Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN ASUHAN PERSALINAN NORMAL (APN) OLEH BIDAN DI PUSKESMAS RAWAT INAP PERLAYUAN KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN 2018 Novica Jolyarni D
Jurnal Gentle Birth Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Gentle Birth
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.224 KB) | DOI: 10.56695/jgb.v3i1.41

Abstract

ABSTRACT Policies used to maintain the safety of mother and child, that is in the delivery of clean and safe. Expected all birth by skilled labor with target 80% in 2005, 85% solid year 2010 and 90% solid year 2015. Number of deliveries assisted by midwife in Puskesmas Rawat Inap for 2017. From the data obtained only 20 labors using partograph. This study aims to determine the factors related to the implementation of delivery care at the Rawat Inap Simundol Public Health Centre in 2016. This type of research is a survey study with cross-sectional research design. The population in this study is all the midwives in Puskesmas Rawat Inap Perlayuan as many as 46 people, the sample size is 46 people with total population sample techinique. Method of using data by using primary data resulting from research subject in the form of quesioner. Data were analyzed using univariate, bivariate, and multivariate with chi-square test. The result showed that there was a correlation between the implementation of delivery care with work load with p = 0,013, salary/intensive with p= 0,013, knowledge with p value = 0,025, value p = 0,026, motivation with value p = 0,005 and training with p value = 0,035. And based on multiple regresilogistic test results, the most accurate variable with the implementation of childbirth care is motivation with the value of OR 18,720. It is expected that the Coordinating Midwife and the head of the Puskesmas to review the work by arranging the meeting to discuss the work.   Keywords  :  Registration of Normal Copying, Puskesmas, Midwife.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI NON MKJP ( METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG ) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) RANTAUPRAPAT KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN 2021 NOVICA JOLYARNI D; Shelly Monica
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The proportion of family planning use in Indonesia based on the results of the 2012 Survey Democracy Health Indonesian is dominated by the use of injection type Family planning (32%) and pills (14%). The increase in population in Indonesia from 2010 to 2014 is relatively fast. This study aims to determine the factors that influence the use of non-long-term contraceptive method contraceptive devices (Long-term Contraception Method) in the public Hospital of Rantauprapat in 2021. The type of research used in this study is case control research. The population in this study were all women of childbearing age who were Family planning acceptors in the by Rantauprapat General Hospital as many as 104 people. Samples were taken using Random Sampling, namely selecting samples obtained from public hospital medical record data. The instruments that questionnaires for the use of contraceptives. The results of multivariate analysis showed that there were 2 independent variables that deserve to be maintained statistically, namely the variable role of health personnel and knowledge with Exp B values of 2.565 (95% CI; 1.142-9.741) and 2.783 (95% CI; 2.668-26,328). The conclusion of this study is that knowledge and the role of health workers are proven to be the most influential factors on the use of non- long-term contraceptive method contraceptives. It is recommended that family planning acceptors play an active role if there are activities related to contraception so that family planning acceptors get the right information from the right sources, so that negative beliefs that related to long-term contraception can be reduced
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN RUMAH SEBAGAI TEMPAT PERSALINAN DI PUSKESMAS SIGAMBAL KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN 2020 novica jolyarni
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 9. No 1 (2021) Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.595 KB) | DOI: 10.48134/jurkessutra.v9i1.51

Abstract

                                      ABSTRACTThe labor process is faced with a critical condition for the problem of emergency labor, so it is expected that labor is carried out in a health facility. This study aims to factor factors related to the selection of houses as a place of birth in the working area of Sigambal Public Health Center, South Labuhanbatu Regency in 2019. The type of research used in this study is analytic observational research. The population in this study were all mothers who had given birth at home in the work area of Sigambal Public Health Center, South Labuhanbatu Regency from March to December 2018 as many as 46 people. Samples were taken using total sampling, namely the entire population into samples. The instrument used was a questionnaire of factors in choosing a house as a place of delivery. The results of the bivariate analysis show there are 3 independent variables that are statistically related, namely the income, knowledge and attitude variables with p-value 0.05 The conclusion of this study is that knowledge, attitudes and income are proven to be factors that are related to the choice of home as a place of birth. It is suggested to need cooperation between the SIGAMBALVillage Head and community leaders, religious leaders, village midwives and Sigambal Community Health Center to develop village regulations that must be delivered in health facilities. . Keywords: Factors, Selection of Houses and Maternity Places
PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PENATALAKSANAAN DISMENORE DI SMK AL ITTIHAD AEK NABARA KECAMATAN BILAH HULU KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN 2022 Indah permata sari; Halimah Tusya’diah Harahap; Novica jolyarni D
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.90

