Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Hubungan Sistem Shift Perawat dan Kesalahan Medik di RSUD Rantauprapat Riyan Agus Faisal; Rani Darma Sakti Tanjung; Riszki Fadillah; Nabila Keysa Erianti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2570

Abstract

Kesalahan medik merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan rumah sakit, khususnya yang melibatkan tenaga keperawatan. Shift kerja perawat, terutama pada shift malam, sering dikaitkan dengan peningkatan risiko kesalahan medik akibat kelelahan, stres kerja, dan penurunan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sistem shift kerja perawat dengan kejadian kesalahan medik di RSUD Rantauprapat. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 100 perawat yang bekerja di instalasi rawat inap dan diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi kejadian kesalahan medik, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 100 perawat, sebanyak 40% pernah melakukan kesalahan medik. Distribusi kesalahan paling banyak terjadi pada shift malam (66%), diikuti shift pagi (35%) dan shift sore (20%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara shift kerja dan kesalahan medik (p = 0,0004). Faktor-faktor penyebab kesalahan medik pada shift malam antara lain adalah kelelahan, tingginya beban kerja, dan kurangnya pengawasan. Hasil ini menunjukkan perlunya intervensi manajemen shift untuk menurunkan risiko kesalahan medik, seperti rotasi shift yang lebih seimbang, pelatihan manajemen kelelahan, serta peningkatan jumlah staf dan pengawasan pada shift malam.
Pendampingan Pemanfaatan Learning Management System Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Mahasiswa Di Perguruan Tinggi Chairul Huda; Atika Sadariah Nasution; Intan Nur Fitriyani; Riszki Fadillah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan tinggi mendorong perguruan tinggi untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi pembelajaran guna meningkatkan kualitas proses belajar mahasiswa. Salah satu teknologi yang banyak digunakan adalah Learning Management System (LMS), yang berfungsi sebagai lingkungan belajar digital untuk mengelola materi, tugas, diskusi, dan evaluasi pembelajaran. Namun, pemanfaatan LMS yang belum optimal serta rendahnya kemandirian belajar mahasiswa masih menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran digital. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa Institut Teknologi dan Kesehatan Ika Bina melalui pendampingan pemanfaatan LMS secara terstruktur dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan 100 mahasiswa sebagai peserta. Kegiatan meliputi tahap persiapan, sosialisasi pemanfaatan LMS, pendampingan teknis dan pedagogis, serta evaluasi dampak kegiatan. Pendampingan difokuskan pada optimalisasi penggunaan fitur LMS serta penguatan strategi belajar mandiri, seperti pengelolaan waktu, inisiatif belajar, dan tanggung jawab akademik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan pemanfaatan LMS memberikan dampak positif terhadap kemandirian belajar mahasiswa. Mahasiswa menjadi lebih aktif dalam mengakses materi, mengelola tugas, dan berpartisipasi dalam diskusi daring. Selain itu, mahasiswa menunjukkan peningkatan dalam pengelolaan waktu belajar dan tanggung jawab terhadap proses pembelajaran. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendampingan pemanfaatan LMS merupakan strategi yang efektif untuk mendukung pembelajaran digital dan pengembangan kemandirian belajar mahasiswa di perguruan tinggi.