Hariyadi Hariyadi
Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Christian University of Indonesia in Tomohon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Antipyretic Activity of Avocado Seed (Persea americana) Infusion in Pepton-Induced Fever in Male White Rats Rattus norvegicus Wilmar Maarisit; Dannari Sampetondok; Reky R. Palandi; Juliani R. Turang; Friska M. Montolalu; Hariyadi Hariyadi; Amal R. Ginting
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 8 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v8i2.525

Abstract

Avocado seeds (Persea americana) have long been used in traditional medicine and are empirically believed to reduce fever. This study aimed to evaluate the antipyretic activity of an avocado seed infusion in male white rats (Rattus norvegicus) induced with peptone. The infusion was prepared using distilled water at 90 °C. The antipyretic test consisted of five groups: a negative control (Na-CMC), a positive control (paracetamol), and three treatment groups receiving avocado seed infusion at doses of 100, 200, and 300 mg/200 g body weight. Fever was induced by intramuscular injection of 5% peptone (1 mL/200 g body weight). Rectal temperature was recorded at 30-minute intervals for 3 hours. The results showed that all treatment doses reduced rectal temperature after 180 minutes. The greatest reduction was observed at a dose of 300 mg/200 g body weight, with a decrease of 2.16 °C, indicating that avocado seed infusion exhibits dose-dependent antipyretic activity.
Antibacterial Activity of Macroalgae (Hypnea charoides) from Lumintang Coastal Waters, Southeast Minahasa Regency Against Helicobacter pylori Yessie K. Lengkey; feybi abram; Nerni O. Potalangi; Hariyadi Hariyadi; Joke L. Tombuku; Reky R. Palandi; Juliani I. A. Purukan
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 9 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v9i1.540

Abstract

Makroalga merupakan salah satu sumber daya hayati laut yang kaya akan senyawa bioaktif dan berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber antibakteri alami. Salah satu jenis makroalga yang tumbuh di Perairan Pantai Lumintang, Kabupaten Minahasa Tenggara, adalah Hypnea charoides. Makroalga ini diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder, seperti alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan senyawa fenolik yang memiliki potensi dalam menghambat pertumbuhan bakteri patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak Hypnea charoides terhadap bakteri Helicobacter pylori. Proses ekstraksi sampel dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 95% sebagai pelarut. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram pada empat variasi konsentrasi, yaitu 100, 200, 300, dan 400 ?g/disk, masing-masing dengan tiga kali pengulangan. Diameter zona hambat yang terbentuk diukur menggunakan jangka sorong dan selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh konsentrasi ekstrak mampu menghambat pertumbuhan H. pylori dengan rata-rata diameter zona hambat masing-masing sebesar 10,71 mm; 11,37 mm; 11,37 mm; dan 11,38 mm. Sementara itu, kontrol negatif berupa akuades tidak menunjukkan adanya zona hambat. Temuan penelitian ini membuktikan bahwa ekstrak Hypnea charoides memiliki aktivitas antibakteri terhadap Helicobacter pylori. Oleh karena itu, makroalga ini berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sumber senyawa antibakteri alami yang berasal dari ekosistem laut.