Abstract

Dismenore adalah kondisi medis yang terjadi sewaktu haid atau menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas dan memerlukan pengobatan yang ditandai dengan nyeri atau rasa sakit didaerah perut maupun panggul. Menurut WHO angka dismenore di dunia sangat besar rata-rata lebih dari 50% perempuan di setiap Negara mengalami dismenore. Di Amerika Serikat diperkirakan hampir 90% wanita mengalami dismenore dan10-15% mengalami dismenore berat yang menyebabkan mereka tidak mampu melakukan kegiatan apapun dan ini akan menurunkan kualitas hidup. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif, yang bertujuan untuk mengetahui pengetahuan remaja tentang penatalaksanaan dismenore. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dari laporan di SMK AL Ittihad Aek Nabara. Jumlah sampel remaja putri sebanyak 127 responden, tekhnik pengambilan sampel yaitu random sampling diambil 25% dari jumlah populasi dengan jumlah sampel sebanyak 32  responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan responden  mengenai pengetahuan remaja putri tentang penatalaksanaan mayoritas pengetahuan kurang yaitu sebanyak 15 responden (46,9%). Berdasarkan variabel umur,hasil penelitian menunjukan bahwa responden mayoritas dengan berpengetahuan kurang pada umur 16-18  tahun sebanyak 15 orang (46,9%).Dari variabel sumber informasi, hasil penelitian  responden yang mayoritas berpengetahuan kurang yang tidak mendapatkan sumber informasi berjumlah 12 orang (37,5%).  Hasil dari variabel pengalaman, hasil penelitian menunjukan bahwa ditemukan responden  mayoritas berpengetahuan kurang yang tidak memiliki pengalaman sebanyak 10 orang (31,3%).   Berdasarkan hasil penelitian dari diatas dapat diambil kesimpulan bahwa pengetahuan reponden mengenai pengetahuan remaja putri tentang penatalaksanaan disminore yaitu kurang. Dengan adanya penelitian ini diharapkan kepada remaja putri menambah pengetahuan tentang pengetahuan remaja putri tentang penatalaksanaan dismenore di SMK AL Ittihad Aek Nabara Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu
PENGARUH PUCUK DAUN KACANG PANJANG (VIGNA SINENSIS) TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM KLINIK ALISAH TREISYA DI KOTA MEDAN 2021 Novica Jolyarni D; Sinta Friti Br.Simatupang; Delfi Rosefitri
Jurnal Gentle Birth Vol 4, No 2 (2021): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v4i2.105

Abstract

Ketidak cukupan produksi ASI merupakan alasan utama seorang ibu untuk penghentian pemberian ASI secara dini, Lagtagogum sintesis tidak banyak dikenal dan harganya relative mahal serta mengandung efek samping. Kandungan senyawa sipinon & polifenol dalam daun kacang panjang (Vigna Sinensis L) memiliki efek laktagogum sehingga dapat meningkatkan produksi ASI dan melancarkan ASI. Penelitian ini bertujuan Membuktikan pengaruh pemberian pucuk daun kacang panjang berpengaruh terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu Nifas. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah penelitian quasy eksperimen dengan rancangan one group pretest dan postest. Dan sampel 16 ibu Postpartum yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi diberikan pada ibu Postpartum sebanyak 250 g selama 7 hari. Instrumen yang di gunakan adalah lembar kuesioner.penelitian ini dilakukan dengan uji wilcoxon didapatkan bahwa responden yang telah diberikan pucuk daun kacang panjang dapat meningkatkan produksi ASI sebanyak 75 % dan yang cukup meningkat sebanyak 25%. Hail analisis didapatkan p 0.000 (p < 0.05) yang menunjukkan bahwa ada peningkatan  produksi ASI pada ibu Postpartum. Dapat disimpulkan pucuk daun kacang panjang dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu Postpartum 
PENGARUH GYM BALL TERHADAP KEMAJUAN PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA IBU PRIMIGRADIVA DI KLINIK ALISAH TREISYA KOTA MEDAN PROVINS SUMATERA UTARA TAHUN 2020 Rini Haryati; Rika Handayani; Novica Jolyarni D
Jurnal Gentle Birth Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v3i2.99

