Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DAN TEKANAN DARAH PADA GURU DAN KARYAWAN SMA TA’ MIRIYAH SURABAYA TAHUN 2025 Purbowati , Rini; Harvansy, Chiquitana Didanintan; Rini, Ni Nyoman Windha Puspita; Permata, Nicken Dyah Galih; Rosiyana, Putri; Zahriyanto, Ahmadinejad; Qodir, Lintang Jalil; Suroso, Hafiz Ellyan; Selo, Galuh Kiageng; Rahma, Tasya Alfian; Sari, Noer Kumala Indah
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 4 (2026): Edisi 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Obesitas merupakan penyakit kronis multifaktorial yang berupa penumpukan adiposa yang dikendalikan oleh mekanisme biologis, dinilai menggunakan IMT (Indeks Massa Tubuh). Obesitas dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, gangguan metabolik dan penyakit lainnya. Hipertensi merupakan kondisi tekanan darah arteri yang meningkat secara persisten. Prevalensi obesitas dan hipertensi yang meningkat pesat menjadikan keduanya masalah kesehatan global utama. Tujuan: mengetahui gambaran IMT dan tekanan darah pada guru dan karyawan SMA Ta’miriyah Surabaya tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari 61 guru dan karyawan SMA Ta’miriyah Surabaya tahun 2025 dipilih dengan teknik total sampling. Data diukur menggunakan pengukuran IMT dan tekanan darah. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan responden terbanyak berada di usia 40 – 49 tahun dengan total 22 orang (36 %), jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki (57,4 %), IMT terbanyak pada kategori obesitas 2 (54 %), tekanan darah terbanyak dalam kategori 2 (120-139/80-89 mHg) sebanyak 39,3 %, responden yang mengalami hipertensi terbanyak adalah laki-laki 67,5 % dan responden yang mengalami obesitas terbanyak adalah laki-laki 77,8 %. Kesimpulan: sebagian besar guru dan karyawan SMA Ta’miriyah Surabaya tahun 2025 memiliki IMT dalam kategori obesitas 1 dan tekanan darah dalam kategori hipertensi. Responden terbanyak dengan obesitas dan hipertensi berjenis kelamin laki-laki.
EDUKASI PADA IBU PKK MENGENAL, MENCEGAH DAN MENGOBATI INFEKSI CACING KREMI PADA ANAK DI PUTAT JAYA SURABAYA Tjandra, Lusiani; Ishartadiati, Kartika; Wulandari, Atik Sri; Purbowati , Rini; Masfufatun; Indahsari, Noer Kumala
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 4 (2026): Edisi 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Cacingan adalah penyakit menular yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia karena menyebar di banyak daerah serta dapat menyebabkan penurunan kualitas kesehatan, gizi, kecerdasan, dan produktivitas. Cacingan adalah penyakit yang berkaitan dengan lingkungan, sehingga perhatian terhadap kebersihan lingkungan harus ditingkatkan. Sebenarnya, infeksi cacing di perut dapat berkurang atau bahkan dihilangkan jika diterapkan pola hidup bersih dan sehat, perlu strategi pemberdayaan masyarakat, dan kemitraan, yang ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang tanda dan gejala cacingan serta cara penularan dan Pencegahannya serta meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat guna memelihara kesehatan. Tujuan Untuk meningkatkan pengetahuan tentang mengenai cara penularan, gejala. cara pencegahan dan pengobatan cacing kremi pada Ibu-ibu PKK di Kelurahan Putat Jaya Surabaya. Metode: edukasi dengan penyuluhan dan demontrasi diutamakan bagi para ibu ibu PKK melalui kader kesehatan yang aktif di masyarakat. Melalui metode ini diharapkan masyarakat, terutama para ibu ibu pkk, dapat lebih aktif dalam mencari informasi mengenai cara penularan, gejala. cara pencegahan dan pengobatan cacing kremi serta mengetahui efek samping dan aturan minum obat cacing. Hasil: didapatkan nilai rata-rata pretest 5.83 dan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 8.20, setelah data di uji T-Test didapatkan p hitung = 0.000, yang berarti ada perbedaan hasil test sebelum dan sesudah edukasi. Kesimpulan: sesudah edukasi terdapat peningkatkan pengetahuan yang signifikan tentang mengenai cara penularan, gejala, cara pencegahan dan pengobatan cacing kremi pada Ibu ibu PKK di Kelurahan Putat Jaya Surabaya.