Selain belum terintegrasi, penelitian terkait infeksi zoonosis parasitik juga belum dilakukan di banyak daerah di Jawa Tengah. Salah satu daerah tersebut adalah Kabupaten Boyolali, fokus utama pada peternak dan keluarganya di Desa Singosari Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali. Di Desa Singosari persentase perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) terendah kedua (60,25%) di Boyolali [6]. Maka dari itu peneliti merasa perlu untuk melakukan Pendampingan Pola Hidup Sehat Untuk Menurunkan Angka Kejadian Infeksi Zoonosis parasitik pada peternak dan keluarganya Di Singosari, Mojosongo, Boyolali.Metode: Pengabdian ini dilakukan di pemukiman warga sekitar peternakan yang berada di Desa Singosari, Kecamatan Mojosongo, Boyolali. Metode pengabdian yang akan dilakukan adalah dengan menggunakan metode HIRARC yaitu Hazard Identification, Risk Assessment, dan Risk Control. Pengabdi memberikan intervensi berupa pendampingan kepada peternak dan keluarganya di Desa Singosari, Mojosongo, Singosari.Hasil dan pembahasan: Hasil pretest menunjukkan prosentase pengetahuan PHBS sebesar 75% dan infeksi zoonotik 50%. Perilaku setelah diberikan edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat sebesar 95% dan infeksi zoonotik 85%.Kesimpulan: Pelaksanaan pengabdian berjalan dengan efektif dengan peningkatan pengetahuan PHBS dan Infeksi zoonosis, selain itu berdasarkan pantauan juga telah merubah perilaku setelah diberikan edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada peternak dan keluarganya di lingkungan peternakan Desa Singosari, Mojosongo, Boyolali.