Penelitian ini mengevaluasi bagaimana peran guru kelas dalam mengintegrasikan Social Emotional Learning (SEL) untuk menurunkan kecemasan belajar pada siswa kelas IV SD. SEL adalah pendekatan pembelajaran yang dirancang untuk mengembangkan kompetensi social-emosional siswa melalui peningkatan kesadaran diri, pengelolaan diri, dan kepedulian terhadap orang lain, yang berdampak pada kesejahteraan emosional siswa serta keterlibatan mereka dalam proses belajar. Desain penelitian berupa eksperimen semu yaitu One-Group Pretest-Posttest, melibatkan 25 siswa dalam satu kelas. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi SEL secara sistematis oleh guru kelas menurunkan tingkat kecemasan belajar secara bermakna, ditandai dengan peningkatan kemampuan regulasi emosi, rasa percaya diri, dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Temuan ini sejalan dengan kajian yang menunjukkan bahwa program SEL berkontribusi pada perkembangan kompetensi sosial emosional dan kesejahteraan siswa SD serta dapat mengurangi gejala kecemasan dan stres belajar. Implikasinya menekankan pentingnya pelatihan guru dan strategi pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan emosional siswa untuk menciptakan iklim kelas yang aman, mendukung, dan kondusif.