Faiz, Muhammad Haekal
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Revitalisasi Taman Baca Masyarakat Karya Mulya: Optimalisasi Pencegahan Bullying Melalui Budaya Literasi Nurani, Dwi Cahaya; Maharani, Siti Dewi; Susiloningsih, Esti; Mansur, Nabilah; Susanto, Ilham Arya; Faiz, Muhammad Haekal; Safitri, Nisrina; Hafizah, Diyana
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.767

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkuat literasi sekaligus menanamkan nilai karakter anti-bullying pada anak usia sekolah di Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang. Kegiatan ini didorong oleh tingginya kasus pelanggaran hak anak dan fenomena bullying di lingkungan pendidikan serta minimnya sarana edukatif dan pembiasaan nilai karakter di TBM Karya Mulya. Program bertujuan menciptakan ruang literasi yang aman, inklusif, dan mendukung pembentukan karakter positif melalui penguatan kapasitas relawan, penyediaan media edukasi, serta pelaksanaan literasi tematik. Kegiatan dilakukan secara luring yang diikuti oleh 40 peserta, terdiri dari 30 anak dan 10 relawan TBM, menggunakan metode sosialisasi, pelatihan relawan, pelaksanaan literasi tematik, pendampingan, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Produk utama berupa buku cerita dan video edukasi anti-bullying sebagai media pembelajaran berkelanjutan. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, terjadi peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan baik pada anak maupun relawan, ditunjukkan oleh nilai N-gain yang berada pada kategori sangat tinggi yaitu rata-rata skor pretest relawan adalah 56,9 dan meningkat menjadi 98 pada posttest sehingga menghasilkan N-gain sebesar 0,9527. Program ini berkontribusi signifikan terhadap revitalisasi TBM sebagai ruang edukatif dan pusat pencegahan bullying, serta memastikan keberlanjutan kegiatan melalui rencana tindak lanjut yang dapat dilaksanakan secara mandiri.
Empowering Sustainable Schools: The Impact of Eco-Green Assistance on Enhancing School Community Participation in the Adiwiyata Program Nurani, Dwi Cahaya; Andika, Windi Dwi; Antony, Muhammad Khoirul; Adikara, Fahmi Surya; Astika, Ruri Tria; Mansur, Nabilah; Susiloningsih, Esti; Faiz, Muhammad Haekal; Utami, Cindy Putri; Helisa, Intan Putri
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v8i1.17305

Abstract

The Adiwiyata program requires a structured service method to encourage sustainable environmental practices in schools. This community service activity aimed to enhance environmental awareness, improve waste management skills, and strengthen green school culture at SD Plus IGM Palembang. The program involved 31 participants, consisting of teachers and students, and applied a participatory service method through six stages: needs analysis, socialization, training, application of appropriate technology, mentoring, and evaluation. Needs analysis was conducted through observation and interviews to identify school conditions and environmental challenges. Training activities included hands-on demonstrations of biopore hole construction and guided implementation of a “Digital Waste Bank” application as an appropriate technology for waste management. Mentoring was carried out to ensure participants’ engagement and continuity of practice. Program evaluation employed a mixed-method approach using pre-test and post-test instruments to measure changes in participants’ knowledge, attitudes, and skills, supported by observation and interviews to assess behavioral changes and program effectiveness. The results showed an increase in participants’ competencies, with the average score improving from 74.68 to 96.6 and an N-Gain value of 0.90 (high category). The activity contributed to improved environmental awareness and more systematic waste management practices within the school environment. Tangible outputs included functional biopore holes and an operational Digital Waste Bank system. This service model supports the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs) 4 and 13 and can be adopted by other schools in developing sustainable green school initiatives.