Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Menganalisis Prinsip Etika Penulisan Buku Deutsch Fur Klasse XI Regina Amelia; Gracia Togotorop; Nurhafiza Yusro; Nadia Sun Jayani; Surya Masniari Hutagalung
Journal of Constitutional, Law and Human Rights Vol 1, No 2 (2025): September 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jclhr.v1i2.5581

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip-prinsip etika penulisan dalam buku ajar bahasa Jerman "Deutsch Fur Klasse XI" yang digunakan di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis isi, penelitian ini mengevaluasi sejauhmana buku tersebut memenuhi standar etika penulisan yang mencakup aspek objektivitas, penghormatan terhadap keberagaman, sensitivitas budaya, dan kesesuaian dengan norma pendidikan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku "Deutsch Fur Klasse XI" memiliki struktur dan organisasi yang baik serta menunjukkan sensitivitas dalam menyajikan konteks budaya Jerman dan Indonesia. Namun, ditemukan beberapa pelanggaran etika penulisan berupa indikasi plagiarisme dari sumber lain tanpa atribusi yang memadai serta penggunaan gambar tanpa dokumentasi izin yang jelas. Penelitian ini menyoroti pentingnya penerapan sistem verifikasi sumber yang lebih ketat, pelatihan etika penulisan, dan transparansi dalam pengembangan buku ajar bahasa asing.
A PEIRCEAN SEMIOTIC ANALYSIS IN THE NETZWERK NEU A1 TEXTBOOK: CULTURAL REPRESENTATION OF THE “GUTEN APPETIT!" THEME Regina Ameilia; Nurhafiza Yusro; Marisa Septiana Situmeang; Rira Wahyu Manullang; Dita Aulia Sihombing; Fitri Ervina Tarigan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12398

Abstract

Foreign language textbooks function not only as instructional media but also as cultural texts that construct specific representations of social life. This study investigates how cultural meanings are embedded in the Guten Appetit! theme of the Netzwerk Neu A1 textbook through the semiotic framework of Charles Sanders Peirce. Employing a qualitative descriptive method, the research analyzes visual illustrations and textual elements using Peirce’s triadic model of representamen, object, and interpretant, as well as his classification of hypoicons (image, metaphor, and diagram). The results indicated that visual and verbal signs in the Guten Appetit! theme of the Netzwerk Neu A1 textbook represented German dining culture through icons, indexes, and symbols. These signs reflected social values such as politeness, orderliness, and communal interaction, showing that the textbook not only taught language but also conveyed cultural meanings to beginner learners. The findings contributed theoretically by extending the application of Charles Sanders Peirce's semiotic theory to the analysis of cultural representation in foreign language textbooks. Practically, the study showed that visual and verbal signs in simple themes such as Guten Appetit! conveyed deeper cultural meanings and could support learners' intercultural understanding in German language learning.
Analisis Penggunaan Sepuluh Jenis Kata Bahasa Jerman: Telaah Linguistik dalam Cerpen ,,Es War Einmal” Dinda Fitriani; Pradilla Utari; Nurhafiza Yusro; Grace Irene Simanjuntak
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan sepuluh jenis kata (Wortarten) dalam bahasa Jerman pada cerpen ,,Es war einmal” yang terdapat dalam buku Eine kurze Weltgeschichte für junge Leser. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman kelas kata dalam kajian linguistik sebagai dasar untuk memahami struktur dan fungsi bahasa Jerman dalam teks sastra. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan linguistik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan teknik dokumentasi dengan cara membaca, mencatat, serta mengklasifikasikan data berupa kata-kata yang termasuk ke dalam sepuluh jenis kata, yaitu nomina, verba, adjektiva, pronomina, artikel, numeralia, adverbia, preposisi, konjungsi, dan interjeksi. Penelitian ini menggunakan teori Wortarten menurut Gerhard Helbig dan Joachim Buscha (2001) sebagai landasan dalam mengidentifikasi dan mengklasifikasikan jenis kata bahasa Jerman. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman (1994) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa verba, nomina, dan artikel merupakan jenis kata yang paling dominan digunakan dalam cerpen karena berperan penting dalam membangun struktur kalimat dan alur cerita. Selain itu, penggunaan jenis kata lainnya juga berfungsi dalam memperjelas hubungan antarkalimat, memperkuat makna, serta mendukung ekspresi dalam teks. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kesepuluh jenis kata memiliki fungsi linguistik yang saling berkaitan dalam membentuk struktur bahasa pada cerpen ,,Es war einmal”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nomina merupakan jenis kata yang paling dominan digunakan dengan persentase sebesar 17,8%, diikuti oleh verba sebesar 14,8%, artikel sebesar 12,4%, pronomina sebesar 11,4%, preposisi sebesar 10%, adverbia sebesar 9,6%, adjektiva sebesar 9,4%, konjungsi sebesar 6%, numeralia sebesar 5,6%, dan interjeksi sebesar 3%.