Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Community Empowerment through the Oyster Mushroom Cultivation Program in Kragilan Village Salisa, Alaya Rizka; Mufiroh, Alifa Nurul; Guefara, Rahmat Lutfi; Suhardiyono, Wahyu; Manasickana, Rina; Kharitsah, Nabila; Muhotib, Anas; Zamzami, Muhammad Irham; Gumohung, Alfikran; Kusuma, Andre Mahendra Heru; Subekti, Muhamad Anggun Tri; Hanifah, Jihan; Nafisatun, Ngulya; Sukin, Sukin; Muryanti, Tri; Mar'atussa'adah, Fika
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v3i1.331

Abstract

The community empowerment program through oyster mushroom cultivation in Kragilan Village was implemented as an effort to improve the skills, independence, and economic welfare of the community based on local potential. This program is part of the Community Service Lecture (KPM) activities of Al-Qur'an Science University. The method used is Participatory Action Research (PAR), which emphasizes the active involvement of the community in all stages of the activity, including planning, implementation, observation, and program evaluation. Data collection techniques were carried out through interviews, participatory observation, group discussions, and documentation. Community service activities included socialization, technical training in oyster mushroom cultivation (baglog production and shed maintenance), harvest assistance, and website-based financial management assistance. The results of the activities showed an increase in community knowledge and skills in oyster mushroom cultivation, increased participation and motivation for entrepreneurship, and a growing awareness of the importance of orderly and transparent business and financial management. In addition, this program had a social impact in the form of increased cooperation and collective responsibility, as well as an economic impact in the form of potential additional income for the community. This oyster mushroom cultivation program is considered effective as a means of community empowerment and has the potential to be developed sustainably with support from various parties.  
Digital Marketing bagi Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK): Sebuah Studi Kasus di Desa Patakbanteng, Wonosobo, Jawa Tengah Saputra, Yoga Dwiki; ‘Ula, Alfatin Rochimatul; Gumohung, Alfikran; Asidiq, M. Tegar Restu; Jumini, Sri; Mahmud, Insan; Suwondo, Adi; Efendi, Bahtiar; Akbar, Muhamad Asif Maulana
Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat Vol 4, No 1 (2026)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jskkm.v4i1.751

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan bersama Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Patakbanteng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, yang selama ini masih berfokus pada kegiatan rutin tanpa orientasi ekonomi produktif. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan digital marketing untuk memasarkan produk lokal seperti olahan carica dan hasil kebun musiman. Metode kegiatan menggunakan studi kasus dengan metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, praktik pembuatan akun bisnis di media sosial, simulasi konten promosi, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, dan wawancara. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 77,81, sedangkan nilai post-test meningkat menjadi 94,06, yang menandakan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan digital marketing. Peserta mampu membuat konten visual menarik, menulis caption promosi efektif, serta mengelola akun bisnis daring secara mandiri. Program ini berdampak positif terhadap kepercayaan diri, motivasi berwirausaha, dan peningkatan potensi ekonomi keluarga. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal pemberdayaan perempuan desa melalui pemanfaatan teknologi informasi untuk memperkuat ekonomi lokal.