Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Unveiling Global Research Trends and Collaboration Patterns in Alzheimer’s Disease: A Bibliometric Perspective Prasetyaning Amukti, Danang; Pratami, Ria Indah; Estiningsih, Daru; Saiful Bachri, Moch; Muhammad Ma’ruf; Djaka Purwanto, Barkah; Sukma Ananda, RA Dewinta; Suminingtyas, Ifa Aris; Akbar, Imam
Clinical and Pharmaceutical Sciences Journal Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/clips.v2i1.556

Abstract

Alzheimer's disease is one of the most common forms of dementia and poses a major challenge to global health, especially as the aging population increases. With the high research interest in this topic, a scientific mapping is needed to identify trends, major contributors, and current research focuses in the field of Alzheimer's. This study uses a bibliometric approach with a Scopus database published in the period 2023 to 2025, then the data is analyzed using bibliometrix software. The results show an annual publication growth rate of 19.67% with an average of citations per document of 3,524. The most productive journals are alzheimer's and dementia (1,093 documents), followed by Journal of Alzheimer's Disease (817 documents). The most active authors are Wang Y (493 documents), Zhang Y (437), and Li Y (410). The most affiliations come from University of California And Harvard Medical School, while the countries with the largest contributions are the United States, China, and India. Alzheimer's research shows rapid development in terms of quantity and international collaboration. The United States and China are the main centers of scientific contribution, both in terms of the number of publications and citations. These results are important as a basis for making research policies, cross-country collaborations, and determining the direction of future research in efforts to overcome alzheimer's disease.
Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Terhadap Bakteri Shigella dysentriae Indah Pratami, Ria; Kaffah, Silmi; Prasetyaning Amukti, Danang; Salamah, Nina; Masyithah Awaluddin, Sitti; Wahyudi, Achmad; Fatriansari, Asih
Journal of Pharmacy and Halal Studies Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Pharmacy and Halal Studies (JPHS)
Publisher : Edu Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70608/x3v86k38

Abstract

Penyakit Infeksi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sangat penting untuk diperhatikan khususnya di negara berkembang, dengan banyaknya kasus yang terjadi di Indonesia adalah diare. Daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia) merupakan tanaman populer yang dikenal karena sifat antibakteri, antimikroba, antijamur, dan antiparasitnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun jeruk nipis terhadap bakteri Shigella dysentriae menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun jeruk nipis dapat menghambat pertumbuhan bakteri Shigella dysentriae pada konsentrasi 10% dengan diameter 20,53 mm. Penelitian ini menemukan perbedaan yang signifikan pada konsentrasi ekstrak etanol yang menunjukkan bahwa ekstrak daun jeruk nipis efektif dalam menghambat bakteri Shigella dysentriae.
Tinjauan Literatur tentang Hubungan Mutasi Genetik dengan Resistensi Obat pada Mycobacterium Tuberculosis Prasetyaning Amukti, Danang; Indah Pratami, Ria; Gumelar, Gugun
Journal of Pharmacy and Halal Studies Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Pharmacy and Halal Studies (JPHS)
Publisher : Edu Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70608/j8dmhg15

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah salah satu penyakit menular yang paling mematikan di dunia, yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberkulosis. Menurut laporan terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 10 juta orang menderita TBC setiap tahun, dan hampir 1,5 juta di antaranya meninggal akibat penyakit ini. Resistensi obat pada M. tuberkulosis terjadi ketika bakteri mengembangkan mekanisme untuk bertahan terhadap obat-obatan yang dirancang untuk membunuh mereka. Salah satu mekanisme utama yang menyebabkan resistensi ini adalah mutasi genetik pada genom M. tuberkulosis. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur sistematis. Sumber data diperoleh dari berbagai basis data ilmiah seperti PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 artikel yang ditinjau, 25 artikel berhubungan langsung dengan mutasi genetik yang menyebabkan resistensi obat pada Mycobacterium tuberculosis. Analisis dari 25 artikel ini mengidentifikasi sejumlah gen dan varian spesifik yang berperan dalam mekanisme resistensi obat. Gen-gen tersebut berhubungan dengan resistensi terhadap obat-obatan seperti isoniazid, rifampicin, Pirazinamid,streptomisin dan etambutol. Pentingnya memahami mekanisme pengobatan ini untuk mengembangkan strategi pengobatan TBC yang lebih efektif dan mencegah resistensi obat yang semakin meluas, sekaligus memperkuat upaya global dalam mengatasi dan mengobati TBC.