Abstract

Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) mencatat bahwa partus lama sebesar 38,2% merupakan penyebab kematianmaternal dan perinatal utama disusul oleh perdarahan 35,26%, dan eklampsia 16,44%. Hasil survey didapatkan bahwapartus lama dapat menyebabkan kegawat daruratan pada ibu dan bayi. Gym ball adalah cara menambah ukuran ronggapelvis dengan menggoyang panggul di atas bola yang sangat efektif membantu merespon rasa sakit dan mengurangi lamapersalinan kala I fase aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh gym ball terhadap kemajuan persalinanpada ibu primigravida kala I Fase Aktif di Klinik Alisah Treisya Kota Medan Povinsi Sumatera Utara. Penelitian inimenggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimen yang menggunakan rancangan penelitian Nonequivalent control group design. Jumlah Sampel 14 orang ibu bersalin primigravida yang dibagi dalam dua kelompok yaitukelompok yang dilakukan gym ball sebanyak 7 orang dan kelompok yang tidak dilakukan gym ball 7 orang. Instrumenpenelitian berupa lembar observasi dan lembar chek list. Metode pengumpulan data ini menggunakan data primer yangdilakukan pada bulan 06 Juni – 01 Juli 2020. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemajuan persalinan ibu padakelompok yang dilakukan gym ball yaitu 215.71 menit, dan pada kelompok yang tidak dilakukan gym ball yaitu 302.14menit. Simpulan terdapat pengaruh bimbingan gym ball terhadap kemajuan persalinan ibu bersalin primigravida kala I faseaktif dibuktikan dengan Uji-T nilai p-value = 0.000 (p-value < 0.05). Kata kunci : gym ball, ibu bersalin, kemajuan persalinan
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA KANKER PAYUDARA PADA IBU USIA 35 - 55 TAHUN DI LINGKUNGAN SIDOREJO B, KEL. SIDOREJO KECAMATAN RANTAU SELATAN KAB. LABUHANBATU Siti Mardiah Hasibuan; Novica Jolyarni Dornik
Jurnal Gentle Birth Vol 5, No 2 (2022): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v5i2.97

Abstract

Kanker Payudara merupakan salah satu kanker penyebab kematian wanita. Berdasarkan data globocan tahun 2020 menunjukkan, terdapat 261.419 kasus baru kanker payudara dengan 684.996 kematian di seluruh dunia, sementara untuk di 11 negara Asia Tenggara. Penelitian ini bersifat desktiptif. Tujuan untuk pengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan kanker payudara berdasarkan pengetahuan, umur, riwayat pemakaian kotrasepsi hormonal dan pola makan. Dengan jumlah populasi sebanyak 158 orang, cara pengambilan sampel yaitu accidental sampling, dengan jumlah responden sebanyak 60 orang. Hasil : penelitian ini menunjukkan bahwa Pada variabel penderita kanker / riwayat kanker, mayoritas responden tidak menderita penyakir kanker sebanyak 45 responden ( 75% ). berdasarkan pengetahuan , mayoritas responden berpengetahuan kurang pada responden yang tidak menderita  penyakit kanker sebanyak 20 orang (33,3%), berdasarkan umur, mayoritas berumur 31 - 41 tahun pada responden yang tidak menderita penyakit kanker sebanyak 18 orang (30%), berdasarkan riwayat pemakaian kontrasepsi hormonal, mayoritas responden memakai kontrasepsi hormonal semala 6 - 18 tahun pada responden yang tidak menderita  penyakit kanker sebanyak 18 orang (30%), berdasarkan pola makan, mayoritas responden sering mengkonsi jung food pada responden yang tidak menderita t penyakit kanker sebanyak 16 orang (25%)Kesimpulan : hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor – faktor yang berhubungan dengan terjadinya kanker payudara adalah mayoritas responden tidak memiliki penyakit kanker payudara, berpengetahuan kurang, riwayat pemakain kontrasepsi selama 6 – 10 tahun,  pola makan yang sering mengkonsumsi jung food. Untuk itu diharapakan kepada ibu untuk meningkatkan pengetahuannya tentang kanker payudara sehingga dapat mencegah terjadinya kanker payudara
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI RENDAHNYA PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD Novica Jolyarni D; Rika Handayani; Nailatun Nadrah
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v6i1.3256

Abstract

The IUD is a modern contraceptive designed in such a way as to its size, material, and active period. Then placed in the uterine cavity as a contraceptive effort to prevent fertilization and stop the egg from implanting in the uterus. This study aimed to determine the distribution of frequencies, relationships, and factors that were more dominant, namely age, education, knowledge, attitudes, and husband's support for IUD contraception. The type of this research was an analytic survey with a cross-sectional approach; the population in this study was 171, namely all mothers who did not use IUD contraception in the Rantauprapat City Health Center. working area Data analysis used univariate, bivariate with a chi-square test, and multivariate with a logistic regression test. The results of the study using the chi-square test were seen from the results of age (p-value) = 0.001, <0.05. Knowledge (p-value) = 0.000 <0.05 and attitude (p-value) = 0.003 <0.05. Then there is the influence of age, knowledge, and attitudes with the low use of IUD contraception and the most influential attitude factor seen from the results of multivariate analysis with a regression test value of <0.25. The conclusion of this study is that there is an influence of age, knowledge, and attitudes toward the use of IUD contraception in the working area of ​​the rantauprapat city health center. It is hoped that health workers, especially midwives, will be more active in promoting types of contraception, especially regarding IUD contraception.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN MAKROSOMIA PADA IBU POST PARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JANJI KECAMATAN BILAH BARAT KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN 2022 Novica Jolyarni D; Anggi deva mayfrani; Rosdiana -
Jurnal Gentle Birth Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v6i1.108

Abstract

Makrosomia adalah bayi yang lahir dengan berat badan lebih dari 4000 gram. Saat lahir, bayi yang besar saat hamil biasanya memiliki wajah kerub (seperti tomat atau cushingoid), badan montok, bengkak, kemerahan, dan  kulit  berpola.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  faktor-faktor  yangmempengaruhi  kejadian makrosomia  pada  ibu  post  partum  di  wilayah  kerja  Puskesmas  Janji  Kecamatan  Bilah  barat  Kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun 2022.Jenis penelitian ini adalah penelitian case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang berada di wilayah kerja Puskesmas Janji sebanyak 60 orang. Sampel diambil dengan menggunakan  Consecutive  Sampling  yaitu  memilih  sampel  yang  diperoleh  berdasarkan  kriteria  penelitian. Instrumen  yang  digunakan  adalah  kuesioner  faktor-faktor  yang  mempengaruhi  kejadian  makrosomia.Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk variabel bivariat yang berpengaruh terhadap kejadian makrosomia, yaitu Umur (p = 0,002), paritas (p = 0,001), kehamilan lewat tanggal (p = 0,002), riwayat kelahiran makrosomia (p = 0,015). ), jenis kelamin bayi (p = 0,003). variabel yang tidak berpengaruh terhadap Indeks Massa Tubuh (p = 0,526), pemeriksaan Ante Natal Care (p = 0,320), pengetahuan (p = 0,124), jarak kesehatan (p = 0,530), Penyakit Diabetes Mellitus Gestational (p = 0,620) dan regresi logistik untuk multivariat terdapat 2 variabel independen yang  layak  dipertahankan  secara  statistik  yaitu  pasca  tanggal  11.00  (95%  CI;  1.954-94.339)  dan  variabel kehamilan  paritas  dengan  nilai  OR  13.000  (95%  CI;  2.104-80.037)  .Kesimpulan  dari  penelitian  ini  adalah kehamilan  lewat  waktu  dan  paritas  terbukti  menjadi  faktor  yang  paling  berpengaruh  terhadap  kejadian makrosomia. Disarankan berdasarkan  temuan prevalensi makrosomia yang semakin  meningkat di rumah sakit, selain  melakukan  tindakan  dalam  menangani  persalinan  makrosomia  perlu  dilakukan  upaya  pencegahan  dan promosi kesehatan melalui penyuluhan/ penyuluhan pada saat ibu hamil melakukan pemeriksaan antenatal.
HUBUNGAN ANEMIA DENGAN KEJADIAN KURANG ENERGI KRONIS PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMUNDOL Nailatun; Rika Handayani; Novica Jolyarni D
Excellent Midwifery Journal Vol. 6 No. 2 (2023): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia sebesar 37,1%. Kejadian anemia ibu hamil berkisar antara 20% sampai 89% dengan menetapkan 11gram sebagai dasarnya. Hoo Swie Tjiong menemukan angka anemia kehamilan 3,8% pada trimester I, 13,6% trimester II, dan 24,8% trimester III. Masalah gizi kurang pada ibu hamil masih menjadi perhatian yang utama, masalah tersebut antara lain adalah anemia dan ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai hubungan anemia denga kejadian KEK di wilayah kerja puskesmas simundol. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional, populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester II dan III tahun 2023 yang berjumlah 46 orang, menggunakan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling. uji statistic Chi-square derajat kepercayaan (CI) 95 % dengan nilai α = 0,05. Hasil analisis data diperoleh diperoleh hasil 22 (47,8%) responden mengalami anemia, hasil 20 (43,5%) responden mengalami KEK. Hasil uji statistik menggunakan uji chi square didapatkan nilai p=0,016 (p<0,05) dapat diinterpretasikan bahwa ada hubungan anemia dengan kejadian KEK pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas simundol. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan anemia dengan kejadian KEK pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas simundol. Kata Kunci: Hamil, Anemia, Kurang Energi Kronis.